Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Etika Enjinyiring EL10T1 Konsep Teknologi. Aturan Interaksi Manusia Etiket Etiket –Kode perilaku sopan-santun, tutur sapa dll. Sangat berbeda antar budaya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Etika Enjinyiring EL10T1 Konsep Teknologi. Aturan Interaksi Manusia Etiket Etiket –Kode perilaku sopan-santun, tutur sapa dll. Sangat berbeda antar budaya."— Transcript presentasi:

1 Etika Enjinyiring EL10T1 Konsep Teknologi

2 Aturan Interaksi Manusia Etiket Etiket –Kode perilaku sopan-santun, tutur sapa dll. Sangat berbeda antar budaya –Pelanggaran akan menyebabkan dianggap tidak sopan dan dijauhi orang –Sangat mudah berubah sesuai perkembangan masyarakat Hukum Hukum –Aturan yang ditetapkan pihak berwenang dan masyarakat –Pelanggaran akan mendapat hukuman melalui proses tertentu –Tidak mudah berubah, perlu kesepakatan khusus

3 Aturan Interaksi Manusia Moral Moral –Baku perilaku yang dapat diterima. Dibangun dari sistem nilai masyarakat dan agama. Kadang berbeda antar budaya. –Pelanggaran akan diperlakukan seperti pada etika namun umunya jauh lebih keras. –Tidak mudah berubah dalam satu generasi, namun dapat berubah antar generasi Etika Etika –Baku perilaku yang diterima secara bersama sekelompok orang “peer” dalam organisasi (profesi) tertentu. –Pelanggaran berakibat dikeluarkannya pelanggar dari organisasi. –Tidak mudah diubah, dirancang untuk jangka panjang.

4 Perbandingan Aturan Interaksi Secara umum Hukum harus selalu konsisten dengan moralitas, namun demikian konflik dapat terjadi saat: Secara umum Hukum harus selalu konsisten dengan moralitas, namun demikian konflik dapat terjadi saat: –Sistem hukum tidak memperhatikan situasi –Perumusan baku moral mengarah pada hukum yang tidak dapat dijalankan –Hukum yang tidak imparsial –Hukum yang mengatur perilaku yang tak dapat diamati –Hukum yang dipaksakan oleh rejim amoral

5 Menyelesaikan Konflik Isu Moral Isu Moral –Hanya dapat ditentukan melalui keputusan moral. –Contoh: memacu kendaraan pada keadaan darurat dan untuk kesenangan Isu Konseptual Isu Konseptual –Muncul saat tindakan moral yang disepakati mengalami ketidakpastian bagaimana mengawasinya –Contoh: berapa kecepatan yang dianggap membahayakan orang lain

6 Menyelesaikan Konflik Isu Aplikasi Isu Aplikasi –Muncul ketika ada ketidakjelasan apakah terjadi pelanggaran hukum atau tidak. –Contoh: mengendarai kendaraan pada kecepatan 80 km/jam di jalan dengan aturan maksimum 100 km/jam dalam keadaan hujan hingga tergelincir. Isu Faktual Isu Faktual –Muncul ketika ada ketidakpastian tentang fakta- fakta relevan secara moral. –Contoh: pengendara dihentikan polisi pada karena kecepatannya 110 km/jam, mengaku kecepatannya 100 km/jam.

7 Teori Moral Kebanyakan tidak ada “algorithma moral” untuk membuat keputusan atau jawaban. Kebanyakan tidak ada “algorithma moral” untuk membuat keputusan atau jawaban. Pilihan yang dapat dilakukan adalah “Teori Moral” yang memberi kerangka membuat keputusan-keputusan moral dan etika. Pilihan yang dapat dilakukan adalah “Teori Moral” yang memberi kerangka membuat keputusan-keputusan moral dan etika. Masalahnya teori moral tidak selalu memberi jawaban yang sama bahkan sering bertentangan. Masalahnya teori moral tidak selalu memberi jawaban yang sama bahkan sering bertentangan.

8 Penentu Teori Moral Egoisme Etikal Egoisme Etikal –Pemikiran: Tindakan boleh (dapat diterima) atas dasar kepentingan sendiri. –Contoh: membunuh perampok untuk membela diri

9 Penentu Teori Moral Utilitarianisme Utilitarianisme –Pemikiran: Tindakan diterima bila memberikan paling banyak manfaat untuk orang banyak. Contoh: penggunaan DDT untuk melawan malaria Contoh: penggunaan DDT untuk melawan malaria –Analisis utilitarianisme 1.Tentukan target audiens 2.Tentukan kerusakan, keuntungan, dan bobot pada target audiens 3.Evaluasi fungsi kebahagiaan untuk setiap tindakan 4.Pilih tindakan yang memberikan fungsi kebahagiaan tertinggi

10 Penentu Teori Moral Analisis Hak Analisis Hak –Pemikiran: Hak siapa didahulukan dan tepo seliro, Contoh: penculik dibohongi untuk mnyelamatkan sandra –Urutan hak menurut kepentingan 1. Hak untuk hidup 2. Hak untuk menjaga kepenuhan hidup 3. Hak untuk meningkatkan kepenuhan hidup –Analisis Hak 1. Tentukan target audiens 2. Evaluasi tindakan pelanggaran hak sesuai urutan di atas 3. Pilih tindakan yang menyebabkan pelanggaran hak yang kurang penting


Download ppt "Etika Enjinyiring EL10T1 Konsep Teknologi. Aturan Interaksi Manusia Etiket Etiket –Kode perilaku sopan-santun, tutur sapa dll. Sangat berbeda antar budaya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google