Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

CHAROEN POKPHAND INDONESIA Review ekonomi dan industri akhir tahun 2007 dan perkiraan 2008 Disiapkan oleh Ibnu Edy Wiyono ~

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "CHAROEN POKPHAND INDONESIA Review ekonomi dan industri akhir tahun 2007 dan perkiraan 2008 Disiapkan oleh Ibnu Edy Wiyono ~"— Transcript presentasi:

1 CHAROEN POKPHAND INDONESIA Review ekonomi dan industri akhir tahun 2007 dan perkiraan 2008 Disiapkan oleh Ibnu Edy Wiyono ~ M. Ryan Sanjaya ~

2 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 2 Economic growth prospect Trend of IDR Trend of interest rate Impact of external shocks to Indonesia Industry performance Related external environment Industry overview Indonesia economic overview

3 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 3 INDONESIA ECONOMIC OVERVIEW

4 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE Executive Summary Kinerja ekspor yang bagus memungkinkan target pertumbuhan 2007 dapat tercapai -Prospek ekonomi global tahun 2008 yang suram dapat memperlemah pertumbuhan ekspor di masa depan -Harga minyak yang tinggi berpotensi menghambat laju ekspansi ekonomi saat ini -Ruwetnya birokrasi menghambat efektivitas pengeluaran pemerintah pada pertumbuhan Fluktuasi rupiah dan inflasi yang sedikit di atas target namun masih dalam koridor yang aman membuat BI berani memotong BI rate hingga 8% Desember 2007 lalu. -Kemungkinan capital outflow harus diwaspadai karena dapat merusak stabilitas nilai rupiah Walau perkembangan makroekonomi membaik namun masalah kelembagaan memburuk di tahun 2007, berakibat pada lambatnya penciptaan lapangan kerja baru dan pemberantasan kemiskinan Ekonomi Indonesia diharapkan tetap tumbuh di atas 6% tahun depan meskipun target sebesar 6,8% akan sulit dicapai Tingkat inflasi yang terjaga dan suku bunga yang rendah berimplikasi pada lemahnya rupiah mungkin dapat terjadi pada tahun 2008 ini page 4 Industry overview Indonesia economic overview

5 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 5 Ekonomi diperkirakan dapat mencapai target pertumbuhan 2007 … Target vs aktual pertumbuhan ekonomi Komposisi pertumbuhan billion Rp Sumber: BPS, Depkeu Pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung meningkat dan diperkirakan mampu mencapai target tahun 2007 Konsumsi domestik dan ekspor komoditi yang kuat menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi ini Sumber: BPS Industry overview Indonesia economic overview 38

6 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 6  Ekspor berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi dua tahun terakhir Sumber: BPS Kebergantungan Indonesia pada ekonomi global tercermin dalam net export yang tumbuh lebih cepat daripada konsumsi (pemerintah dan rumah tangga) maupun investasi dalam dua tahun terakhir Industry overview Indonesia economic overview Sumber: BI, BPS Pertumbuhan PDB menurut pengeluaran Kontribusi pertumbuhan ekspor

7 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 7  Prospek kelam ekonomi global 2008 dapat mengganggu kinerja ekspor Negara-negara besar di dunia merevisi target pertumbuhannya sejalan dengan krisis kredit perumahan di AS. Melambatnya pertumbuhan global dapat menurunkan permintaan impor barang yang membahayakan negara yang bergantung pada ekspor seperti Indonesia -Pertumbuhan eskpor Indonesia dan ekonomi AS berjalan seirama Industry overview Indonesia economic overview Proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia Eskpor Indonesia dan ekonomi AS Sumber: IMF World Economic Outlook Oct 2007 Sumber: BPS, U.S. Bureau of Economic Analysis Economies 2006 (actual) 2007 (projected) 2008 (projected) United States2.9%1.9% Euro area2.8%2.5%2.1% Japan2.2%2.0%1.7% China11.1%11.5%10.0% Indonesia5.5%6.2%6.1

8 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 8  Ruwetnya birokrasi mengurangi efektivitas pengeluaran pemerintah Pengeluaran pemerintah tidak dapat diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Lambatnya penyerapan anggaran akibat masalah birokrasi telah mengurangi dampak belanja pemerintah pada perekonomian Sumber: Depkeu Industry overview Indonesia economic overview Agenda pemerintah Mengembangkan ekspor barang yang lebih berkesinambungan Memberi insentif, kepastian, dan kemudahan berbisnis Mengantisipasi risiko nilai tukar dan suku bunga dan mengamankan cadangan devisa Konsisten dalam program bauran energi nasional agar pengeluaran subsidi tetap dalam batas wajar Pengeluaran APBN Year APBNRealization (trillion Rp) % up to Oct

9 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 9  Harga minyak yang tinggi dapat menghambat laju pertumbuhan ekonomi Tingginya harga minyak yang mencapai US$100/barel Januari ini berdampak pada anggaran pemerintah (subsidi naik), sektor industri (ongkos produksi naik), dan rumah tangga (daya beli menurun akibat penyesuaian harga BBM dan gas) Jika asumsi harga minyak naik menjadi US$72/barel (dari sekarang US$60/barel) maka subsidi minyak akan melonjak hingga Rp91 triliun pada tahun 2007 Industry overview Indonesia economic overview Sumber: IMF commodity price Notes: 2007* Jika diasumsikan harga minyak sepanjang 2007 sebesar US$72/barrel Sumber: Depkeu Harga minyak mentah Subsidi minyak dalam APBN

10 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 10 Industry overview Indonesia economic overview BI rate turun ke 8% Fluktuasi rupiah yang wajar (di bawah 9500) Tren inflasi yang terjaga (sedikit di atas 6%) Memper kuat Memper lemah Keterangan Seilisih suku bunga domestik-luar negeri Cukup lebar untuk menjaga aset berdenominasi rupiah tetap menarik Capital inflow Net capital inflow sebesar ~US$26 miliar dalam dua tahun terakhir Posisi cadangan devisa Cukup besar untuk menyerap gangguan nilai rupiah Tren harga minyak Naiknya permintaan akan dollar untuk impor minyak akibat kenaikan harga minyak mentah (impor minyak Indonesia lebih besar dari ekspor) Pelambatan ekonomi global Kemungkinan turunnya penerimaan ekspor Indonesia Melemahnya US$ terhadap Yen dan Euro Pengalihan aset dari berdenominasi US$ ke Yen atau Euro Meskipun target 6% tidak tercapai tahun ini, tingkat inflasi masih moderat dan dalam rentang yang dapat dikendalikan Faktor-faktor di atas relatif berimbang dan menyebabkan fluktuasi rupiah masih dalam tingkat yang wajar … dan masalah triple i (Interest Rate-IDR-Inflation) telah terjaga baik

11 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 11 Sumber: Federal Reserve, BI, BPS Industry overview Indonesia economic overview  BI yakin dalam memotong BI rate karena tingkat inflasi dan kurs yang terjaga

12 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 12  Besarnya aliran uang panas mesti diwaspadai Sebagian besar dari capital inflow tidak sustainable karena berbentuk aset likuid seperti saham dan obligasi (naik sekira US$16 miliar dalam dua tahun terakhir) Namun dengan cadangan devisa lebih dari US$50 miliar, sistem moneter menjadi lebih tahan terhadap kemungkinan penarikan dana besar-besaran Industry overview Indonesia economic overview Notes: hingga kuartal ke Sumber: BI Pemilikan instrumen modal oleh asing Posisi cadangan devisa

13 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 13 Masalah kelembagaan memburuk pada tahun 2007 meski terjadi perbaikan dari sisi makroekonomi … Peringkat Indonesia dalam kemudahan berbisnis turun dari 131 (2006) ke 135 (2007) Risiko bisnis yang lebih tinggi dan besarnya nilai investasi di sektor primer dan sekunder membuat sektor tersier (jasa) menjadi motor utama pertumbuhan Notes: hanya ditampilkan sejumlah kategori saja Sumber: Doing Business Notes: hingga 2007Q3 Sumber: BPS Industry overview Indonesia economic overview Kemudahan berbisnis Kontribusi pertumbuhan menurut sektor Categories Indonesia 2007 Indonesia 2006 Starting a business (days)97151 Dealing with licenses (days)224 Average tax rate (% of gross profit)37%38.8% Firing cost (weeks of salary) Investor protection index5.3 Cost of closing business (% of estate)18 Overall rank (out of 175 economies)135131

14 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 14 … berakibat pada lambatnya penciptaan lapangan kerja dan pemberantasan kemiskinan Sumber: BPS Sektor jasa tidak bersifat padat karya sehingga tidak mampu mengikis kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja dengan cepat Ketimpangan pendapatan, diukur dengan rasio Gini, menunjukkan kenaikan ketimpangan meskipun pendapatan per kapita terus meningkat Industry overview Indonesia economic overview Notes: angka perkiraan untuk 2006 Sumber: BI, BPS Tingkat kemiskinan dan pengangguran Pendapatan per kapita dan ketimpangan

15 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 15 Ekonomi Indonesia situasi sektor riil Kemungkinan melemahnya harga komoditi dan melambatnya ekonomi global akan mengganggu perekonomian melalui laju ekspor yang melamban Tiadanya kebijakan yang ditujukan untuk memperbaiki iklim usaha akan berdampak negatif pada investasi terutama di sektor primer dan sekunder -Pengangguran dan kemiskinan tidak akan berkurang dengan signifikan Kontribusi anggaran pada pertumbuhan ekonomi akan tetap rendah karena -Birokrasi yang tidak efektif -Kurang siapnya aparat daerah untuk mengefektifkan dana transfer dari pusat yang lebih besar -Beban subsidi yang membesar Target pertumbuhan 2008 sebesar 6.8% akan sulit dicapai dan berisiko jika hanya mengandalkan konsumsi sebagai motor pertumbuhan yang stabil Industry overview Indonesia economic overview

16 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 16 Ekonomi Indonesia situasi sektor moneter Tingkat inflasi akan tetap terjaga pada 2008 (6%-6.5%). Turunnya Fed rate Desember lalu dan kebijakan pro-pertumbuhan akan memberi ruang pada BI untuk memotong BI rate pada kisaran 7% akhir tahun Selisih suku bunga yang makin kecil dan melemahnya dollar akan mendorong investor untuk merestrukturisasi portofolio valas mereka ke mata uang lain seperti Euro atau Yen. Hal ini akan melemahkan rupiah (rupiah diperkirakan akan berada pada kisaran atas BI sebesar Rp9.500/US$). Industry overview Indonesia economic overview

17 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 17 INDUSTRY OVERVIEW

18 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE Executive Summary Pertumbuhan subsektor peternakan terus mengalami penurunan meskipun ada kenaikan pertumbuhan PDB dan rebound dari sektor pertanian secara keseluruhan Pergeseran pola konsumsi masyarakat Indonesia ke bukan makanan dan barang tahan lama menjadi salah satu faktor di belakang menurunnya pertumbuhan sektor peternakan Naiknya harga bahan makanan seperti beras dan minyak goreng, serta pendidikan, membuat rumah tangga mengalihkan pengeluarannya atau mengurangi kualitas pangan Pergeseran ke komoditi bukan makanan berjalan seiring dengan keberhasilan melewati tingkat minimal asupan protein dan kalori per kapita per hari Meskipun demikian sebagian besar sumber protein berasal dari nabati seperti kacang-kacangan, buah, dan sayuran. Selain itu ikan juga masih menjadi sumber utama protein hewani. Sektor peternakan juga mengalami kenaikan ongkos produksi pakan akibat tingginya harga jagung dan kedelai. Kedua komoditi ini mengalami kenaikan harga akibat penggunannya untuk biofuel seperti ethanol dan biodiesel page 18 Industry overview Indonesia economic overview

19 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 19 Related external environment Industry performance Industry overview Sektor peternakan tumbuh lambat. Kenapa??? Pertumbuhan subsektor peternakan terus mengalami penurunan meskipun ada kenaikan pertumbuhan PDB dan rebound dari sektor pertanian secara keseluruhan Tren menurun dari sektor peternakan terjadi di semua produk seperti telur, susu, dan daging Notes: pertumbuhan 2007 hingga 9M07 Sumber: BPS Sumber: FAPRI Indonesia economic overview Pertumbuhan sektor peternakan & PDB Pertumbuhan produksi peternakan

20 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE Related external environment Industry performance page 20 Terjadi pergeseran pola konsumsi masyarakat Indonesia … Pertumbuhan pengeluaran bukan makanan lebih cepat daripada untuk makanan dalam periode lima tahun terakhir Selain itu juga terjadi pergeseran di mana pangsa pengeluaran untuk semua jenis makanan mengalami penurunan kecuali untuk makanan siap saji Sumber: BPS Industry overview Indonesia economic overview Pengeluaran menurut pulau-pulau utama Pengeluaran menurut jenis barang

21 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE Related external environment Industry performance page 21 … di mana sebagian pengeluaran ditujukan untuk barang tahan lama Harga barang elektronik yang lebih murah dan kemudahan cara pembayaran untuk kendaraan bermotor mendorong konsumsi barang bukan makanan Konsumsi semen juga menunjukkan tren meningkat Notes: hingga Okt 2007 Sumber: PT Astra International Sumber: Asosiasi Semen Indonesia CAGR Car 2.1% Motorcycle 3.9% CAGR Car 2.1% Motorcycle 3.9% Industry overview Indonesia economic overview Volume penjualan kendaraan bermotor Konsumsi semen Indonesia

22 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE Related external environment Industry performance page 22 Naiknya harga bahan makanan dan pendidikan membuat rumah tangga mengalihkan pengeluarannya atau mengurangi kualitas pangan Laju harga bahan makanan utama dan pendidikan terus meningkat dibandingkan komoditi lainnya Rumah tangga diperkirakan akan mengurangi konsumsi non-makanan atau mengurangi kualitas pangan untuk mempertahankan tingkat konsumsi makanan dan pendidikan Harga eceran beras dan minyak goreng Perubahan indeks harga konsumen Sumber: Bulog Sumber: BPS Industry overview Indonesia economic overview Foodstuffs Education

23 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE Related external environment Industry performance page 23 Meskipun asupan protein dan kalori meningkat porsi protein hewani masih relatif kecil … Terjadi kenaikan rata-rata asupan protein dan kalori melewati batas minimum disarankan pada semua pulau besar di Indonesia Sebagian besar protein berasal dari makanan nabati seperti kacang-kacangan, sayuran, dan padi-padian. Sumber: BPS Industry overview Indonesia economic overview Asupan protein dan kalori menurut pulau Asupan protein per kapita

24 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE Related external environment Industry performance page 24 … dan kebanyakan berasal dari ikan dan daging ayam Ikan menjadi sumber utama protein di semua pulau di Indonesia Naiknya asupan protein dari daging terutama didorong oleh konsumsi daging ayam Sumber: FAO Sumber: BPS Industry overview Indonesia economic overview Asupan produk peternakan menurut jenis Pertumbuhan konsumsi daging

25 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 25 Related external environment Industry performance Industry overview Harga pakan naik karena kenaikan harga jagung dan kedelai … Naiknya permintaan jagung untuk ethanol menyebabkan kenaikan harga jagung selama dua tahun terakhir Harga jagung yang lebih tinggi menyebabkan konversi lahan dari kedelai ke jagung. Hal ini menyebabkan harga kedelai dan produk turunannya turut naik Sumber: FAPRI Indonesia economic overview Sumber: USDA Million ha Pemakaian dan harga jagung di AS Area tanam jagung dan kedelai di AS

26 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE page 26 Related external environment Industry performance Industry overview … akibat kenaikan penggunaan dalam pembuatan bio-diesel Kenaikan pemakaian minyak kedelai untuk biodiesel di Eropa merupakan faktor lain yang mendorong kenaikan harga kedelai Penggunaan minyak kedelai di Eropa diharapkan naik dari sekarang ~10% menjadi ~18% pada Pemakaian minyak kedelai ditujukan untuk mengurangi penggunaan minyak kanola yang harganya lebih tinggi. Harga minyak mentah dan minyak nabati Harga kedelai dan produk turunannya Sumber: IMF commodity price Indonesia economic overview Sumber: USDA

27 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE Implikasi pada bisnis Tantangan Pola konsumsi rumah tangga yang saat ini cenderung ke barang bukan makanan dan dominasi ikan dalam asupan protein menjadi tantangan utama dalam ekspansi bisnis daging&telur Tantangan lain adalah inflasi bahan makanan dan energy karena rumah tangga mengeluarkan lebih banyak uang untuk beras, gas, dan minyak tanah. Akibatnya terjadi pengurangan pengeluaran untuk komoditi lain (termasuk daging&telur) Kecukupan jagung domestik diperlukan untuk meminimalkan gangguan suplai akibat tingginya pemakaian jagung dunia Peluang Naiknya konsumsi makanan siap saji dan daging ayam berakibat pada -Kenaikan permintaan untuk makanan siap saji dari daging ayam seperti nugget, sosis, stick, dll -Menjamurnya layanan konsumsi makanan seperti restoran dan kafe di mana makanan dari ayam merupakan menu yang jamak dijumpai Naiknya jumlah mereka yang berpendapatan menengah ke atas merupakan kesempatan bagi kita untuk memperkenalkan produk telur dan daging bermerk dan berkualitas tinggi page 27 Industry overview Indonesia economic overview

28 CHAROEN POKPHAND INDONESIA VICE CHAIRMAN OFFICE This publication has been prepared on behalf of Charoen Pokphand Indonesia (CPI) solely for internal use. It is not investment advice or an offer or solicitation for the purchase or sale of any financial instrument. While reasonable care has been taken to ensure that the information contained herein is not untrue or misleading at the time of publication, CPI makes no representation that it is accurate or complete. The information contained herein is subject to change without prior notice. disclaimer


Download ppt "CHAROEN POKPHAND INDONESIA Review ekonomi dan industri akhir tahun 2007 dan perkiraan 2008 Disiapkan oleh Ibnu Edy Wiyono ~"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google