Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Komponen DTE - DCE By Kustanto. Kepanjangan DTE DTE (Data Terminal Equipment) Suatu model/workstation yang dapat melakukan proses pengolahan data dan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Komponen DTE - DCE By Kustanto. Kepanjangan DTE DTE (Data Terminal Equipment) Suatu model/workstation yang dapat melakukan proses pengolahan data dan."— Transcript presentasi:

1 Komponen DTE - DCE By Kustanto

2 Kepanjangan DTE DTE (Data Terminal Equipment) Suatu model/workstation yang dapat melakukan proses pengolahan data dan berfungsi untuk dapat mengirim/menerima data/informasi yang ada. Hardware yang dihubungkan dengan sumber atau hardware tujuan untuk data binary digital Harware yang dilengkapi UART atau USART yang dapat mengubah data paralel ke data serial atau sebaliknya. Contoh: Komputer

3 Kepanjangan DCE DCE (Data Communication Equipment) Suatu bentuk peralatan yang digunakan untuk menampung data/informasi yang selanjutnya disalurkn melalui gelombang pembaca (Carrier). Hardware yang dapat mengubah data serial menjadi sinyal analog yang dapat ditransmisikan pada saluran transmisi seperti saluran telepon atau pemancar radio. Contoh: Modem

4 Serial Interface RS 232C RS 232C interface merupakan standar yang direkomendasikan dan diupayakan oleh EIA (Electronic Industries Association) untuk menghubungkan DTE dengan DCE dan juga untuk menghubungkan 2 buah DTE.

5 Serial Interface RS 232C Ada 3 aspek yang didefinisikan pada standar ini : – Kecepatan transfer data – Karakteristik Elektris – Definisi dan notasi saluran Kecepatan transfer diukur dalam satuan bit per second (bps) dan dalam Baud. Kecepatan yang sering digunakan 2400, 9600, 38400, 57600, bps.

6 Gambar Penyambung DTE dan DCE menggunakan RS-232 C

7 Serial Interface RS 232C Karakteristik elektris untuk logic level : – Logic 1 disebut “mark” terletak antara -3 volt hingga -25 volt – Logic 0 disebut “space” terletak antara +3 volt hingga +25 volt.

8 Serial Interface RS 232C Karakteristik elektris untuk logic level : – Logic 1 disebut “mark” terletak antara -3 volt hingga -25 volt – Logic 0 disebut “space” terletak antara +3 volt hingga +25 volt.

9 Serial Interface RS 232C Definisi dan Notasi Sinyal – Ada 25 buah sinyal yang ditentukan pada standar RS 232C. – Sebagian dari sinyal-sinyal tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

10 Serial Interface RS 232C Ada 2 jenis konektor yang biasa digunakan, yaitu DB-9 (konektor dengan 9 buah pin) dan DB-25 (konektor dengan 25 pin)

11 Serial Interface RS 232C

12

13 Modem Jika sebuah transfer data jarak jauh akan dilakukan, terlebih dahulu dilakukan proses handshaking antara komputer dan modem dan juga antara modem dengan komputer jarak jauh.

14 Gambar hubungan DTE-DCE Gambar hubunganDTE-DCE melibatkan DTE jauh

15 Berikut ini adalah urutan sinyal yang dihasilkan pada saat transfer data berlangsung : – Komputer mengirimkan sinyal DTR (data- terminal ready) ke modem sebagai tanda bahwa terminal siap. – Jika modem juga siap, modem akan membalas dengan sinyal DSR (data-set-ready). – Modem selanjutnya mendial remote computer. – Jika remote computer siap, dia akan mengirimkan sinyal tertentu. – Jika komputer memiliki data yang akan dikirim, ia akan mengirimkan sinyal request-to-send (RTS) ke modem.

16 Modem akan membalas dengan mengirim sinyal carrier-detect (CD) sebagai tanda bahwa ia telah membangun koneksi dengan remote computer. Dan jika modem benar- benar siap, ia mengirimkan sinyal clear-to- send (CTS). Selanjutnya komputer mengirimkan data serial ke modem. Jika semua data telah dikirim, komputer akan mengubah level sinyal RTS menjadi high. Hal ini mengakibatkan modem juga mengubah level sinyal CTS menjadi high dan berhenti mengirimkan data.

17 Modem Connection Digunakan untuk menghubungkan dua buah komputer (DTE) tanpa melalui modem. Biasanya digunakan untuk melakukan transfer data antara komputer desktop dan komputer portabel.

18 USART 8251 USART 8251 bisa digunakan sebagai port serial. Berikut ini adalah blok diagram dari USART 8251

19 USART 8251 USART memiliki 2 alamat, yaitu : Control Address, yang dipilih jika sinyal C / D high, dan Data Address, yang dipilih jika sinyal C / D low. TxD adalah saluran untuk mengirimkan data serial RxD adalah saluran untuk menerima data serial TxRDY saluran untuk memberitahu CPU bahwa transmitter siap menerima data. RxRDY saluran untuk memberitahu CPU bahwa receiver memiliki data untuk CPU.

20 USART 8251 Seperti halnya PPI, sebelum menggunakan USART 8251 terlebih dahulu harus dilakukan proses inisialisasi dengan mengirimkan mode word dan command word pada alamat control USART. Ada beberapa hal yang harus ditentukan seperti : – baud rate factor – panjang bit data – bit parity (ganjil atau genap) – metode transfernya asinkron atau sinkron Informasi-informasi tersebut akan dikodekan dalam mode word.

21 Contoh program inisialisasi USART 8251 Misalkan alamat data = 500 H, dan alamat kontrol = 501 H. Inisialisasi dilakukan dengan cara mengirimkan mode word dan command word pada alamat kontrol.

22 Contoh program inisialisasi USART 8251

23 Program inisialisasinya :

24 Contoh instruksi untuk mengirimkan dan menerima data menggunakan USART : Misalkan alamat data = 500 H, dan alamat control = 501 H. Sebelum melakukan pengiriman/penerimaan data, terlebih dahulu harus dilakukan pemeriksaan status USART dengan membaca status registernya.

25 DSR : menunjukkan status modem RxRDY : menunjukkan bahwa USART telah menerima data serial dan siap untuk mengirimkannya ke CPU. TxRDY : menunjukkan bahwa USART siap untuk menerima data serial dari CPU.

26 Instruksi untuk pengiriman data dengan teknik programmed I/O Untuk pengiriman dengan teknik interrupt driven I/O, saluran TxRDY USART dihubungkan ke saluran interupsi CPU.

27 Instruksi untuk penerimaan data dengan teknik programmed I/O Untuk pengiriman dengan teknik interrupt driven I/O, saluran RxRDY USART dihubungkan ke saluran interupsi CPU.

28 UART (Universal Asynchronous Receiver Transmitter) UART digunakan untuk transfer data serial asinkron Sama seperti USART, UART antara lain berfungsi mengubah sinyal paralel menjadi serial pada saat pengiriman dan dari serial menjadi paralel pada saat penerimaan data. Contoh UART: – UART 8250 dan UART yang digunakan pada PC yang lama (sebelum generasi Pentium). – UART dan UART yang digunakan pada PC yang ada saat ini.

29 UART (Universal Asynchronous Receiver Transmitter) UART yang muncul belakangan mampu mendukung kecepatan transfer data yang lebih tinggi dan juga memiliki ukuran buffer yang lebih besar. UART 8250 dan memiliki buffer yang dapat menampung satu karakter ( 1 byte ). Jika ada data baru datang pada saat data yang lama masih belum diambil oleh prosesor, maka akan terjadi overrun error. UART memiliki buffer FIFO yang mampu menampung 16 karakter dan bisa melakukan flow control, yaitu bisa meminta pengirim menunda pengiriman apabila buffer telah penuh.

30 UART Peranti ini tersedia sebagai suatu DIP (dual in-line package) 40-pin. Dua bagian terpisah bertanggung jawab untuk komunikasi data: penerima (receiver) dan pengirim (transmitter). Karena bagian-bagian ini independent satu dengan yang lain, mampu berfungsi dalam mode simplex, half-duplex, atau full duplex.

31 UART Satu fitur utama dari adalah memori FIFO (First In First Out) penerima dan pengirim internal. Karena masing-masing berukuran 16 byte, UART hanya membutuhkan perhatian dari mikroprosesor setelah menerima 16 byte data.

32 Register-register UART UART memiliki tiga saluran alamat A0, A1, A2 (memiliki 8 alamat). Register yang dipilih dari A0, A1, A2 adalah sebagai berikut:

33 Pemrograman UART Pemrograman adalah sederhana, meskipun mungkin lebih rumit dibandingkan pemrograman interface lainnya. Dalam PC, alamat port I/O adalah 3F8 H sampai 3FF H untuk COM1 dan 2F8 H sampai 2FF H untuk COM2. Pemrograman terdiri dari dua bagian, yaitu: inisialisasi dan operasional.

34 Inisialisasi Inisialisasi terdiri dari dua bagian, yaitu pemrograman Line Control Register dan Baud rate divisor. Line Control Register digunakan untuk memilih jumlah bit data, stop bit, dan paritas. Baud rate divisor diprogram dengan suatu pembagi untuk menetapkan Baud rate pengirim.

35 Line Control Register

36 Memprogram Baud Rate Baud rate divisor diprogram pada alamat 000 dan 001 (A2, A1, A0). Nilai yang digunakan untuk pembagi tergantung clock eksternal.

37 Contoh Inisialisasi Anggap suatu sistem asinkron membutuhkan 7 bit data, paritas ganjil, baud rate 9600, dan 1 stop bit. Dimisalkan alamat yang digunakan adalah F0 H sampai F7 H. Di sini port F3 H mengakses Line Control Register, dan F0 H dan F1 H mengakses register Baud Rate Divisor. Pada bagian akhir program disertakan juga program untuk register kontrol FIFO.

38 LINEEQU0F3H LSBEQU0F0H MSBEQU0F1H FIFO EQU0F2H START PROC NEAR MOVAL, B; enable Baud Divisor OUTLINE,AL MOVAL,120;program Baud rate OUTLSB,AL MOVAL,0 OUTMSB,AL MOVAL, B;program 7-data, OUTLINE,AL;odd parity, 1 stop bit MOVAL, B;enable transmitter OUTFIFO,AL;and receiver RET START ENDP

39 Register Kontrol FIFO Pada saat setelah line control register dan baud rate divisor diprogram register kontrol FIFO belum siap difungsikan. Register FIFO harus terlebih dahulu diprogram.

40 Register Kontrol FIFO

41 Line Status Register Sebelum data serial dapat dikirim atau diterima, terlebih dahulu perlu diketahui isi Line Status Register. Line Status Register berisi informasi tentang keadaan kesalahan serta kondisi pengirim dan penerima. Register ini dites sebelum suatu byte dikirim atau dapat diterima.

42 Line Status Register

43 Contoh prosedur untuk mengirim isi AH ke Bit TH diperiksa untuk mengetahui apakah pengirim siap menerima data. LSTATEQU0F5H;line status port DATAEQU0F0H;data port SEND PROC NEAR PUSH AX;save AX IN AL,LSTAT;get line status register TEST AL,20H;test TH bit JZSEND;if transmitter not ready MOV AL,AH;get data OUT DATA,AL;transmit data POP AX;restore AX RET SEND ENDP

44 Untuk membaca informasi yang diterima dari 16550, sebelumnya bit DR harus diperiksa. LSTATEQU0F5H;line status port DATAEQU0F0H;data port RECV PROC NEAR IN AL,LSTAT;get line status register TEST AL,1;test DR bit JZ RECV;if no data in receiver TEST AL,0EH;test all 3 error bits JNZ ERR;for an error IN AL,DATA;read data from RET ERR: MOV AL,’?’;get question mark RET RECV ENDP

45 Selesai


Download ppt "Komponen DTE - DCE By Kustanto. Kepanjangan DTE DTE (Data Terminal Equipment) Suatu model/workstation yang dapat melakukan proses pengolahan data dan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google