Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LOGO MATA KULIAH PBM Materi Kuliah 1: Pertemuan ke 1 dan 2.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LOGO MATA KULIAH PBM Materi Kuliah 1: Pertemuan ke 1 dan 2."— Transcript presentasi:

1 LOGO MATA KULIAH PBM Materi Kuliah 1: Pertemuan ke 1 dan 2

2

3 DEFINISI DAN TUJUAN PEMBANGUNAN

4 PENGERTIAN PEMBANGUNAN Menurut Michael Todaro: “Proses multidimensi yang mencakup perubahan penting dalam struktur sosial, sikap rakyat dan lembaga nasional, dan juga akselerasi pertumbuhan ekonomi, pengurangan kesenjangan (inequality), dan pemberantasan kemiskinan” Pembangunan mencakup pengertian menjadi (being) dan mengerjakan (doing)

5 PENGERTIAN PEMBANGUNAN Merupakan usaha atau rangkaian usaha pertumbuhan dan perubahan yang berencana yang dilakukan secara sadar oleh suatu bangsa, negara, dan pemerintah menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa (SP.Siagian, Adm.Pembangunan, 1983:3)

6 TUJUAN PEMBANGUNAN 1.Mencapai perkembangan sosial ekonomi yang mantap 2.Meningkatkan pendapatan perkapita 3.Mengadakan perubahan struktur ekonomi 4.Perluasan kesempatan kerja 5.Pemerataan pembangunan 6.Meningkatkan kemampuan sosial 7.Pembinaan kelembagaan

7 MAKNA PEMBANGUNAN 1.Pembangunan sebagai proses perubahan sosial menuju ketataran kehidupan masyarakat yang lebih baik (hari ini dan hari esok). 2.Pembangunan sebagai upaya manusia yang sadar, terencana dan melembaga. 3.Pembangunan sebagai proses sosial yang bebas nilai (value free). 4.Pembangunan memperoleh sifat dan konsep transendental (keyakinan, harapan, kepercayaan), sebagai meta-diciplinary phenomenon, bahkan memperoleh bentuk sebagai ideologi, the ideology of developmentalism 5.Pembangunan sebagai konsep yang sarat/ terikat nilai (value loaded) menyangkut proses pencapaian nilai yang dianut suatu bangsa secara makin meningkat 6.Pembangunan menjadi culture specific, situation specific dan time specific.

8 SPIRIT PEMBANGUNAN 1.Pembangunan merupakan suatu proses 2.Pembangunan merupakan suatu usaha yang secara sadar dilaksanakan 3.Pembangunan dilakukan secara berencana dan perencanaannya berorientasi pada pertumbuhan (ekonomi) dan perubahan (sosial) 4.Pembangunan mengarah pada modernitas 5.Modernitas yang dicapai melalui pembangunan bersifat multidemensional 6.Proses dan kegiatan pembangunan ditujukan kepada usaha membina bangsa dalam rangka pencapaian tujuan bangsa dan negara yang telah ditentukan sebelumnya 7.Rumus Pembangunan = Perencanaan + Pertumbuhan + Perubahan

9 PERUBAHANPERTUMBUHANPERENCANAANPEMBANGUNAN BIDANG POLITIK/ADMINISTRASI BIDANG EKONOMI BIDANG SOSIAL

10 TIPE PEMBANGUNAN

11 SUBSTANSI DAN PERSEPSI THD PEMBANGUNAN 1.Hakikat nilai pembangunan yang harus dicapai dengan ruang lingkup indikator ekonomi klasik Vs indikator neo- ekonomi 2.Hakikat proses pembangunan dengan ruang lingkup teori konflik Vs teori ekuilibrium 3.Pentahapan dan jalur pembangunan dengan ruang lingkup unilinear Vs pembangunan multilinear; model kebutuhan (necessity model) Vs model kemungkinan (possibility model) 4.Dimensi hubungan antar bangsa dalam proses pembangunan dengan ruang lingkup dependency model Vs Difusionism

12 5.Keseimbangan antara manusia dengan lingkungan hidupnya dengan ruang lingkup model batas pertumbuhan (limits to growth) Vs model kegagalan (models of dooms) 6.Pemilikan faktor produksi dengan ruang lingkup capitalism mode of production Vs socialist mode of production 7.Strategi pembangunan dengan ruang lingkup strategi pertanian Vs strategi industri; big push strategy Vs un-balanced growth strategy SUBSTANSI DAN PERSEPSI THD PEMBANGUNAN

13 KONSEP PEMBANGUNAN  EKONOM: memandang pembangunan dari model-2 pertumbuhan berisikan indeks dan indikator ekonomi, standar hidup, pendapatan perkapita, GNP, dsb (WW. Rostow, Michael Todaro)  POLITIKUS: memandang pembangunan dari proses input, konversi, output dan umpan balik serta efek politik, pergolakan atau labilitas politik dan hubungan-2 kelembagaan struktur politik baik supra struktur maupun infra struktur politik serta hubungan politik antar negara (Karl Marx, Paul Baran, Andre Gunder Frank, Theodore Dos Santos, Samir Amin)

14 KONSEP PEMBANGUNAN  SOSIOLOG DAN PSIKOLOG: Memandang pembangunan dari kerangka perubahan evolusioner/revolusioner dan adaptasinya mencakup transisi multilinear masyarakat yang sedang membangun untuk mengatasi masalah kemiskinan dan penegakan keadilan sosial (Talcott Parson, David McClelland, Max Weber, Ivan Illich, Peter Berger, Soedjatmoko) Sumber: M. Francis Abraham, 1991, Modernisasi Di Dunia Ketiga.

15 KONSEP DAN PENDEKATAN PEMBANGUNAN KONSEPPENDEKATAN Pertumbuhan (Growth)Ekonomi Rekonstruksi (Recovery)Pemulihan ekonomi ModernisasiIptek WesternisasiKebudayaan dan Iptek Perubahan SosialSosial PembebasanEkonomi Politik dan Teologi Pembaharuan (Inovasi)Iptek, kemudian Sosial Politik Pembangunan BangsaPolitik Pembangunan NasionalPolitik PengembanganPolitik PembinaanPolitik Pembangunan/ReformasiCampuran/Eklektik/Kontemporer

16 PERMASALAHAN PEMBANGUNAN  Kemiskinan  Keadilan Sosial  Pemerataan  Penataan Kelembagaan  Demokrasi  Hak Azasi Manusia  Supremasi dan Penegakan Hukum  Lingkungan Hidup  Ketidak percayaan Sosial (social distrust) dan Kebohongan Publik (public lie)

17 PERMASALAHAN PEMBANGUNAN  Penyalahgunaan Obat Terlarang (psikotropika)  Persamaan gender (egalitarian)  Kebebasan (the freedom)  Pemberdayaan SDM (empowerment)  Terorisme dan Separatisme  UU Aborsi dan Prostitusi  UU Pornografi dan Pornoaksi  Konflik Peradaban (civilization conflict)  Kebebasan Informasi Publik (KIP)

18 PERMASALAHAN PEMBANGUNAN DI INDONESIA 1.Tingginya jumlah pengangguran 2.Kesenjangan pembangunan 3.Rendahnya kualitas SDM 4.Menurunnya kualitas SDA 5.Rendahnya penegakan hukum dan keadilan 6.Rendahnya kualitas pelayanan kepada publik 7.Belum optimalnya fungsi kelembagaan 8.Ancaman separatisme dan terorisme 9.Tingginya tingkat kejahatan/kriminalitas/korupsi (konvensional, transnasional) 10.Rendahnya kemampuan Hankam

19 TAKSONOMI TEORI PEMBANGUNAN

20 SOFT SCIENCEHARD SCIENCE Internalisasi Voluntaristik Subyektif (agen, aktor, khusus) Individualisme Kekuatan ide/mind Isu moral penting Penciptaan dan pemahaman makna dari subyek (Emic) Interaksi dinamis antar subyek Perubahan evolusi dan inkremental (Jangka pendek, jangka panjang -) Kekuatan tradisi (status quo) Historical Approach Ekternalisasi Deterministik Obyektif (umum) Strukturalisme/kolektivisme Kekuatan materi/body Isu lingkungan penting Menentukan bahasa dan makna sesuai kepentingan (Etic) Interaksi pasif/semu Perubahan revolusi dan holistik (Jangka pendek, jangka panjang) Kekuatan sistem nilai A- Historical Approach

21 SOFTSCIENCESOFTSCIENCE TeoriEquilibriumTeoriEquilibrium STATUS QUO HARDSCIENCEHARDSCIENCE TeoriKonflikTeoriKonflik CHANGECHANGE

22 Sumber: A.Eugene Havens, 1980:255, Methodological Issues in The Study of Development. ISUEKUILIBRIUMKONFLIK Kepentingan (interest) Kepentingan (interest) Sesuatu yang menyatukan (uniting) Sesuatu yang menyatukan (uniting) Sesuatu yang memecah belah (deviding) Sesuatu yang memecah belah (deviding) Hubungan Sosial (social relation) Hubungan Sosial (social relation) Sesuatu yang menguntungkan (adventageous) Sesuatu yang menguntungkan (adventageous) Sesuatu yang menindas (exploitative) Sesuatu yang menindas (exploitative) Kesatuan sosial (social unity) Kesatuan sosial (social unity) Hasil kesepakatan (consensus) Hasil kesepakatan (consensus) Sesuatu yang memaksa (coercion) Sesuatu yang memaksa (coercion) Masyarakat (society) Masyarakat (society) Sistem untuk memenuhi kebutuhan (system with needs) Sistem untuk memenuhi kebutuhan (system with needs) Tahap keganasan klas (stage for class struggle) Tahap keganasan klas (stage for class struggle) Alam hidup manusia (nature of man) Alam hidup manusia (nature of man) Memerlukan pengendalian dari kelembagaan (requires restraining institution) Memerlukan pengendalian dari kelembagaan (requires restraining institution) Kelembagaan akan mengubah alam (institutions distort basic nature) Kelembagaan akan mengubah alam (institutions distort basic nature) Perbedaan atau ketidak samaan (inequality) Perbedaan atau ketidak samaan (inequality) Kebutuhan hidup masyarakat (social necessity) Kebutuhan hidup masyarakat (social necessity) Meningkatkan konflik dan bukan kebutuhan hidup (promotes conflict and un-necessary) Meningkatkan konflik dan bukan kebutuhan hidup (promotes conflict and un-necessary) Negara (state) Negara (state) Menumbuhkan keadaan dan perasaan aman/nyaman (promotes common good) Menumbuhkan keadaan dan perasaan aman/nyaman (promotes common good) Alat untuk menindas (instrument of oppression) Alat untuk menindas (instrument of oppression) Klas (class) Klas (class) Alat cara pandang keseluruhan (heuristic device) Alat cara pandang keseluruhan (heuristic device) Kelompok sosial dengan kepentingan yang berbeda (social group with different interest) Kelompok sosial dengan kepentingan yang berbeda (social group with different interest)

23 KLASIFIKASI MODEL, KONSEP, DAN TEORI PEMBANGUNAN MODELKONSEPTEORITOKOH EQUILIBRIUM Modernization Modernization learning process learning process Internalization Internalization Deprivation Attitude Deprivation Attitude Values Values Rationality Rationality Adult Socialization Adult Socialization Intra Generational Change Intra Generational Change Behavioral Behavioral Psycho Dynamic Psycho Dynamic Diffuisionism Diffuisionism Lipsett, Hommans, Parson, Kunkel, Eisenstadt, Hagen, Clelland, Rostow, Rogers, Weber CONFLICT Pluralism Pluralism Conflict Conflict Management Conflict Management Conflict Strata, Means, Ends Strata, Means, Ends Institutional Reform Institutional Reform Power Power Structural Dualism Structural Dualism Structural Change Structural Change Marxist/ Neo Classical Political Economist Marxist/ Neo Classical Political Economist Structuralist Non Marxist Structuralist Non Marxist Karl Marx, Dahrendorf, Heilbroner, Prebisch, Szentes, Paul Baran, Dos Santos

24 LOGO


Download ppt "LOGO MATA KULIAH PBM Materi Kuliah 1: Pertemuan ke 1 dan 2."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google