Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PRA dan ANALISIS STAKEHOLDERS dalam PENYUSUNAN PERENCANAAN RESPONSIF GENDER Oleh : Eymal B. Demmallino, Ir. M.Si Pusat Penelitian Gender UNHAS.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PRA dan ANALISIS STAKEHOLDERS dalam PENYUSUNAN PERENCANAAN RESPONSIF GENDER Oleh : Eymal B. Demmallino, Ir. M.Si Pusat Penelitian Gender UNHAS."— Transcript presentasi:

1 PRA dan ANALISIS STAKEHOLDERS dalam PENYUSUNAN PERENCANAAN RESPONSIF GENDER Oleh : Eymal B. Demmallino, Ir. M.Si Pusat Penelitian Gender UNHAS

2 Agenda Bahasan (Bahan Dialog Bersama Stakeholders) A-1 : Prolog : Sekilas tentang Gender, PUG, dan Instrumen Analisis GAP dan POP ?A-1 : Prolog : Sekilas tentang Gender, PUG, dan Instrumen Analisis GAP dan POP ? A-2 : Analisis Stakeholders dalam Penyusunan Perencanaan Responsif GenderA-2 : Analisis Stakeholders dalam Penyusunan Perencanaan Responsif Gender A-3 : Kerangka GAP dan POP : Wawasan Utama Analisis GenderA-3 : Kerangka GAP dan POP : Wawasan Utama Analisis Gender. A- 4 : Bersama Stakeholders : Penyusunan Perencanaan Responsif Gender A– 5 : Epilog : Pelajaran Penting (dari materi dan peserta via kartu.)A– 5 : Epilog : Pelajaran Penting (dari materi dan peserta via kartu.)

3 A-1 : Prolog : Sekilas tentang Gender, PUG, dan Instrumen Analisis GAP dan POP ? Gender : bukanlah Jenis kelamin tetapi peran sosial yang “sepantasnya” dimainkan oleh lelaki dan perempuan dalam kehidupan sosialnya.Gender : bukanlah Jenis kelamin tetapi peran sosial yang “sepantasnya” dimainkan oleh lelaki dan perempuan dalam kehidupan sosialnya. LKPR Laki dan Perempuan hanya berbeda dalam jenis kelamin (kodratik), tetapi tidak dalam peran dan posisi sosial (kultur)

4 A-1 : Prolog : Sekilas tentang Gender, PUG, dan Instrumen Analisis GAP dan POP ? Gender bermaksud mengubah wawasan (keadilan), sikap (komitmen) dan perilaku (kebiasaan) ke arah terwujudnya KKG (sebuah kualitas hidup di masa depan). Kasus Secangkir Kopi (Merubah Kebiasaan yang hampir tidak disadari)Gender bermaksud mengubah wawasan (keadilan), sikap (komitmen) dan perilaku (kebiasaan) ke arah terwujudnya KKG (sebuah kualitas hidup di masa depan). Kasus Secangkir Kopi (Merubah Kebiasaan yang hampir tidak disadari)

5 PUG (Gender Mainstreaming) adalah sebuah “strategi “ (kebijakan khusus) yang diinstruksikan oleh Dunia dan Negara Kita sbb :PUG (Gender Mainstreaming) adalah sebuah “strategi “ (kebijakan khusus) yang diinstruksikan oleh Dunia dan Negara Kita sbb : I-1 : Konferensi Internasional Kependudukan dan Pembangunan di Cairo, 1994 dan Konferensi Wanita Sedunia Ke-4 Beijing, 1995 : yang Memandatkan pada semua negara utk mengimplementasikan PUG sesuai dgn kondisi & situasi negara masing-masingI-1 : Konferensi Internasional Kependudukan dan Pembangunan di Cairo, 1994 dan Konferensi Wanita Sedunia Ke-4 Beijing, 1995 : yang Memandatkan pada semua negara utk mengimplementasikan PUG sesuai dgn kondisi & situasi negara masing-masing A-1 : Prolog : Sekilas tentang Gender, PUG, dan Instrumen Analisis GAP dan POP ?

6 A-1 : Prolog : Sekilas tentang Gender, PUG, dan Instrumen Analisis GAP dan POP ? GBHN, 1999 : Menetapkan PUG sebagai Kebijakan Nasional yang harus diemban oleh setiap lembaga (Ekonomi, Politik, Sosial-Budaya maupun dibidang pertahanan dan keamanan) dalam mewujudkan Kesetaraan dan Keadilan Gender (KKG)GBHN, 1999 : Menetapkan PUG sebagai Kebijakan Nasional yang harus diemban oleh setiap lembaga (Ekonomi, Politik, Sosial-Budaya maupun dibidang pertahanan dan keamanan) dalam mewujudkan Kesetaraan dan Keadilan Gender (KKG) INPRES 09 Tahun 2000 : Menetapkan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam Pembangunan Nasional.INPRES 09 Tahun 2000 : Menetapkan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam Pembangunan Nasional.

7 A-1 : Prolog : Sekilas tentang Gender, PUG, dan Instrumen Analisis GAP dan POP ? GAP (Gender Analysis Pathway) dan POP (Policy Outlook and Plan of Action) adalah suatu instrumen analisis yang dpt membantu perencana dalam penerapan kebijakan PUG Via :GAP (Gender Analysis Pathway) dan POP (Policy Outlook and Plan of Action) adalah suatu instrumen analisis yang dpt membantu perencana dalam penerapan kebijakan PUG Via : –Identifikasi kesenjangan gender (gender gap) –Temuan permasalahan gender (gender issues) serta sekaligus –Penyusunan kebijakan/program/proyek ke arah pencapaian KKG (keadilan &Kesetaraan Gender)

8 A-2 : Analisis Stakeholders dalam Penyusunan Perencanaan Responsif Gender Stakeholder : pihak-pihak yang berkepentingan, mencakup :Stakeholder : pihak-pihak yang berkepentingan, mencakup : –Orang (perorangan, kelompok, komunitas) –Lembaga/Badan (Legislatif - Eksekutif) –Sektor Swasta (stok material-teknologi) –PT (PPJ : UNHAS, UMI, UNM, IAIN, UKIP dsb) –Pemerhati (NGO/LSM, Yay. Dakwah, dsb.) MEREKA PERLU DILIBATKAN DALAM PEMBANGUNAN (Perencanaan – Pelaksanaan – Monitoring dan Evaluasi)

9 A-2 : Analisis Stakeholders dalam Penyusunan Perencanaan Responsif Gender Dalam konteks Penyusunan Perencanaan Responsif Gender di Tator, siapa siapa stakeholdersnya :Dalam konteks Penyusunan Perencanaan Responsif Gender di Tator, siapa siapa stakeholdersnya : –1. Orang perorangan : ………………………………….. –2. Lembaga Eksekutif – Legislatif : ………………….. –3. Swasta : ……………………………………………………. –4. Pemerhati (LSM) : ……………………………………… –5. PT (PPG) : …………………………………………………. Kepentingan bervariasi : (1) ekonomi, (2) politik, (3) sosial : hubungan kekerabatan – emosional, (4) moral – religius, (5) aktualisasi diri, dsb.

10 A-3 : Kerangka GAP dan POP : Wawasan Utama Analisis Gender KEBIJAKAN WAWASAN GENDER NETRAL GENDER BIAS GENDER DATA : Indikator Gap KONTROL AKSES PARTISIPASI MANFAAT SOSIO KULTURAL SOSIO KULTURAL RENSTRA PEMB. GENDER ISU GENDER

11 Contoh Data Senjang Gender Bidang Keluarga Berencana PIL : IUD : STK:7.911 KD : 422 IMP : LAINNYA : Partisipasi Laki-laki Terbatas pada Kondom (KASUS DI KABUPATEN TANA TORAJA) PESERTA KB : PESERTA KB :

12 PENDIDIKAN ( Pendidikan Tertinggi yg Ditamatkan) KASUS DI KABUPATEN GOWA PendidikanLaki-Laki (%) Perempuan (%) Jumlah (Orang) SD45,7554, SMP55,5144, SMU/SMK54,0345, Diploma I-III47,6852, DIV/S164, Pasca- sarjana50, DARI SD KE SMP, SMU KE PT, DAN PT KE SEKTOR KETENAGAKERJAAN : TRANSISI PEREMPUAN DARI SD KE SMP, SMU KE PT, DAN PT KE SEKTOR KETENAGAKERJAAN : TRANSISI PEREMPUAN TOTAL Orang TOTAL Orang

13 Pertanyaan ? Mengapa terjadi bias/kesenjangan gender pada kasus KB atau Pendidikan tersebut ?Mengapa terjadi bias/kesenjangan gender pada kasus KB atau Pendidikan tersebut ? –Bisa karena kebijakan –Bisa karena akses, kontrol, partisipasi & manfaat bersumber kebijakan atau pun dalam sosio- kultural kita.

14 A- 4 : Bersama Stakeholders : Penyusunan Perencanaan Responsif Gender KRITERIA PROGRAM/RENSTRAKRITERIA PROGRAM/RENSTRA –LAYAK “JUAL” : Layak Diajukan Ke DPRD dan Sponsor Dalam dan Luar Negeri. –KOMPREHENSIF : Mengikuti Langkah- langkah Penyusunan Rencana Strategis –BUTUH WAKTU : 3 – 5 hari untuk menyusunnya dengan keterlibatan penuh dari stakeholders (pihak yang berkepentingan)

15 L-1. Rekonstruksi Isu Gender Via Data Kesenjangan Reformulasi Bias Gender Mengapa : Akar Penyebab Dampak : Akibatnya Struktur Permasa- lahan BERSAMA STAKEHOLDERS Hari Pertama

16 M-13M-12M-14 BIAS GENDER M-8M-2 M-3 M-4 M-6 M-5 M-10 M-9 M-11 Struktur Permasalahan Gender Hari Kedua TERMISTERI dalam TUBUH SOSIO- KULTURAL Atau pada KEBIJAKAN TERMISTERI dalam TUBUH SOSIO- KULTURAL Atau pada KEBIJAKAN

17 M-5 BIAS GENDER M-6 M-n S-5 SASARAN S-6 S-n BERSAMA STAKEHOLDERS Hari Ketiga L-2. Perumusan Sasaran Pemecahan

18 M-5 BIAS GENDER M-6 M-n S-5 SASARAN S-6 S-n PROGRAM PROYEK STRATEGIS BERSAMA STAKEHOLDERS Hari Keempat L-3. Penetapan Program dan Proyek Strategis

19 L-4 : Penyusunan Lembar Komprehensif Proyek Strategis KKG Tujuan Langkah Pelaksanaan Keterlibatan Pihak Prioritas Waktu Laksana Anggaran $/Rp Output Outcome Impact Input Kegiatan BERSAMA STAKEHOLDERS Hari Kelima

20 A– 5 : Epilog : Pelajaran Penting (dari materi dan peserta via kartu). E-1 : GAP & POP secara khusus ditujukan pada perbaikan rumusan. Kebijakan. Penyusunan Rencana Aksinya pada tataran operasional perlu dilengkapi dengan Instrumen Perencanaan Strategis E-2 : Keberhasilan PUG sangat ditentukan oleh komitmen byk pihak (stakeholders) termasuk DPRD dan kita semua.

21 A– 5 : Epilog : Pelajaran Penting (dari materi dan peserta via kartu). E -3 : Kita perlu terus menggalakkan sosialisasi dan advokasi pada pihak sosialisasi dan advokasi pada pihak yang dipandang strategis (Pejabat Struktural, DPRD, Toma, Toga, Tomi, dan Ortu Murid/Siswa, dsb) E-4 : Kita juga perlu terus melaksanakan aksi-aksi strategis dan berkesinambungan (bukan hanya sekedar menghabiskan bantuan luar negeri yg sesungguhnya adalah utang negara-utang anak cucu kita).

22 A– 5 : Epilog : Pelajaran Penting (dari materi dan peserta via kartu). Tuliskan pelajaran penting yg dapat disimak setelah kerja kelompok pd kartu berikut :Tuliskan pelajaran penting yg dapat disimak setelah kerja kelompok pd kartu berikut :

23 THANKS : SEMOGA PUAS DAN PENASARAN Eymal B. Demmallino : Hp GUSDUR : Pendidikan dan Koruptor


Download ppt "PRA dan ANALISIS STAKEHOLDERS dalam PENYUSUNAN PERENCANAAN RESPONSIF GENDER Oleh : Eymal B. Demmallino, Ir. M.Si Pusat Penelitian Gender UNHAS."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google