Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TRANSFORMASI MASYARAKAT PRANCIS PASCA PD II SERI BAHAN KULIAH 1:

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TRANSFORMASI MASYARAKAT PRANCIS PASCA PD II SERI BAHAN KULIAH 1:"— Transcript presentasi:

1 TRANSFORMASI MASYARAKAT PRANCIS PASCA PD II SERI BAHAN KULIAH 1:

2 KERUGIAN MATERIAL, SARANA DAN PRASARANA YANG DIDERITA PRANCIS AKIBAT PD II Perang Dunia Kedua berakhir tanggal 8 Mei 1945 ketika Marskal Keitel menandatangani Penyerahan Jerman di Berlin.

3 Kerugian perang Dunia bagi Prancis: di bidang populasi, produksi, keuangan, struktur perekenomian, politik dan kolonialisme. 1. Di bidang demografi: PRANCIS * Denatalité terus berlanjut hingga awal PD II * Korban Perang: militer : orang *Tawanan perang dan pengungsi * Orang sipil Total : orang

4 Korban tidak langsung: Mati Defisit kelahiran bayi Perginya orang asing Perginya org Prancis Jadi jumlah korban perang di pihak Prancis sebanyak antara 1,5 juta dan 2 juta orang. Cacat karena Perang: Militer, orang sipil, pengungsi, sebesar orang.

5 KORBAN DI PIHAK LAIN: Rusia : 35 juta orang hilang, 17 juta di antaranya mati A.S.: orang Inggris: orang Jepang: 2 Juta orang Jerman: antara 4 sampai 5 juta orang

6 2.HANCURNYAPEREKONOMIAN PRANCIS - Semua aktivitas Perekonomian Prancis praktis terhenti. -Kontribusi untuk Jerman: antara 10 sampai 75 % dari hasil produksi; -Hancur (akibat Bom dan bumi hangus) -Adanya Service Travail Obligatoire (STO) menyebabkan orang Prancis malas bekerja; -Passivité Volontaire des travailleurs (1944). - 1 Juta Hektar tanah tidak dapat digarap - Penghancuran pabrik dan barang produksi (stok). Kalau masih ada sisa hasil produksi, kualitasnya jelek. Tidak ada prasarana transportasi Mesin-mesin yang sudah tua usianya (rata-rata 25 tahun) truk dari yang ada hancur

7 Kereta api: Jembatan KA Kereta Api (Lokomotif) Kereta barang Kereta Penumpang Depo Lokomotif Rel Kereta Api km Stasiun besar hancur 115 bh. Pembangunan kembali sarana dan prasarana Kereta Api di Prancis menjadi prioritas utama.

8 Prasarana laut: kapal hancur/tdk dapat digunakan lagi, Kapal barang 2/3 nya hancur 1/3 kemampuan pelabuhan laut hancur KONDISI PELABUHAN DAN KAPAL LAUT Rumah/Perumahan: 2 juta dari 10 juta yang ada hancur

9 INDUSTRI PRODUKSI: Kapasitas industri hanya 40 % Industri baja menurun: ton/bln 1938 menjadi ton (September 1944), ton (Desember 1944) dan ton (Desember 1945). Kimia: hanya 17 % dari 1938

10 Pertanian: * Gandum Jt Kwintal * Kentang * Betteraves * Anggur Jt Hektoliter * Bovin Juta ekor * Porcs * Ovins * Chevaux

11 PERDAGANGAN LUAR NEGERI Import Eksport M.Fr31 M. Fr M.Fr13 M.Fr. -Jika Index tahun 1938 dianggap 100 -Maka: Produksi pertanian Industri Ekspor……………….10 - Impor …………………. 34

12 MASALAH KEUANGAN PenerimaanPembelanjaanDefisit M. Fr M. Fr Solusi: Pinjaman jangka pendek; Memperlancar sirkulasi uang untuk mendorong lajunya usaha; Harga: Berkat kontrol yang ketat, harga bisa ditekan serendah mungkin; Kenaikan harga dari 1938 sampai dengan Liberation: 2.5 kali; Gaji: Naik sangat lamban. April 1944 gaji naik 1/3 dari kenaikan harga resmi pemerintah.

13 I.Dampak Perang Punia II Pada Masyarakat Prancis: Menggugah Bangsa Prancis untuk segera melakukan modernisasi industrinya; Membuka wawasan untuk membangun Prancis yang kuat dan maju; Bangsa Prancis sadar akan perlunya Rajeunissement demografi;

14 II. KONDISI PSIKOLOGIS PRANCIS SETELAH PD II Pada tahun 1945 Separuh rakyat Prancis tinggal di desa (Petani). Tradisi petani Prancis: Kerja keras dan sedikit hasil pertaniannya. Kehidupan pedesaan: desa dengan pedagang kecil, pengrajin, pegawai rendah (kadang-kadang dihinggapi sifat aristrokat lokal). Jumlah kota yang berpenduduk lebih dari hanya 17 kota. Sisanya tinggal di desa yang berpenduduk 5 hingga 10 ribu jiwa, yang kebanyakan adalah petite bourgeoisie.

15 III.KESULITAN PROSES MODERNISASI PRANCIS. Lebih banyak teori dari pada praktik. Doktrin partai revolusioner tidak menyentuh struktur fondemental perekonomian Prancis; Orang Prancis suka mempertahankan Konsep Politik Kekuasaan, Warisan paham lama: “Indépendance” Keterlambatan pemahaman akan fakta dan undang- undang perekonomian; Segera dibentuk lembaga- lembaga INSEE, CREDOC yang memikirkan tentang: dépenses, recettes, revenus, consomation, etc.

16 UPAYA PEMERINTAH MEMPERBAIKI KONDISI EKONOMI Usai PD II hingga kini Prancis secara politis mengalami 3 fase: Gouvernement Provisoire ( ) IV e République (1945 – 1958) V e République (1958 – kini).

17 A.Gouvernement Provisoire a.Popularitasnya: mempermudah semua hal dan keinginan untuk melakukan pembaharuan; a.Sangat penting: mengembalikan ke jalur-jalur pemerintahan yang semestinya; a.Sangat otoriter; b.Cukup lama (lebih dari 1 tahun).

18 B.REPUBLIK KE-IV Ada dua fase: Tripartisme ( ) dan fase berikutnya (sampai dengan 1958). Tripartisme: Komunis, Sosialis dan MRP. Komunis di bawah pimpinan Maurice Thorez: kembali berporos ke Moskow; Sosialis di bawah pimpinan Léon Blum yang baru kembali dari pengasingan: ingin melakukan modernisasi dengan melakukan reformasi (nasionalisasi); dan MRP (Mouvement Répubilcain Populaire) Pimpinan Georges Bidault: ingin mengembalikan prinsip-prinsip demokrasi Katolik.

19 I.Sumber Daya apa yang dimiliki Prancis setelah PD II? Sumber daya dalam negeri tidak mencukupi walaupun sudah dilipatgandakan dengan inflasi, mencari bantuan kredit luar negeri dan menerima hadiah (misalnya Plan Marshall). Inflasi disebabkan oleh: Perang (naiknya sirkulasi uang 4 kali lipat dalam 4 tahun) meskipun produksi menurun. Pinjaman pemerintah naik 3 kali lipat akibat dari naiknya harga-harga; Naiknya gaji khususnya pegawai tambang dan pegawai Kereta Api. (s.d naik 2 kali lipat) dan tanggal 16 September 1944 naik 50%.

20 II.SOLUSI: Yaitu membuat perimbangan antara kekayaan riil dan sistem keuangan dengan cara: Menaikkan hasil produksi: segera dan dalam jumlah yang banyak (sesuatu yang mustahil di tahun ); Mengurangi jumlah uang yang beredar dengan dua cara: yaitu: - Pengetatan perekonomian negara  Mengontrol dengan ketat harga dan gaji;  Mengenakan pajak atas nilai modal (khusus bagi kaum spekulan)  Mengganti mata uang lama dengan mata uang baru  Meninjau kembali subsidi pemerintah dalam produksi tertentu untuk mempertahankan harga;

21 -Cara Kedua: Ajakan untuk mempercayai Mata uang  Mengurangi mata uang yang beredar berkat pinjaman;  Membangun kembali sistem penggajian modern;  Memberikan subsidi kepada beberapa produsen.

22 III.USAHA MENTERI KEUANGAN PLEVEN Diterapkannya sistem perekonomian modern dengan melanjutkan restrukturisasi sistem penggajian; dan pengurangan subsidi bagi pengusaha; Obligasi pemerintah dengan nama Emprunt de la Liberation: menarik dana masyarakat sampai 164 milyard franc. Mengontrol dengan ketat harga dan gaji. Usaha lainnya: Pinjaman baru: 104 milyard Franc Dipakainya mata uang baru: 50, 100, 500, 1000 dan 5000 Fr.

23 LE PLAN MARSHALL (1947/48 – 1952) Pinjaman Pemerintah Amerika Serikat. Marshall adalah Sekretaris Pemerintah AS (yang menggantikan Byrnes tahun 1947) ketika mulai era Perang Dingin. Plan yang diusulkan oleh Marshall ada 3 tujuan:  Tujuan keuangan (bantuan yang diberikan kepada negara-negara Eropa) untuk menghindari pinjaman yang berlipat ganda dan anarkis;  Tujuan ekonomi: Membeayai pembelian barang- barang dari Eropa;  Tujuan Politik: Era Perang dingin agar negara Eropa berpihak ke Amerika dan tidak jatuh ke tangan komunis.

24 II.Marshall menawarkan ke seluruh Eropa Dilaksanakan pada tahun 1947 dan semua negara Eropa menerimanya (termasuk Uni Soviet). Namun, akhirnya Staline menolaknya dengan menyebutnya sebagai Satelit Eropa Barat yang lebih bersifat politis dari pada ekonomis.

25 Tiga Prinsip dasar Plan Marshall: Temporer: 2 April 1948 hingga 30 Juni 1952; Sangat murah hati: Dari 12 milyard dollar: 90% sebagai hibah (hadiah), yang 10 % dikembalikan dengan bunga 2.5 % dalam 35 tahun diangsur mulai selesainya program ini (1952). Kenyataannya baru diangsur tahun Di bawah kontrol pemerintah Amerika Serikat termasuk bila Negara-negara Eropa memperoleh keuntungan untuk pembentukan organisasinya).

26 ERA PERANG DINGIN Berdasarkan konferensi Yalta bulan Februari 1945, Roosevelt, Churchil, dan Staline bersepakat untuk menguasai Jerman. Akibatnya ketiga negara berlomba untuk bisa menguasai Jerman. 8 Mei 1945, pasukan Rusia memasuki Jerman hingga ke kota Berlin. Rusia menguasai Eropa tengah. Sementara, pasukan Amerika Serikat menguasai hampir seluruh negara eropa barat. Dengan demikian kedua negara adidaya menguasai Eropa dan akibatnya Eropa terpecah menjadi dua.

27 Di Timur Partai Komunias yang didukung Rusia berkuasa. Pemerintah Italia, Prancis, dan Inggris mencari perlindungan dari Amerika Serikat. Sementara itu, Jerman berada di bawah kekuasaan 2 negara adidaya. Banyak orang Jerman mengungsi ke wilayah Barat. Akibatnya, tahun 1948 dunia terpecah menjadi 2: Blok Komunis di bawah proteksi Uni Soviet dan Blok Barat di bawah proteksi Amerika Serikat.

28 Prancis semenjak PD II bergabung dengan Blok barat. Namun, setelah 1958, pemerintah Prancis (Charles de Gaulle) menolak pembagian dunia menjadi dua blok. De Gaulle ingin menciptakan Prancis yang kuat, mandiri. Tahun 1966 keluar dari Blok Barat dan memutuskan untuk mengembangkan nuklirnya sendiri.

29 Perbandingan Sistem Pemerintahan Republik IV dan V Prancis Parlement Assemblée Nationale Assemblée Nationale Sénat Président de la Republique Président de la Republique Premier Ministre Et Les Ministres


Download ppt "TRANSFORMASI MASYARAKAT PRANCIS PASCA PD II SERI BAHAN KULIAH 1:"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google