Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MODEL OSI DALAM JARINGAN KOMPUTER. Dalam dunia Jaringan Komputer dikenal 2 jenis model networking, Model OSI dan Model TCP/IP. Model digunakan untuk merancang.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MODEL OSI DALAM JARINGAN KOMPUTER. Dalam dunia Jaringan Komputer dikenal 2 jenis model networking, Model OSI dan Model TCP/IP. Model digunakan untuk merancang."— Transcript presentasi:

1 MODEL OSI DALAM JARINGAN KOMPUTER

2 Dalam dunia Jaringan Komputer dikenal 2 jenis model networking, Model OSI dan Model TCP/IP. Model digunakan untuk merancang jaringan computer secara efektif dan efisien. Berikut adalah beberapa keuntungan diciptakannya model networking : Membantu mem-”break-down” fungsi-fungsi dalam network menjadi lebih spesifik. Membentuk standard pembuatan perangkat network bagi para vendor. Mengacu pada sebuah model dapat mempermudah proses troubleshoot masalah- masalah yang ditemukan pada network. Memungkinkan vendor untuk fokus pada sebuah area tertentu dalam network dalam membuat produk.

3 Model OSI (Open System Interconnection) merupakan standard yang mendefinisikan semua aspek komunikasi dalam jaringan computer. Open System disini berarti protokol-protokol dapat digunakan untuk komunikasi antar sistem yang berbeda. Model OSI hanyalah sebuah model untuk memahami cara kerja dan arsitektur jaringan komputer.

4

5 Setiap layer dalam model OSI memiliki tugas dan fungsi tersendiri. Layer 7 (Application) Di layer inilah user mulai berinteraksi dengan network. Layer ini berfungsi sebagai penghubung antara aplikasi-aplikasi komputer (Mozilla, Yahoo Messenger, dan lain-lain) sehingga dapat saling berkomunikasi. Beberapa contoh service pada layer ini : File Transfer Mail services Web services

6 Layer 7 adalah layer Applikasi mendifinisikan interface antara software-software atau applikasi yang berkomunikasi keluar dari komputer dimana aplikasi tersebut berada. Layer ini menjelaskan aturan-aturan untuk yang berikut: Penyediaan layanan jaringan Penawaran – pengiklanan layanan jaringan Pengaksesan layanan jaringan Contoh berikut adalah protocol-protocol yang mengimplementasikan aturan layer Application. Netware’s services advertising protocol (SAP) TCP/IP Network File System (NFS) TCP/IP TCP/IP Simple Mail Transfer Protocol (SMTP); Telnet; HTTP; FTP; WWW browser Termasuk dalam contoh ini adalah file; print; applikasi database; message.

7 Layer 6 (Presentation) Layer ini mendefinisikan bagaimana format data ditampilkan kepada user, sehingga data yang dikirimkan dapat dikenali oleh komputer penerima. Di layer ini juga terjadi beberapa proses : Translasi : interopearbilitas antara metode encoding yang berbeda. Compression : kompresi data pada sisi pengirim dan dekompresi pada sisi penerima. Encryption : enkripsi pada sisi pengirim dan dekripsi pada sisi penerima Contoh format data : jpg, avi, ASCII, binary.

8 Layer 6 adalah layer presentation dimana tujuan utamanya adalah mendefinisikan format data seperti text ASCII, text EBCDIC, binary, BCD dan juga jpeg. Enkripsi juga didefinisikan dalam layer 6 ini. Layer Presentation menspesifikasikan aturan-2 untuk yang berikut: Penterjemahan Data Enkripsi dan kompresi data Protocol-2 berikut adalah contoh yang mengimplementasikan aturan layer Presentation Netware Core Protocol (NCP) AppleTalk Filing Protocol (AFP) JPEG; ASCII; EBCDIC; TIFF; GIF; PICT; encryption; MPEG; MIDI Misal mainframe mempunyai format EBCDIC; sementara WIndows mempunyai format data ASCII. Tugas layer Presentation adalah menterjemahkan format yang berbeda ini sehingga bisa saling nyambung.

9 Layer 5 (Session) Session layer ini mendefinisikan bagaimana memulai, mengontrol, dan mengakhiri suatu percakapan (disebut session). Hal ini termasuk dalam kendali dan manajemen dari berbagai pesan bidirectional sehingga aplikasi bisa menyertakan suatu sinyal pemberitahuan atau notifikasi jika beberapa pesan telah lengkap. Layer ke lima Session menspesifikasikan aturan-2 berikut: Pengendalian sesi komunikasi antara dua piranti Membuat; mengelola; dan melepas koneksi Yang berikut adalah protocol yang menimplementasikan layer session model OSI: Netware’s Servise Advertising Protocol (SAP) TCP/IP remote procedure call (RPC) SQL; NFS; NetBIOS names; AppleTalk ASP; DECnet SCP Contoh sederhana analoginya adalah operator telpon. Jika anda mau menelpon suatu nomor sementara anda tidak tahu nomornya, maka anda bisa nanya ke operator. Layer session ini analoginya yach kayak operator telpon getu.

10 Layer 4 (Transport) Tugas layer transport adalah untuk menjalin komunikasi end-to-end logik antara 2 buah komputer. Yang dimaksud disini adalah bagaimana transfer data dari sebuah aplikasi pada 1 komputer dapat sampai pada aplikasi yang tepat pada komputer yang dituju. Berikut adalah beberapa fungsi dan proses yang terjadi pada layer transport antara lain : Segmentasi data pada sisi pengirim dan menyatukannya kembali (reassemble) pada sisi penerima. Memastikan data sampai pada tujuan dengan urutan yang benar (sequencing) dan terhindar dari error (error recovery). Flow control Acknowledgement Retransmission

11 Komunikasi end-to-end logik diimplementasikan dengan penggunaan port-addressing, merelasikan port-number dengan service yang berkaitan. Berikut adalah contoh beberapa well-known port untuk beberapa service yang telah didefinisikan pada layer ini: Port 80 untuk service http Port 21 untuk service ftp Port 22 untuk service ssh Port 25 untuk service smtp, dan lain lain. Ada 2 tipe metode pengiriman data pada layer ini : Reliable, Connection-Oriented Unreliable, Connectionless. Bentuk data atau lebih dikenal dengan PDU (Protocol Data Unit) pada layer ini biasa disebut Segment danDatagram.

12 Layer 4 (Transport layer) lebih fokus pada masalah yang berhubungan dengan pengiriman data kepada komputer lain seperti proses memperaiki suatu kesalahan atau error recovery, segmentasi dari blok data dari aplikasi yang besar kedalam potongan kecil-2 untuk di kirim, dan pada sisi komputer penerima potongan-2 tersebut disusun kembali. Layer OSI ke 4 ini menspesifikasikan aturan-2 untuk yang berikut: Menyembunyikan struktur jaringan dari layer diatasnya Pemberitahuan kalau data pesan telah diterima Menjamin kehandalan, pengiriman pesan bebas kesalahan

13 Contoh-2 berikut adalah protocol-2 yg mengimplementasikan aturan layer transport Netware’s Sequence Packet Exchange (SPX) protocol TCP/IP’s Transmision Control Protocol (TCP) TCP/IP’s Domain Name System (DNS)Domain Name System (DNS) Analogi dari layer transport ini kayak penyedia jasa pengiriman paket, missal Tiki, POS atau Fedex. Tiki atau Fedex bertanggung jawab penuh untuk sampainya paket ke alamat tujuan dan paket dalam keadaan utuh tanpa cacat. Seperti juga ISP, kalau kita ketikkan maka ISP akan menterjemahkan kedalam address tujuan.

14 Layer 3 (Network) Beberapa fitur dan fungsi pada layer ini antara lain : Menyediakan pengalamatan logik (IP Address). Menemukan alur terbaik ke suatu tujuan (Routing). Juga menyediakan fitur : Packet Filtering Packet Forwarding Device : Switch Layer 3, Router, MLS. Bentuk Data : Packet.

15 Layer Network dari model OSI ini mendefinisikan pengiriman paket dari ujung-ke-ujung. Untuk melengkapi pekerjaan ini, Network layer mendefinisikan logical address sehingga setiap titik ujung perangkat yang berkomunikasi bisa diidentifikasi. Layer ini juga mendefinisikan bagaimana routing bekerja dan bagaimana jalur dipelajari sehingga semua paket bisa dikirim. Layer Network Layer Network menspesifikasikan aturan-2 untuk yang berikut: Data routing antar banyak jaringan Frakmentasi dan membentuk ulang data Identifikasi segmen kabel jaringan

16 Protocol-2 berikut menerapkan aturan layer Network Netware’s Internetwork Packet Exchange (IPX) Protocol TCP/IP’s Internet Protocol (IP); AppleTalk DDP Analogi dari layer ini tugasnya mengirim surat atau paket ke kota atau kode pos tertentu, tidak langsung di kirim ke alamat tujuan. Layer ini sangat penting dalam jaringan yang kompleks, dimana layer Network mengirim data paket ke jaringan logical. Router berfungsi pada layer ini.

17 Laye 2 (Data Link) Menyediakan pengalamatan fisik (MAC address). Mendeteksi error (error detection) dengan Frame Check Sequence (FCS). Tidak melakukan error recovery. Flow control : agar penerima tidak kebanjiran data yang diterima. Device : Switch Layer 2, Bridge. Protocol : ARP, RARP. Bentuk Data : Frame.

18 Layer Data link menspesifikasikan aturan berikut: Koordinasi bits kedalam kelompok-2 logical dari suatu informasi Mendeteksi dan terkadang juga memperbaiki kesalahan Mengendalikan aliran data Identifikasi piranti jaringan Protocol-2 berikut mengimplementasikan Data link layer: Ntware’s Link Support layer (LSL) Asynchronouse Transfer Mode (ATM) IEEE 802.3/802.2, HDLC, Frame Relay, PPP, FDDI, IEEE 802.5/802.2Frame RelayPPP Analogi data link ini seperti surat tercatat yang dikirm pada alamat rumah dan dijamin sampai dengan adanya resi yang ditandatangani penerima. Layer ini mengidentifikasi address yang sesungguhnya dari suatu piranti.

19 Layer 1 (Physical) Mengatur bagaimana data diletakkan dalam media komunikasi (kabel). Melakukan konversi bit-bit frame data link menjadi sinyal-sinyal elektronik (encode) kemudian mengirimkan sinyal tersebut ke media fisik. Juga mendefinisikan fungsi dan prosedur agar transmisi data bisa terjadi. Transmission rate : Menentukan kecepatan pengiriman data. Media fisik : Kabel UTP, Fiber, Wireless. Bentuk Data : Bits.

20 Layer Physical dari model OSI ini berhubungan dengan karakteristik dari media transmisi. Contoh-2 spesifikasi dari konektor, pin, pemakaian pin, arus listrik, encoding dan modulasi cahaya. Biasanya dalam menyelesaikan semua detail dari layer Physical ini melibatkan banyak spesifikasi. Layer ini menspesifikasikan aturan-2 berikut: Struktur fisik suatu jaringan missal bentuk konektor dan aturan pin pada konektor kabel RJ-45. Ethernet dan standard mendefinisikan pemakaian dari kabel pin ke 1,2,3 dan 6 yang dipakai dalam kabel Cat 5 dengan konektor Rj-45 untuk koneksi Ethernet. Aturan mekanis dan elektris dalam pemakaian medium transmisi Protocol Ethernet seperti IBM Token ring; AppleTalk Fiber Distributed Data Interface (FDDI) EIA / TIA-232; V.35, EIA/TIA-449, RJ-45, Ethernet, 802.3, 802.5, B8ZS Sinkronisasi sinyal-2 elektrik melalui jaringan Encoding data secara electronic

21 ENKAPSULASI DAN DEKAPSULASI DATA

22 Pada saat pengiriman data, data yang dikirimkan oleh user akan menuruni 7 layer model OSI dari layerapplication sampai layer physical. Setiap layer yang dilewati akan membungkus data user dengan sebuah header. Proses ini disebut enkapsulasi data. Pada proses enkapsulasi, setiap header yang ditambahkan berisi informasi- informasi yang spesifik untuk setiap layer. Pada saat penerimaan data, data yang diterima oleh user akan menaiki 7 model OSI dari layer Physical sampaiapplication. Setiap layer akan mengupas bungkus header yang bersesuaian, layer Network akan mengupas header yang ditambahkan oleh layer Network pengirim. Proses ini disebut dekapsulasi data. Pada proses dekapsulasi, informasi yang ada pada header akan dibaca untuk di proses lebih lanjut.

23 LAYER INTERACTION

24 Same layer Interaction : Header yang diletakkan oleh sebuah layer OSI pada sisi host pengirim akan dikupas oleh layer OSI yang sama pada sisi host penerima. Misal, layer Transport pada sisi penerima hanya akan mengupas header yang diletakkan oleh layer Transport pada sisi pengirim. Adjacent layer Interaction : Interaksi antar-layer pada host yang sama. Layer Network berinteraksi dengan layer Transport dan layer Data Link, dan seterusnya.

25 MODEL TCP/IP

26 Meski Model OSI telah diakui secara universal, namun standard yang dipakai Internet hingga kini adalah standard TCP/IP. Model TCP/IP dan TCP/IP Protocol Suite memungkinkan komunikasi data antara 2 komputer dari mana pun dengan sangat cepat. TCP/IP dibuat oleh Department of Defense (DoD) Amerika karena menginginkan sebuah network yang bisa survive dalam kondisi apapun, meski dalam keadaan perang. TCP/IP merupakan sekumpulan protokol (Protocol Suite) komunikasi yang digunakan dalam Internet.

27 Application Layer Menangani protokol-protokol high-level, isu-isu representasi, encoding, dan kontrol session. Menyediakan layanan (services) bagi software yang berjalan pada komputer. Tidak menggambarkan software itu sendiri, tapi services yang dibutuhkan oleh software tersebut. Sebagai interface antara software yang berjalan pada komputer dengan network. Contoh protokol yang beroperasi pada layer ini antara lain : http ftp smtp telnet, dan lain-lain.

28 Transport Layer Beberapa fungsi yang dijalankan oleh Transport Layer antara lain : Menyediakan services transport dari host pengirim ke penerima. Melakukan segmentasi data dari layer application pada sisi pengirim kemudian menyusunnya kembali pada sisi penerima. Menangani isu-isu reliability, flow control, dan error correction. Reliability menggunakan sequence numbers(seq) dan acknowledgements(ack). Flow control menggunakan sliding windows. Transport Layer Terdiri dari 2 protokol utama : Transmission Control Protocol (TCP) User Datagram Protocol (UDP)

29 Internet Layer Beberapa fungsi dan fitur yang ada pada Internet Layer antara lain : Menyediakan pengalamatan logik (IP Address) sehingga setiap komputer memiliki IP address yang berbeda (unik). Menentukan proses routing sehingga router dapat menentukan kemana paket harus dikirimkan agar sampai ke tujuan. Memilih jalur terbaik (best path) yang harus ditempuh oleh paket. Protokol utama pada layer ini adalah : IP.

30 Beberapa protokol yang beroperasi pada layer ini antara lain : IP (Internet Protocol) Unreliable, connectionless, best-effort : yang berarti IP tidak melakukan pengecekan maupunkoreksi terhadap error dan paket bisa saja tiba tidak berurutan. Fungsi-fungsi tersebut ditangani oleh protokol pada layer diatasnya (transport). ARP (Address Resolution Protocol) Digunakan untuk mengasosiasikan IP address dengan physical address. ARP digunakan untuk mencari physical address dari node jika IP address diketahui. RARP (Reserve Address Resolution protocol) Kebalikan dari ARP, memetakan physical address ke IP address. ICMP (Internet Control Message Protocol) Mekanisme digunakan host dan gateway untuk mengirim notifikasi masalah datagram ke pengirim. ICMP mengirim query dan error reporting message. IGMP (Internet Group Message Protocol) Digunakan utk memudahkan transmisi simultan dari suatu message ke group penerima (Multicast)

31 Network Access Layer Disebut juga layer host-to-network. Protokol-protokol LAN dan WAN berada pada layer ini. Menjadi perantara/interface dengan network adapter (Lan Card). Memformat data menjadi sebuah unit yang disebut frame dan mengkonversi frame tersebut menjadi arus elektrik untuk kemudian di kirimkan melewati medium transmisi. Mendefinisikan pengalamatan fisik (MAC address) untuk mengidentifikasi kartu jaringan komputer pengirim dan penerima. Mengecek error pada frame yang diterima (error-checking).

32 MODEL OSI VS TCP/IP

33 Internet dibangun menggunakan standard protokol-protokol TCP/IP. Model TCP/IP mendapat kepercayaan karena protokol-protokol yang dimilikinya. Sebaliknya, model OSI tidak digunakan untuk membangun jaringan komputer. Model OSI digunakan sebagai panduan untuk memahami proses komunikasi yang terjadi dalam jaringan.

34 Kemiripan Model OSI dan TCP/IP : Keduanya sama-sama menggunakan Layer. Keduanya sama-sama memiliki layer application meskipun service yang ada pada keduanya sangat berbeda. Keduanya mempunyai layer transport dan network yang sebanding. Professional dalam bidang networking harus mengetahui kedua model tersebut.

35 Perbedaan Model OSI dan TCP/IP : TCP/IP mengkombinasikan layer OSI presentation dan session menjadi satu layer application. TCP/IP mengkombinasikan layer OSI data link dan physical menjadi satu layer Network Access. TCP/IP kelihatan lebih sederhana karena memiliki layer-layer yang lebih sedikit/ TCP/IP layer transport menggunakan UDP tidak selalu menjadi pengiriman paket yang reliable tidak seperti layer transport pada OSI

36 KARAKTERISTIK LAPISAN OSI Para tujuh lapisan dari model referensi OSI dapat dibagi menjadi dua kategori: lapisan atas dan lapisan bawah. tujuh lapisan dari model referensi OSI dapat dibagi menjadi dua kategori: lapisan atas dan lapisan bawah. Lapisan atas dari model OSI berurusan dengan persoalan aplikasi dan umumnya hanya diimplementasikan dalam perangkat lunak. Lapisan tertinggi, aplikasi, adalah paling dekat ke pengguna akhir. Kedua pengguna dan aplikasi - lapisan proses berinteraksi dengan aplikasi perangkat lunak yang mengandung komponen komunikasi. Lapisan atas istilah adalah kadang-kadang digunakan untuk mengacu pada setiap lapisan di atas lapisan lain dalam model OSI. dari model OSI berurusan dengan persoalan aplikasi dan umumnya hanya diimplementasikan dalam perangkat lunak.Lapisan tertinggi, aplikasi, adalah paling dekat ke pengguna akhir.Kedua pengguna dan aplikasi - lapisan proses berinteraksi dengan aplikasi perangkat lunak yang mengandung komponen komunikasi.Lapisan atas istilah adalah kadang-kadang digunakan untuk mengacu pada setiap lapisan di atas lapisan lain dalam model OSI.

37 Semakin rendah lapisan o f model OSI Data menangani masalah transportasi. Lapisan fisik dan data - link layer diimplementasikan dalam hardware dan software. Lapisan bawah yang lain umumnya hanya diimplementasikan dalam perangkat lunak. Lapisan terendah, lapisan fisik, paling dekat dengan media jaringan fisik (kabel jaringan, misalnya, dan bertanggung jawab untuk benar-benar menempatkan informasi pada media. of model OSI Data menangani masalah transportasi.Lapisan fisik dan data - link layer diimplementasikan dalam hardware dan software.Lapisan bawah yang lain umumnya hanya diimplementasikan dalam perangkat lunak.Lapisan terendah, lapisan fisik, paling dekat dengan media jaringan fisik (kabel jaringan, misalnya, dan bertanggung jawab untuk benar-benar menempatkan informasi pada media.

38

39 Kelompok 1 mencari tahu atau membahas tentang Karakteristik Lapisan OSI Kelompok 2 mencari tahu atau membahas tentang protokol Kelompok 3 mencari tahu atau membahas tentang OSI Model dan Komunikasi Antara Sistem Kelompok 4 mencari tahu atau membahas tentang Interaksi Antara Layer OSI Model Kelompok 5 mencari tahu atau membahas tentang OSI Layer Layanan Kelompok 6 mencari tahu atau membahas tentang hubungan dengan Model OSI Layer dan Pertukaran Informasi


Download ppt "MODEL OSI DALAM JARINGAN KOMPUTER. Dalam dunia Jaringan Komputer dikenal 2 jenis model networking, Model OSI dan Model TCP/IP. Model digunakan untuk merancang."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google