Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Besaran, Satuan dan Pengukuran Besaran dan Satuan Sumber Gambar 7/alat-ukur-massa.html Sumber Gambar : site: gurumuda.files.wordpress.com.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Besaran, Satuan dan Pengukuran Besaran dan Satuan Sumber Gambar 7/alat-ukur-massa.html Sumber Gambar : site: gurumuda.files.wordpress.com."— Transcript presentasi:

1 Besaran, Satuan dan Pengukuran Besaran dan Satuan Sumber Gambar 7/alat-ukur-massa.html Sumber Gambar : site: gurumuda.files.wordpress.com

2 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Hal.: 2 Macam-macam besaran Macam-macam Besaran Besaran Besaran Pokok Besaran Turunan Sumber Gambar massa.html

3 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Satuan Hal.: 3 Isi dengan Judul Halaman Terkait Satuan Tak bakuBaku Sistem Metrik ( MKS) Sistem Inggris dikenal sebagai: foot, pound dan second (disingkat FPS) Sistem Inggris dikenal sebagai: foot, pound dan second (disingkat FPS) Sistem Internasional ( SI)

4 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Hal.: 4 Isi dengan Judul Halaman Terkait Besaran Pokok dan Satuannya  Besaran pokok adalah besaran yang satuannya ditetapkan lebih dulu atau besaran yang satuannya didefinisikan sendiri berdasarkan hasil konferensi internasional mengenai berat dan ukuran  Ada 7 Besaran Pokok Besaran PokokSatuan dalam SI Lambang Panjangmeterm Massakilogramkg Waktusekons SuhukelvinK Kuat arus listrikampereA Jumlah zatmol Intensitas cahayakandelacd

5 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Besaran Turunan & Satuannya  Besaran turunan adalah besaran yang dapat diturunkan atau diperoleh dari besaran-besaran pokok Hal.: 5 Isi dengan Judul Halaman Terkait Besaran TurunanSatuan dlm SILambang LuasMeter Persegim2m2 VolumMeter Kubikm3m3 Massa jenisKilogram/Meter KubikKg/m 3 KecepatanMeter/sekonm/s Contoh Besaran Turunan dan Satuannya

6 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Standar Satuan Besaran  Standar untuk Satuan Panjang Hal.: 6 Standar Satuan Panjang Satuan satuan panjang adalah meter. 1 meter = Jarak dua goresan pada batang meter standar yang terbuat dari campuran platinum-iridium yang disimpan di the International Bureau of Weights and Measures (Sevres, Frances) Bulan November 1983, definisi standar meter diubah, ditetapkan satu meter adalah jarak yang ditempuh cahaya (dalam vakum) pada selang waktu 1/ sekon Sumber Gambar :

7 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Standar Satuan Besaran  Standar untuk Satuan Massa Hal.: 7 Standar untuk Satuan Massa Standar satuan massa adalah kilogram, yaitu massa sebuah silinder platinum-iridium yang disimpan di lembaga Berat dan Ukuran Internasional di Sevres, Perancis. Turunan standar massa internasioanl untuk Amerika Serikat dikenal dengan Kilogram prototip No.20, ditempatkan dalam suatu kubah di Lembaga Standar Nasional Kilogram standar No.20 yang disimpan di Lembaga Standar Nasional Amerika Serikat. Kilogram standar berupa silinder platinum, disimpan di bawah dua kubah kaca berbentuk lonceng (Sumber: Serway dan Jewett, Physics for Scientists and Engineers, 6th edition, 2004)

8 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Standar Satuan Besaran  Standar untuk Satuan Waktu Hal.: 8 Standar untuk Satuan Waktu Standar untuk satuan waktu adalah sekon (s) atau detik. Satu sekon didefinisikan sebagai selang waktu yang diperlukan oleh atom cesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak kali dalam transisi antara dua tingkat energi di tingkat energi dasarnya Standar frekuensi atomik berkas cesium di laboratorium Boulder di Lembaga Standar Nasional (Sumber: Serway dan Jewett, Physics for Scientists and Engineers, 6th edition, 2004)

9 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Standar Satuan Besaran  Standar untuk Satuan Kuat Arus Listrik Hal.: 9 Standar untuk Satuan Kuat Arus Listrik Satuan standar kuat arus listrik adalah ampere, 1 ampere (A) adalah kuat arus listrik pada dua buah kawat sejajar yang terpisah pada jarak 1 m di ruang hampa dan memberikan gaya sebesar 2 x Newton. 1 meter Kuat arus listrik 2 x Newton

10 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Standar Satuan Besaran  Standar untuk satuan Suhu, Intensitas Cahaya dan Jumlah Zat Hal.: 10 Standar untuk satuan Suhu, Intensitas Cahaya dan Jumlah Zat 1. Suhu titik lebur es pada 76 cmHg adalah : T = 273,15 K, Suhu titik didih air pada 76 cmHg adalah : T = 373,150 K. 2. Benda hitam seluas 1 m 2 yang bersuhu titik lebur platina ( 1773 o C ) akan memancarkan cahaya dalam arah tegak lurus dengan kuat cahaya sebesar 6 x 10 5 kandela. 3. Satu mol zat terdiri atas 6,025 x 1023 buah partikel. ( 6,025 x disebut dengan bilangan Avogadro )

11 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Awalan-awalan SI FaktorAwalanSimbolFaktorAwalanSimbol 10 1 dekaDa10 -1 desid 10 2 hektoH10 -2 sentic 10 3 KiloK10 -3 milim 10 6 MegaM10 -6 mikro  10 9 GigaG10 -9 nanon TeraT pikop PetaP Femtof eksaE attoa Hal.: 11 Isi dengan Judul Halaman Terkait

12 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Pengukuran  Alat ukur panjang dan ketelitiannya Hal.: 12 Mistar A. Mistar Skala terkecil dari mistar adalah 1 mm (0,1 cm) dan ketelitiannya setengah skala terkecil 0, 5 mm (0,05 cm)

13 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Pengukuran  Alat ukur panjang dan ketelitiannya Hal.: 13 Isi dengan Judul Halaman Terkait B. Jangka Sorong Sumber gambar: Jangka sorong memiliki batas ketelitian 0,1 mm, artinya ketepatan pengukuran dengan alat ini sampai 0,1 mm terdekat. Jangka sorong memiliki dua macam skala : - Skala utama dalam satuan cm. - Skala nonius dalam satuan mm

14 Adaptif Jangka sorong Hal.: 14 Isi dengan Judul Halaman Terkait

15 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Jangka Sorong  Cara membaca skala jangka sorong Hal.: 15 Jangka Sorong Mula-mula perhatikan skala nonius yang berimpit dengan salah satu skala utama. Pada gambar, skala nonius yang berimpit dengan skala utama adalah 4 skala. Artinya angka tersebut 0,4 mm (= 0,04 cm). Selanjutnya perhatikan skala utama. Pada skala utama, setelah angka nol mundur ke belakang menunjukkan angka 4,7 cm. Sehingga diameter yang diukur sama dengan 4,7 cm + 0,04 cm = 4,74 cm. Mula-mula perhatikan skala nonius yang berimpit dengan salah satu skala utama. Pada gambar, skala nonius yang berimpit dengan skala utama adalah 4 skala. Artinya angka tersebut 0,4 mm (= 0,04 cm). Selanjutnya perhatikan skala utama. Pada skala utama, setelah angka nol mundur ke belakang menunjukkan angka 4,7 cm. Sehingga diameter yang diukur sama dengan 4,7 cm + 0,04 cm = 4,74 cm.

16 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Pengukuran  Alat ukur panjang dan ketelitiannya Hal.: 16 Isi dengan Judul Halaman Terkait C. Mikrometer sekrup Sumber: Skala utama, terdiri dari Skala 1mm,2mm,3mm, dst dan skala tengah 1,5 mm, 2,5 mm, 3,5 mm dst. Skala putar, terdiri dari skala 1 sampai dengan 50 Setiap skala putar mundur 1 putaran maka skala utama bertambah 0,5 mm. Sehingga 1 skala putar = 0,01 mm

17 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Mikrometer Sekrup  Pembacaan Skala Hal.: 17 Isi dengan Judul Halaman Terkait Contoh 1 1. Perhatikan skala putar berada pada angka berapa pada skala utama Benda yang dipilih memiliki panjang skala utama 2 mm 2. Perhatikan penunjukan pada skala putar. Angka 43 pada skala putar berimpit dengan garis mendatar pada skala utama Maka pembacaan mikrometer = 2 + (43x0,01) = 2 + 0,43 Jadi Panjang benda adalah 2,43 mm

18 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Mikrometer Sekrup  Pembacaan Skala Hal.: 18 Isi dengan Judul Halaman Terkait Contoh 2 1. Perhatikan skala putar berada pada angka berapa pada skala utama Benda yang dipilih memiliki panjang skala utama 4,5 mm 2. Perhatikan penunjukan pada skala putar. Angka 39 pada skala putar berimpit dengan garis mendatar pada skala utama Maka pembacaan mikrometer = 4,5 + (39x0,01) = 4,5 + 0,39 Jadi Panjang benda adalah 4,89 mm

19 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Pengukuran  Alat ukur massa Hal.: 19 Mistar Neraca lengan Sumber : Dikmenjur, Bahan Ajar Modul Manual Untuk SMK Bidang Adaptif Mata Pelajaran Fisika, 2004 Dalam kehidupan sehari-hari, massa benda juga dinyatakan dalam satuan-satuan lain, misalnya: gram (g), miligram (mg), dan ons untuk massa- massa yang kecil; ton (t) dan kuintal (kw) 1 ton = 10 kuintal = kg 1 kg = g = 10 ons

20 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Pengukuran  Alat ukur waktu Hal.: 20 Mistar Stopwatch Sumber : Dikmenjur, Bahan Ajar Modul Manual Untuk SMK Bidang Adaptif Mata Pelajaran Fisika, 2004 Jam tangan

21 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Ketelitian dan Akurasi Hal.: 21 Isi dengan Judul Halaman Terkait Hal yang perlu diperhatikan dalam pengukuran KetepatanKetelitian (Presisi) Menunjukkan derajat kepastian hasil suatu pengukuran Menunjukkan seberapa tepat hasil pengukuran mendekati nilai yang sebenarnya

22 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Ketelitian dan Akurasi Hal.: 22 Isi dengan Judul Halaman Terkait Mistar umumnya memiliki skala terkecil 1 mm, sedangkan jangka sorong mencapai 0,1 mm. Pengukuran menggunakan jangka sorong akan memberikan hasil yang lebih presisi dibandingkan menggunakan mistar

23 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Ketelitian dan Akurasi Hal.: 23 Isi dengan Judul Halaman Terkait tidak mungkin menghasilkan pengukuran yang tepat (akurasi) secara mutlak tidak mungkin menghasilkan pengukuran yang tepat (akurasi) secara mutlak Kedua, apakah alat ukur memberikan pembacaan ukuran yang benar ketika digunakan untuk mengukur sesuatu yang standar? Kedua, apakah alat ukur memberikan pembacaan ukuran yang benar ketika digunakan untuk mengukur sesuatu yang standar? Keakurasian alat ukur harus dicek secara periodik dengan metode the two- point calibration. Keakurasian alat ukur harus dicek secara periodik dengan metode the two- point calibration. Pertama, apakah alat ukur sudah menunjuk nol sebelum digunakan? Pertama, apakah alat ukur sudah menunjuk nol sebelum digunakan?

24 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Ketidakpastian dalam Pengukurn Sumber- sumber ketidakpastian dalam pengukuran Ketidakpastian Sistematik Ketidakpastian Pengamatan Ketidakpastian Random (Acak) Hal.: 24 Isi dengan Judul Halaman Terkait

25 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Sumber-sumber ketidakpastian dalam pengukuran Hal.: 25 Isi dengan Judul Halaman Terkait Ketidakpastian Sistematik Ketidakpastian Alat Waktu Respon Yang Tidak Tepat Kesalahan Nol Kondisi Yang Tidak Sesuai

26 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Sumber-sumber ketidakpastian dalam pengukuran Hal.: 26 Isi dengan Judul Halaman Terkait Ketidakpastian Random (Acak) Misalnya: Fluktuasi pada besaran listrik Getaran landasan Radiasi latar belakang Gerak acak molekul udara

27 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Sumber-sumber ketidakpastian dalam pengukuran Hal.: 27 Isi dengan Judul Halaman Terkait Ketidakpastian Pengamatan Metode pembacaan skala tidak tegak lurus (paralaks) salah dalam membaca skala salah dalam membaca skala pengaturan atau pengesetan alat ukur yang kurang tepat

28 Adaptif Created by Jamari, S.Pd. Tentang Ketidakpastian dalam Pengukuran Hal.: 28 Isi dengan Judul Halaman Terkait Setiap pengukuran berpotensi menimbulkan ketidakpastian. Ketidakpastian yang besar menggambarkan kalau pengukuran itu tidak baik. Usahakan untuk mengukur sedemikian sehingga ketidakpastian bisa ditekan sekecil- kecilnya Setiap pengukuran berpotensi menimbulkan ketidakpastian. Ketidakpastian yang besar menggambarkan kalau pengukuran itu tidak baik. Usahakan untuk mengukur sedemikian sehingga ketidakpastian bisa ditekan sekecil- kecilnya


Download ppt "Besaran, Satuan dan Pengukuran Besaran dan Satuan Sumber Gambar 7/alat-ukur-massa.html Sumber Gambar : site: gurumuda.files.wordpress.com."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google