Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

STRATEGI SISTIM PEMASARAN DAN DISTRIBUSI BERAS, JAGUNG, KEDELAI 2013-2020 Yusni Emilia Harahap Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "STRATEGI SISTIM PEMASARAN DAN DISTRIBUSI BERAS, JAGUNG, KEDELAI 2013-2020 Yusni Emilia Harahap Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian."— Transcript presentasi:

1 STRATEGI SISTIM PEMASARAN DAN DISTRIBUSI BERAS, JAGUNG, KEDELAI Yusni Emilia Harahap Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian KEMENTERIAN PERTANIAN 2014

2 SWASEMBADA POLA FIKIR Kedaulatan pangan atas beras, jagung kedelai Sub sektor Hulu  Perbaikan irigasi  Intensifikasi  Ekstensifikasi Sub sektor Hilir (DITJEN PPHP) diharapkan dapat melaksanakan fungsi : 1.Pengendalian Harga 2.Ketersediaan 3.Peningkatan daya saing Strategi Pengendalian hargaKetersediaan daya saing 1.Penyelamatan pasar domestik 2.Penyelamatan Ketahanan Pangan Nasional 3.Penyelamatan industri nasional 4.Penyerapan angkatan kerja massal Tujuan

3 INTERNAL 1.Biaya Transportasi dan distribusi yang tinggi 2.Perda-perda yang menghambat distribusi (biaya ekonomi tinggi) dan kinerja distribusi antar pulau 3. Pasar oligopsoni Ekonomi biaya tinggi menghambat pertumbuhan dan menyebabkan ineffisiensi pemasaran Menghambat Kebijakan pemerintah dalam hal: 1.Mempercepat indutrialisasi di perdesaan 2.Upaya-upaya peningkatan daya saing 3.Pengurangan/pembatasan impor 4.meminimalkan peluang terhadap praktek-praktek monopolistis 5.Meminimalkan tataniaga ineffisien dan margin pasar tinggi KONDISI INTERNAL YANG MENGHAMBAT SISTIM PEMASARAN DAN DISTRIBUSI

4 EKTERNAL : 1.Daya saing Produk impor tinggi (harga, management supply, fasilitas-fasilitas dari negara pengekpor (modal, transportasi, karantina, pergudangan, distribusi, pajak dll) 2.Dumping yang sulit dibuktikan 1.Daya saing rendah produk impor semakin tinggi 2.Lemahnya ketahanan pangan Nasional dan regional 3.Sistim pemasaran produk lokal tidak berjalan optimal 4.Secara makro mengakibatkan lemahnya investasi masuk di bidang pangan Menghambat Kebijakan pemerintah dalam hal: 1. Stabilisasi harga dan rantai pasok pangan domestik 2. Kebijakan impor, kerjasama perdagangan 3. Perdagangan antar pulau 4. Penyerapan tenaga kerja 5. Program-program peningkatan nilai tambah yang berdaya saing 6. Masuknya arus modal dan barang Desa kota dan sebaliknya 7. Menekan urbanisasi dan alih lahan pertanian melalui PPHP 7.

5 STRATEGI SISTIM PEMASARAN DAN DISTRIBUSI PADI JAGUNG-KEDELAI TAHUN MEMBANGUN PASAR PRODUK BERDAYA SAING (PENYELAMATAN NILAI PRODUK DAN MEMPERKECIL LOSSES) 2.MENGADVOKASI PASAR LOKAL MELALUI KECINTAAN PRODUK PANGAN LOKAL dan PROMOSI 3.MENCIPTAKAN KEBIJAKAN SATU HARGA KOMODITAS PANGAN MELALUI HPP 4.MENINGKATKAN PELUANG PASAR PRODUK PANGAN LOKAL DAN JARINGAN PEMASARAN 5.MEMBANGUN KEMITRAAN STRATEGIS HULU-HILIR DAN INVESTASI PANGAN 6.MENGUPAYAKAN PRODUK BERSERTIFIKAT DAN PANGAN ORGANIK UNTUK MEMENUHI PANGSA PASAR BARU

6 KEBIJAKANPROGRAMKEGIATANSasaran sd thn 2015 Sasaran sd thn 2020 Penurunan Losess Revitalisasi RMUFasilitasi peralatan dan optimalisasi RMU 30 propinsi34 propinsi Optimalisasi distribusi produk dan pemanfataan teknologi penyimpanan (silo) 1.Kemitraan startegis Hulu- hilir 2.HPP jagung 3.Fasilitasi Pengendalian aflatoxin 7 propinsi di luar jawa 34 propinsi Pengamanan Pasar domestik Kedelai 1.Kemitraan strategis Hulu- hilir 2.Fasilitasi Pengendalian pasokan kedelai (pengawetan, pengemasan dan resi gudang) 11 propinsi34 propinsi Penyelamatan nilai Produk Standarisasi produk pelabelan 1.Peningkatan akseptibilitas produk 2.Wajib sni 30 propinsi34 propinsi KEBIJAKAN PROGRAM DAN KEGIATAN PPHP

7 KEBIJAKANPROGRAMKEGIATANSasaran sd thn 2015 Sasaran sd thn 2020 Peningkatan konsumsi produk lokal Subtitusi produk pangan impor (gandum, beras, jagung, kedelai) 1.Pengembangan pasar dan peningkatan distribusi subtitusi produk impor(Pengembangan pola-pola ketahanan pangan mikro) 2.Pengembangan pasar non beras 3.Pencitraan produk pangan lokal 4.Penyebaran informasi dan pelayanan pasar pangan ter update 5.Memperluas jejaring pasar produk 6.Mendorong penguatan pasar dalam negeri melalui pola insentif tarif impor pangan

8 KEBIJAKANPROGRAMKEGIATANSasaran sd thn 2015 Sasaran sd thn 2020 Pelayanan Informasi dan pasar 1.Pelayanan Informasi Pasar 2.Fasilitasi Pasar untuk petani 3.Membangun Network 4.Melaksanakan Lelang komoditas 5.Optomalisasi TA/STA 6.Kemitraan 1.Internet dan sms harga 2.Papan informas harga 3.Mengembangkan pasar tani 4.Meningkatkan pelayanan pemasran ekspor dan doemstik 5.Mendorong terwudjudnya HPP 34 propinsi 1.Operasionalisasi resi Gudang 1. Membangun kemitraan hulu- hilir Dialog kerjasama Internasional 1.Kerjasama pemasaran regional 2.Kerjasama pemasaran Internasional 1.Menciptakan pola pemasaran yang fair 2.Diplomasi perdagangan 3.Harmonisasi peraturan perdagangan

9 MEMBANGUN KEBIJAKAN SATU HARGA KOMODITAS (HPP ) PANGAN DAN MENDORONG PEMERATAAN DISTRIBUSI ANTAR PULAU KEBIJAKANPROGRAMKEGIATANSasaran sd thn 2015 Sasaran sd thn 2020 Pelayanan Informasi dan pasar 1.Pelayanan Informasi Pasar 2.Fasilitasi Pasar untuk petani 3.Membangun Network 1.Internet dan sms harga 2.Papan informasi harga 3.Pengembangkan pasar tani 4.Peningkatkan pelayanan pemasaran ekspor dan domestik 5.HPP 34 propinsi 1.Operasionalisasi sistim resi Gudang 2.Lelang komoditas 3.Optimalisasi TA/STA 1.Sosialisasi sistim 2.Kerjasama operasionalisasi sistim 3.Revitalisasi TA/STA 1.Penguatan kelembagaan 1.Kemitraan Industri 2.Pelaksanaan bimbingan teknis

10 ILUSTRASI KONDISI PANGAN 5 (LIMA) TAHUN YANG AKAN DATANG Laju peningkatan total konsumsi : kedelai 0,56%/thn Jagung 0,22%/thn, permintaan tidak langsung Beras diproyeksikan menurun sebesar 0,65 persen per tahun proyeksi produksi komoditas pangan meningkat selama periode kecuali kedelai. Produksi padi diproyeksikan meningkat dari 61,87 juta ton pada tahun 2011 menjadi 64,41 juta ton pada tahun Laju pertumbuhan produksi kedelai yang menurun pada kurun waktu 2011– 2045 Sumber : SIPP

11 STRATEGI SISTIM PEMASARAN DAN DISTRIBUSI PADI- JAGUNG-KEDELAI TAHUN MENINGKATKAN SISTIM PEMASARAN TERINTEGRASI 2.OPTIMALISASI SISTIM RESI SEBAGAI PROFIT CENTER 3.MEMBANGUN PELAYANAN INFORMASI DAN HARGA TERINTEGRASI 4.MENINGKATKAN PELUANG PASAR PRODUK PANGAN LOKAL DAN JARINGAN PEMASARAN 5.MEMBANGUN KEMITRAAN INDUSTRI DAN INVESTASI PANGAN

12 SISTIM PEMASARAN DAN DISTRIBUSI PADI/GABAH/BERAS GAPOKTAN/ASOSIASI/GP3A Budidaya Panen Pascapanen LOKAL ANTAR PULAU BULOG RETAIL PERMODALAN (BANK PENYALUR) FASILITAS PANEN/PASCAPANEN/PE NGOLAHAN /DISTRIBUSI/PACKAGING LELANG RESI GUDANG(PT PERTANI, PT BGR) BANTUAN PROGRAM BUDIDAYA KREDIT PROGRAM (KKP) -Bank Pemerintah Bank Daerah AVALIS PENYALURAN KREDIT

13 GAPOKTAN/ASOSIAS/GP3A Budidaya Panen Pascapanen POULTRY GPMT INDUSTRI MAKANAN PERMODALAN (BANK PENYALUR) FASILITAS PANEN/PASCAPANEN/PE NGOLAHAN /DISTRIBUSI/PACKAGING LELANG RESI GUDANG(PT PERTANI, PT BGR, SUCOFINDO) BANTUAN PROGRAM BUDIDAYA KREDIT PROGRAM (KKP) -Bank Pemerintah Bank Daerah AVALIS PENYALURAN KREDIT SISTIM PEMASARAN DAN DISTRIBUSI JAGUNG

14 SISTIM PEMASARAN DAN DISTRIBUSI KEDELAI GAPOKTAN/ASOSIASI//GP3A Budidaya Panen Pascapanen INKOPTI INDUSTRI MAKANAN PERMODALAN (BANK PENYALUR) FASILITAS PANEN/PASCAPANEN/PE NGOLAHAN /DISTRIBUSI/PACKAGING LELANG RESI GUDANG(PT PERTANI, PT BGR, SUCOFINDO) BANTUAN PROGRAM BUDIDAYA KREDIT PROGRAM (KKP) -Bank Pemerintah Bank Daerah AVALIS PENYALURAN KREDIT

15 TERIMA KASIH


Download ppt "STRATEGI SISTIM PEMASARAN DAN DISTRIBUSI BERAS, JAGUNG, KEDELAI 2013-2020 Yusni Emilia Harahap Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google