Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Materi ke 2 FRAME WORK JENIS DAN TIPE e-COMMERCE.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Materi ke 2 FRAME WORK JENIS DAN TIPE e-COMMERCE."— Transcript presentasi:

1 Materi ke 2 FRAME WORK JENIS DAN TIPE e-COMMERCE

2 E-Commerce melibatkan banyak aktivitas, unit-unit organi sasional, dan banyak teknologi, sehingga dibutuhkan suatu kerangka (Framework) yang menggambarkan komponen- komponennya. Untuk menciptakan sebuah aplikasi E-commerce, perusahaan memerlukan informasi yg tepat, infrastruktur & support service E-commerce didukung oleh 5 area (pilar) pendukung seperti pada gambar berikut FRAMEWORK E-COMMERCE

3 People: Buyers, sellers, intermediaries, service, IS people and management Public Policy: Taxes, legal, Privacy issues, Regulations, and Technical standards Marketing and Advertisement: Market Research, Promotions, and Web Content Business Partnerships: Affiliate Programs, Joint Ventures, Exchanges, E-marketplaces, and Consortia Support Services: Logistics, Payments, Content, and Security System Development (1) Common Business services infrastructure (security, smart cards/authentication electronic payments, directories/catalogs (2) Messaging and information distribution infrastructure (EDI, , http, chat rooms) (3) Multimedia content and network publishing infrastructure (HTML, JAVA, XML, VRML) (4) Network infrastructure (telecom, cable TV, wireless, internet) (VAN, WAN, LAN, intranet, extranet) access (cell phones) (5) Interfacing infrastructure (with databases, business partners applications)

4 5 area (pilar) pendukung atau yang disebut sebagai Framework E- commerce: 1.People : penjual, pembeli, perantara, Spesialis S.I., staff lain, dan pihak-pihak lain yang termasuk dalam area pendukung utama. 2.Public Policy : Peraturan legal maupun regulasi lainnya, seperti perlindungan privasi dan kewajiban yang ditentukan oleh pemerintah. Termasuk hal-hal sehubungan dengan standar- standar teknis yang ditetapkan pemerintah pembuat ketetapan. FRAMEWORK E-COMMERCE

5 3.Marketing and Advertising : Seperti bisnis lainnya, E-commerce juga membutuhkan dukungan marketing dan Advertising. Khususnya pada transaksi online B2C dimana pembeli dan penjual tidak saling mengenal. Cth : Market research, promosi, isi web 4.Support Services : Banyak service yang dibutuhkan dalam E-commerce, mulai dari kejelasan isi web, pembayaran sampai pengiriman barang. 5.Business Partnership : penggabungan usaha, pertukaran, dan kerjasama bisnis merupakan hal biasa dalam E-commerce FRAMEWORK E-COMMERCE

6 User-user pada e-Commerce Ada 5 kelompok yg berhubungan dg e-Commerce: Merchant Provider Fasilitator Bank Consumer

7 Merchant Perusahaan yang menyediakan e-Commerce sebagai media komunikasi dan informasi bisnisnya.

8 Provider Perusahaan yang menyediakan server dan alamat untuk menempatkan e-Commerce Dan mengatur hubungan antara Merchant dengan consumer

9 Fasilitator Perusahaan yang menyediakan fasilitas jaringan e-Commerce

10 Bank Lembaga yang menyediakan fasilitas pembayaran untuk transaksi pada e-Commerce

11 Consumer Masyarakat yang mengakses e-Commerce dan memanfaatkannya sebagai sumber informasi bisnis dan jasa serta melakukan transaksi pembelian

12 jenis e-Commerce B to B :hubungan antara Business to business B to C :hubungan antara Business to Consumer C to B :hubungan antara Business to Consumer C to C :hubungan antara Consumer to Consumer G to G :hubungan antara Govermant to Govermant G to C :hubungan antara Govermant to Citizen

13 Business-to-Business (B2B): E-commerce penjual dan pembelinya adalah organisasi/perusahaan Business-to-Consumers (B2C): E-commerce yang penjualnya adalah perusahaan, dan pembelinya adalah perorangan Tipe-tipe transaksi E-Commerce (1)

14 Consumer-to-Consumer(C2C): E-commerce dimana seorang menjual produk atau jasa keorang lain Customer -to-Business (C2B): E-commerce dimana pelanggan memberitahukan kebutuh an atas suatu produk atau jasa tertentu. Tipe-tipe transaksi E-Commerce (2)

15 Tipe-tipe transaksi E-Commerce (3) B2E( business to employees) EC: Kondisi khusus E-Commerce intrabisnis dimana perusahaan memberikan produk atau jasa ke para karyawannya Government–to–Citizens(G2C): E-commerce dimana pemerintah menyediakan layanan kepara warganya melalui berbagai teknologi. Government-to–business (G2B): E-commerce yang mana pemerintah melakukan bisnis dengan pemerintah lain sebagai mitra bisnis

16 B to B Rekanan dagang yang sudah diketahui dan memiliki hubungan (relationship) yang cukup lama. Kegiatannya saling tukar informasi yang berulang setip waktu, dengan format yang sudah disepakati bersama atau service yang digunakan sudah disepakati dengan standar yang sama. Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk mengirimkan data, tidak harus menunggu partnernya.

17 B to C Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan ke umum, Servis yang diberikan bersifat umum dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai. Sebagai contoh, karena sistem web sudah umum digunakan maka servis diberikan dengan menggunakan basis Web.

18 Hal yang harus diperhatikan pd BtoC adalah Pelanggan : target yang jelas Promosi : Dilakukan secara kontinyu, terus menerus. Barang dagangan : Dilengkapi gambar & penjelasan Pelayanan : Menjawab pertanyaan & berikan solusi Proses transaksi : Mekanisme p.bayaran tdk berbelit Pengiriman : Pengiriman produk yang tercepat Analisis pemasaran : Transaksi dicatat & analisis Penampilan situs Web : Menarik tdk mbingungkan

19 C to C Dua konsumen yang saling bertukar informasi, pada satu sisi konsumen ingin melepas barangnya kemudian membutuhkan jenis barang lain, kemudian disisi konsumen lain yang kebetulan memiliki minat yang sama akan menyambut tawaran tsb. Maka terjadilah suatu kesepakatan.

20 G to G Dua instansi bisa dari satu departemen yang sama maupun dari dua departemen yang berbeda mempunyai hubungan dalam suatu kerja sama yang saling bertukar informasi dan saling bertukar kebutuhan untuk menyelesaikan tugas pemerintahan.

21 G to C Dapat berupa departemen yang melayani penduduk dalam memenuhi kebutuhannya, seperti permohonan pembuatan surat keterangan pribadi para penduduknya

22 Electronic relating (e-tailing): Penjualan langsung berbagai produk dan jasa melalui ruang pamer elektronik atau mal elektronik. Dua mekanisme belanja on-line yang terkenal : –Ruang pamer elektronik: Situs Website sebuah perusahaan dengan alamat internetnya sendiri, tempat pesanan dapat dimasukkan –Mal elektronik: Kumpulan berbagai toko di bawah satu alamat internet Aplikasi Bisnis ke Pelanggan (B2C) …1

23 Aplikasi Bisnis ke Pelanggan (B2C) ……2 Perbankan maya. Berbagai aktivitas perbankan yang dilakukan secara elektronik dari rumah, perusahaan atau dijalan sebagai ganti dilokasi fisik bank Bank Virtual. Lembaga perbankan yang hanya di dedikasikan untuk berbagai transaksi internet

24 Dalam aplikasi B2B para pembeli, penjual dan berbagai transaksi melibatkan perusahaan saja Model bisnis aplikasi B2B yg terkenal: - Pasar penjualan (sell-side marketplace) - Pasar pembelian (buy-side marketplace) - Perdagangan elektronik Aplikasi B2B

25 Sell-side marketplace. Model B2B dimana perusahaan menjual keperusahaan lainnya dari pasar elektronik privatnya atau dari situs pihak ketiga Buy-side marketplace. Model B2B dimana perusahaan membeli atau jasa yg dibutuhkan dari perusahaan lainnya secara elektronik E-procurement. Pembelian dengan menggunakan dukungan ellektronik Major B2B Models

26 Intrabusiness. E- commerce yang dilakukan dalam perusahaan (antara perusahaan dgn para karyawannya atau antar unit bisnis). Antara perusahaan dgn karyawannya (B2E) E-commerce antara dan antarunit dlm perusahaan E-commerce antara dan antarkaryawan perusahaan EC Intrabisnis & Bisnis kekaryawan (B2E)

27 E-government. Penggunaan e-Commerce untuk mengirimkan informasi dan layanan publik ke warga, mitra bisnis dan pemasok, serta mereka yg bekerja di sektor publik Aplikasi E-government dapat dibagi ke dalam 3 kategori utama, yaitu: - government-to-citizens (G2C) - government–to–business (G2B) - government-to–government (G2G). E-Government & EC Konsumen ke Konsumen (C2C)

28 E-commerce dimana pembeli dan penjualnya adalah individu (bukan perusahaan) Lelang C2C Iklan kecil Layanan Personal Layanan pendukung C2C Customer-to-Consumer(C2C)

29 Istilah-istilah pada e-Commerce 1Commerce Service Providers Adalah penyedia layanan e-Commerce, yang menyediakan solusi e-Commerce, biasanya perusahaan tersebut menyediakan fasilitas pendukung mulai dari consultan, merancang halaman web sampai detil program yang akan dipasang oleh pelanggan dan bisa juga menyewakan ruang e-Commerce saja.

30 2.Electronic Cash Pembayaran dengan mengetikkan sebuah nomor yang unik yang diisukan oleh sebuah bank, dimana nomor tersebut merepresentasikan sejumlah nilai tukar.

31 3.Electronic Check Pembayaran dengan berbentuk cek, yng nilai dan nomor ceknya diketik oleh custommer, dan tanda tangannya ditulis dengan sandi rahasia kemudian dikirm secara elektronik kepada penjual (merchant).

32 4.Electronic Wallet Pembayaran dengan menggunakan kartu kredit, yang mana sebelumnya nomornya disimpan pada hardisk pelanggan dalam bentuk encript.

33 5.Phonecash Jenis transaksi dengan memberi perintah melalui phone banking untuk mentransferkan sejumlah uang dari rekening pembeli kedalam rekening penjual.

34 6.Telephone Billing System Transaksi melalui telepon, yang mana mengijinkan customer untuk membeli barang dengan pembayaran akan disertakan kerekening telepon. Transaksi melalui telepon, yang mana mengijinkan customer untuk membeli barang dengan pembayaran akan disertakan kerekening telepon.

35 7Microtransaction Nomor rekening khusus pebisnis yang dapat pemberlakuan transfer sejumlah nilai uang dari transaksi yang mengguna kan credit card secara ol-line.


Download ppt "Materi ke 2 FRAME WORK JENIS DAN TIPE e-COMMERCE."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google