Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KEPABEANAN Surabaya, 6-7 Desember 2012. Outline Pembahasan I.Kepabeanan dan Cukai II.Tatalaksana Impor III.Tatalaksana Ekspor IV.Pengawasan V.Wewenang.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KEPABEANAN Surabaya, 6-7 Desember 2012. Outline Pembahasan I.Kepabeanan dan Cukai II.Tatalaksana Impor III.Tatalaksana Ekspor IV.Pengawasan V.Wewenang."— Transcript presentasi:

1 KEPABEANAN Surabaya, 6-7 Desember 2012

2 Outline Pembahasan I.Kepabeanan dan Cukai II.Tatalaksana Impor III.Tatalaksana Ekspor IV.Pengawasan V.Wewenang kepabeanan

3 KEPABEANAN DAN CUKAI KEPABEANAN: segala sesuatu yang berhubungan dengan pengawasan atas lalu lintas barang yang masuk atau keluar Daerah Pabean dan pemungutan Bea Masuk (dan Bea Keluar)

4 Kelapa sawit,cpo an produk turunannyaKakao/biji coklat BEA KELUAR

5 Kulit kayu mineral mentah BEA KELUAR

6 Bea Keluar ditetapkan dengan tujuan untuk: a.menjamin terpenuhinya kebutuhan dalam negeri; b. melindungi kelestarian sumber daya alam; c. mengantisipasi kenaikan harga yang cukup drastis dari komoditi ekspor tertentu di pasaran internasional; atau d. menjaga stabilitas harga komoditi tertentu di dalam negeri.

7 CUKAI pungutan negara yang dikenakan terhadap barang- barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik yang ditetapkan dalam Undang-undang

8 SIFAT DAN KARAKTERISTIK BARANG KENA CUKAI 1. KONSUMSINYA PERLU DIKENDALIKAN 2. PEREDARANNYA PERLU DIAWASI 3. PEMAKAIANNYA DAPAT MENIMBULKAN DAMPAK NEGATIF BAGI MASYARAKAT ATAU LINGKUNGAN HIDUP 4. PEMAKAIANNYA PERLU PEMBEBANAN PUNGUTAN NEGARA DEMI KEADILAN DAN KESEIMBANGAN

9 u  Aplikasi Sistem Pelayanan Impor Aplikasi Sistem Pelayanan Impor  Aplikasi Sistem Pelayanan Ekspor Aplikasi Sistem Pelayanan Ekspor  Aplikasi Sistem Pelayanan Manifes Aplikasi Sistem Pelayanan Manifes Customs Declaration Bank Online Payment System Modul-Importir EDI - Manifes Modul-Eksportir Customs Respons Importir EDI Kepabeanan Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Eksportir Agen Pelayaran  Pengembangan Sistem Otomasi Kepabeanan Trade Facilitator Jaringan EDI

10 PDEKepabeanan Portal INSW Modul PIB Importir / PPJK SKP Impor KPU BC / KPPBC Modul Bank/ MPN Bank Devisa Persepsi Inhouse-System GA GA Perijinan Impor Ina/Air-PortNet Sea/Air-Port Authority Aplikasi Ijin Perijinan Impor SSPCP Credit Advice PIB SPPB Rekonsiliasi Pembayaran Gate in/out Keterangan : - PIB = Pemberitahuan Impor Barang - MPN = Modul Penerimaan Negara - SSPCP = Surat Setoran Pabean, Cukai & Pajak - SPPB = Surat Persetujuan Pengeluaran Barang - Urutan Proses : 12 3 Customs-Clearance via Portal INSW (Flow of Process: Import)

11 Arrival at Port LimitDocking- UnloadingBerthing-Stacking in CYCustoms ClearanceContainer Handling  Handover Gate-Out SystemWarehouse/ Bonded/ CFS/ Factory Storage Shipping Line Port Authority CIQ+S Forwader/ Agent Terminal Operator Shipping Line Loading/UnLoad.Co Forwader Ship.Agent/Partner Terminal Operator Shipping Line Loading/UnLoad.Co Forwader Importer/ Exporter (Info) Customs Importer/ Exporter Customs Broker Terminal Operator Bank + PGA Terminal Operator Importer/ Exporter Customs Broker Customs Trucking/Transp.Co Importer/Exp/PPJK Customs Terminal Operator Trucking/Transp.Co Security/ Others Customs (if Bonded) Bonded WareHouseCo. Importer/ Exporter Customs Broker Trucking/ Transp.Co Clearance-In fr.Port Auth Notice Arrival for Cust. Schedule of Arr.(Estim.) Preparation for lodging Inward Manifest Clear-In Approval fr Port Authority Approv.for Ships & Goods Serv.from T/O Submission of Inward Manifest to Customs Inward Manifest approval (by Customs) Discharge List Stowage Plan B/L  Consignee/ Imp. Import License Requir. Import Decl.to Customs Debit/Credit Adv.(Bank) Supporting Doc  Inv, Packing List, Bill of Lad. Customs Approval for release of goods Delivery Order Payment for stacking Doc of handover Cont Customs Approval for release of goods Delivery Order Paym. for stacking Document of handover Container Customs Approval for release of goods Delivery Order Receipt Slip (WareHo)CUSTOMS Flow of Goods : Flow of Documents : Kem. Perdagangan Kem. Perindustrian Kem. Pertanian Kem. Kesehatan Kem. Kominfo Kem. Kehutanan Badan POM Bdn Karant.Pertanian Bdn Karant. Ikan Kem. Lingk. Hidup Kem. ESDM Bapeten Kem. Pertahanan Kepolisian RI Kem. Perhubungan IMPORT CARGO CLEARANCE FLOW (Goods & Documents) Container Yard Docking Area Terminal Operator Gate Lini I Warehouse (Out of Lini I) Gov.Agencies Keterangan: Sistem NSW Sistem TPS Online

12 TATALAKSANA IMPOR PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI NO.P- 42/BC/2008 TGL.31 DES 2008 PETUNJUK PELAKSANAAN PENGELUARAN BARANG IMPOR UNTUK DIPAKAI

13 DAERAH PABEAN FUNGSI DJBC :  REVENUE COLLECTOR  TRADE FACILITATION  INDUSTRIAL ASSISTANCE  COMMUNITY PROTECTION BARANG YANG DIMASUKKAN KE DALAM DAERAH PABEAN DIPERLAKUKAN SEBAGAI IMPOR DAN TERUTANG BEA MASUK KEPABEANAN ADALAH SEGALA SESUATU YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGAWASAN ATAS LALU LINTAS BARANG YANG MASUK ATAU KELUAR DAERAH PABEAN SERTA PEMUNGUTAN BEA MASUK DAN BEA KELUAR KETENTUAN UMUM 13

14 Istilah-Istilah Dalam Tatalaksana Impor Daerah Pabean adalah wilayah Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat, perairan dan ruang udara di atasnya, serta tempat-tempat tertentu di Zona Ekonomi Eksklusif dan landas kontinen yang di dalamnya berlaku undang-undang Kepabeanan.

15 Daerah Pabean

16  Impor adalah kegiatan memasukkan barang ke dalam Daerah Pabean.  Barang Impor adalah barang yang dimasukkan ke dalam Daerah Pabean.  Importir adalah orang perseorangan atau badan hukum yang melakukan Impor.  Kawasan Pabean adalah kawasan dengan batas-batas tertentu di pelabuhan laut, bandar udara atau tempat lain yang ditetapkan untuk lalu lintas barang yang sepenuhnya berada di bawah pengawasan DJBC

17

18 PENGELUARAN BARANG IMPOR 1.Diimpor untuk dipakai 2.Diimpor sementara 3.Ditimbun di Tempat Penimbunan Berikat 4.Diangkut ke Tempat Penimbunan Sementara di Kawasan Pabean lainnya 5.Diangkut Terus 6.Diangkut Lanjut 7.Diekspor Kembali (Pasal 13 Keputusan Dirjen BC no. KEP-07/BC/2003)

19 Bagaimana Cara Mengimpor Barang Langkah 1 : mendirikan perusahaan (harus memiliki NPWP, SIUP, TDP, dll) Langkah 2 : mengurus API ke Depdag; Langkah 3 : mengurus NIK ke Bea dan Cukai Setelah perizinan lengkap, barulah dapat menjalankan kegiatan impor barang sesuai prosedur kepabeanan (self assesment : membuat PIB, membayar BM/PDRI ke bank, memenuhi ketentuan lartas dsb)

20 Biaya Impor Bea Masuk dan PDRI PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) Rp. 100 ribu per PIB POS PERSEPSI KPPBC BANK DEVISA

21 PENGAJUAN PIB Wajib PIB BARANG IMPOR UNTUK DIPAKAI KECUALI : a.barang pindahan ; b.barang impor sementara yang dibawa oleh penumpang ; c.barang impor melalui jasa titipan ; d.barang penumpang dan awak sarana pengangkut ; e.barang kiriman melalui PT. (Persero) Pos Indonesia ; f.barang impor pelintas batas. KECUALI : a.barang pindahan ; b.barang impor sementara yang dibawa oleh penumpang ; c.barang impor melalui jasa titipan ; d.barang penumpang dan awak sarana pengangkut ; e.barang kiriman melalui PT. (Persero) Pos Indonesia ; f.barang impor pelintas batas.

22 DOKUMEN PELENGKAP PABEAN dg dasar

23

24 Pengurusan PIB PIB dibuat oleh Importir berdasarkan dokumen pelengkap pabean dan dokumen pemesanan pita cukai. Importir menghitung sendiri bea masuk, cukai, dan PDRI yang seharusnya dibayar. Jika pengurusan PIB tidak dilakukan sendiri, Importir menguasakannya kepada PPJK.

25 Penetapan NDPBM NDPBM PIB dengan pembayaran bea masuk PIB berkala PIB penyelesaian fasilitas pembebasan PIB dengan penyerahan jaminan PIB dengan pembebasan bea masuk PIB dengan pembayaran berkala NDPBM saat pembayaran NDPBM saat diserahkan jaminan NDPBM saat mendapat nomor pendaftaran PIB

26 Klasifikasi dan Pembebanan Barang Impor –Pedoman klasifikasi dan pembebanan :  Buku Tarif Bea Masuk Indonesia (BTBMI)  Ketentuan yang mengatur pembebanan –Klasifikasi dan pembebanan berlaku ketentuan pada saat PIB mendapat nomor pendaftaran

27

28 PERHITUNGAN BEA MASUK, CUKAI & Pajak Dalam Rangka Impor PPN = % PPN x (Nilai Impor) PPnBM = % PPnBM x (Nilai Impor) PPh = % PPh x (Nilai Impor) Nilai Impor = ( Nilai Pabean x NDPBM) + BM + Cukai PPN = % PPN x (Nilai Impor) PPnBM = % PPnBM x (Nilai Impor) PPh = % PPh x (Nilai Impor) Nilai Impor = ( Nilai Pabean x NDPBM) + BM + Cukai Tarif advalorum : BM = nilai pabean(CIF) X NDPBM X pembebanan BM Tarif spesifik : BM = jumlah satuan barang X pembebanan BM Cara Penghitungan PPN, PPnBM, dan PPh BM

29 CONTOH PERHITUNGAN Tarif Advalorum (%) Misal:Nilai Pabean USD Tarif BM 5%, PPN 10%, PPh2,5% Kurs NDPBM 1 USD = Rp Maka Pungutannya, Nilai Pabean = x = Rp BM: 5% x = Rp PPN: 10% x = Rp PPh: 2,5% x = Rp

30 CONTOH PERHITUNGAN Tarif Spesifik Misal:Nilai Pabean Rp Jumlah barang 100 Ton Tarif Rp 2.500/Kg, PPN 10%, PPh 2,5% Maka Pungutannya, BM: x = Rp PPN: 10% x = Rp PPh: 2,5% x = Rp

31 Pemeriksaan Pabean Secara Selektif Terhadap Barang Impor yang telah diajukan PIB dilakukan pemeriksaan pabean secara selektif berdasarkan manajemen risiko. Pemeriksaan pabean meliputi penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik barang.

32 Komputer KPBC Kantor Pelayanan BC Pemeriksaan Hi Co Scan Pemeriksaan Hi Co Scan Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan Fisik Penelitihan Dokumen Penelitihan Dokumen SPPB NSW PORTAL Sistem Aplikasi Pelayanan Impor (EDI-Impor) Mandatory Check Mandatory Check PIB Jalur Merah Jalur Hijau Penetapan Jalur Penetapan Jalur MITA Modul PIB Importir Gate-Out Pelabuhan Gate-Out System Gate-Out System Bank Modul Bank Ditjen PAJAK MP3 Kantor Pusat DJBC Jalur Kuning

33 MERAHKUNING HIJAU MITA NON PRIORITAS MITA PRIORITAS PIB dikirimkan NSW Portal (Perizinan Impor) Rekonsiliasi Pembayaran/jaminan Penelitian Dokumen Pemeriksaan Fisik SPPB Penelitian Dokumen PE PERBANDINGAN JALUR PELAYANAN IMPOR

34

35 Pemeriksaan Fisik dg Pemindai Pemeriksaan Fisik dg pemindai dapat dilakukan terhadap:  Barang yg ditetapkan jalur hijau “pemindai peti kemas“  barang “satu jenis/ satu pos tarif” yg ditetapkan jalur merah  barang impor dalam refrigerated container  barang yang berisiko tinggi berdasarkan hasil analisis intelijen  barang peka udara  barang lainnya atas pertimbangan Ka KPPBC/Ka KPU/Pejabat yang ditunjuk Dikecualikan :  barang impor peka cahaya  barang impor yang mengandung zat radioaktif  barang impor lainnya yg menjadi rusak jika dipindai

36 Penggunaan scanning Gamma Ray dan X-Ray Container untuk pemeriksaan Fisik Barang

37

38 Penelitian Tarif dan Nilai Pabean Penelitian tarif dan nilai pabean diselesaikan dalam waktu paling lama 30 hari sejak tanggal pendaftaran PIB oleh Pejabat Fungsional Pemeriksa Dokumen (PFPD).

39 Kekurangan BM, Cukai & PDRI Jika hasil penelitian menemukan kekurangan BM, cukai & PDRI  Surat Penetapan Tarif dan/atau Nilai Pabean (SPTNP) SPTNP atas jalur merah/jalur kuning  SPPB terbit setelah:  Dilunasi kekurangan BM, cukai, PDRI, dan/atau SA  Diserahkan jaminan jika diajukan keberatan

40 PENGELUARAN BARANG IMPOR Pengeluaran barang impor untuk dipakai dilakukan setelah mendapat persetujuan dari sistem komputer pelayanan atau Pejabat (SPPB).

41 Keabsahan Dokumen Dokumen yang dicetak secara otomatis oleh sistem komputer tidak memerlukan nama, tanda tangan pejabat, dan cap dinas.

42 PROSEDUR EKSPOR PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI NOMOR 40/BC/2008 TATA LAKSANA KEPABEANAN DI BIDANG EKSPOR

43

44 E EKSPORTIR adalah orang perseorangan atau badan hukum yang melakukan ekspor Tempat Penimbunan Sementara ( TPS ) bangunan dan/atau lapangan atau tempat lain yang disamakan dengan itu di kawasan pabean untuk menimbun barang sementara menunggu pemuatan atau pengeluarannya. P E B adalah pemberitahuan pabean yang digunakan untuk memberitahukan ekspor barang

45 Contoh PEB

46 Bagaimana cara mengekspor barang ? Langkah 1 : mendirikan perusahaan (harus memiliki NPWP, SIUP, TDP, dll) Langkah 2 :mengurus NIK Setelah perizinan lengkap, barulah dapat menjalankan kegiatan ekspor barang sesuai prosedur kepabeanan (self assesment : membuat PEB, membayar BE/PDRI ke bank, memenuhi ketentuan lartas dsb)

47 BIAYA EKSPOR BEA KELUAR Ditetapkan setiap bulan sesuai KMK PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) Rp ,- per PEB POS PERSEPSI KPPBC BANK DEVISA

48 HS : (RBD Palm Olein dalam kemasan bermerk ≤ 25 Kg) PT. Minyaku akan mengekspor minyak goreng dalam kemasan merk Bumoni ukuran 25 kg per kemasan. Jumlah kkeseluruhan minyak yg akan diekspor adalah 100 MT. Berapa Bea Keluar (BK)yg harus dibayar ???? HPE : USD / MT (sesuai HS) Kurs / NDPBM : Rp / USD Tarif BK : 15 % (67/PMK.011/2010 tgl 22 Maret 2010) BK = Tarif BK X HPE X Kurs X Jumlah = 15 % X X X 100 = Rp

49 TATANIAGA BARANG EKSPOR BARANG DIBATASI EKSPOR BARANG DILARANG EKSPOR BARANG BEBAS EKSPOR Barang yang ekspornya hanya dapat dilakukan oleh Eksportir Terdaftar Barang yang tidak boleh di Ekspor Semua jenis barang yang tidak termasuk pada kelompok yang diatur, diawasi dan dilarang Contoh :  Kopi  Produk Kehutanan Contoh :  Kayu Bulat  Karet Bongkah

50 EKSPORTIR / PPJK (ATURAN2 DARI INSTASI TERKAIT ) KPPBC HIJAU PPB NPE TAHAP – TAHAP EKSPOR P E B

51 EKSPORTIR / PPJK P E B + PPB atau NPE EKSPOR TPS PEMASUKAN KE KAWASAN PABEAN  COCOKKAN PETIKEMAS  TELITI SEGEL  COCOKKAN NO.SEGEL/PEB + PPB

52  WAJIB DILAPORKAN OLEH EKSPORTIR SECARA TERTULIS KEPADA PEJABAT PEMERIKSA DOKUMEN EKSPOR PALING LAMA 3 HARI KERJA TERHITUNG SEJAK KEBERANGKATAN SARANA PENGANGKUT YANG TERCANTUM DALAM PEB  TIDAK DI PERIKSA FISIK TIDAK LAPOR ATAU TERLAMBAT SANKSI ADMINISTRASI BERUPA DENDA KECUALI NHI

53 BARANG EKSPOR YANG DIKENAI BEA KELUAR  KARENA KEKHILAFAN YANG NYATA  TIDAK DILAYANI SALAH HITUNG SALAH PENERAPAN ATURAN TEMUAN PEJABAT PEMERIKSA DOKUMEN EKSPOR TELAH MENDAPAT PENETAPAN PEJABAT PEMERIKSA DOKUMEN EKSPOR JENIS BARANG JUMLAH BARANG NOMOR PETI KEMAS JENIS VALUTA NILAI FOB BARANG SEBELUM MASUK KAWASAN PABEAN

54 PENGAWASAN  kegiatan intelijen  Scanning Gamma Ray  hasil kegiatan intelijen –NHI –penindakan di bidang kepabeanan –patroli

55 PENGAWASAN Pemeriksaan kapalPatroli laut SCANNING GAMMA RAY

56 pengawasan dan penyegelan pemeriksaan atas barang pemeriksaan pembukuan (audit) pemeriksaan bangunan dan tempat lainnya

57 pemeriksaan sarana pengangkut Pemeriksaan Badan penyidikan terhadap tindak pidana dalam ruang lingkup UUK

58 Untuk Informasi lebih lanjut hubungi : Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC TMP Tanjung Perak telp.: (031) website:

59 TERIMA KASIH


Download ppt "KEPABEANAN Surabaya, 6-7 Desember 2012. Outline Pembahasan I.Kepabeanan dan Cukai II.Tatalaksana Impor III.Tatalaksana Ekspor IV.Pengawasan V.Wewenang."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google