Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG AGUSTUS 2013 Pengenalan Program Pascasarjana ITB.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG AGUSTUS 2013 Pengenalan Program Pascasarjana ITB."— Transcript presentasi:

1 SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG AGUSTUS 2013 Pengenalan Program Pascasarjana ITB

2 1. Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan 2012 (SK Rektor ITB no. 169/2012) Keputusan Kedua: Mewajibkan mahasiswa untuk memahami dan mematuhi Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan dan tidak menghindari diri dari kewajiban mematuhi Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan dengan alasan apapun, termasuk alasan karena ketidaktahuan ataupun karena mendapatkan informasi yang isinya bertentangan dengan ketentuan dalam Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan ini. 2. Pengantar bagi mahasiswa untuk lebih memahami dan mematuhi kebijakan yang ada Latar Belakang dan Objektif Sosialisasi

3 Permendiknas No. 17 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di PT SE Dirjen Dikti No tahun 2011 tentang Unggah Karya Ilmiah SE Dirjen Dikti No. 152 tahun 2012 tentang Publikasi Karya Ilmiah SE Dirjen Dikti No tahun 2012 tentang Penataan Program Doktor SK Rektor ITB dan Senat Akademik ITB terkait kebijakan SPS dan Penelitian ITB Landasan Kebijakan Akademik Pascasarjana ITB

4 Keputusan Senat Akademik No. 10/2012 tentang Harkat Pendidikan di Institut Teknologi Bandung Keputusan Senat Akademik No 11/2012 tentang Pedoman Kurikulum Institut Teknologi Bandung Keputusan Rektor ITB No 284/2012 tentang Panduan Penyusunan Kurikulum Institut Teknologi Bandung Draft Keputusan Rektor ITB tentang Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan 2013 Landasan Kebijakan Akademik Pascasarjana ITB

5 PENGELOLAAN PROGRAM

6 Pengelolaan Program Program :  Magister dan Doktor  Seleksi/penjaringan mahasiswa  Perkuliahan  Penelitian (Proposal, Proses, Monev/seminar)  Penyusunan Tesis/Desertasi dan publikasi.  Pembimbingan  Ujian : kualifikasi/persiapan, proposal, sidang  Pengembangan program Pengelola : Fakultas/Sekolah dan Prodi dibantu oleh kk dan Dirdik (lihat organisasi)

7 Pengelolaan Program

8

9

10 Fakultas/Sekolah (12) 1 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 2 Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) 3 Sekolah Farmasi (SF) 4 Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) 5 Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) 6 Fakultas Teknologi Industri (FTI) 7 Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) 8 Fakultas Teknik Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) 9 Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) 10 Sekolah Arsitektur, Perencanaan, & Pengembangan Kebijakan (SAPPK) 11 Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) 12 Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Pengelolaan Program

11 Fakultas/Sekolah : sebagai unit sumber melaksanakan dan mengembangkan Program Pendidikan Pascasarjana S2/S3 dibantu oleh :  KPPS  Prodi  KK  Laboratorium/Pusat Sekolah Pascasarjana (SPs) : sebagai penjamin mutu (Quality Assurance) dari program pascasarjana :  Agar tercapai kesetaraan kualitas walaupun ada keragaman pelaksanaan operasional sebagai akibat adanya pengaruh keragaman latar belakang keilmuan.  Mencakup : pengembangan, penjaringan mahasiswa, bimbingan dan sidang (terbuka/promosi program doktor).  Dibantu oleh KSPS yang anggotanya merupakan perwakilan dari Fakultas/Sekolah Status mahasiswa S2/S3 adalah anggota program studi terkait dibawah Fakultas/Sekolah yang dipimpin oleh Ketua Program Studi. SPs tidak memiliki mahasiswa. Fungsi/Peran Pengelola

12 Program Pendidikan Pascasarjana Target Lulusan (SK Senat ITB, 10/SK/II-SA/OT/2012)  Magister harus mempunyai kemampuan berdaya cipta dalam bidangnya, melakukan sintesis serta mengambil kesimpulan dari suatu kegiatan penelitian, di samping kedalaman dan keluasan penguasaan ilmunya.  Doktor harus mampu melakukan penelitian secara mandiri, memahami etika dan moral dalam pengembangan ilmu pengetahuan, serta menghasilkan karya ilmiah yang mencerminkan keahlian khususnya dan memberikan sumbangan orisinil kepada bidang ilmunya. Di samping itu, seorang lulusan program doktor harus mampu melaksanakan pengalihan ilmu kepada masyarakat ilmiah lingkungannya. Mahasiswa hanya dapat mengikuti pendidikan secara formal bila telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan. Setiap mahasiswa program doktor yang diterima dikenakan masa percobaan sebagai persiapan pelaksanaan penelitian disertasi. Penelitian untuk disertasi baru dapat dimulai bila hasil evaluasi pencapaian pelaksanaan masa percobaan memuaskan. Masa percobaan hanya dapat diperpanjang paling banyak satu periode lagi. Program Pendidikan Pascasarjana dilaksanakan hanya dalam bidang ilmu yang mempunyai kelompok penelitian yang aktif sebagai pendukungnya.

13  Sebagai upaya “continous improvement” dilakukan evaluasi kurikulum setiap 5 tahun sekali untuk melihat ada/tidaknya kebutuhan penyesuaian terhadap perkembangan IPTEKS terkini.  Diberlakukan mulai semester I  Pengaruh masa transisi terutama akan terasa pada beberapa materi perkuliahan dan persyaratan/ketentuan akademis (lihat kebijakan akademik) dalam menjamin mutu pendidikan. Kurikulum Program 2013

14  Berlaku 5 tahun mulai 2013  Total SKS program magister: 36 sks  Jangka waktu studi normal 2 (dua) tahun terbagi menjadi 4 semester  1 semester setara dengan 9-12 SKS  Program memungkinkan diselesaikan dalam 3 semester.  Jangka waktu studi maksimal 3 tahun (6 semester)  IP tahun pertama harus >=1,5  IP semester III dan seterusnya harus >=1,5  IP kelulusan >=2,75  Program khusus : double degree, fast track Kurikulum Program Magister (2013)

15 Struktur Kurikulum Pendidikan Doktor Beban sks bagi lulusan Magister (Program 3 tahun)  Filsafat Ilmu Pengetahuan 2 sks  Metodologi Penelitian 3 sks  Ujian Persiapan 3 sks  Penyusunan Proposal  Penelitian dan Laporan Kemajuan I,II, III dan IV masing-masing 5 sks  Ujian Disertasi 3 sks  Mata kuliah wajib/pilihan 9 – 21 sks Beban 76 sks bagi lulusan Sarjana (Program 4 tahun) Syarat kelulusan termasuk syarat publikasi berdasarkan SK Rektor No 307/2008 bagi mhsw S3 angkatan 2010 dan sebelumnya atau SK Rektor No 278/2011 bagi mhsw S3 angkatan 2011 dan sesudahnya

16 Syarat publikasi SK Rektor No. 307/2008 Sekurang-kurangnya menghasilkan satu publikasi yang berkaitan dengan hasil penelitian untuk disertasinya dalam  Jurnal Internasional; atau  Jurnal Nasional; atau  Prosiding Temu Ilmiah Internasional/Nasional; atau  Koran, Majalah, dan publikasi sejenis lainnya; atau  Pameran Internasional/Nasional sesuai dengan sifat/format penelitian disertasinya SK Rektor No. 278/2011 Menghasilkan sekurang-kurangnya satu publikasi atau submitted manuscript yang berkaitan dengan hasil penelitian untuk disertasinya dalam jurnal ilmiah bertaraf internasional

17 Struktur Kurikulum Pendidikan Doktor (Program 3 tahun) Pelaksanaan kurikulum dibagi dalam 4(empat) tahap:  Tahap Pertama Mengambil mata kuliah termasuk Ujian Persiapan waktu: 1 sem, paling lambat 2 sem dinyatakan selesai jika Ujian Persiapan dinyatakan lulus  Tahap Kedua Mengambil mata kuliah termasuk Penyusunan Proposal Waktu: 2 sem (sejak diterima), paling lambat 4 sem Dinyatakan selesai jika Penyusunan Proposal dinyatakan lulus  Tahap Ketiga Penelitian dan Seminar Kemajuan Waktu: 6 semester (sejak diterima), paling lambat 10 semester Dinyatakan selesai jika (1) lulus semua mata kuliah kecuali Ujian Disertasi (min 37 SKS) (2) memenuhi syarat publikasi ilmiah (3) Disertasi disetujui pembimbing dan dinyatakan layak oleh tim penilai  Tahap Keempat Melaksanakan ujian disertasi

18 Struktur Kurikulum Pendidikan Doktor (Program 4 tahun) Pelaksanaan kurikulum dibagi dalam 4(empat) tahap:  Tahap Pertama Mengambil mata kuliah termasuk Ujian Persiapan waktu: 1 sem, paling lambat 2 sem dinyatakan selesai jika Ujian Persiapan dinyatakan lulus  Tahap Kedua Mengambil mata kuliah termasuk Penyusunan Proposal Waktu: 2 sem (sejak diterima), paling lambat 4 sem Dinyatakan selesai jika telah menyelesaikan 24 SKS dengan dua mata kuliah diantaranya adalah Ujian Persiapan dan Penyusunan Proposal  Tahap Ketiga Penelitian dan Seminar Kemajuan Waktu: 8 semester (sejak diterima), paling lambat 12 semester Dinyatakan selesai jika (1) lulus semua mata kuliah kecuali Ujian Disertasi (73 SKS) (2) memenuhi syarat publikasi ilmiah (3) Disertasi disetujui pembimbing dan dinyatakan layak oleh tim penilai  Tahap Keempat Melaksanakan ujian disertasi

19 Penelitian merupakan realisasi proposal yang sudah dinyatakan layak (qualified) untuk mencapai desertasi. Proses penelitian Interaksi aktifitas akademik antara mahasiswa, promotor dan prodi Dapat dijadikan dasar evaluasi kelayakan kemajuan penelitian untuk mencapai target dari aspek materi, mahasiswa, promotor dan sarana. Peringatan dini sebagai penurunan resiko kegagalan desertasi. Memenuhi SOP terkait bidang keahlian/penelitian yang menjamin kesetaraan kualitas di ITB. Penelitian desertasi

20 MhswTim PembimbingProgram StudiFak/Sek dan KPPsSPs dan KSPs SOP Program Doktor Tahap 1 Ambil mata kuliah dan Ujian Persiapan (UP) Menyelenggarakan kulian dan Ujian Persiapan (UP) Usulan Tim Pembimbing mhsw lulus UP Laporan evaluasi Tahap 1 Masa studi >= 2 sem Laporan mhsw kasus batas waktu Penilaian usulan tim pembimbing Evaluasi mhsw kasus batas waktu Evaluasi akhir kasus batas waktu Proses penyusunan SK Tahap 2 Ya Tidak 1 MULAIMULAI Permohonan SK Tahap 2 Usulan SK Rektor ttg Undur diri/ DO

21 MhswTim PembimbingProgram StudiFak/Sek dan KPPsSPs dan KSPs SOP Program Doktor Tahap 2 Ambil mata kuliah dan Menyusun Proposal Mengirimkan proposal utk dievaluasi Menyetujui proposal Permohonan usulan tim pembimbing Evaluasi hasil belajar mhsw Penilaian tim pembimbing dan Permohonan SK Tahap 3 Laporan mhsw kasus batas waktu Evaluasi akhir kasus batas waktu Proses penyusunan SK Tahap 3 Membimbing dan mengevaluasi kelayakan proposal Proposal layak Usulan tim pembimbing tahap 3 Masa studi >= 4 Sem Usulan tim pembimbing tahap 3 Submit proposal Proses penilaian proposal yg dibantu tim penilai Proposa l layak Ya Tidak Ya Tidak 1 2 Usulan SK Rektor ttg Undur diri/ DO

22 MhswTim PembimbingProgram StudiFak/Sek dan KPPsSPs dan KSPs SOP Program Doktor Tahap 3 Menyelesaikan mata kuliah, melaksanakan penelitian, Menyusun makalah ilmiah dan disertasi Mengirimkan Disertasi utk dievaluasi dan usulan tim penguji Menyetujui Disertasi Evaluasi hasil belajar mhsw Permohonan SK Tahap 3 Evaluasi dan Laporan mhsw kasus batas waktu Usulan SK Rektor ttg Undur diri/ DO SK Tahap 4 Membimbing dan mengevaluasi kelayakan makalah dan disertasi Disertasi layak Usulan tim penguji Masa studi >= 10 Sem Pemasukan data publikasi Submit disertasi Proses penilaian disertasi yg dibantu tim penilai Disertas i layak Ya Tidak Ya Tidak Pemasukan data publikasi 2 3

23 Ujian Persiapan untuk mengevaluasi bahwa mhsw memiliki cukup latar belakang pengetahuan dan kemampuan akademik dalam bidang yang ditekuni untuk melakukan penelitian untuk keperluan disertasinya Program Studi mempunyai Prosedur Pelaksanaan Ujian Persiapan tersendiri, yang disetujui oleh KPPS F/S, yang didalamnya mengandung cakuman materi yang diuji, metode ujian, dan sistem penilaian. Penyusunan Proposal untuk menunjukkan bahwa mhsw mempunyai rencana penelitian yang layak untuk disertasinya dari segi signifikansi, originalitas, kontribusi keilmuan, dan bahasa. Catatan

24 Kegiatan penelitian, menyusunan makalah dan penyusunan disertasi diwadahi dalam mata kuliah Penelitian dan Laporan Kemajuan I, II, III, dan IV Program Studi mempunyai Ketentuan dan Prosedur Pelaksanaan Penelitian dan Laporan Kemajuan I, II, III, dan IV tersendiri, yang disetujui oleh KPPS F/S. Ketentuan dan Prosedur Pelaksanaan Penelitian dan Laporan Kemajuan I, II, III,dan IV masing-masing mengandung  Mekanisme pelaksanaan dan penilaian  Kriteria mata kuliah telah dicapai (dinilai P)

25 STATISTIK HASIL PENGELOLAAN

26 Statistik Program Magister ( )

27

28

29

30

31

32

33

34 Statistik Program Doktor ( )

35

36

37

38

39 Kondisi Saat Ini Penelitian Dosen ITB Penelitian Dosen ITB berpeluang besar meningkatkan jumlah dan kualitas penelitian mahasiswa doktoral.

40 Kondisi Saat Ini Publikasi Dosen ITB Kesenjangan dengan jumlah publikasi mahasiswa doktoral  kemungkinan rendahnya korelasi penelitian dosen dan penelitian mahasiswa doktoral

41 CATATAN KSPS

42 Permasalahan Kelulusan : Ketepatan (Kasus DO/Undri) dan Yudisium  Ketepatan waktu : kualitas proses pembimbingan dan mahasiswa  Yudisium : terhambat publikasi internasional dan ketepatan waktu terutama prodi bid rekayasa Penerimaan : Mayoritas Calon berkualitas Menengah Kebawah  Mahasiswa berkualitas berorientasi ke LN (mis mhs ITB)  Kurang selektif/kompetitif  Prodi tidak favorit  Program csr Penelitian/Desertasi : Publikasi/outcome  Residensial mahasiswa  Ketidaklinearan desertasi dengan penelitian promotor

43 Peningkatan kualitas penerimaan mahasiswa doktor ITB Peningkatan efisiensi/efektifitas/kualitas proses pembimbingan/penelitian mahasiswa S3 Peningkatan efisiensi/efektifitas proses/administrasi akademik pada tingkat kpps dan ksps Kebutuhan Masa Datang

44 Proses Penjaringan Calon Mahasiswa Doktoral  Insentif bagi dosen Peneliti Aktif untuk mejadi Promotor  Ketersediaan topik penelitian yang sesuai dengan roadmap penelitian calon promotor merupakan kriteria strategis yang perlu ditambahkan  Peningkatan peran dan tanggungjawab KK dan Prodi  Peningkatan koordinasi KK-Prodi Kebutuhan Masa Datang : Peningkatan Kualitas Penerimaan Mahasiswa Doktoral

45 Linkage Penelitian Mahasiswa Doktoral dan Penelitian Dosen  Ketersediaan dana dan kejelasan lingkup  daya tarik bagi sarjana berprestasi untuk menjadi calon mahasiwa doktoral  Mutual benefit mahasiwa dan pembimbing untuk jaminan ketepatan waktu dan kualitas penelitian/publikasi/desertasi  Kelancaran Monev Upaya Peningkatan Pemanfaatan penelitian dosen  Sosialisasi penelitian dosen pada calon mahasiswa  Peningkatan aksesibilitas dosen peneliti aktif belum berlisensi promotor pada proses seleksi dan bimbingan  Prioritas seleksi diberikan pada calon mahasiswa berasosiasi pada penelitian dosen Kebutuhan Masa Datang : Peningkatan Kualitas Penerimaan Mahasiswa Doktoral

46 Penyelarasan roadmap peneltian dosen dan calon mahasiswa doktoral Calon Mahasiswa Calon Promotor KK Promotor Prodi Bidang Pilihan Fakultas/sekolah S Pasca Sarjana Penelitian Dosen Promotors Mahasiswa doktoral fokus a prodi xyz Mahasiswa doktoral fokus b prodi xyz Mahasiswa doktoral fokus c prodi xyz Kebutuhan Masa Datang : Peningkatan Kualitas Penerimaan Mahasiswa Doktoral

47 Peningkatan Monev  Pengembangan lanjut dari monev penelitian dosen promotor  Penyelarasan dengan monev penyandang dana penelitian  Penguatan fungsi seminar internal dalam kemajuan proses  Pelibatan KK secara aktif  Awareness prodi pada share responsibility ( Residensi dan Jadual) Penilaian Kelayakan Penelitian  Penilaian kelayakan keberlanjutan penelitian harus dapat dilakukan setiap semester(/tahun?) dan dikaitkan dengan manfaat program doktor sesuai kebijakan terkait ITB  Setiap Fakultas/Sekolah mengusulkan standar dan daftar perangkat penilaian yang dianggap layak (laboratorium, jurnal, seminar dlsb) yang akan ditetapkan oleh SPS.  Sebagai contoh, tahapan dan Perangkat Penelitian dapat dilihat pada tabel Kebutuhan Masa Datang : Peningkatan Kualitas Proses Penelitian Mahasiswa Doktoral

48 Jaminan Kualitas  Pembedaan tanggung jawab atas jaminan kualitas administrasi akademik dan substansial  Kualitas administrasi akademik  Legalitas proses administrasi  Format dan kualifikasi penulisan, pembimbingan, pengujian dan penilaian/yudisium desertasi  Kewenangan penuh dan langsung dibawah SPS dibantu KSPS  Kualitas substansial  Kelayakan metoda, materi/topik, perangkat/fasilitas dan keahlian pembimbing penelitian  Kewenangan penuh dan langsung fakultas/sekolah dibantu KPPS/KK Kebutuhan Masa Datang : Peningkatan Kualitas Proses Penelitian Mahasiswa Doktoral

49 Kualifikasi Penelitian  Fakultas/Sekolah mengusulkan hasil penelitian/desertasi mahasiswa doktoral untuk mendapatkan keputusan/ketetapan kelayakannya dari SPS.  Pembedaan tanggung jawab atas jaminan kualitas administrasi akademik dan substansial.  Penetapan kualitas administrasi akademik penelitian  Legalitas format dan kualifikasi penulisan, pembimbingan, pengujian dan penilaian/yudisium desertasi  Kewenangan penuh dan langsung dibawah SPS dibantu KSPS  Penetapan kualitas substansial  Kelayakan metoda, materi/topik, perangkat/fasilitas dan keahlian pembimbing penelitian  Kewenangan penuh dan langsung fakultas/sekolah dibantu KPPS/KK Kebutuhan Masa Datang : Peningkatan Kualitas Proses Penelitian Mahasiswa Doktoral

50  Pemenuhan standarkualitas administrasi akademik dilakukan dibawah tanggungjawab prodi (misal log book, bukti konsultasi/pembimbingan, penulisan desertasi dlsb).  Laporan kelayakan kelanjutan penelitian mahasiswa doktoral merupakan prasyarat tahunan daftar ulang. Efektifitas Pengelolaan Seminar dan Sidang  Pengelolaan Seminar yang bersifat substansial bagi monev internal dibawah kewenangan/tanggungjawab Prodi  Pengelolaan Sidang Tertutup dan Terbuka dibawah kewenangan/tanggungjawab SPS.  SPS dapat melimpahkan kewenangan pelaksanaan sidang tertutup pada Fakultas/Sekolah bila pelimpahan kewenangan tersebut dapat meningkatkan kelancaran proses akademik terkait. Kebutuhan Masa Datang : Peningkatan Kualitas Proses Penelitian Mahasiswa Doktoral

51 Seminar dan Publikasi  Standar kualifikasi seminar dan publikasi diusulkan oleh Fakultas/sekolah berdasarkan kriteria DIKTI/ITB untuk memperoleh ketetapan dari SPS  Pengelolaan Sidang Tertutup dan Terbuka dibawah kewenangan/tanggungjawab SPS.  SPS dapat melimpahkan kewenangan pelaksanaan sidang tertutup pada Fakultas/Sekolah bila pelimpahan kewenangan tersebut dapat meningkatkan kelancaran proses akademik terkait. Kebutuhan Masa Datang : Peningkatan Kualitas Proses Penelitian Mahasiswa Doktoral

52 AKTIVITASPRODUKOUTCOME PenelitianLaporan KegiatanDraft manuskrip untuk seminar, publikasi dan desertasi Seminar KKBerita AcaraArahan lanjut penelitian Seminar ProdiBerita Acara dan Laporan Monev Kelayakan lanjut penelitian Seminar Internasional/ jurnal nasional MakalahSidang Tertutup Jurnal InternasionalMakalahSidang Terbuka Output dan Outcome Kegiatan Penelitian Kebutuhan Masa Datang : Peningkatan Kualitas Proses Penelitian Mahasiswa Doktoral

53 KEGIATANWAKTU Kualifikasi dan Ujian Proposal1-2 semester Penelitian Aktifitas penelitian4-10 semester Konsultasi promotorTiap minggu -log book and approuval Seminar internal kk2 x/semester-loog book approuval Seminar internal Prodi1 x/semester-loog book approuval Seminar International dan Publikasi Setelah seminar prodi-Promotor approuval Sidang Tertutup satu seminar international dan accepted jurnal nasional Sidang Terbuka satu seminar international dan Accepted jurnal international Estimasi Jadwal Aktifitas Penelitian S3 Kebutuhan Masa Datang : Peningkatan Kualitas Proses Penelitian Mahasiswa Doktoral

54 NoNo RealitaUsulanKeinginan 1Kualitas dan kuantitas intake rendah Beasiswa, jejaring kerma (double degree, sandwich dlsb), promosi riset dan prodi, seleksi ketat, program unggulan (PDSU) Bagaimana mendapatkan calon S3 yg baik dan cukup 2Dana Riset tidak terkait desertasi Sinerji roadmap riset dosen dan ITB (fokus dan suport pendanaan  multy years dlsb) dan menarik dosen peneliti aktif menjadi pembimbing. Desertasi terkait riset dosen dan ITB 3Pemahaman Implementasi Kebijakan Publikasi Sosialisasi sk DIKTI, Internationalisasi dan peningkatan citation Scopus dari proceeding seminar dan jurnal di lingkungan ITB, Kerma riset International. Produktifitas publikasi internasional 4Publikasi/riset dosen tidak terkait kualitas desertasi Mendorong proposal riset nasional (ristek dlsb) yg melibatkan mhs s3. Prioritas Roadmap Fakultas/sekolah terkait solusi masalah nasional Berkontribusi untuk penyelesaian masalah nasional. 5Prosentase DO tinggiPeningkatan kualitas program dan riset /jejaring dosen. Segmentasi market sasaran Afrika dan Asia (kec cina, jepang, korea, singapore dan taiwan). Meningkatkan mhs internasional 6Keragaman pembimbingan tinggi Pemantapan muatan inti (silabus) pada kuliah dasar FI dan MP. Buat buku pedoman operasional bagi stakeholder. Benchmarking SPS. Pedoman penyelenggaraan mnuju standar internasional 7Dana Riset ITB hanya 2 tahun Kerma riset intrnasional.Meningkatkan jejaring Internasional 8Residensi Mhs S3 kurang Perbaikan atmosfir penelitian dan pembimbingan terkait butir 1-7 ditunjang oleh peningktan kualitas dan konsistensi monev. Residensi penuh 9Pemahaman tentang Peraturan Akademik beragam Sosialisasi. Kinerja perwakilan Fakultas/Sekolah pada komisi (KPPS- KSPs) dan Prodi Keseragaman pemahaman dan kesetaraan penerapan Kebutuhan Masa Datang : Peningkatan Kualitas Proses Penelitian Mahasiswa Doktoral

55 Catatan Penting Bagi Mahasiswa Manfaatkan kesempatan waktu studi yang diberikan. Tidak ada perpanjangan waktu studi. Harus selalu pro-aktif memperhatikan peraturan dan ketentuan akademik yang berlaku. Kebijakan menganulir peraturan dan ketentuan akademik adalah hal yang sangat langka di ITB. Ketentuan penundaan pembayaran biaya pendidikan hanya diijinkan bagi penerima beasiswa atau mahasiswa kerjasama.

56 Penelitian merupakan realisasi proposal yang sudah dinyatakan layak (qualified) untuk menyusun Tesis/Desertasi. Proses penelitian/bimbingan Interaksi aktifitas akademik antara mahasiswa, pembimbing/promotor dan prodi Kejelasan dan ketepatan topik dan pembimbing perlu ditetapkan sedini mungkin. Residensi faktor penting bagi kontinyuitas proses penelitian dan bimbingan. Jauhi plagiarisme dan kecurangan akademik lainnya. Catatan Penting Bagi Mahasiswa

57 TUGAS AKHIR (Prof Dr Ikhsan) Problem/topik: ditentukan/diberikan Metodologi: ditentukan Pelaksanaan: dengan bimbingan intensif Catatan Penting Bagi Mahasiswa : Thesis dan Desertasi Problem/topik: ditentukan/diberikan Metodologi: ada alternatif Pelaksanaan: independen dengan bimbingan TESIS (Prof Dr Ikhsan) Problem/topik: memilih alternatif Metodologi: menentukan sendiri atau ada alternatif Pelaksanaan: independen dengan bimbingan DESERTASI (Prof Dr Ikhsan)

58 THESIS* (Prof Dr Ikhsan) Designed as technical exercises: replicating works of others or collecting & analyzing data. A kind of mini-dissertation on a project more limited in scope than dissertation Not expected for independent & originality research * J.B. LaPidus: A Walk Through Graduate Education, CGS, 2000 Ubiquitous adjectives: substantial, significant, original, independent. Substantial & Significant Prepared to do scholarly research Can do scholarly research Original & Independent Design, execution, analysis of results, conclusions are students own work DISSERTATION* (Prof Dr Ikhsan) Catatan Penting Bagi Mahasiswa : Thesis dan Desertasi

59 STARTING THE DISSERTATION* (Prof Dr Ikhsan) Picking a Topic Conducting the Literature Review Identifying the Problems & Qustions Staying on Track * M. Dittmann: Starting the Dissertation, Jan Catatan Penting Bagi Mahasiswa : Thesis dan Desertasi

60 Publikasi 1. Syarat mutlak kelulusan mahasiswa pascasarjana (kebijakan DIKTI dan ITB). 2. Bagian dari rantai penilitian (Ismunandar, 2013 ): Untuk mendaftarkan penemuannya : prioritas, siapa yang pertama, registrasi HAKI Untuk mendapatkan label kualitas risetnya (dengan demikian juga perisetnya) : you are what you publish Agar mitranya mengetahui apa yang telah dikerjakan : Menarik pengakuan, penghargaan dan kolaborasi Untuk meninggalkan catatan permanen ttg riset yang dikerjakan : lasting recognition, immortality Catatan Penting Bagi Mahasiswa : Publikasi dan Plagiarisme

61 Publikasi What gets you accepted? (Ismunandar,2013) A Attention to details C Check and double check your work C Consider the reviews E English must be as good as possible P Presentation is important T Take your time with revision A Acknowledge those who have helped you N New, original and previously unpublished C Critically evaluate your own manuscript E Ethical rules must be obeyed – Nigel John Cook, Editor-in-Chief, Ore Geology Reviews 61 Catatan Penting Bagi Mahasiswa : Publikasi dan Plagiarisme

62 Publikasi (Ismunandar, 2013) Isi adalah bagian yang essential, namun cara menyampaikan juga critical  Kita memerlukan manuskrip yang BAIK untuk kita sampaikan ke komunitas ilmiah! Lakukan Penelitian yang menarik. Perlunya mentor:  Strategi memilih jurnal yang tepat  Mengurus detail Monitor kemajuannya Selalu mencoba, pantang menyerah Catatan Penting Bagi Mahasiswa : Publikasi dan Plagiarisme

63 Plagiarisme 1. Harus di hindari  Etika akademik profesi peneliti 2. Definisi (Ismunandar, 2013)  …to present as new and original an idea or product derived from an existing source. Merriam Webster’s Collegiate Dictionary (10 th edition)  …to take and use as one’s own the writings or ideas of another. The American Heritage Dictionary (2nd College Ed.)  … the reuse of someone else’s prior ideas, processes, results, or words without explicitly acknowledging the original author and source. ….IEEE PSPB Operations Manual (from Section B.7) 3. Cakupan Terbitan Plagiarisme (Ismunandar, 2013) Buku, Majalah, Jurnal, Proceeding, Foto, Grafik, Tabel, Media elektronik Catatan Penting Bagi Mahasiswa : Publikasi dan Plagiarisme

64 Plagiarisme 3. Tingkatan (Ismunandar, 2013) : At IEEE, acts of plagiarism are categorized into five levels, or degrees, of misconduct, ranging from the most serious (Level One) to the least serious (Level Five). BEDA Level BEDA hukumannya :  Level One: The uncredited verbatim copying of a full paper, or the verbatim copying of a major portion (greater than half of the original paper)  Level Two: The uncredited verbatim copying of a large portion (less than half of the original paper).  Level Three: The uncredited verbatim copying of individual elements (e.g., paragraphs, sentences, figures)  Level Four: The uncredited improper paraphrasing of pages or paragraphs  Level Five: The credited verbatim copying of a major portion of a paper without clear delineation (e.g., quotes or indents) 4. Psikologis (Ismunandar, 2013) :  Satu dua kalimat sama dari publikasi kita sendiri muncul tidak serta merta dicap plagiat. (ACS).  Dalam penulisan metoda aturan ini juga lebih longgar. Catatan Penting Bagi Mahasiswa : Publikasi dan Plagiarisme

65 Menghindari Plagiarisme 1. Menulis hasil sejak awal penelitian dilakukan, tandai rujukan yang digunakan. 2. Bekerjasama dengan rekan satu lab, pembimbing dan komunitas: Pertemuan rutin, Seminar Prodi dan Seminar dalam/luar negeri di komunitas keilmuan 3. Hindari Publikasi Salami atau Keripik.  Pilih publikasi yang komprehensif daripada banyak publikasi namun tidak utuh.  Namun sering juga disarankan publikasi awal ringkas dalam proceeding, kemudian publikasi utuh dalam artikel jurnal 4. Jangan mendua Dalam satu waktu tertentu kirimkan hanya ke satu Jurnal saja. 5. Yakinkan semua yang dimasukkan sebagai Pengarang yang memang Berhak  Majalah Nature 352:187, 18 Juli 1991: sistem skor untuk menentukan posisi urutan kepengarangan  Taat asas dalam menuliskan nama,  Tuliskan Lab/KK, Fak, ITB sebagai institusi  Bila ada penulis yang mangkat, tuliskan dalam catatan kaki Catatan Penting Bagi Mahasiswa : Publikasi dan Plagiarisme

66 SELAMAT BELAJAR DAN BERPRESTASI DI ITB Terima Kasih


Download ppt "SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG AGUSTUS 2013 Pengenalan Program Pascasarjana ITB."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google