Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LISTRIK STATIS HUKUM GAUSS. 2 DISINI KITA AKAN MEMPELAJARI 22 HUKUM GAUSS PADA MEDIUM NON-KONDUKTOR MEDAN LISTRIK PADA MEDIUM KONDUKTOR MEDAN LISTRIK.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LISTRIK STATIS HUKUM GAUSS. 2 DISINI KITA AKAN MEMPELAJARI 22 HUKUM GAUSS PADA MEDIUM NON-KONDUKTOR MEDAN LISTRIK PADA MEDIUM KONDUKTOR MEDAN LISTRIK."— Transcript presentasi:

1 LISTRIK STATIS HUKUM GAUSS

2 2 DISINI KITA AKAN MEMPELAJARI 22 HUKUM GAUSS PADA MEDIUM NON-KONDUKTOR MEDAN LISTRIK PADA MEDIUM KONDUKTOR MEDAN LISTRIK PADA MUATAN KONTINUE

3 Untuk menentukan kuat medan listrik akibat distribusi muatan tertentu dipergunakan hukum Gauss. Gauss menurunkan hukumnya berdasarkan pada konsep-konsep garis-garis medan listrik. Fluks listrik didefinisikan sebagai jumlah garis-garis medan listrik yang menembus tegak lurus suatu bidang. Perhatikan medan listrik serba sama yang arahnya seperti ditunjukkan pada Gambar (a). Garis-garis medan menembus tegaklurus suatu bidang segiempat seluas A. Jumlah garis-garis medan per satuan luas sebanding dengan kuat medan listrik, sehingga jumlah garis medan listrik yang menembus bidang seluas A sebanding dengan EA. Hasil kali antara kuat medan listrik tersebut dinamakan fluks listrik Φ. MEDAN LISTRIK PADA MEDIUM KONDUKTOR

4 Φ = E × AΦ = E × A Satuan untuk E adalah N/C, sehingga satuan untuk fluks listrik (dalam SI) adalah (N/C)(m 2 ) yang dinamakan weber (Wb). 1 weber = 1 NC -1 m 2Satuan untuk E adalah N/C, sehingga satuan untuk fluks listrik (dalam SI) adalah (N/C)(m 2 ) yang dinamakan weber (Wb). 1 weber = 1 NC -1 m 2 Untuk medan listrik menembus bidang tidak tegak lurus, perhatikan Gambar (b).Untuk medan listrik menembus bidang tidak tegak lurus, perhatikan Gambar (b). Φ = EA’Φ = EA’ Dengan A’ = A cos θ, sehingga:Dengan A’ = A cos θ, sehingga: Φ = EA cos θΦ = EA cos θ Dengan θ adalah sudut antara arah E dan arah normal bidang n. Arah normal bidang adalah arah yang tegaklurus terhadap bidang (lihat gambar c).Dengan θ adalah sudut antara arah E dan arah normal bidang n. Arah normal bidang adalah arah yang tegaklurus terhadap bidang (lihat gambar c).

5 (a)(b)(c) (a)Garis-garis medan medan antara listrik menembus bidang, (b)Garis-garis medan listrik menembus bidang dengan sudut θ (c) θ adalah sudut antara arah medan listrik dan arah normal bidang n.

6 Rumus Fluks Listrik : Φ = E. A atau

7 Berdasarkan konsep fluks listrik ini, muncullah hukum Gauss, sebagai berikut:Berdasarkan konsep fluks listrik ini, muncullah hukum Gauss, sebagai berikut: “Jumlah garis-garis medan listrik (fluks listrik) yang menembus suatu permukaan tertutup sama dengan jumlah muatan listrik yang dilingkupi oleh permukaan tertutup itu dibagi dengan permitivitas udara.”“Jumlah garis-garis medan listrik (fluks listrik) yang menembus suatu permukaan tertutup sama dengan jumlah muatan listrik yang dilingkupi oleh permukaan tertutup itu dibagi dengan permitivitas udara.” Φ = EA cos θ =Φ = EA cos θ = dengan A=luas permukaan tertutup, θ=sudut antara E dan arah normal n, dan Σq = muatan total yang dilingkupi oleh permukaan tertutup.dengan A=luas permukaan tertutup, θ=sudut antara E dan arah normal n, dan Σq = muatan total yang dilingkupi oleh permukaan tertutup.

8 MEDAN LISTRIK PADA MUATAN KONTINUE Hukum Gauss dapat digunakan untuk menghitung kuat medan listrik dari suatu sistem muatan yang muatannya terdistribusi seragam. Pada pembahasan ini dibatasi pada konduktor dua keping sejajar, dan konduktor bola berongga.Hukum Gauss dapat digunakan untuk menghitung kuat medan listrik dari suatu sistem muatan yang muatannya terdistribusi seragam. Pada pembahasan ini dibatasi pada konduktor dua keping sejajar, dan konduktor bola berongga. Untuk konduktor dua keping sejajar, misalkan, luas tiap keping A dan masing-masing keping diberi muatan sama tetapi berlawanan jenis +q dan –q.Untuk konduktor dua keping sejajar, misalkan, luas tiap keping A dan masing-masing keping diberi muatan sama tetapi berlawanan jenis +q dan –q. Jumlah garis medan yang menembus keping adalah:Jumlah garis medan yang menembus keping adalah: Φ= EA cos θ =Φ= EA cos θ =

9 Oleh karena medan listrik E menembus keping secara tegak lurus (Gambar ), maka θ = 0, dan cos 0 =1, sehingga persamaan menjadi:Oleh karena medan listrik E menembus keping secara tegak lurus (Gambar ), maka θ = 0, dan cos 0 =1, sehingga persamaan menjadi: EA =EA = E =E = dengan σ = rapat muatan listrik, sebagai muatan per satuan luas:dengan σ = rapat muatan listrik, sebagai muatan per satuan luas: MEDAN LISTRIK PADA MUATAN KONTINUE Gambar Konduktor dua keping sejajar

10

11

12

13 Sebuah konduktor dua keping sejajar yang tiap kepingnya berbentuk persegi panjang (panjang=5 cm, lebar = 4cm) diberi muatan 1,77μC yang berlawanan jenis. Hitung : (a) rapat muatan listrik masing-masing keping (b) besar kuat medan listrik dalam ruang diantara kedua keping CONTOH SOAL MARI KITA INGAT RUMUS RUMUS YANG TADI,,, LALU…. KITA JAWAB JAWABANNYA!!!

14 JAWABANNYA : Luas keping A = m 2, muatan keping q =1,77μC= 1,77 ´ C, ε = 8,85 ´ (dalam SI). (a) Rapat muatan dihitung dengan : σ = =8,85 × cm -2 (b) Besar kuat medan E di antara kedua keping, yaitu: E = = 1,0 × 10 8 N/m


Download ppt "LISTRIK STATIS HUKUM GAUSS. 2 DISINI KITA AKAN MEMPELAJARI 22 HUKUM GAUSS PADA MEDIUM NON-KONDUKTOR MEDAN LISTRIK PADA MEDIUM KONDUKTOR MEDAN LISTRIK."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google