Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma Memahami Tes Reliabilitas Alfa Cronbach Wastu Adi Mulyono, M.Kep. It is translated from Explaining.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma Memahami Tes Reliabilitas Alfa Cronbach Wastu Adi Mulyono, M.Kep. It is translated from Explaining."— Transcript presentasi:

1 School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma Memahami Tes Reliabilitas Alfa Cronbach Wastu Adi Mulyono, M.Kep. It is translated from Explaining Cronbach’s Alpha, Kirk Allen, Graduate Research Assistant, University of Dept. of Industrial Engineering. Original slide is downloaded from

2 School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma Apakah alfa dan mengapa perlu diketahui? –Alfa Cronbach merupakan pengukuran reliabilitas yang umum dan paling sering digunakan (dalam konsistensi internal). –Awalnya dirumuskan oleh Kuder & Richardson (1937) untuk data dikotom (0 or 1) dan kemudian di generalisasikan oleh Cronbach (1951) untuk menghitung banyak metode scoring. –Orang mengetahui bahea alfa yang tinggi adalah bagus, tetapi penting untuk pengetahuan lebih dalam agar dapa digunakan dengan tepat.

3 School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma Tes Reliabilitas lainnya –Test/Re-Test »Tes yang sama dilakukan dua kali –Equivalent Forms » Tes yang berbeda mencakup topik yang sama »Dapat dipenuhi dengan cara membagi tes menjadi dua bagian

4 School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma Persamaan Alfa Cronbach Dasar –n = jumlah pertanyaan –Vi = varian skor tiap pertanyaan –Vtest = varian total semua skor (bukan %’s) pada seluruh tes

5 School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma Cara Kerja Alfa –V i = p i * (1-p i ) »p i = persentase kelas yang menjawab dengan benar »Rumus ini dapat diturunkan dari definisi standar varian. –V i bervariasi dari 0 to 0.25 pipi 1-p i ViVi

6 School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma l Vtest merupakan bagian paling penting dari alfa l Jika Vtest besar, alfa akan besar juga: »Vtest besar  Ratio ΣVi/Vtest kecil  Rasio yang kecil dikurangkan dari 1  Alfa tinggi

7 School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma l Alfa yang tinggi artinya bagus. Alfa yang tinggi karena varian yang tinggi. l Mengapa varian tinggi bagus? –Varian yang tinggi berarti kita memiliki sebaran skor yang lebar, artinya objek lebih mudah dibedakan. –Jika suatu tes memiliki varian rendah, nilai di kelompok lebih dekat. Selain objek memiliki kesamaan kemampuan, tes tidak bermanfaat.

8 School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma Apa yang membuat pertanyaan Bagus dan Jelek dalam Alfa? l SPSS and SAS akan menunjukkan “alpha if item deleted”, yang menunjukkan bagaimana alfa akan berubahj jika pertanyaan tidak digunakan dalam tes. l “alpha if item deleted” rendah berarti pertanyaan bagus karena membuang pertanyaaan akan menurunkan nilai alfa. l Dalam tes seperti SCI (34 items), tidak ada pertanyaan akan memiliki standar deviasi lebih besar dari alfa keseluruhan. l Biasanya paling tinggi 0.03 dalam tiap arah

9 School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma Apa yang membuat pertanyaan menjadi Jelek? l Pertanyaan dengan “alpha if deleted” yang tinggi cencerung memiliki korelasi inter-item rendah (Pearson’s r).

10 School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma

11 Apa yang menyebabkan korelasi inter item rendah atau negatif? –Jika sebuah pertanyaan cencerung dijaba dengan benar oleh siswa kelompok bawah dalam tes, tetapi siswa kelompok pintar menjawab salah. –Orang yang “salah” menjawab pertanyaan dengan benar. l Dihitung dengan “selisih/gap” antara siswa yang benar dan salah –Siswa benar: rerata skor 15.0 –Siswa salah: rerata skor 12.5 –selisih/Gap = 15.0 – 12.5 = 2.5

12 School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma

13 l Jika sebuah pertanyaan “jelek”, artinya pertanyaan tersebut tidak sesuai keseluruhan pertanyaan untuk mengukur faktor mendasar yang sama (misal pengetahuan tentang statistik). –Pertanyaaan tidak “internally consistent” memiliki konsistensi internal dengan maksud tes. l Kemungkinan penyebab (berdasarkan komentar fokus grup) –Menebak (misalnya, pertanyaan terlalu sulit). –Menggunakan trik (misalnya, jawaban benar terlehat berbeda dari yang salah). –Pertanyaaan membutuhkan skill yang berbeda dari maksut pertanyaan (misalnya, perlu mengingat definisi).

14 School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma Bagaimana tes yang panjang (banyak) membuat Alfa datar (inflate)? l Contoh, bayangkan melipatgandakan panjang test: –Vtest akan meningkat dengan power 4 karena varian berarti mengkuadratkan. –Meskipun, ΣVi hanya akan dua kali karena masing masing adalah hanya angka antara 0 dan –Karea Vtest meningkat cepat daripada ΣVi (ingat bahwa Vtest tinggi adalah bagus ), kemudian alfa akan meningkat karena panjangnya test.

15 School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma References l Kuder & Richardson, 1937, “The Theory of the Estimation of Test Reliability” ( Psychometrika v. 2 no. 3 ) l Cronbach, 1951, “Coefficient Alpha and the Internal Structure of Tests” ( Psychometrika v. 16 no. 3 ) l Cortina, 1993, “ What is coefficient alpha? An examination of theory and applications” ( J. of Applied Psych. v. 78 no. 1 p ) Streiner, 2003, “ Starting at the Beginning: An Introduction to Coefficient Alpha and Internal Consistency ” ( J. of Personality Assessment v. 80 no. 1 p )


Download ppt "School of Industrial Engineering - The University of Oklahoma Memahami Tes Reliabilitas Alfa Cronbach Wastu Adi Mulyono, M.Kep. It is translated from Explaining."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google