Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pertemuan 2 PRAKTIKUM STATISTIKA. Data Mentah Data mentah adalah data yang telah dikumpulkan yang tidak disusun secara sistematis dari segi angka (secara.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pertemuan 2 PRAKTIKUM STATISTIKA. Data Mentah Data mentah adalah data yang telah dikumpulkan yang tidak disusun secara sistematis dari segi angka (secara."— Transcript presentasi:

1 Pertemuan 2 PRAKTIKUM STATISTIKA

2 Data Mentah Data mentah adalah data yang telah dikumpulkan yang tidak disusun secara sistematis dari segi angka (secara numerik). oContoh: data tinggi badan dari 100 orang mahasiswa laki-laki yang disusun urut alfabet. Perbedaan antara data terbesar dan data terendah dari suatu data mentah disebut range. oContoh: jika tinggi badan tertinggi dari 100 orang mahasiswa laki-laki adalah 180 cm dan tinggi badan terendah adalah 150 cm, maka rangenya adalah 179 cm – 150 cm = 29 cm

3 Distribusi Frekuensi Data mentah harus disusun secara numerik supaya dapat dianalisis. Susunan dari suatu data disebut distribusi data. Cara menyusun data yang paling umum adalah membuat distribusi frekuensi (tabel frekuensi) dengan menempatkan data ke dalam kelasnya masing-masing sesuai dengan urutan kelompoknya dan menetapkan banyaknya nilai yang masuk dalam setiap kelas.

4 Distribusi Frekuensi Contoh : Tabel Tinggi Badan 100 Mahasiswa Laki-laki di Universitas XYZ oKet : 150 – 155:interval kelas 150, 155:limit kelas 150:limit kelas bawah 155:limit kelas atas (150+155)/2 = 152,5 : nilai tengah Tinggi (cm)Banyak mahasiswa 150 – 1552 156 – 16116 162 – 16752 168 – 17325 174 – 1795 Total100

5 Continue… Interval kelas 150-155 menunjukkan bahwa tinggi badan yang tercakup adalah 149.5 cm sampai dengan 155.5 cm, sehingga : oKet : 149.5, 155.5: batas kelas 155,5-149,5 = 6: lebar interval kelas = c 5:banyak interval kelas = k TinggiBatas KelasBanyak mahasiswa 150 – 155149.5 – 155.52 156 – 161155.5 – 161.516 162 – 167161.5 – 167.552 168 – 173167.5 – 173.525 174 – 179173.5 – 179.55 Total100

6 Langkah-langkah Pembuatan Tabel Frekuensi 1. Cari nilai tertinggi dan terendah dari semua data. 2. Tentukan banyak dan lebar interval kelas Untuk menentukan banyak interval kelas, digunakan rumus Sturges: k = 1 + 3,322 log n k = banyak interval kelas n = banyaknya data / jumlah data

7 Langkah-langkah Pembuatan Tabel Frekuensi Untuk menentukan lebar interval kelas, digunakan rumus: c = (nilai tertinggi – nilai terendah)/k c : lebar interval kelas k : banyak interval kelas atau jumlah kelas n : banyaknya data atau jumlah data 3. Interval-interval kelas tersebut diletakkan dalam suatu kolom, diurutkan dari interval kelas terendah pada baris paling atas dan seterusnya. 4. Data diperiksa dan dimasukkan ke dalam interval kelas yang sesuai. Banyak data yang masuk dalam suatu interval kelas dinamakan frekuensi interval kelas tersebut.

8 Contoh Soal Daftar usia dari 50 orang : 47 62 79 33 62 54 36 47 17 56 72 55 57 69 51 12 79 39 82 69 40 59 86 33 47 52 53 72 97 16 35 72 33 57 39 47 69 56 59 74 56 34 45 26 72 41 70 49 64 44

9 Langkah-langkah Penyelesaian 1. Nilai tertinggi  97 Nilai terendah  12 n  50 2. Banyaknya interval kelas : k = 1+3,322 log n k = 1 + 3,322 (log 50) = 1 + 3,322 (1,70) = 1 + 5,65  6,65 Banyak interval kelas dipilih pembulatan ke bawah atau pembulatan ke atas, misalnya ditetapkan dibulatkan ke atas yaitu 7. log 50 = 1,698 = 1,70

10 Langkah-langkah Penyelesaian Lebar interval kelas : c = (nilai tertinggi – nilai terendah) / k c = (97 – 12) / 7 = 85 / 7  12,14 Lebar interval kelas dipilih pembulatan ke bawah atau pembulatan ke atas. Untuk penentuan pembulatan dilihat apakah semua data dapat masuk dalam setiap interval kelas yang ada

11 Langkah-langkah Penyelesaian Interval KelasBatas Kelas 12 – 23 24 – 35 36 – 47 48 – 59 60 – 71 72 – 83 84 - 95 Interval KelasBatas Kelas 12 – 24 25 – 37 38 – 50 51 – 63 64 – 76 77 – 89 90 - 112 Tabel A : Lebar interval dibulatkan ke bawah = 12 Tabel B : Lebar interval dibulatkan ke atas = 13

12 Langkah-langkah Penyelesaian Dapat dilihat bahwa jika digunakan pembulatan ke bawah untuk lebar interval seperti pada Tabel A, ternyata ada data yang tidak masuk dalam kelas yang sudah ada, yaitu 97 Sehingga untuk pembulatan lebar interval (c), dipilih pembulatan ke atas dengan lebar interval = 13, seperti pada Tabel B, sehingga semua data masuk dalam kelas yang dibentuk

13 Langkah-langkah Penyelesaian 3. Tentukan batas bawah dan batas atas untuk setiap kelas Batas bawah = (nilai terendah pada kelas + nilai tertinggi pada kelas sebelum) / 2 Batas atas = (nilai tertinggi pada kelas + nilai terendah pada kelas setelah) / 2 4. Cari nilai tengah dari masing – masing kelas : (nilai tertinggi pada kelas + nilai terendah pada kelas) / 2

14 Langkah-langkah Penyelesaian Contoh : untuk interval kelas 12-24, Batas bawah = (11 + 12) / 2 = 11,5 Batas atas = (24 + 25) / 2 = 24,5 Nilai tengah= (12 + 24) / 2 = 18 Interval KelasBatas KelasNilai Tengah 12 – 2411,5 – 24,518 25 – 3724,5 – 37,531 38 – 5037,5 – 50,544 51 – 6350,5 – 63,557 64 – 7663,5 – 76,570 77 – 8976,5 – 89,583 90 - 11289,5 – 112,5101

15 Langkah-langkah Penyelesaian 5. Hitung Frekuensi dan Frekuensi Kumulatifnya Interval KelasBatas KelasNilai TengahFrekuensi Frekuensi Kumulatif 12 – 2411,5 – 24,51833 25 – 3724,5 – 37,531710 38 – 5037,5 – 50,5441121 51 – 6350,5 – 63,5571536 64 – 7663,5 – 76,570945 77 – 8976,5 – 89,583449 90 - 11289,5 – 112,5101150

16 Penggambaran Distribusi Frekuensi Untuk menggambarkan distribusi frekuensi digunakan histogram, diagram frekuensi, dan ogive. 1. Histogram Histogram terdiri dari himpunan batang yang mempunyai: sumbu x merupakan nilai tengah dari masing-masing interval kelas sumbu y merupakan frekuensi masing-masing interval kelas

17 Penggambaran Distribusi Frekuensi

18 2. Diagram Frekuensi Diagram frekuensi merupakan grafik garis bertitik dari frekuensi masing-masing interval kelas.

19 Penggambaran Distribusi Frekuensi Jika histogram dan diagram frekuensi digabung, maka akan menjadi :

20 Penggambaran Distribusi Frekuensi 3. Ogive Ogive digunakan untuk menggambarkan frekuensi kumulatif masing-masing interval kelas.

21 Latihan Buat distribusi frekuensinya 138164150132144125149157 146158140147136148152144 168126138176163119154165 146173142147135153140135 161145135142150156145128

22 Penyelesaian 1. Nilai tertinggi : 176 terendah: 119 n = 40 2. Banyak interval : k = 1 + 3,322 log 40 = 6,32 ≈ 6 3. Lebar kelas : c = (176 – 119)/6 = 9,5 ≈ 10

23 Tabel Distribrisi Frekuensi IntervalBatas kelasNilai Tengah Frek. Kumulatif 119 – 128118,5-128,5123,544 129 – 138128,5-138,5133,5711 139 – 148138,5-148,5143,51324 149 – 158148,5-158,5153,5933 159 – 168158,5-168,5163,5538 169 - 178168,5-178,5173,5240


Download ppt "Pertemuan 2 PRAKTIKUM STATISTIKA. Data Mentah Data mentah adalah data yang telah dikumpulkan yang tidak disusun secara sistematis dari segi angka (secara."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google