Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pertemuan kelima. Analisis SWOT ” Tujuan dan pencapaian Hidup ” 1. Saya Harus Lulus Sarjana(S1) Dari Universitas DR Soetomo pada semester ini. 2. Paling.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pertemuan kelima. Analisis SWOT ” Tujuan dan pencapaian Hidup ” 1. Saya Harus Lulus Sarjana(S1) Dari Universitas DR Soetomo pada semester ini. 2. Paling."— Transcript presentasi:

1 Pertemuan kelima

2 Analisis SWOT ” Tujuan dan pencapaian Hidup ” 1. Saya Harus Lulus Sarjana(S1) Dari Universitas DR Soetomo pada semester ini. 2. Paling Lambat Bulan Depan Saya Harus Bisa Beli Laptop 3. Karena Saya Semester ini Program MK TOEFL maka Nilai Harus Mencapai 450 ” Kelebihan (Strength) “ 1. Saya orangnya cerdas, seminggu bisa baca 1 buku 2. Sholat, berdoa, puasa dan bersedekah. 3. Selalu Semangat dan Percaya Diri…………….!! ” Kelemahan (Weakness) “ 1. Terlalu Sibuk Dengan Pekerjaan Dan Urusan Asmara 2. Kurang Bisa Memanaj waktu dengan baik. 3. Kurang menguasai bahasa inggris terutama pada listening dan conversation. 4. Sering Menhabiskan waktu dengan main game dan Jalan2 ke mall 5. Boros Untuk Urusan Penampilan ” Peluang (Opportunity) “ 1. Teman dan rekan kerja yang bisa diajak sharing. 2. Browsing ke internet, ebook dan buku yang mendukung. 3. Teman Special yang mengajari saya bahasa ingris ” Ancaman (Threat) “ 1. tidak adanya biaya kuliah 2. kesehatn sering drop 3. persaingan semakin ketat

3 Urgensi Komunikasi FAKTA 80% Waktu yang kita punya digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Ke atas, ke bawah atau ke samping, di dalam organisasi kita atau di luar organisasi dengan para client, pelanggan serta unit-unit lain. Karena itu, mengembangkan kemampuan berkomunikasi sangatlah penting. FAKTA 1/3 Kehidupan orang dewasa dihabiskan di tempat kerja dan kemampuan berkomunikasi yang baik yang dikembangkan di tempat kerja akan merambat kepada meningkatnya mutu kehidupan pribadi. Kalau kita ingin tim kita meraih sukses, orang-orang di dalam tim harus mampu berbicara satu sama lain dan juga mampu mendengarkan. Inilah kunci keberhasilan sebuah komunikasi.

4 Definisi komunikasi Kata atau istilah “komunikasi” (Bahasa Inggris “communication”) berasal dari Bahasa Latin “communicatus” yang berarti “berbagi” atau “menjadi milik bersama”.Dengan demikian, kata komunikasi menurut kamus bahasa mengacu pada suatu upaya yang bertujuan untuk mencapai kebersamaan. Menurut Webster New Collogiate Dictionary dijelaskan bahwa komunikasi adalah “suatu proses pertukaran informasi di antara individu melalui sistem lambang- lambang, tanda-tanda atau tingkah laku”.

5 Definisi Para Ahli Sarah Trenholm dan Arthur Jensen. Komunikasiadalah suatu proses dimana simber mentransmisikan pesan kepada penerima melalui beragam saluran. Hovland, Janis & Kelley Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya. Berelson & Steiner Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian, dan lain-lain melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar, angka-angka, dan lain-lain. Harold Lasswell Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan “siapa” “mengatakan “apa” “dengan saluran apa”, “kepada siapa”, dan “dengan akibat apa” atau “hasil apa”.(who says what in which channel to whom and with what effect). Barnlund Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego. Weaver Komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lainnya. Gode Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari semula yang dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih.

6 Karakteristik Komunikasi 1. Komunikasi suatu proses 2. Komunikasi adalah upaya yang disengaja serta mempunyai tujuan 3. Komunikasi menurut adanya partisipasi dan kerja sama dari para pelaku yang terlibat 4. Komunikasi bersifat simbolis 5. Komuniksi bersifat transaksional 6. Komunikasi menembus ruang dan waktu

7 Komponen Komunikasi 1. Communicator (komunikator, source, sender) 2. Message (pesan) 3. Channel (media) 4. Communicant,Communicate,receiver,recipient 5. Effect,impact,influence (efek)

8 Sistematika Komunikasi PR : Peristiwa Kt : Komunikator P : Pesan M : Media Kn : Konumikan feedback PR Kt P M Kn Ide tujuan effect

9 Fungsi Komunikasi 1. Menginformasikan 2. Mendidik 3. Menghibur 4. Mempengaruhi

10 Tujuan Komunikasi 1. Perubahan sikap (attitude change) 2. Perubahan pendapat (opinion change) 3. Perubahan perilaku (behaviour change) 4. Perubahan sosial (social change)

11 TUJUAN DAN AKIBAT KOMUNIKASI Secara umum akibat ( hasil-impact ) komunikasi dapat terjadi dalam 3 tahap yakni : 1. Cognitive Effect (Tahap Kognitif). Yang menyangkut Yaitu kesadaran dan pengetahuan. Misalnya : menjadi sadar atau ingat, menjadi tahu atau kenal 2. Affective Effect (Tahap Afektif). Yaitu tahap pembentukan sikap atau perasaan/emosi. Misalnya : sikap setuju/tidak setuju, sediah, gembira, benci dan suka 3. Psychomotor Effect (Behavioral Effect atauTahap Konatif). Yaitu tahap pembentukan atau perubahan perilaku / tindakan. Misalnya : berbuat seperti yang dirasakan atau tidak dirasakan

12 A-A Procedure (AIDDA) A – Attention (perhatian) I – Interest (minat) D – Desire (hasrat) D – Decision (keputusan) A – Action (kegiatan)

13 CARA BERKOMUNIKASI PEMIMPIN DENGAN ANGGOTA TIM Pemimpin yang baik selalu mengundang, mendengarkan dan mendorong partisipasi. Cara komunikasi yang harus dipakai : KONSISTEN JELAS SOPAN

14 Komunikasi dibagi dua Komunikasi Verbal. Simbol atau pesan adalah semua jenis simbol yang menggunakan satu kata atau lebih Komunikasi Non Verbal. Pesan non verbal adalah semua isyarat yang bukan kata-kata

15 Hambatan Umum 1. Kecepatan berbicara Terkadang saya tidak bisa mengontrol kecepatan berbicara, kadang terlalu cepat dan kadang terlalu lambat. 2. Komunikasi satu arah Tidak ada umpan balik dari lawan bicara saya. Sehingga terkesan seperti berbicara sendiri. 3. Penggunaan bahasa yang kurang umum Ada kalanya saat berbicara resmi, saya masih belum bisa mengontrol bahasa yang saya gunakan. Bahasa daerah yang saya gunakan, kadang membuat lawan bicara saya menjadi binggung. Sehingga pesan tidak bias tersampaikan dengan baik. 4. Kekacauan ide Komunikasi tanpa persiapan bias membuat saya kurang bahan bicara. Sehingga ide yang ingin saya sampaikan tidak sesuai/tepat urutannya. 5. Redudansi/ pengulangan Mengatakan hal yang sama secara berulang-ulang dengan cara yang berbeda menyebabkan lawan bicara saya menjadi bingung dan tidak/ kurang memahami. 6. Sulit mengekspresikan diri Dengan adanya ekspresi diri, maka komunikasi akan lebih hangat dan akrab, sehingga pesan dapat tersampaikan dengan baik. Tetapi saya masih sulit mengeskpresikan diri sesuai dengan topic yang sedang dibicarakan. 7. Adanya emosi Terkadang saya masih sulit mengendalikan emosi diri

16 CARA BERKOMUNIKASI ANGGOTA TIM DENGAN PEMIMPIN Pemimpin yang baik tidak pernah menginginkan orang-orang yang selalu meng-iya-kan saja. Komunikasi yang diharapkan adalah : LANGSUNG, JUJUR DAN TERBUKA. DISAMPAIKAN DENGAN RASA HORMAT.

17 CARA BERKOMUNIKASI ANTAR SESAMAANGGOTA TIM. Tim yang sukses para anggotanya harus Selalu berkomunikasi demi kebaikan dan Tujuan bersama. BERSIKAPMENDUKUNG. MEMPRIORITASKAN YANG SEKARANG. CARA BERKOMUNIKASI TIM KEPADA PUBLIK RECEPTIVE. RESPONSIVE. REALISTIS

18 SELF TAHUTIDAK TAHU OTHERS TIDAK TAHU TAHU


Download ppt "Pertemuan kelima. Analisis SWOT ” Tujuan dan pencapaian Hidup ” 1. Saya Harus Lulus Sarjana(S1) Dari Universitas DR Soetomo pada semester ini. 2. Paling."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google