Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 “LINKING PARTICIPATIVE BUDGETING CONGRUENCE TO ORGANIZATION PERFORMANCE” BY: B. DOUGLAS CLINTON & JAMES E. HUNTON Behavioral Research in Accounting Vol.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 “LINKING PARTICIPATIVE BUDGETING CONGRUENCE TO ORGANIZATION PERFORMANCE” BY: B. DOUGLAS CLINTON & JAMES E. HUNTON Behavioral Research in Accounting Vol."— Transcript presentasi:

1 1 “LINKING PARTICIPATIVE BUDGETING CONGRUENCE TO ORGANIZATION PERFORMANCE” BY: B. DOUGLAS CLINTON & JAMES E. HUNTON Behavioral Research in Accounting Vol. 13, 2001 Presented by: Nio Tamara Dyah Dinar (339532)

2 Research Question Bagaimana hubungan agreement antara PNP dan DPA DPC dengan Organizational Performance?

3 Research Goal Clinton (‘99) DPC as a Key success factor in Perticipative Budgeting Tidak diuji secara empiris Menguji secara empiris hubungan antara Degree of Participation Congruence (DPC) dengan indikator Organizational Performance

4 Why Important? Riset-riset Participative Budgeting sebelumnya memberikan hasil yang bermacam-macam dan tidak jelas (Shields and Young, ‘93) Hubungan antara Participative Budgeting dengan Organizational Outcome tidak semata-mata bergantung pada level partisipasi aktual yang ada, seperti yang banyak di uji di riset-riset sebelumnya Menguji dugaan Clinton (‘99) bahwa DPC merupakan faktor “key success” dalam participative budgeting

5 Relevant Theory Vroom and Jago (‘88) Model of Participative Decision Making Situasional characteristic Appropriate degree&type participation System Software Margerison and Glube (‘79) Menguji model Vroom dan Yetton (‘73) Menguji model Vroom dan Jago (‘88) Efektifitas organisasi tergantung pada pemahaman atas situasi dan penilaian berapa banyak partisipasi yang diperlukan untuk sukses Manajer dengan high agreement pada model secara signifikan lebih profitable dan lebih memuaskan karyawan

6 Relevant Theory Vroom and Yetton (’73) Mengkarakteristikkan situasi Problem, kemudian merekomendasikan metode decision yang tepat 7 atribut situasional 5 metode decision YES/NO Dimensi Quality Dimensi Acceptance Vroom and Jago (‘88) Merevisi Vroom and Yetton 5 atribut situasional 5 Point scale Subordinate Perticipation

7 Relevant Theory Tushman and Nadler (‘78) Mengajukan model “Fit” sebagai faktor congruence dalam desain strategi Participative Budgeting yang efektif “Fit” Pencapaian efektivitas sebagai sebuah fungsi dari “matching” antara Information Processing Capacity dengan Information Processing Requirement Information Processing Capacity DPA Information Processing Requirement PNP MATCH Efektif

8 Relevant Theory Brownell (‘82) Perlunya memodifikasi spesifikasi peran untuk menyesuaikan dengan karakter personal dari para pemegang peran Doll and Torkzadeh (‘91) Deprivation Saturation Hubungan positif antara Congruence dengan Individual Outcome Jika tidak “congruence”

9 Research Hypothesis Perceived Need for Participation (PNP) Degree of Participation Allowed (DPA) Degree of Participation Congruence (DPC) Organizational Performance Indicators Ha: As the degree of fit between the perceived need for participation (PNP) and the degree of participation allowed (DPA) increases, i.e., as the degree of participation congruence (DPC) measure approaches 0 (PNP-DPA), organizational performance will increase. +

10 Method Survey questionnaire Disebar dalam annual accounting and financial executive conference Total attendance data Representing the publishing, paper manufacturing, chemical product industries Mayoritas posisi pd level accounting manager ke atas Shields and Young (‘93)

11 Method Measurement of Variables Quest, per item Personal copmputer Fully Randomized Bruns and Waterhouse (‘75) Participation in planning participation in budgeting interaction with superior regarding budget issues PNP dan DPA DPC Mengkalkulasi perbedaan antara PNP dan DPA Absolute Value Organizational Performance Shields and Young (‘93) % change in net income % change in Stock Price % change in ROI Perceived firm performance compared to industry peers

12 Preliminary testing of Sample Characteristics MANOVA Untuk menilai sejauh mana respon partisipan dipengaruhi oleh karakteristik sampel Respon partisipan dipengaruhi oleh Age dan Position Title Sign (F- Ratio=126.43, p-val < 0.01 ANOVA DPA secara signifikan berbeda berdasarkan Position Title Scheffe’s Multiple Pairwise Comparison Junior Accountant (lowest mean level DPA 18.8) dengan CFO (highest mean level DPA 25.6)

13 Hypothesis Testing

14 Hipotesis Terdukung “Organizational Performance berhubungan positif dengan DPC construct” Hipotesis Terdukung “Organizational Performance berhubungan positif dengan DPC construct”

15 Post Hoc Testing Menguji pernyataan “DPC dimana perbedaan antara DPA dan PNP mendekati 0, akan sejalan dengan meningkatnya ukuran kinerja. Pada atau mendekati Zero point (perfect congruence), performance measure akan semakin maksimal. Menguji apakah Deprivation dan Saturation akan secara berbeda berhubungan dengan Organizational Performance Non-directional t-test membuktikan bahwa tidak ada perbedaan secara signifikan

16

17 Kesimpulan  Organizational Performance semakin maksimal ketika Congruence semakin maksimal; organizational performance semakin maksimal ketika perbedaan antara DPA dengan PNP semakin mendekati 0.  Dari sample response menunjukkan grup yang konservatif, ditunjukkan dari lebih dari setengah responden (199) merasakan Saturation  Korelasi antara PNP dan DPA yang tidak sig (table 3) kontadiktif dengan hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan terdapat hubungan yang kuat antara PNP dengan DPA.

18 Implikasi  Hanya dengan meningkatkan level partisipasi dalam proses budgeting tanpa mempertimbangkan jumlah partisipasi yang seharusnya diijinkan, tidak selalu menjadi strategi yang efektif  Para pembuat keputusan membuat sebuah pertimbangan dengan menentukan level partisipasi yang seharusnya digunakan dan menyesuaikannya dengan partisipasi aktual pada level tersebut.

19 Keterbatasan partisipan merupakan volunteer karena kesulitan dalam mengakses karakteristik demografi, sehingga kurang representative sample dari tiga industry hasilnya tidak dapat digeneralisir untuk industri lainnya Framework yang kurang lengkap validitas dan reliabilitas dari behaviors dan attitude dari subject response tidak diketahui Menggunakan self-reported dari responden yang dijadikan indikator organizational performance mengindikasikan respon yang rentan akan bias

20


Download ppt "1 “LINKING PARTICIPATIVE BUDGETING CONGRUENCE TO ORGANIZATION PERFORMANCE” BY: B. DOUGLAS CLINTON & JAMES E. HUNTON Behavioral Research in Accounting Vol."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google