Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Seni Budaya ( Seni Musik) SMP TARAKANITA 2 DAN SMP TARAKANITA 4 JAKARTA Wisma Canossa 27-28 April 2012.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Seni Budaya ( Seni Musik) SMP TARAKANITA 2 DAN SMP TARAKANITA 4 JAKARTA Wisma Canossa 27-28 April 2012."— Transcript presentasi:

1 Seni Budaya ( Seni Musik) SMP TARAKANITA 2 DAN SMP TARAKANITA 4 JAKARTA Wisma Canossa April 2012

2 Hasil Refleksi Pembelajaran : 1. MAPEL SENI BUDAYA MUSIK : Siswa kesulitan dalam mengapresiasi dan berekspresi lagu daerah. Refleksi awal : a. Guru kurang bisa memotivasi siswa b. Guru kurang komunikatif dalam menyampaikan materi. c. Siswa kurang apresiatif terhadap lagu daerah.

3 d. Siswa kurang berani dalam mengekspresikan lagu daerah. Alternatif Terapi :Model pembelajaran bermain kuis”berpacu dalam melodi” untuk membuat materi pelajaran lebih menarik dan mudah dipahami siswa. Judul : Penerapan Model Pembelajaran Bermain kuis”berpacu dalam melodi”untuk Meningkatkan apresiasi dan ekspresi siswa terhadap lagu daerah.

4 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagian besar siswa di SMP Tarakanita 2 dan SMP Tarakanita 4 masih banyak mengalami kesulitan dalam mengapresiasi dan mengekspresikan lagu- lagu daerah. Hal ini ditunjukkan dari nilai praktek siswa pada tahun pelajaran 2011/2012 yang mendapatkan nilai di bawah batas KKM. Hal ini dikarenakan pembelajaran masih mengacu model Lihat, Dengar, dan Catat (LDC) atau ceramah tanpa tanya dan diskusi apalagi berimajinasi sehingga masih berpusat pada guru. Metode ceramah mempunyai keunggulan berupa alokasi waktu yang diperlukan relatif lebih sedikit. Namun demikian, ada beberapa kelemahan dari metode ceramah, yaitu: (a) siswi cenderung pasif, (b) bahasa yang digunakan guru kurang dapat dipahami oleh siswi.

5 Agar kegiatan pembelajaran siswa untuk mengapresiasi dan mengekspresikan lagu daerah berlangsung secara aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan, maka proses belajar harus dibangun berdasarkan kegembiraan siswa dan guru sehingga hasilnya akan menjadi optimal. Melalui observasi terhadap karakteristik siswa yang senang jika belajar secara kelompok dan dapat dimodelkan secara nyata maka sampailah kepada keputusan untuk memilih metode kuis “ berpacu dalam melodi” yang dapat memberi pengalaman langsung secara nyata, melatih kerja sama, kreativitas, solidaritas, ketekunan, dan saling menghargai dalam perbedaan antar anggota kelompok sehingga memungkinka dapat meningkatkan capaian hasil belajar maupun nilai- nilai Cc5.

6 Berdasarkan butir-butir penyataan dalam latar belakang di atas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : 1. Apakah penerapan metode kuis ”berpacu dalam melodi” dapat meningkatkan prestasi belajar dalam mengapresiasi dan mengekspresikan lagu daerah?

7 2. Apakah penerapan metode kuis ”berpacu dalam melodi” dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan? 3. Apakah melalui penerapan metode kuis ”berpacu dalam melodi” nilai-nilai ketarakanitaan dapat tercapai?

8 Berdasarkan butir-butir rumusan permasa- lahan di atas dapatlah dirumuskan tujuan penelitian sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui pengaruh penerapan metode kuis ”berpacu dalam melodi” dalam mengapresiasi dan mengekspresikan lagu daerah di SMP Tarakanita 2 dan SMP Tarakanita 4.

9 2. Untuk mengetahui pengaruh penerapan metode kuis ”berpacu dalam melodi” terhadap suasana pembelajaran yang menyenangkan siswa di kelas VII 1 SMP Tarakanita 2 dan SMP Tarakanita 4 Jakarta. 3. Untuk mengetahui pengaruh penerapan metode kuis ”berpacu dalam melodi” terhadap implemetasi nilai-nilai ketarakanitaan dalam pembelajaran siswa di kelas VII 1 SMP Tarakanita 2 dan SMP Tarakanita 4 Jakarta.

10 1. Bagi Siswa a. Memberi motivasi dalam mengubah pandangan, sikap/perilaku siswa dalam kegiatan belajar mengajar b. Memberikan kesempatan untuk berpikir logis, kritis dan kreatif melalui permainan 2. Bagi Guru a. Sarana untuk meningkatan kreativitas dan daya inovasi guru agar pembelajarannya menjadi menyenangkan dan berhasil. b. Meningkatkan pamahaman guru terhadap implementasi nilai-nilai ketarakanitaan dalam pembelajaran. 3. Bagi Sekolah a. Terciptanya suasana pembelajaran yang dinamis, kondusif. b. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran yang mengimplementasikan spiritualitas CB di sekolah

11 BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Belajar dan Hasil Belajar 1. Pengertian dan Teori Belajar Nanang Hanafiah dan Cucu Suhana (2009: 6) menyatakan bahwa ada perbedaan dalam hal pengertian belajar antara pandangan tradisional dan pandangan modern. Pandangan tradisional mengenai belajar lebih berorientasi pada pengembangan intelektualitas atau pengembangan otak. Pandangan ini menyatakan bahwa belajar adalah usaha memperolah sejumlah ilmu pengetahuan. Pandangan modern mengenai belajar lebih berorientasi pada perubahan tingkah laku secara holistik dan integral. Pandangan ini menyatakan bahwa belajar adalah proses perubahan perilaku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. Perubahan perilaku itu meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik

12 2.Motivasi Belajar 3. Suasana Pembelajaran Menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kreatif dan menggembirakan. 4. Metode Kuis “berpacu dalam melodi” Siswa dibagi menjadi 4 kelompok. Guru memainkan sepenggal melodi lagu daerah kemudian tiap kelompok siswa berebut untuk menjawab judul lagu daerah. Setelah itu masing-masing kelompok menyanyikan salah satu lagu daerah dengan iringan musik benda-benda yang ada di sekitar kita. 5. Hasil Belajar dan Prestasi Belajar a.Ranah Kognitif Menyebutkan judul lagu-lagu daerah b.Ranah Psikomotor Menyanyikan serta mengekspresikan lagu daerah. c.Ranah Afektif Menghargai lagu-lagu daerah. 6. Nilai-nilai ketarakanitaan. kerja sama, menghargai karya orang lain, kreatifitas, tanggung jawab, disiplin.dan solidaritas yang tinggi.

13 B. Hipotesis Tindakan 1. Penerapan metode pembelajaran bermain kuis ”berpacu dalam melodi” dapat meningkatkan prestasi belajar dalam mengapresiasi dan mengekspresikan lagu daerah, di SMP Tarakanita 2 dan SMP Tarakanita 4 Jakarta, karena siswa mendapat pengalaman langsung yang bersifat nyata sehingga lebih mudah dipahami dan diingat kembali. 2. Penerapan metode pembelajaran bermain kuis”berpacu dalam melodi”di kelas VII 1 SMP Tarakanita 2 dan 4 Jakarta dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan karena dalam mengapresiasi dan mengekspresikan lagu daerah dilakukan dengan cara bermain bersama.

14 BAB III METODE PENELITIAN A. Setting Penelitian 1. Karakteristik Sekolah Tempat Penelitian Nama Sekolah : SMP Tarakanita 2 dan SMP Tarakanita 4 Alamat Sekolah : Jakarta Kelas: VII-1 Lingkungan kelas: Di lantai bawah, dekat dengan jalan masuk, agak bising dan ruang agak panas, sebagai tempat lalu lalang tamu sehingga memungkinkan terganggu konsentrasi belajarnya.

15 3. Penerapan metode pembelajaran bermain kuis” berpacu dalam melodi” di kelas VII 1 SMP Tarakanita 2 dan SMP Tarakanita 4 Jakarta dapat meningkatkan implementasi nilai-nilai ketarakanitaan dalam pembelajaran siswa, karena siswa dilatih kerja sama, kreatif, solidaritas, ketekunan, dan saling menghargai dalam perbedaan antar anggota kelompok.

16 2. Karakteristik subjek penelitian (siswa) a. Komposisi Siswa kelas VII 1. Siswa kelas VII 1 terdiri atas 28 siswa

17 b. Latar Belakang Sosial Ekonomi Orang tua siswa mayoritas sebagai pengusaha /wiraswasta sehingga status ekonominya menegah ke atas, sedang pendidikan orang tua 80% lulus strata satu c. Kemampuan Akademik Nilai ulangan harian SMP siswa kelas VII 1 dapat dikelompokkan menjadi 3 yaitu : 1. Kelompok Atas : 80 – 100 = 5 siswa 2. Kelompok Tengah : 70 – 79 = 14 siswa 3. Kelompok Bawah : 60 – 69 = 9 orang

18 d. Sebaran IQ (TPA) 1. Diatas 141 = 2 orang – 140 = 16 orang 3. dibawah 109 = 10 0rang e. Motivasi Belajar Motivasi belajar sangat baik dilihat dari tingkat kesiapan belajar mencapai 65%, dan koleksi buku pelajaran 60% siswa lebih dari satu jenis, dan catatannya lengkap dan rapi.

19 1. Variabel Input a. Siswa kelas VII 1 Tahun Pembelajaran 2011/2012 b. Guru Pengampu Mata Pelajaran : 1) I.G.Harry Suwarto 2) Y. Edy Gunawan 3) Sabina Arlien c. Kompetensi Dasar Mengapresiasi dan mengekspresikan lagu daerah. 2. Variabel Proses Suasana belajar, kerja sama, kreatif, solidaritas, ketekunan, dan saling menghargai. 3. Variabel output a. Prestasi belajar yang tinggi (kognitif) b. Suasana Aktivitas belajar c. Tingkat implementasi nilai-nilai ketarakanitaan dalam pembelajaran

20 1. Skenario tindakan pembelajaran (RPP) Guru menyampaikan pengantar tentang peraturan kuis “berpacu dalam melodi”,tujuan dan manfaat pembelajaran. 2. Pengadaan alat dalam pelaksanaan Tindakan Gitar atau Keyboard,benda-benda di sekitar kita yang dapat menghasilkan bunyi (tempat air mineral, botol bekas, sendok, dll) 3. Personil yang akan dilibatkan (kolaboran) Guru dan siswa. 4. Lembar observasi, soal evaluasi, angket berserta kriteria penilaiannya.

21 Pengalaman BelajarStrategi Proses PembelajaranWaktu Respon awalTahap Penjelasan Guru memberi penjelasan tujuan pembelajaran, motivasi serta manfaat dalam mempelajari (jika mungkin pretest/kuis) 10 menit Menggali dan mengolah informasi Tahap Bermain kuis “berpacu dalam melodi” Siswa melakukan aktivitas pembelajaran dengan bermain kuis setelah menerima penjelasan aturan bermainnya 20 menit Komunikasi LisanTahap Tanya Jawab10 menit Pemecahan MasalahTahap Latihan Siswa memilih salah satu lagu daerah untuk diekspresikan menurut kelompok masing-masing. 30 menit Mengambil Keputusan dan Mengukur Potensi diri Tahap Penugasan/Evaluasi 1.Postest (UH) 2.Mengisi angket/kuisioner 20 menit

22 Pada saat berlangsung tindakan : 1. Kolaboran menilai hasil pretest/kuis 2. Peneliti (guru) dan kolaboran melakukan penilaian observasi aktivitas siswa tentang hubungannya dengan nilai ketarakanitaan. 3. Peneliti dan kolaboran mencatat perilaku- perilaku dan kejadian yang di luar skenario tindakan untuk bahan analisis dan refleksi. 4. Kolaboran juga bisa melakukan wawancara 5. Kolaboran menyiapkan dan bersama peneliti melakukan postest (UH) dan kuisioner suasana belajar

23 TERIMA KASIH


Download ppt "Seni Budaya ( Seni Musik) SMP TARAKANITA 2 DAN SMP TARAKANITA 4 JAKARTA Wisma Canossa 27-28 April 2012."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google