Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Model DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Model DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN."— Transcript presentasi:

1 Model DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

2

3  LATAR BELAKANG  LANDASAN HUKUM  TUJUAN  PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN  PENILAIAN AUTENTIK  MEKANISME DAN PROSEDUR  TEKNIK DAN INSTRUMEN PENILAIAN  PENGOLAHAN NILAI  LAPORAN CAPAIAN KOMPETENSI  LATAR BELAKANG  LANDASAN HUKUM  TUJUAN  PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN  PENILAIAN AUTENTIK  MEKANISME DAN PROSEDUR  TEKNIK DAN INSTRUMEN PENILAIAN  PENGOLAHAN NILAI  LAPORAN CAPAIAN KOMPETENSI

4 (Permendikbud No.66 tahun 2013): Standar Penilaian Pendidikan bertujuan untuk menjamin: a.perencanaan penilaian peserta didik sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai dan berdasarkan prinsip- prinsip penilaian, b.pelaksanaan penilaian peserta didik secara profesional, terbuka, edukatif, efektif, efisien, dan sesuai dengan konteks sosial budaya; dan c.pelaporan hasil penilaian peserta didik secara objektif, akuntabel, dan informatif. (Permendikbud No.66 tahun 2013): Standar Penilaian Pendidikan bertujuan untuk menjamin: a.perencanaan penilaian peserta didik sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai dan berdasarkan prinsip- prinsip penilaian, b.pelaksanaan penilaian peserta didik secara profesional, terbuka, edukatif, efektif, efisien, dan sesuai dengan konteks sosial budaya; dan c.pelaporan hasil penilaian peserta didik secara objektif, akuntabel, dan informatif. Banyak sekolah belum memenuhi tujuan penilaian sesuai standar

5 a.Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional b.PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan perubahannya PP No. 32 tahun 2013 c.Permendikbud No. 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan d.Permendikbud No. 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah e.Permendikbud No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah f.Permendikbud No. 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan g.Permendikbud No.69 Tahun 2013 tentqng Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah h.Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum i.Keputusan Dirjen Dikmen No.717/D/Kep/2013 tentang Bentuk dan Tatacara Penyusunan Laporan Capaian Kompetensi Peserta Didik SMA/MA a.Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional b.PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan perubahannya PP No. 32 tahun 2013 c.Permendikbud No. 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan d.Permendikbud No. 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah e.Permendikbud No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah f.Permendikbud No. 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan g.Permendikbud No.69 Tahun 2013 tentqng Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah h.Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum i.Keputusan Dirjen Dikmen No.717/D/Kep/2013 tentang Bentuk dan Tatacara Penyusunan Laporan Capaian Kompetensi Peserta Didik SMA/MA

6 Membantu pendidik dan satuan pendidikan untuk: 1.meningkatkan pemahaman mengenai prinsip-prinsip penilaian dan penilaian autentik; 2.merencanakan dan melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik yang berkualitas sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan; 3.mengolah hasil penilaian dan menindak lanjutinya; 4.menyusun laporan capaian kompetensi peserta didik secara objektif, akuntabel, dan informatif. Membantu pendidik dan satuan pendidikan untuk: 1.meningkatkan pemahaman mengenai prinsip-prinsip penilaian dan penilaian autentik; 2.merencanakan dan melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik yang berkualitas sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan; 3.mengolah hasil penilaian dan menindak lanjutinya; 4.menyusun laporan capaian kompetensi peserta didik secara objektif, akuntabel, dan informatif.

7 Objektif Terpadu Ekonomis Transparan Akuntabel Sistematis Edukatif Menyeluruh dan Berkesinambungan Sahih PENDEKATAN : Penilaian Acuan Patokan/Penilaian Acuan Kriteria

8

9 1.Dilakukan secara komprehensif untuk menilai mulai dari masukan (input), proses, dan keluaran (output) pembelajaran. 2.Terpadu dengan pembelajaran. 3.Menilai kesiapan, proses, dan hasil belajar peserta didik secara utuh. 4.Meliputi ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan. 5.Relevan dengan pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam pembelajaran. 6.Mencerminkan masalah kehidupan nyata (real life). 7.Tidak hanya mengukur apa yang diketahui oleh peserta didik, tetapi lebih menekankan mengukur apa yang dapat dilakukan oleh peserta didik. 1.Dilakukan secara komprehensif untuk menilai mulai dari masukan (input), proses, dan keluaran (output) pembelajaran. 2.Terpadu dengan pembelajaran. 3.Menilai kesiapan, proses, dan hasil belajar peserta didik secara utuh. 4.Meliputi ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan. 5.Relevan dengan pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam pembelajaran. 6.Mencerminkan masalah kehidupan nyata (real life). 7.Tidak hanya mengukur apa yang diketahui oleh peserta didik, tetapi lebih menekankan mengukur apa yang dapat dilakukan oleh peserta didik.

10 PENILAIAN HASIL BELAJAR SATUAN PENDIDIKAN PEMERINTAH &/ LEMBAGA MANDIRI PENDIDIK Permendikbud No.66 Th.2013

11 Penilaian oleh pendidik dapat berupa tes dan non tes yang dilakukan melalui ulangan dan penugasan, untuk mengukur kompetensi peserta didik secara berkelanjutan, memantau kemajuan, dan memperbaiki hasil belajar peserta didik.

12  Satuan pendidikan mengoordinasikan ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester, serta melaksanakan ujian tingkat kompetensi dan ujian sekolah  Ujian Tingkat Kompetensi (UTK) dilakukan untuk mengetahui pencapaian tingkat kompetensi.  Cakupan UTK meliputi sejumlah KD yang merepresentasikan KI pada tingkat kompetensi tersebut.  UTK untuk SMA dilaksanakan pada akhir kelas XI menggunakan kisi-kisi dari pemerintah  Ujian Sekolah dilaksanakan pada akhir kelas XII

13  Penilaian oleh pemerintah berupa Ujian Mutu Tingkat Kompetensi dan Ujian Nasional  Ujian Mutu Tingkat Kompetensi (UMTK) dilakukan untuk mengetahui pencapaian tingkat kompetensi.  Cakupan UMTK meliputi sejumlah KD yang merepresentasikan KI pada tingkat kompetensi tersebut  UMTK dilakukan dengan metode survei pada akhir kelas XI.  Ujian Nasional dilaksanakan pada akhir kelas XII.

14 Sekolah Siswa 1.Ujian Tingkat Kompetensi (yang bukan UN) Waktu: Tiap tingkat kompetensi 2.Ujian Sekolah Waktu: Akhir jenjang sekolah Guru 1.Penilaian Diri Waktu: Sebelum ulangan harian 2. Penilaian antar teman Waktu : sesuai rencana 1.Ujian Tingkat Kompetensi (UN) Waktu: Akhir jenjang sekolah 2.Ujian Mutu Tingkat Kompetensi Waktu: Tiap akhir tingkat kompetensi 1.Autentik Waktu: terus menerus 2.Jurnal Waktu: terus menerus 3. Penilaian Proyek Waktu: Akhir bab/Tema 4. Ulangan Harian Waktu: Sesuai rencana 5. UTS/UAS Waktu: Semesteran Pemerintah

15 PROSEDUR PENILAIAN PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGOLAHAN & TINDAK LANJUT PENGOLAHAN & TINDAK LANJUT PELAPORAN

16

17 1.Penilaian kompetensi sikap dilakukan melalui observasi, penilaian diri (self assessment), penilaian antarpeserta didik (peer assessment), dan jurnal. 2.Instrumen observasi, penilaian diri, dan penilaian antarpeserta didik berupa daftar cek (check list) atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik. Jurnal berupa catatan guru tentang kekuatan, kelemahan, sikap dan perilaku peserta didik di dalam dan di luar kelas. 3.Rubrik adalah daftar kriteria yang menunjukkan kinerja, aspek yang akan dinilai, dan gradasi mutu. 1.Penilaian kompetensi sikap dilakukan melalui observasi, penilaian diri (self assessment), penilaian antarpeserta didik (peer assessment), dan jurnal. 2.Instrumen observasi, penilaian diri, dan penilaian antarpeserta didik berupa daftar cek (check list) atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik. Jurnal berupa catatan guru tentang kekuatan, kelemahan, sikap dan perilaku peserta didik di dalam dan di luar kelas. 3.Rubrik adalah daftar kriteria yang menunjukkan kinerja, aspek yang akan dinilai, dan gradasi mutu.

18 KOMPETENSI SIKAP SPIRITUAL Kompetensi IntiKompetensi Dasar KI-1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 1.1 Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar komunikasi internasional yang diwujudkan dalam semangat belajar. Mata Pelajaran: Bahasa Inggris

19 CONTOH RUBRIK BERSEMANGAT BELAJAR KRITERIAINDIKATOR Sangat Baik (SB)Selalu bersemangat dalam belajar bahasa Inggris – Sudah konsisten Baik (B)Sering menunjukkan semangat dalam belajar bahasa Inggris – Mulai konsisten Cukup (C)Kadang-kadang menunjukkan semangat dalam belajar bahasa Inggris – Belum konsisten Kurang (K)Tidak pernah bersemangat dalam belajar bahasa Inggris – Tidak konsisten

20 KOMPETENSI SIKAP SOSIAL Kompetensi IntiKompetensi Dasar KI-2: Menghayati dan mengamal- kan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan. 2.1 Menunjukkan perilaku santun dan peduli dalam melaksanakan komunikasi interpersonal dengan guru dan teman. 2.2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan komunikasi transaksional dengan guru dan teman. 2.3 Menunjukkan perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan cinta damai dalam melaksanakan komunikasi fungsional.

21 CONTOH RUBRIK PENILAIAN SIKAP SANTUN KRITERIAINDIKATOR Sangat Baik (SB)Selalu santun dalam bersikap dan bertutur kata kepada guru dan teman – Sudah konsisten Baik (B)Sering santun dalam bersikap dan bertutur kata kepada guru dan teman – Mulai konsisten Cukup (C)Kadang-kadang santun dalam bersikap dan bertutur kata kepada guru dan teman – Belum konsisten Kurang (K)Tidak pernah santun dalam bersikap dan bertutur kata kepada guru dan teman – Tidak konsisten

22 CONTOH HASIL OBSERVASI PENILAIAN SIKAP NoNama Kriteria Sikap Profil sikap secara umum Semangat Belajar SantunPeduli 1AdiBBCB 2……

23 CONTOH DAFTAR CEK PENILAIAN DIRI NOPERNYATAANYATIDAK 1Pembelajaran bahasa Inggris menyenangkan bagi saya 2Saya tidak pernah menyontek pada waktu ulangan dan ujian 3Saya tidak berminat bekerja sebagai penterjemah 4dsb

24 CONTOH HASIL PENILAIAN DIRI NONAMA SKOR PERNYATAAN NO.JUML SKOR NILAI SIKAP KRITE- RIA 123…dst 1Adi B 2…… Nilai sikap = (Juml.skor : skor maks) x 4 KRITERIARENTANG SKOR Sangat Baik (SB)3.66 – 4.00 Baik (B)2.66 – 3.65 Cukup (C)1.66 – 2.65 Kurang (K)< 1.65

25 CONTOH DAFTAR CEK PENILAIAN ANTARPESERTA DIDIK NOPERNYATAANYATIDAK 1 Mau menerima pendapat teman 2 Memaksa teman untuk menerima pendapatnya 3 Memberi solusi terhadap pendapat yang bertentangan 4 Dapat bekerja sama dengan teman yang berbeda status sosial, suku, dan agama 5dst

26 HASIL PENILAIAN ANTARPESERTA DIDIK NONAMA SKOR PERNYATAAN NO.JUML SKOR NILAI SIKAP KRITE- RIA 1234dst 1Adi B 2…… Nilai sikap = (Juml.skor : skor maks) x 4 KRITERIARENTANG SKOR Sangat Baik (SB)3.66 – 4.00 Baik (B)2.66 – 3.65 Cukup (C)1.66 – 2.65 Kurang (K)< 1.65

27 1.Penilaian kompetensi pengetahuan dilakukan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan. 2.Instrumen tes berupa seperangkat butir soal. Soal tes tulis yang sering digunakan di SMA adalah bentuk pilihan ganda dan uraian. 3.Untuk tes lisan perlu disiapkan daftar pertanyaan yang disampaikan secara langsung dalam bentuk tanya jawab. 4.Instrumen penugasan berupa tugas PR atau proyek yang dapat dikerjakan secara individual atau kelompok sesuai karakteristik tugas. 5.Instrumen penilaian harus memenuhi kaidah substansi (materi), konstruksi, dan bahasa. 1.Penilaian kompetensi pengetahuan dilakukan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan. 2.Instrumen tes berupa seperangkat butir soal. Soal tes tulis yang sering digunakan di SMA adalah bentuk pilihan ganda dan uraian. 3.Untuk tes lisan perlu disiapkan daftar pertanyaan yang disampaikan secara langsung dalam bentuk tanya jawab. 4.Instrumen penugasan berupa tugas PR atau proyek yang dapat dikerjakan secara individual atau kelompok sesuai karakteristik tugas. 5.Instrumen penilaian harus memenuhi kaidah substansi (materi), konstruksi, dan bahasa.

28 Kompetensi Dasar: 3.8 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit berdasarkan daya hantar listriknya. Indikator: Disajikan tabel hasil percobaan uji larutan, peserta didik dapat menentukan senyawa yang merupakan larutan elektrolit dan non- elektrolit dengan tepat. Rumusan soal Perhatikan data percobaan uji larutan berikut!

29 No larutan Pengamatan pada ElektrodaLampu ( 1 ) Tidak ada gelembungPadam ( 2 ) Sedikit gelembungPadam ( 3 ) Sedikit gelembungRedup ( 4 ) Banyak gelembungRedup ( 5 ) Banyak gelembungMenyala Pasangan senyawa yang merupakan larutan elektrolit kuat dan non- elektrolit berturut-turut ditunjukkan oleh larutan nomor …. A. (1) dan (2) B. (2) dan (3) C. (3) dan (5) D. (4) dan (5) E. (5) dan (1) Kunci: E

30 CONTOH SOAL URAIAN

31

32 1.Penilaian kompetensi keterampilan dilakukan melalui pengamatan kinerja yang meminta peserta didik mendemonstrasikan kompetensi tertentu, melalui tes praktik, proyek, atau penilaian portofolio. 2.Instrumen penilaian keterampilan berupa daftar cek (check list) atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik 3.Tes praktik menuntut peserta didik melakukan keterampilan berupa aktivitas yang sesuai dengan tuntutan kompetensi. 4.Proyek adalah tugas yang meliputi kegiatan perancangan, pelaksanaan, dan pelaporan yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. 5.Penilaian portofolio dilakukan dengan cara menilai kumpulan karya peserta didik dalam bidang tertentu yang bersifat reflektif integratif. 1.Penilaian kompetensi keterampilan dilakukan melalui pengamatan kinerja yang meminta peserta didik mendemonstrasikan kompetensi tertentu, melalui tes praktik, proyek, atau penilaian portofolio. 2.Instrumen penilaian keterampilan berupa daftar cek (check list) atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik 3.Tes praktik menuntut peserta didik melakukan keterampilan berupa aktivitas yang sesuai dengan tuntutan kompetensi. 4.Proyek adalah tugas yang meliputi kegiatan perancangan, pelaksanaan, dan pelaporan yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. 5.Penilaian portofolio dilakukan dengan cara menilai kumpulan karya peserta didik dalam bidang tertentu yang bersifat reflektif integratif.

33 CONTOH RUBRIK KETERAMPILAN BERBICARA KRITERIASKORINDIKATOR Kelancaran (fluency)3Lancar 2Kurang lancar 1Tidak ancar Pengucapan (pronunciation) 3Baik 2Kurang baik 1Tidak baik Intonasi (Intonation)3Sesuai 2Kurang sesuai 1Tidak sesuai Pilihan kata (Diction)3Tepat 2Kurang tepat 1Tidak tepat

34 CONTOH PEDOMAN PENSKORAN PROYEK

35 CONTOH TUGAS PORTOFOLIO - BIOLOGI Ruang lingkup: 1. Karya portofolio yang dikumpulkan adalah seluruh hasil laporan praktikum biologi kelas X semester Setiap laporan hasil praktikum dikumpulkan selambat- lambatnya satu minggu setelah peserta didik melaksanakan praktikum. 3. Penilaian karya portofolio terpilih dilaksanakan satu minggu sebelum Ulangan Akhir Semester 1. Uraian tugas portofolio: 1.Buatlah laporan praktikum Biologi untuk seluruh kegiatan praktikum selama semester 1. 2.Laporan praktikum meliputi: persiapan, pelaksanaan, dan hasil praktik. 3.Diskusikan dengan guru untuk memilih 3 (tiga) karya/laporan praktikummu yang terbaik untuk dinilai. Uraian tugas portofolio: 1.Buatlah laporan praktikum Biologi untuk seluruh kegiatan praktikum selama semester 1. 2.Laporan praktikum meliputi: persiapan, pelaksanaan, dan hasil praktik. 3.Diskusikan dengan guru untuk memilih 3 (tiga) karya/laporan praktikummu yang terbaik untuk dinilai.

36 RUBRIK PENILAIAN PORTOFOLIO PRAKTIKUM BIOLOGI KRITERIASKORINDIKATOR Persiapan Skor maks 3 3Pemilihan alat dan bahan tepat 2Pemilihan alat atau bahan tepat 1Pemilihan alat dan bahan tidak tepat Pelaksanaan Skor maks 9 3 Rangkaian alat tepat dan rapi 2 Rangkaian alat tepat atau rapi 1 Rangkaian alat tidak tepat dan tidak rapi 3Langkah kerja dan waktu pelaksanaan tepat 2Langkah kerja atau waktu pelaksanaan tepat 1Langkah kerja dan waktu pelaksanaan tidaktepat 3 Memperhatikan keselamatan kerja dan kebersihan 2 Memperhatikan keselamatan kerja atau kebersihan 1 Tidak memperhatikan keselamatan kerja dan kebersihan

37 RUBRIK PENILAIAN PORTOFOLIO PRAKTIKUM BIOLOGI KRITERIASKORINDIKATOR Hasil Skor maks 6 3Data akurat 2Data kurang akurat 1Data tidak akurat 3Simpulan tepat 2Simpulan kurang tepat 1Simpulan tidak tepat Laporan Skor maks 3 3Tampilan menarik dan bahasa sesuai kaidah 2Tampilan menarik atau bahasa sesuai kaidah 1Tampilan tidak menarik dan bahasa tidak sesuai kaidah

38

39 PREDIKAT & NILAI KOMPETENSI PREDIKAT NILAI KOMPETENSI PENGETAHUANKETERAMPILANSIKAP A4.00 SB (Sangat Baik) A-3.66 B+3.33 B (Baik) B3.00 B-2.66 C+2.33 C (Cukup) C2.00 C-1.66 D+1.33 K (Kurang) D1.00 Permendikbud No.81A tahun 2013

40 Peserta didik dinyatakan sudah tuntas belajar untuk KD pada KI-3 dan KI-4 apabila hasil tes formatif mencapai nilai ≥ Ketuntasan seorang peserta didik untuk KD pada KI-1 dan KI-2 dilakukan dengan memperhatikan aspek sikap pada KI-1 dan KI- 2 untuk seluruh matapelajaran, yakni jika profil sikap peserta didik secara umum berada pada kategori baik (B) menurut standar yang ditetapkan. KETUNTASAN BELAJAR

41 KD pada KI-3 dan KI-4: diberikan remedial individual sesuai dengan kebutuhan kepada peserta didik yang memperoleh nilai < 2.66; KD pada KI-3 dan KI-4: diadakan remedial klasikal sesuai dengan kebutuhan apabila > 75% peserta didik memperoleh nilai < 2.66; KD pada KI-3 dan KI-4: peserta didik yang memperoleh nilai > 2.66 dapat diberi pengayaan dan melanjutkan KD berikutnya ; Untuk KD pada KI-1 dan KI-2, pembinaan terhadap peserta didik yang secara umum profil sikapnya belum berkategori baik dilakukan secara holistik (oleh guru matapelajaran, guru BK, dan orang tua). IMPLIKASI DARI KETUNTASAN

42 1. PENGOLAHAN NILAI PENGETAHUAN NONAMA NILAI HARIAN RNHNTSNAS RAPOR (LCK) KD- 3.1 KD- 3.2 dst ANGKA PRED 1Gilang B 2 Keterangan: 1.Nilai Harian: hasil tes tulis, tes lisan, dan penugasan pada KD tertentu. 2.RNH : Rerata Nilai Harian 3.NTS : Nilai Tengah Semester 4.NAS: Nilai Akhir Semester 5.PRED : Predikat Mata Pelajaran: ……………………………

43 Contoh Penilaian Pengetahuan Pembobotan 2 : 1 : 1 untuk NP/RNH : NUTS/NTS : NUAS /NAS (Jumlah perbandingan pembobotan = 4) Siswa A memperoleh nilai pada Mata Pelajaran Agama dan Budi pekerti sebagai berikut: NP= 70, NUTS= 60, NUAS= 80 Nilai Rapor= {(2x70)+(1x60)+(1x80)} : 4 = ( ) : 4 = 280: 4 Nilai Rapor = 70 Nilai Konversi = (70 :100) x 4 = 2,8 = Baik Deskripsi= sudah menguasai seluruh kompetensi dengan baik terutama dalam memahami makna khulafaurrasyidin.

44 Tabel 1 : Rentang Nilai Kompetensi Pengetahuan No.Rentang NilaiKeterangan 1 0 ˂ D ≤ 1,00 Nilai D = lebih dari 0 dan kurang dari atau sama dengan ,00 ˂ D + ≤ 1,33 Nilai D + = lebih dari 1 dan kurang dari atau sama dengan 1, ,33 ˂ C - ≤ 1,66 Nilai C - = lebih dari 1,33 dan kurang dari atau sama dengan 1, ,66 ˂ C ≤ 2,00 Nilai C = lebih dari 1,66 dan kurang dari atau sama dengan 2, ,00 ˂ C + ≤ 2,33 Nilai C + = lebih dari 2,00 dan kurang dari atau sama dengan 2, ,33 ˂ B - ≤ 2,66 Nilai B - = lebih dari 2,33 dan kurang dari atau sama dengan 2, ,66 ˂ B ≤ 3,00 Nilai B = lebih dari 2,66 dan kurang dari atau sama dengan 3, ,00 ˂ B + ≤ 3,33 Nilai B + = lebih dari 3,00 dan kurang dari atau sama dengan 3, ,33 ˂ A - ≤ 3,66 Nilai A - = lebih dari dan kurang dari 3,33 atau sama dengan 3, ,66 ˂ A ≤ 4,00Nilai A = lebih dari 3,66 dan kurang dari atau sama dengan 4,00.

45 2. PENGOLAHAN NILAI KETERAMPILAN NONAMAPRAKTPROYPORTO RAPOR (LCK) NILAIPRED 1Gilang B 2... Keterangan: 1.PRAKT : Rerata nilai praktik 2.PROY : Nilai Proyek 3.PORTO : Nilai Portofolio 4.PRED : Predikat Mata Pelajaran: ……………………………..

46 Contoh Penilaian Praktik Pembobotan 2 : 1 : 1 untuk Nilai Praktik : Nilai Portofolio : Nilai Proyek (Jumlah perbandingan pembobotan = 4) Siswa A memperoleh nilai pada Mata Pelajaran Agama dan Budi Pekerti sebagai berikut : Nilai Praktik= 80 Nilai Portofolio= 75 Nilai Proyek = 80 Nilai Rapor = {(2x80+(1x75)+(1x80)} : 4 = ( ) : 4 = 315 : 4 Nilai Rapor = Nilai Konversi = (78.75/100) x 4 = 3,15 = B+ Deskripsi = sudah baik dalam mengerjakan praktik dan proyek, namun masih perlu ditingkatkan kedisiplinan merapikan tugas-tugas dalam satu portofolio.

47 3. PENGOLAHAN NILAI SIKAP NONO NAMA Hsl Observ Sikap Profil hasil OBSERV secara umum PDPTJUR RAPOR (LCK) SIKAP DLM MAPEL Sem bel San- tun Pe- duli 1GilangBBCBBBCB Keterangan: Sem bel : Semangat belajar; PD : Penilaian Diri ; PT : Penilaian Teman/Antarpeserta didik; JURN: Jurnal SIKAP DLM MAPEL: merupakan profil sikap spiritual (KI-1) dan sikap sosial (KI-2) secara umum berdasarkan hasil observasi, penilaian diri, penilaian antarpeserta didik, dan jurnal. Mata Pelajaran: ………………………

48 Standar Nilai Sikap Untuk penilaian sikap spiritual dan sosial (KI 1 dan KI 2) menggunakan nilai kualitatif sebagai berikut: SB = Sangat Baik = B = Baik= C = Cukup= K = Kurang= < 60

49 Contoh Penilaian Sikap Pembobotan 2 : 1 : 1 : 1 untuk Nilai Observasi : Nilai Penilaian Diri Sendiri : Nilai Antarteman : Nilai Jurnal Guru (Jumlah perbandingan pembobotan = 5). Siswa A dalam Mata Pelajaran Agama dan Budi Pekerti memperoleh : Nilai Observasi= 85 Nilai diri sendiri= 75 Nilai antar teman= 80 Nilai Jurnal= 75 Nilai Rapor= {(2x85)+(1x75)+(1x80)+(1x75)} : 5 = ( ) : 5 = 400 : 5 Nilai Rapor = 80 Nilai Konversi = 80 = Sangat Baik Deskripsi = Sangat baik dalam proses pembelajaran, perlu berkomunikasi untuk meningkatkan sikap percaya diri.

50 KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) KKM ditentukan oleh Satuan Pendidikan dengan mempertimbangkan : karakteristik kompetensi dasar, daya dukung, dan karakteristik peserta didik. KKM tidak dicantumkan dalam buku hasil belajar, melainkan pada buku penilaian guru. KKM maksimal 100 %, KKM ideal 75 %,.Satuan pendidikan dimungkinkan menentukan KKM di bawah KKM ideal, tetapi secara bertahap perlu meningkatkan KKM-nya hingga mencapai KKM ideal/ maksimal. Peserta didik yang belum mencapai KKM, diberi kesempatan mengikuti program remedial sepanjang semester yang diikuti. Peserta didik yang sudah mencapai atau melampaui KKM, diberi program Pengayaan. Keterangan ketuntasan : Kompetensi pengetahuan dinyatakan tuntas apabila mencapai KKM. Kompetensi keterampilan dinyatakan tuntas apabila mencapai KKM. Kompetensi sikap spiritual dan sosial dinyatakan tuntas apabila mencapai nilai BAIK (B). Peserta didik dinyatakan tidak naik kelas apabila terdapat minimal salah satu kompetensi dari tiga mata pelajaran tidak tuntas

51 MATA PELAJARANPENGETAHUANKETERAMP.SIKAP KEL. WAJIB (A)NILPREDNILPREDMAPELANTARMAPEL 1Pend. Agama & Budi Pekerti 4.00A3.66A-SBPeserta didik sudah menunjukkan sikap mengamalkan ajaran agamanya, mulai konsisten menerap- kan sikap santun, jujur dan kerjasama, namun masih perlu ditingkat- kan lagi sikap percaya diri dan kepedulian terhadap lingkungan. 2PPKn3.00B2.66B-C 3Bhs. Indonesia2.66B-2.66B-B 4Matematika4.00A3.66A-SB 5Senjarah Indo3.33B+2.33C+B 6Bhs. Inggris...dst CAPAIAN KOMPETENSI

52 EKSTRA KUIKULERKEIKUTSERTAAN DALAM KEGIATAN 1.Praja Muda Karana (Pramuka) Memuaskan. Aktif dalam perkemahan Wirakarya dan Raimuna cabang Jakarta Selatan 2. Palang Merah Remaja (PMR) Sangat memuaskan. Mengikuti berbagai lomba PMR. Aktif dalam kegiatan bulan dana PMI dan membantu korban banjir di daerah Pondok Karya

53 MATA PELAJARANKOMPETENSICATATAN KELOMPOK A: WAJIB 5. Sejarah IndonesiaPengetahuanBaik, sudah menguasai seluruh kompetensi, teru- tama sangat baik dalam menganalisis berbagai teori tentang proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Islam di Indonesia. Keterampilan Sudah terampil dalam menyajikan informasi mengenai keterkaitan antara konsep berpikir kronologis (diakronik ), sinkronik, ruang, dan waktu dalam sejarah. Terampil dalam mengolah informasi mengenai proses masuk dan berkem- bangnya kerajaan Islam dengan menerapkan cara berpikir kronologis, dan menyajikannya dalam bentuk tulisan. Namun masih perlu banyak berlatih dalam menyajikan kesimpulan. Sikap spiritual dan sosial Menunjukkan sikap toleran antar umat beragama, jujur dan bertanggungjawab dalam mengerjakan tugas. Namun perlu ditingkatkan kepedulian terhadap berbagai hasil budaya. DESKRIPSI KOMPETENSI

54 CATATAN PRESTASI YANG PERNAH DICAPAI NOPRESTASI YANG PERNAH DICAPAI 1Mendapat medali perak dalam Olimpiade Sain Nasional (OSN) SMP tingkat Nasional tahun Finalis dalam ajang pencarian bakat yang diselenggakan oleh sebuah televisi swasta tahun Meraih juara II (tim) lomba halang rintang PMR tingkat provinsi DKI Jakarta tahun 2013

55 PENYAKIT GURU

56 PASTI BISA !!!

57

58


Download ppt "Model DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google