Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kuliah ke 5 DASAR-DASAR PERLINDUNGAN TANAMAN PENGENALAN TENTANG KELOMPOK JENIS, GEJALA KERUSAKAN DAN PENGENDALIAN HAMA TANAMAN Bambang Rahayu TP.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kuliah ke 5 DASAR-DASAR PERLINDUNGAN TANAMAN PENGENALAN TENTANG KELOMPOK JENIS, GEJALA KERUSAKAN DAN PENGENDALIAN HAMA TANAMAN Bambang Rahayu TP."— Transcript presentasi:

1 Kuliah ke 5 DASAR-DASAR PERLINDUNGAN TANAMAN PENGENALAN TENTANG KELOMPOK JENIS, GEJALA KERUSAKAN DAN PENGENDALIAN HAMA TANAMAN Bambang Rahayu TP.

2 Apa yang Harus Anda Lakukan Bila Menjumpai Tanaman/Pertanaman Sakit dan Rusak? 1. Ketahui dan teliti gejala kerusakan, sakit, pertumbuhan tidak normal 2. Tentukan faktor penyebab gejala kerusakan tanaman tersebut (hama, penyakit, gulma, kekurangan/kelebihan unsur, dll) 3. Bila karena hama cari individu (instar hama) yang ada di pertanaman 4. Tetapkan nama kelompok, jenis/spesies, nama umum/nama daerah

3 5. Perkirakan tingkat kerusakan yang diderita oleh tanaman dan petani. Intensitas kerusakan/serangan hama: PUSO, BERAT, SEDANG, RINGAN. Satuan pengukuran kerusakan antara lain % tanaman terserang, indeks serangan 6. Cari juga serangga-serangga lain yang ada di pertanaman, dapat berupa serangga hama lain, musuh alami, serangga penyerbuk tanaman 7. Pelajari sifat-sifat biologi, ekologi spesies hama dari PUSTAKA atau ACUAN lainnya 8. Tetapkan cara pengendalian yang EFEKTIF, AMAN dan AKRAB LINGKUNGAN

4 HAMA Istilah Hama lebih merujuk pada binatang penyebab kerusakan tanaman Selama binatang tersebut mendatangkan kerugian disebut Hama Tanaman Hama Herbivora (pemakan tumbuhan) Istilah Hama merupakan istilah yang ANTROPOSENTRIS berpusat pada kepentingan manusia

5 Kelompok Binatang Hama ARTHROPODA Serangga Insekta Tungau Akarina MAMALIA Tikus Rodensia NEMATODAAVES

6

7

8 Penggerek Padi Penggerek Batang Padi Pucuk Daun menguning, Daun Tanaman mudah dicabut dari anakan Kelompok telur Larva sedang menggere k Batang padi Bulir Hampa Pengendalian: Tanam serempak,Tanam serempak, Pergiliran tanaman,Pergiliran tanaman, Penanaman varietas tahanPenanaman varietas tahan Mengumpulkan telur sejak di persemaian kemudian dibunuhMengumpulkan telur sejak di persemaian kemudian dibunuh Pembabatan dan pengumpulan jerami lalu dibakarPembabatan dan pengumpulan jerami lalu dibakar Memanfaatkan musuh alami: Anaxipha sp, Metioche sp, Trichogramma spMemanfaatkan musuh alami: Anaxipha sp, Metioche sp, Trichogramma sp Insektisida yang selektif, efektifInsektisida yang selektif, efektif

9 Wereng Coklat Nilaparvata lugens Tanaman mengering Serangan berat mengakibatkan gejala Hopperburn Kelompok telur dan nimfa wereng Pengendalian: Sistem tanam serempakSistem tanam serempak Penanaman VUTWPenanaman VUTW Menghindari pemupukan N secara berlebihanMenghindari pemupukan N secara berlebihan Eradikasi dan sanitasi tanamanEradikasi dan sanitasi tanaman Memanfaatkan musuh alami: Anagrus sp, Tetrastichus sp, Ophionea sp, Paederus sp.Memanfaatkan musuh alami: Anagrus sp, Tetrastichus sp, Ophionea sp, Paederus sp. Penggunaan insektisida saat populasi dominan nimfaPenggunaan insektisida saat populasi dominan nimfa

10 Wereng Hijau (Nephotetix spp) Tanaman Padi Kekuningan, Kerdil dan Sedikit Anakan Vektor Penyakit Tungro Pengendalian: Hampir sama dengan Wereng coklat

11 Walang Sangit (Leptocorisa sp) Bulir padi ada bintik hitam, Kualitas bulir padi turun, beras pecah Pengendalian: Tanam serempak untuk membatasi ketersediaan makanan yang sesuaiTanam serempak untuk membatasi ketersediaan makanan yang sesuai Pemanfaatan tanaman perangkapPemanfaatan tanaman perangkap Penanaman tanaman resistenPenanaman tanaman resisten Pemanfaatan musuh alami seperti Conocephalus longipenis, Gryon nixoni, Beauveria bassianaPemanfaatan musuh alami seperti Conocephalus longipenis, Gryon nixoni, Beauveria bassiana

12 Hama Ganjur (Orsealia oryzae) Gejala serangan: terbentuk puru Cara pengendalian: Pengamatan rutinPengamatan rutin Penanaman secara serentakPenanaman secara serentak penggunaan varietas tahan, perlakuan benih dengan insektisidapenggunaan varietas tahan, perlakuan benih dengan insektisida terbatas menyerang dalam luasan sawah sempit dan terpencar-pencar terutama di Jawa, Bali, Lombok dan Sumatera Selatan

13 Kelompok Mamalia TIKUS Rattus argentiventer Batang padi terserang tikus

14 Pengendalian Tanam serempak pada areal luas Mengurangi ukuran pematang Gropyokan, penggenangan lahan, pemasangan bambu perangkap Pengemposan saat tanaman fase generatif Pengumpanan dengan racun antikoagulan

15 Nematoda Meloidogyne sp Terdapat puru pada akar Betina Gejala: Tanaman kerdil, Jumlah batang sedikit, khlorosis Pengendalian: Pergiliran tanaman Penggenangan Pembersihan gulma sebagai inang alternatif Pengolahan Tanah

16 Nematoda Batang (Ditylenchus angustus) Gejala serangan: Daun tidak dapat membuka. Pucuk daun seperti terkilir Pengendalian: Pengaturan pola tanam Rotasi tanaman Penanaman varietas resisten

17 Emprit JawaGelatik GerejaTrengganis Kelompok AVES

18 Kedelai Tanaman kedelai terserang Lalat Kacang (Agromyza phaseoli) Pengendalian: Penggunaan mulsa jerami Tanam serempak Pergiliran tanaman Penggunaan pestisida selektif

19 Penggerek Polong (Etiella zinckenella) Pengendalian: Pemantauan dini Secara fisik dan mekanik Tanam serempak Sanitasi Pergiliran tanaman Terdapat lubang gerek pada polong

20 Ulat Penggulung Daun (Lamprosema sp) Daun tergulung sehingga pertumbuhan terhambat Pengendalian: Pemantauan dini Secara fisik dan mekanik Tanam serempak Sanitasi Pergiliran tanaman

21 Helicoverpa armigera Pengendalian: Tanam serempak Pergiliran tanaman Secara fisik mekanik jika populasi rendah Pemanfaatan musuh alami: Carabidae, Ichneumonidae

22 Penggerek Tongkol Jagung (Helicoverpa armigera) Gejala serangan: Tongkol jagung habis dimakan ulat. Selain menyerang tongkol jagung juga menyerang pucuk sehingga bunga jantan tidak terbentuk. Pengendalian: Penanaman varietas tahan Pergiliran tanaman dengan tanaman bukan inang Tanam serentak Mengumpulkan ulat kemudian mematikannya

23

24 Kutu loncat jeruk, Diaphorina citri Tangkai daun berkerut dan menggulung sehingga Menghambat pertumbuhan Imago Pengendalian: Pemanfaatan Musuh alami Pengendalian kimiawi hanya Dilakukan saat tanaman Menjelang dan ketika bertunas

25 Kutu Daun (Toxoptera sp) Kutu daun menyerang pucuk jeruk Gejala: Daun berkerut dan keriting Pengendalian: Penggunaan mulsa jerami di pembibitan Pemanfaatan musuh alami Coccinelidae

26 Hama cabai Kutu Daun, Myzus persicae Vektor Virus kerupuk Gejala: Daun keriting sehingga Menghambat pertumbuhan Pengendalian: Secara fisik mekanik Mengatur kelembaban Pergiliran tanaman Tanam serempak Penanaman dengan mulsa

27 Spodoptera litura Pengendalian: Secara fisik mekanik Pergiliran tanaman Pemanfaatan musuh alami Daun dimakan, hanya menyisakan tulang daun saja Serangan berat menyebabkan tanaman gundul

28 Penggerek Umbi Kentang (Phthorimaea operculella) Lubang gerekan Pengendalian: Penanaman varietas tahan Pergiliran tanaman Perlakuan benih sebelum ditanam

29 Pengorok Daun Kentang (Liriomyza sp) LarvaImago Daun mengering Pengendalian: Penanaman varietas tahan Pergiliran tanaman Sanitasi Pengumpulan larva kemudian memusnahkannya

30 Nematoda Globodera sp pada Kentang Daun menguning lalu mengering Tanaman tanpa umbi Sista

31 Pengendalian Pengendalian dengan peraturan Penanaman pada lokasi bebas Globodera Penanaman benih sehat Sanitasi Rotasi tanaman Pencabutan dan pembakaran tanaman terserang Penggunaan nematisida selektif

32 Trips sp pada Bawang Merah Gejala serangan: Permukaan daun tampak warna Putih perak Daun mengering Pengendalian: Secara fisik mekanik dengan Mematikan langsung Rotasi tanaman

33 Spodoptera exigua Gejala serangan: Daun terlihat transparan Pengendalian: Secara fisik mekanik Rotasi tanaman Sanitasi

34 Lalat Buah (Batrocera dorsalis) pada Mangga Pengendalian: Pemblongsongan buah Perangkap

35 Nematoda Radopholus similis pada Pisang Tanaman terserang mudah rebah Akar Sehat Akar Terserang Pengendalian: Perendaman batang bibit pisang Penanaman tanaman repelent Sanitasi Pengolahan tanah

36 Gejala serangan jeruk oleh tungau Daun cabai terserang tungau Imago tungau Kelompok Akarina

37 Pengendalian Tungau Modifikasi lingkungan, kerusakan terjadi pada buah yang ternaungi Monitoring Pengaturan pola tanam Secara fisik mekanik Pemanfaatan musuh alami: Predator Coccinelidae Penyemprotan insektisida yang selektif

38

39 DASAR-DASAR PERLINDUNGAN TANAMAN PENGENALAN TENTANG KELOMPOK JENIS, GEJALA KERUSAKAN DAN PENGENDALIAN HAMA TANAMAN GEJALA KERUSAKAN DAN PENGENDALIAN HAMA TANAMAN

40

41 Penggerek Buah Kakao (Conopomorpha sp) Gejala: warna kuning tidak merata Pengendalian: SanitasiSanitasi PemangkasanPemangkasan SarungisasiSarungisasi Musuh alami: Trichogramma spMusuh alami: Trichogramma sp

42 Helopeltis sp Buah muda mengering dan rontok, Kulit permukaan retak Pengelolaan: PemangkasanPemangkasan Musuh alami: Telenomus spMusuh alami: Telenomus sp

43 Tikus Gejala serangan: Buah kakao berlubang dan akhirnya busuk Biasanya pada buah yang masak Pengelolaan:Sanitasi Umpan beracun

44 Hama Kelapa Oryctes rhinoceros Gejala serangan: Terlihat potongan berbentuk segitiga pada daunTerlihat potongan berbentuk segitiga pada daun Bila titik tumbuh terserang, pohon akan matiBila titik tumbuh terserang, pohon akan matiPengelolaan: SanitasiSanitasi Membakar tanaman yang mati terserangMembakar tanaman yang mati terserang Musuh alami: jamur Metarhizium spMusuh alami: jamur Metarhizium sp

45 Artona sp Gejala serangan: Ada tiga tingkat: Gejala serangan titikGejala serangan titik Gejala serangan bergarisGejala serangan bergaris Gejala serangan pinggirGejala serangan pinggirPengelolaan: Pemotongan pelepah daun tuaPemotongan pelepah daun tua Pengeboran batang atau pemotongan akarPengeboran batang atau pemotongan akar Musuh alami:Apanteles spMusuh alami:Apanteles sp Penyemprotan tajuk dengan insektisida pada tanaman yang rendahPenyemprotan tajuk dengan insektisida pada tanaman yang rendah

46 Aspidiotus destructor Gejala serangan: Anak daun bergejala menunjukkan warna kuning emasAnak daun bergejala menunjukkan warna kuning emas Daun tetap kecil, tidak tegak dan kemudian matiDaun tetap kecil, tidak tegak dan kemudian matiPengelolaan: Musuh alami: Chilocorus spMusuh alami: Chilocorus sp Pemangkasan daun terserangPemangkasan daun terserang

47 Sexava sp Gejala serangan: Hama memakan daun kelapa dari pinggirHama memakan daun kelapa dari pinggir Meninggalkan bekas yang tidak rataMeninggalkan bekas yang tidak rata Serangan berat hanya meninggalkan pelepah pucuk dan lidiSerangan berat hanya meninggalkan pelepah pucuk dan lidiPengelolaan: Pengolahan tanah, bercocok tanamPengolahan tanah, bercocok tanam Musuh alami: Leefmansia bicolorMusuh alami: Leefmansia bicolor Insektisida tanahInsektisida tanah Insektisida secara injeksi batangInsektisida secara injeksi batang

48 KOPI Penggerek Buah Kopi (Hypothenemus hampei) Gejala serangan: Hama menggerek buah kopi sehingga menimbulkan lubangHama menggerek buah kopi sehingga menimbulkan lubang Buah akan busuk kemudian gugurBuah akan busuk kemudian gugurPengelolaan: Modifikasi lingkunganModifikasi lingkungan Musuh alami, misal: jamur Spicaria javanicaMusuh alami, misal: jamur Spicaria javanica

49 Penggerek Ranting Kopi (Xylosandrus sp) Gejala serangan: Hama menyerang ranting sehingga daun mengering lalu matiHama menyerang ranting sehingga daun mengering lalu matiPengelolaan: Sanitasi kebunSanitasi kebun PemangkasanPemangkasan Musuh alami, misal: Tetrastichus spMusuh alami, misal: Tetrastichus sp

50 Pratylenchus sp pada kopi Sehat Terserang Gejala: Luka pada akar Serabut akar sedikit Pertumbuhan tanaman terhambat Daun kekuningan, layu lalu gugur Cabang samping tidak tumbuh Pengendalian: Pengamatan di pembibitan Pemeliharaan tanaman Penanaman varietas tahan Tanaman terinfeksi dibongkar Perlakuan tanah

51 TEBU Chilo sacchariphagus Gejala serangan: Ulat memakan jaringan daunUlat memakan jaringan daun Pada daun terdapat luka memanjang dan tidak teraturPada daun terdapat luka memanjang dan tidak teratur Bagian luar ruas muda yang digerek akan didapati tepung gerekBagian luar ruas muda yang digerek akan didapati tepung gerekPengelolaan: Musuh alami: Telenomus sp, Xanthopimpla spMusuh alami: Telenomus sp, Xanthopimpla sp

52 Scirphophaga nivella Gejala serangan: Daun muda yang masih menggulung mengeringDaun muda yang masih menggulung mengering Pada ibu tulang daun tampak lorong gerekan berwarna kecoklatanPada ibu tulang daun tampak lorong gerekan berwarna kecoklatanPengelolaan: Musuh alami:Telenomus spMusuh alami:Telenomus sp

53 Areal Tebu Terserang Tikus

54 Penggulung Daun Teh (Enarmonia sp) Gejala serangan: Daun menggulung dalam keadaan rusak bagian dalamnyaDaun menggulung dalam keadaan rusak bagian dalamnya Pertumbuhan daun teh tidak normalPertumbuhan daun teh tidak normalPengelolaan: Pemetikan daun yang menggulungPemetikan daun yang menggulung SortasiSortasi Pemusnahan daun terserang dengan pembakaranPemusnahan daun terserang dengan pembakaran

55 Penggulung daun melintang (Homona sp) Gejala serangan: Daun tampak berkerut dan rusakDaun tampak berkerut dan rusak Daun menggulung bagian tepinya sajaDaun menggulung bagian tepinya sajaPengelolaan: Pemetikan daun yang menggulungPemetikan daun yang menggulung SortasiSortasi

56 Sundapteryx bigutulla pada kapas Gejala serangan: Ujung daun menguning dan berkerut Pertumbuhan kerdil Kuncup membuka lebih awal dan gugur Pengelolaan: Musuh alami: kumbang kubah, kepik, laba-laba Secara fisik mekanik

57 Penggerek Buah Kapas (Helicoverpa armigera) Gejala serangan: Hama memakan daun, bunga dan buah Buah yang tersrang busuk Pengelolaan: Musuh alami: Trichogramma sp

58 Jambu Mete Pucuk yang rusak oleh kepik pengisap Helopeltis Gejala: Serangan berat pada tunas dapat menyebabkan pucuk layu dan mati Bunga yang terserang berubah menjadi hitam dan mati Pengendalian: Pemanfaatan musuh alami seperti: Telenomus sp, semut, jamur B. bassiana

59 Wereng Putih jambu Mete, Lawana sp Gejala: Pada ranting terserang terlihat bekas-bekas berwarna coklat Pengendalian: Pemanfaatan musuh alami seperti: Semut rang-rang, laba-laba, lalat buas, jamur patogen

60 Macaca sp

61 Babi Hutan

62


Download ppt "Kuliah ke 5 DASAR-DASAR PERLINDUNGAN TANAMAN PENGENALAN TENTANG KELOMPOK JENIS, GEJALA KERUSAKAN DAN PENGENDALIAN HAMA TANAMAN Bambang Rahayu TP."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google