Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

AGENDA WEEKLY MEETING 3 NOPEMBER 2009 Bpk. Agus, Pak Bambang, Pak Susilo, Pak Eko, Pak Dadang, Pak Wawan, Pak Mahfud, Pak Dwijo, Pak Zipo, David dan Gamar.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "AGENDA WEEKLY MEETING 3 NOPEMBER 2009 Bpk. Agus, Pak Bambang, Pak Susilo, Pak Eko, Pak Dadang, Pak Wawan, Pak Mahfud, Pak Dwijo, Pak Zipo, David dan Gamar."— Transcript presentasi:

1 AGENDA WEEKLY MEETING 3 NOPEMBER 2009 Bpk. Agus, Pak Bambang, Pak Susilo, Pak Eko, Pak Dadang, Pak Wawan, Pak Mahfud, Pak Dwijo, Pak Zipo, David dan Gamar

2 PREDIKSI KEGIATAN SIKLUS-3 Dengan Target Penyelesaian Proses Perencanaan dan Penyerapan Dana DIPA-2009 sebesar 100% NoKegiatanAgustusSeptOktNopDes ISIKLUS-1 & S-2 1Pertanggungjawaban serah terima & Pelembagaan Pemeliharaan IISIKLUS-3 1Proses kajian teknis 2Perangkingan 5Desain dan RAB 6M-Pendanaan 7Penyiapan Dokumen pelaks 8Pengadaan 9Pelaks Swakelola

3 Progres kegiatan Berdasarkan tahapan pelaksanaan kegiatan Siklus 1 dan 2, Maluku Utara telah menyelesaikan 100% (serah terima). Sulteng, Kalteng, Kalbar, dan Bengkulu telah menyelesaikan Siklus 1 dan 96%. Sedangkan NTT, Maluku, dan Lampung masih dibawah 90%. Untuk Pelaksanaan Kegiatan Siklus 3, Sulteng telah mencapai tahap Musyawarah Pendanaan (Poso dan Morowali). Kalteng dan Maluku telah mencapai tahap Musyawaran Perangkingan. Kalbar dan Bengkulu telah mencapai tahap Kajian Teknis( KT). Sedangkan Lampung dan Malut baru mencapai proses KT. Berdasarkan jumlah pencairan DIPA 2009, Kalbar, Sulteng, dan Bengkulu telah mencapai rata-rata 83% (DOK). Malut, NTT, dan Maluku masing-masing 50%, 58%, dan 68% (DOK). Sedangkan Lampung dan Kalteng masing-masing 18% dan 38% (DOK). Secara nasional (8 propinsi) dana DOK dan BLM yang telah dicairkan masing-masing adalah 64% dan 2%. Dana DIPA 2009 yang telah dicairkan total per September 2009 adalah 16%. Untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dan pencairan dana Siklus 3, maka untuk kegiatan supervisi TA-NMC pada bulan Nopember diarahkan Selain pada bidangnya masing-masing juga pada upaya percepatan kedua hal tadi. NMC memperkirakan sampai akhir Desember 2009, DIPA 2009 dapat dicairkan maksimum 70%. Oleh karena itu diperlukan carry-over sisanya 30% pada tahun 2010 dalam bentuk DIPA 2010 Luncuran.

4 HASIL SUPERVISI MALUKU Kasus Maluku Tenggara, Kec. Kai Besar Selatan. – Pekerjaan swakelola dikerjakan sendiri oleh FK – Keterangan Ada didalam Kasus Kabupaten Buru, Kecamatan Namlea – Kas on hand di bendahara sebesar 138 juta, dan sudah ditindaklanjuti untuk dimasukkan ke Bank – Dana 2 bulan mengendap di bendahara. – Bendahara menggunakan dana sebesar 30 Juta, dan bendahara sudah mengembalikan sebesar 1 juta – Di desa Kesawa Ketua TPK menggunakan dana BLM Kecamatan untuk kepentingan pribadi sebesar ,- Kasus di UPK Kecamatan Waplao – Kas on hand sebanyak 15 juta

5 BLM kecamatan: Banyak prasasti P2DTK di kegiatan fisik yang ada di semua kecamatan. Hasil kegiatan bagus (MCK, Sumur gali, sumur bor, polindes, talud, seragam SD, meubelair) BLM kabupaten : digunakan untuk rehab lapangan upacara di SD Ohoidertum, kecamatan kai kecil barat alokasi besar 111 juta tapi baru serah terima 3 bulan sudah retak Dari hasil evaluasi ditemukan yang bermasalah adalah pelakunya dan bukan masyarakatnya

6 Sisi Positif di Maluku Tenggara. – PAP disediakan cukup oleh Pemda – Pemda Maluku Tenggara merencanakan mengadobsi kegiatan mekanisme kegiatan P2DTK dengan menggunakan dana APBD untuk tahun 2010 Sisi positif di Kabupaten Buru – Wakil Bupati Buru mengharapkan program ini masih berlanjut, karena banyak manfaatnya Perkembangan kegiatan di lokasi kunjungan – Siklus-1 sudah 100% dan serah terima – Siklus-2 ada yang sudah 100% ada yang belum tapi semua belum ada kegiatan serah terima – Siklus-3 sedang memasuki kegiatan musyawarah perangkingan

7 KESIMPULAN Pelaku tidak menggunakan RPD sehingga banyak cash on hand yang terlalu banyak Pemahaman tentang penggunaan mekanisme RPD kepada pelaku masih kurang/ada niatan untuk melakukan pelanggaran Kasus dana 30 juta yang masih digunakan oleh masyarakat. Sudah ditindaklanjuti dengan minta kepada orang tuanya (masyarakat) untuk mengganti Perusahaan tidak melaksanakan kegiatan pengelolaan program dengan baik (kasus penyelewengan dana, penggantian dan promosi FK yang tidak terkoordinir dengan PIU) Perusahaan segera dipanggil untuk menyelesaikan permasalahan ini (kasus Karel) ditambah dengan penggunaan dana PSS. Mekanisme penyelesaian sebagai berikut : – KPDT akan melakukan pemanggilan kepada perusahaan, dan pertemuan akan dilaksanakan pada tanggal 6 Nopember 2009 Hari Jum’at di kantor NMC jam WIB. – Tim yang diharapkan melakukan pembahasan dari PIU (Pak Bambang, Pak Yoyok, Bu Fatma, Pak Agus, Pak Lucky), NMC (pak TL, Pak Zipo, Pak Wawan), perusahaan Idi Kadjang – NMC diminta untuk menyiapkan hasil supervisi dan dikirimkan ke PIU dan Perusahaan maksimal pada tanggal 4 Nopember – Surat undangan kepada perusahaan paling lambat dikirimkan pada tanggal 4 Nopember 2009.

8 SUPERVISI DI NIAS Permasalahan sudah diketahui oleh KPDT, dan akan ditindaklanjuti dengan kunjungan tim KPDT dan NMC. Kunjungan akan dilaksanakan pada tanggal 20 Nopember yang akan hadir di Nias Pak Agus, Pak Susilo, dan Pak Bambang. NMC akan ditentukan kemudian Pembiayaan kunjungan NMC ke nias akan disediakan oleh KPDT (jika adendum belum selesai dilaksanakan)

9 Dibutuhkan data tentang pola pelaksanaan kegiatan, misalnya dat kecamatan mana saja yang menggunakan langsung, melakukan ulang proses dan lainnya

10 Dibutuhkan surat kepada pemerintah kabupaten untuk menyiapkan dana PAP PIU sudah mengirimkan surat tentang informasi ancar-ancar (berisi sisa 2008 dan sisa 2009) dana 2010 data ini digunakan untuk pedoman kabupaten untuk menyusun PAP. Belum diurus DIPA TP untuk 2010, karena alokasi yang ada hanya 57 milyar untuk TA Pusat Dibutuhkan Konsolidasi NMC-Bagian Keuangan PIU berita Acara penggunaan DIPA – Diharapkan dapat dilaksanakan tanggal 5 november akan ada pertemuan (NMC- Keuangan, PIU-Heru gunawan, Agus prasetyo), jam di NMC. – Hasil harus disampaikan pada tanggal 5 nopember 2009 ke Pak Susilo untuk ditindaklanjuti PIU akan menyelenggarakan Workshop pada akhir Nopember ancar-ancar 24 s/d 26 nopember 2009 Raker NMC-PMC dilaksanakan pada tanggal Nopember 2009

11 DIPA LUNCURAN 2010 DIPA LUNCURAN, sudah ada ketentuannya dimana dana PNPM mandiri bisa diluncurkan sampai 2010 Dibutuhkan prediksi yang bisa diserap tahun 2009 dan yang harus diluncurkan pada tahun Prediksi dana yang dibutuhkan akan dikirim ke Keuangan 20 Nopember. NMC harus menyiapkan dan diserahkan ke PIU tanggal 10 Nopember Prediksi dana akan dilampiri dengan daftar kegiatan Sub-project yang sudah dihasilkan selama ini

12 Dibutuhkan data tentang kualitas pelaksanaan kegiatan yang dilakukan pihak-III dan yang dilaksanakan oleh masyarakat. Rekomendasinya diarahkan untuk melaksanakan pelatihan/peningkatan kapasitas bagi pelaksana pihak-III. Data diharapkan bisa dikumpulkan tanggal 16 Nopember (khusus infrastruktur)


Download ppt "AGENDA WEEKLY MEETING 3 NOPEMBER 2009 Bpk. Agus, Pak Bambang, Pak Susilo, Pak Eko, Pak Dadang, Pak Wawan, Pak Mahfud, Pak Dwijo, Pak Zipo, David dan Gamar."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google