Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MENCARI MAKNA HIDUP DALAM PEKERJAAN

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MENCARI MAKNA HIDUP DALAM PEKERJAAN"— Transcript presentasi:

1 MENCARI MAKNA HIDUP DALAM PEKERJAAN

2 HAKEKAT MANUSIA Manusia ... Mahluk yang lemah
Hidup Singkat Sementara Tak menentu Terbatas Menghadapi Tantangan Penuh Misteri Manusia mahluk paling sempurna Homo Volens Homo Sapiens Homo Mechanicus Homo Ludens Homo Homini socius  Berkeinginan tak terbatas  Mampu Berfikir  Mesin, dapat di-setel Bermain, dengan peran Kawan bagi manusia lain

3 DUNIA INI BERUBAH (Manusia juga Berubah)
Mengapa berubah ? Berubah ke mana ? Untuk apa berubah ? Apa yang perlu diubah ? Siapa yang perlu berubah ? Bagaimana (cara) berubah ? ?

4 Perkembangan meliputi aspek-aspek :
PERKEMBANGAN MANUSIA Konstan/Stabil 30 – 55/60 Progresif 0 – 18/25 Regresif 60/ MENTAL FISIK SOSIAL Perkembangan meliputi aspek-aspek :

5 POTENSI DASAR MANUSIA REAKTIF + / - ADAPTIF + / - PROAKTIF + / +
Menolak + / - ADAPTIF Menyesuaikan + / - PROAKTIF ( ?! ) + / +

6 Berubahnya Paradigma Dalam Bekerja (Sebuah Situasi Yang Sangat Berbeda)
LEISURE WORK WORK WORK LEISURE LEARNING Magazine Advertisements Scientific Selling New Household Product Duty, Work (No Leisure) Interactive Media Strategies Mind altering Marketing New Business Concept The Learning Society TV Commercial Fantasy Image Mature Markets Lifestyle Leisure

7 22 DIMENSI MASALAH DI MASA DEPAN
Kepandaian Membaca & Menulis Perikanan Samudera Tempat Tamasya Pencemaran Inflasi Penyakit karena Lingkungan Kelaparan Perumahan Perubahan Iklim Penggembalaan yang melampaui batas wilayah Pendapatan Urbanisasi Hidup ber-desak-desakan Penggundulan hutan Sengketa Politik Hasil tambang Pelayanan Kesehatan Air Pengangguran Jenis kehidupan yang terancam Energi Kebebasan perorangan (“THE TWENTY-TWO DIMENSIONS OF POPULATION PROBLEMS”) Lester R. Brown, et. al

8 SCOPE PENDIDIKAN dalam KEHIDUPAN
Isi Pendidikan  Spiritual / Moral  Intelektual  Patriotisme Agen Pendidikan  Orang Tua  Sekolah  Lingkungan / Masyarakat  Media Massa Proses Pendidikan  Ethos  Pathos  Logos Tujuan Pendidikan  Manusia Taqwa  Cerdas (Ahli)  Cinta Tanah Air Profesi / Kondisi Kerja ( - ) ( + )  Dehumanistik  Alienasi  Absentiisme  Kebosanan  Hedonistik  Efisiensi  Birokrasi  Spesialisasi  Depersonafikasi  Managerial Kualitas Kehidupan

9 PENDIDIKAN SEBAGAI PROSES TRANSFORMASI
TE TNE SP Instrumental Input (Manajemen Sekolah) PROSES TRANSFORMASI Output / Outcome Raw Input SISTEM NILAI (Value system) KECERDASAN (Intelligence) KEPANDAIAN (Achievement) KETERAMPILAN (Skill) Drop Out (Calon Siswa) Environmental Input (Lingkungan) Sosbud Sosek Polkam Sosag SDA Umpan Balik / Feedback

10 PERAN GURU DALAM MENYIAPKAN MASA DEPAN ANAK DIDIK
Akhlak / Budi Pekerti (Moral / Life Values ) Watak (Traits, Character) 1. Mendidik 2. Mengajar Ilmu & Pengetahuan (Science & Knowledge) Wawasan (Paradigm) Penguasaan Teknis (Technical) Keterampilan (Skill) 3. Melatih Pemberdayaan Anak Didik

11 Dikotomi Manajemen.........Kesalah-pahaman
(Ini atau Itu, Monodualitas, Polaritas, Gestalt ?) Dikotomi Manajemen.........Kesalah-pahaman

12 Teori X dan Teori Y (Douglas Mc Gregor)
Teori X : Manusia pada dasarnya, Tidak suka bekerja, menghindari pekerjaan. Maka agar bekerja baik harus dipaksa Tidak memiliki ambisi dan tidak suka bertangungjawab. Maka harus dikontrol secara ketat. Lebih mementingkan diri sendiri dan mengangap remeh tujuan organisasi / perusahaan. Cenderung menentang adanya perubahan / inovasi. Mengutamakan keamanan diri dalam bekerja dan selalu mengharapkan penghargaan / uang. Teori Y : Manusia pada dasarnya, Suka bekerja seperti halnya ketika bermain / istirahat (tanpa paksaan) Dapat mengatur dan mengendalikan diri dalam mencapai tujuan Mengikat diri pada tujuan dan menyukai penghargaan setelah tujuan / sasaran tercapai Menyukai tanggungjawab dan menerima tanggungjawab dalam kondisi wajar / pantas Memiliki imajinasi, akal dan inisiatif ketika menjumpai hambatan dalam memecahkan problem (tidak mudah menyerah, pantang mengeluh) Bagaimana dengan diri Anda ?!

13 PIKIRAN SEBAGAI SUMBER
Perbuatan Kebiasaan PERBUATAN KEBIASAAN Watak, Karakter, Traits WATAK NASIB (bukan takdir) Isi, arah dan sifat pikiran: Potensi Negatif Potensi Positif Keruh Negatif Sempit Dangkal Orientasi Masa Lalu/Kini Pesimistik Jernih Positif Luas Mendalam Orientasi Masa Depan Optimistik

14 EMOSI DASAR MANUSIA Senang Takut Phobia Sayang Marah Susah *)
Euforia Berani Takut Phobia Sayang Cinta Buta Marah Destruktif Susah Sedih *) “Personal Awareness : A Psychology of Adjusment” (Richard G. Warga)

15 SPEKTRUM EMOSI Menyempit Mengembang Frustasi Antusiasme
(potensial menderita batin) Mengembang (potensial bahagia) Menyalahkan orang lain Iri, Cemburu, Curiga Tak Percaya Menyesali Diri Tersiksa, mengeluh Curiousity (rasa ingin tahu) Keterbukaan, memberikan koreksi Menerima tanggung jawab Keyakinan, Kepercayaan diri Kreativitas Frustasi Antusiasme Marah Kebencian, Kedengkian Marah yang meledak (menderita) Merasa larut (enjoy) Gairah, Semangat Kasih sayang (bahagia)

16 Tujuh Macam Watak / Karakter (1)
Pemarah Mengeluh; Sulit mencapai posisi puncak; Menyebalkan Pemalu Takut dan malu; Tak suka menghadap atasan; senang tak dikenal; Rendah diri Bebal Kurang mampu menyesuaikan diri; Keputusannya egosentris Lemah Fisik Daya tahan fisik lemah Lamban Bekerja a la kadarnya, lamban dan tak pernah menolong orang lain; Berlama-lama di kantor / tempat kerja,seolah-olah dia sibuk

17 Tujuh Macam Watak / Karakter (2)
6. Periang Optimis dan tahu kemampuan orang lain yang bekerja sama dengannya; Rasa humor tinggi Dapat membuat bingung / kesal orang yang tidak mampu berpikir positif Memotivasi orang lain untuk berhasil karena sikapnya yang meyakinkan 7. Penolong Dibutuhkan banyak orang Mampu mengerjakan tugas-tugasnya dengan baik tanpa kesulitan yang berarti Selalu punya waktu untuk menolong dengan kerelaan Menghendaki hal yang terbaik dari dirinya maupun orang lain Catatan: watak pemarah, pemalu, bebal, lemah fisik dan lamban dapat diperbaiki : Cari dan temukan orang-orang periang dan penolong dalam organisasi Anda. Tirulah pendekatan yang mereka pakai dalam berinteraksi

18 UNSUR-UNSUR SDM DALAM ORGANISASI
1 3 2 4 1. Penjaga “Nilai-nilai dan Ideologi”  ideolog 2. Kreator Perubahan  inovator 3. Penjaga Kemapanan  pelaksana administrasi 4. Penyedia Sumber Daya  teknolog 1 3 2 4 Pengikat kesatuan & synergy Problematik : 1. “Pengikat” kesatuan dan synergy? 2. Seberapa kekuatan “pengikat” tersebut dibandingkan dengan kekuatan tarikan pengaruh lingkungan 3. Sifat-sifat lingkungan : - selalu berubah, kadang-kadang terlalu cepat dan variatif - mempengaruhi individu pada semua strata 4. ikap individu terhadap lingkungan : Akomodatif Isolatif Reaktif Inovatif Tarikan Lingkungan Tarikan Lingkungan

19 POTENSI & PRESTASI SDM  POTENSI Tinggi Rendah Tinggi STAR COW
DEADWOOD TROUBLE MAKER Rendah POTENSI Tinggi Rekomendasi: Deadwood Trouble Maker Cow Star Termination Rotation Development Promotion

20 Pentingnya Karakter / Watak
Tanpa Karakter Melakukan yang Termudah Dikuasai Emosi Mencari Alasan Mendapat Tantangan lantas Berhenti Tergantung Motivasi Eksternal Tidak ada Kesesuaian antara Kata dan Tindakan Punya Karakter Melakukan yang Benar Dikuasai Nilai Mencari Solusi Mendapat Tantangan tetap Bertahan Tergantung Motivasi Internal Ada Kesesuaian antara Kata dan Tindakan Robert A. Cook

21 KOMUNIKASI INTERPERSONAL
JOHARI WINDOW SAYA TAHU TIDAK TAHU TERBUKA (OPEN AREA) BUTA (BLIND AREA) TERSEMBUNYI (HIDDEN AREA) TIDAK DIKENAL (UNKNOWN AREA) TAHU PUBLIK ORANG LAIN TIDAK TAHU PRIVAT Makin luas “DIRI PUBLIK”, pribadi makin “TERBUKA” KOMUNIKASI INTERPERSONAL LEBIH EFEKTIF

22 JENDELA JOHARI I II III IV I II III IV I II III IV SAYA TAHU
TIDAK TAHU ARENA (OPEN AREA) BUTA (BLIND AREA) TERTUTUP/ RAHASIA (HIDDEN AREA) MISTERI (UNKNOWN AREA) TAHU ORANG LAIN TIDAK TAHU I II III IV I II III IV I II III IV PENGUNGKAPAN DIRI MENDAPATKAN UMPAN BALIK PENGUNGKAPAN DIRI DAN MENDAPATKAN UMPAN BALIK

23 Darohim Effendi, Konsultan SDM
S E H A T = ? S – eimbang Gizi Mental : Spiritual Psikologis : Pikiran (Cognitive)  Cipta Emosi (Affective)  Rasa Kemauan (Psychomotr)  Karsa Fisik - Pola makan, Olahraga dan Istirahat Sosial - Komunikasi dan Interaksi Sosial E – nyahkan kebiasaan buruk: Mental; Fisik & Sosial H – indarkan / Kendalikan: Frustasi; Konflik; Stress A – wasi aspek yg rawan: Mental; Fisik & Sosial T – eratur latihan: Olah Pikir Olah Raga Olah Rasa Darohim Effendi, Konsultan SDM

24 Darohim Effendi, Konsultan SDM
10 KUNCI SUKSES 1. Motivasi - hidup - dari diri sendiri (internal) 2. Energi pikiran - jasmani - emosional 3. Pengetahuan 4. Imajinasi (keiinginan, mimpi2, hasrat, dsb) 5. Tindakan (tidak suka menunda, segera, tepat) 6. Optimisme (keyakinan akan keberhasilan) 7. Keteguhan (mantap dalam pendirian) 8. Fleksibilitas (luwes dalam bersikap, tidak kaku) 9. Sabar (ikuti proses yang wajar, cepat tapi tidak tergesa) 10. Disiplin (tertib, cermat, teliti) Darohim Effendi, Konsultan SDM

25 Darohim Effendi, Konsultan SDM
Manajemen Finansial Pola “Orang Miskin” Pemasukan Pengeluaran Asset Liabilitas Rp Darohim Effendi, Konsultan SDM

26 Manajemen Finansial Pola “Orang Kaya”
Pemasukan Pengeluaran Rp Liabilitas Asset Darohim Effendi, Konsultan SDM

27 Aliran Dana Pola“Orang Miskin” Darohim Effendi, Konsultan SDM
Pekerjaan Pemasukan Pemasukan * Gaji Pengeluaran Pajak Pengeluaran tetap Makan-minum Pakaian Hiburan Pengeluaran Aset Liabilitas Aset Liabilitas Pinjaman tetap Konsumen Kartu Kredit Darohim Effendi, Konsultan SDM

28 Aliran Dana Pola “Orang Kaya”
Pemasukan Pemasukan Dividen Bunga Pemasukan dari sewa Royalti Pengeluaran Pengeluaran Liabilitas Aset Saham Surat Obligasi / Deposito Real Estate / Properti Hak Cipta Liabilitas Aset Darohim Effendi, Konsultan SDM

29 Bahagia Hidup & Bahagia Bekerja
Survey membuktikan…. Orang bahagia lebih sehat dan lebih panjang umur, lebih dapat menahan stress atau frustrasi, lebih tahan kritik dan lebih dekat kepada Tuhan (Dennis Praeger, Happiness is a Serious Problem) “ Orang bahagia lebih antusias, lebih energik, lebih excited dengan pekerjaannya… cenderung menunjukkan kepuasan kerja lebih tinggi” “Karyawan yang bahagia lebih ‘gaul (sociable), lebih membantu, lebih dermawan, lebih empatik, tidak kasar dan lebih mampu mengingat informasi positif “ (Warr, 1999)

30 KEBAHAGIAAN ADALAH PILIHAN (Bersyukur atau Kufur)
Ketika ditimpa musibah, Anda memilih : Bahagia Menderita Ketika mendapat keberuntungan, Anda memilih : Bahagia Menderita

31 AKIBAT DARI MENTALITAS KACAU
Tahan Stress Stressor Fisikal Sehat kembali INDIVIDU Stabil Stressor Emosional Stress Distress Stressor Sosial 9 jalur Penyakit Psikosomatik Depresi

32 Akibat Depresi Terhadap Kehidupan Pribadi (Subjective Effects)
Anxiety (cemas) Aggression (menyerang) Apathy (mati rasa atau malas) Boredom (cepat bosan) Low self-esteem (rendah diri) Fatigue (lelah) Frustration (merasa kandas) Guilty (merasa bersalah) Shame (merasa malu) Iritability (lekas marah) Bad temper (cepat panas) Moodiness (murung) Threat (menggertak, mengancam) Depression (muram) Tention (tegang) Nervousness (gugup) Loneliness (merasa sunyi/melamun)

33 PENYAKIT PSIKOSOMATIK
Sistem Perkulitan Sistem Otot & Pertulangan Sistem Pernafasan Sistem Peredaran Darah Sistem Pencernaan Sistem Syaraf Sistem Indera Sistem Alat Kelamin Sistem Kelenjar Gatal-gatal Eksim, Dermatitis Nervosa, Rheumatoid arthritis, Backache, Muscle tention headache Bronchial ashma, TBC, Common cold Hypertention, Migraine Peptic ulcer, Ulcerative colitis, lain-lain Gastro-intestinal disorder General fatigue, Epileptic seizure, Change in eyes, Change in ears, Menstrual disturbance, False pregnancy, Sexual impotence, Difficulties in urination Obesity, Diabetes, Hyper- thyreoidism

34 MENJADIKAN KERJA SEBAGAI WAHANA UNTUK :
Berkarya Belajar Bersilaturrahim Beramal Beribadah

35 terima kasih dan semoga sukses...
Alhamdulillah, terima kasih dan semoga sukses...


Download ppt "MENCARI MAKNA HIDUP DALAM PEKERJAAN"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google