Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

By : Joicenda N.. OBJECTIVE (Tujuan) Tujuan dari IAS 38 : menentukan perlakuan akuntansi bagi aset tidak berwujud (ATB) yang tidak diatur secara khusus.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "By : Joicenda N.. OBJECTIVE (Tujuan) Tujuan dari IAS 38 : menentukan perlakuan akuntansi bagi aset tidak berwujud (ATB) yang tidak diatur secara khusus."— Transcript presentasi:

1 By : Joicenda N.

2 OBJECTIVE (Tujuan) Tujuan dari IAS 38 : menentukan perlakuan akuntansi bagi aset tidak berwujud (ATB) yang tidak diatur secara khusus pada standar lFRS lainnya. Pernyataan ini mewajibkan entitas mengakui ATB jika, dan hanya jika, kriteria-kriteria tertentu dipenuhi. Pernyataan ini juga mengatur :  cara mengukur jumlah tercatat (carrying amount) ATB dan  menentukan pengungkapan yang harus dilakukan bagi ATB

3 IAS 38 diterapkan pada semua Aktiva Tak Berwujud (ATB) Kecuali :  ATB yang diatur oleh standar IFRS lainnya, (spt ATB tersedia u/ dijual, aset pajak tangguhan, aset leasing, aset yg timbul dari employee benefits dan Goodwill. Goodwill dicover oleh IFRS 3)  financial assets sbgm dalam IAS 32  expenditure on the development and extraction of, minerals, oil, natural gas and similar non-regenerative resources  the recognition and measurement of exploration and evaluation assets (lihat IFRS 6 Exploration for and Evaluation of Mineral Resources) Jika IFRS lain telah mengatur jenis ATB tertentu, maka yg diterapkan adalah standar tsb, bukan standar ini. SCOPE (Ruang lingkup)

4 Definisi Penting  Monetary assets : adalah kas yg dimiliki dan aset yang akan diterima dlm bentuk kas yang jumlahnya pasti atau dapat ditentukan.  Development (Pengembangan) : Adl aplikasi temuan riset atau pengetahuan lain thd rencana atau rancangan produksi bahan baku, alat, produk, proses, sistem, atau jasa yang sifatnya baru atau yg mengalami perbaikan substansial, sblm produksi komersial dimulai atau dipakai.  Research (riset) : adl investigasi orisinal dan terencana yg dilaksanakan dengan harapan memperoleh pengetahuan baru ataupun pengetahuan & pemahaman tehnis yg baru

5 Residual value of an intangible asset : estimasi jumlah kini yang dapat diperoleh entitas dari pelepasan aset pada akhir masa manfaatnya, setelah dikurangi estimasi biaya pelepasan aset, jika aset telah mencapai usia dan kondisi yang diharapkan seperti saat akhir masa manfaatnya. Intangible asset: adl aset nonmoneter yang dapat diidentifikasi tanpa wujud fisik. Aset adl sumb. daya yang dikendalikan sbg hsl kejadian masa lalu ( mis: pembelian atau membuat sendiri) dan keuntungan ekonomi ms depan (masuk / keluarnya aset lain) yg diharapkan

6 Atribut /ciri Berdasar difinisi nya maka ATB memiliki 3 atribut / ciri kritis sbb 1. Identifiability dapat diidentifikasikan 2. control (power to obtain benefits from the asset) pengendalian ( hak entitas memperoleh keuntungan dari aset ) 3. future economic benefits (such as revenues or reduced future costs)  keuntungan ekonomi ms depan

7 Identifiability ATB dapat diidentifikasikan jika : [IAS 38.12]  dapat dipisahkan, (dapat dipisahkan atau dijual, dipindahkan, dilisensikan, disewakan atau ditukarkan, sec individu atau bersama-sama dengan kontrak terkait, aset atau liabilitas teridentifikasi, terlepas dari apakah entitas bermaksud untuk melakukan hal tersebut; atau  Timbul dari kontrak atau hak legal lainnya, terlepas dari apakah hak tersebut dapat dialihkan atau dipisahkan dari entitas atau dari hak-hak & kewajiban-kewajiban lainnya. Identifikasi ATB hrs dpt dibedakan sec. jelas dari Goodwill. Goodwill dalam sebuah kombinasi bisnis diakui sebagai aset yang menggambarkan manfaat ekonomis di masa depan yg timbul krn aset lain diakuisisi dalam kombinasi bisnis tsb yg tidak didefinisikan secara individual dan diakui secara terpisah.

8 Perolehan ATB Intangibles can be acquired : 1) by separate purchase dg pembelian terpisah 2) as part of a business combination sbg bagian dari kombinasi bisnis 3) by a government grant hibah dari pemerintah 4) by exchange of assets melalui pertukaran aset 5) by self-creation (internal generation) dengan mencipta sendiri / hsl pembentukan internal

9 RECOGNATION RECOGNATION (Pengakuan)

10 Recognition criteria Syarat Pengakuan thd ATB, apkh melalui pembelian (purchased) ataukah membuat sendiri (self-created) /(at cost) jika dan hanya jika (IAS 38.31) 1. Adanya kemungkinan Benefit ekonomi ms depan yang mengalir ke entitas dan 2. Harga perolehan (cost) aset dapat diukur dengan handal Syarat ini berlaku untuk ATB yang dihasilkan dari dalam entitas (internal) maupun ATB yg diperoleh dari luar (eksternal) IAS mensyaratkan kriteria pengakuan tambahan u/ ATB yg dihasilkan sendiri secara internal. Spt berikut ini :.  Probabilitas benefit ekonomi ms depan harus didasarkan pada asumsi yg masuk akal & mendukung mengenai kondisi yg akan terjadi selama umur aset. (IAS 38.32)  Probabilitas kriteria pengakuan selalu dipertimbangkan untuk ATB yang diperoleh terpisah ataupun melalui kombinasi bisnis ( IAS 38.33) ]

11 Recognition criteria If recognition criteria not met. Jika ATB tidak dapat memenuhi baik definisi maupun kriteria pengakuan. Maka pengeluaran (ekspenditure ) pada item tsb diakui sebagai beban (expense ) ketika terjadinya Item sbb hrs diperlakukan sbg expense ketika terjadi :  Goodwill yang dihasilkan sec. internal ( IAS 38.48)  Biaya biaya sbb : start-up, pre-opening, and pre-operating costs [IAS 38.69]  training cost / beban pelatihan (IAS 38.69)  advertising and promotional cost, (beban iklan dan promosi), termasuk pengiriman katalog (IAS 38.69)  relocation costs / beban relokasi ( IAS 38.69)

12 MEASUREMENT MEASUREMENT (Pengukuran)

13 Pengukuran ATB ada 2 tahap : 1. Tahap awal ( initial recognation ) : berdasar Biaya Perolehan (at cost)  baik ATB yg dihasilkan sec. Internal maup eksternal 2. Tahap selanjutnya ( subsequent to Acquisition) : memilih apkh cost model ataukah revaluation model untuk tiap kelompok ATB Cost model  Nilai tercatat ATB : dicatat pada biaya perolehan - akm amortisasi & rugi penurunan nilai ( IAS 38.74) Revaluation model.  Nilai tercatat ATB : dicatat pada nilai revaluasi ( bdsr fair value) - akm amortisasi & rugi penurunan nilai  jika fair value dpt ditetapkan melalui referensi ke active market ( IAS 38.75). Pasar spt ini biasanya tidak tersedia, meskipun hal tersebut mungkin

14 Classification of Intangible Assets Based on Useful Life Klasifikasi ATB berdasar masa manfaat [IAS 38.88]  Masa manfaat tidak terbatas ( indefinite life) : tidak ada limit waktu dlm menghasilkan net cash flow bagi entitas  ATB tidak perlu diamortisasi  Masa manfaat terbatas ( definite life) : ada limit waktu dlm penghasilkan benefit bagi entitas  harus diamortisasi

15 DISCLOSURE DISCLOSURE (Pengungkapan)

16 POIN YG HARUS DIUNGKAPKAN hal–hal yg hrs diungkapkan u/ setiap kelompok ATB, dipisahkan antara ATB yang dihasilkan secara internal dan ATB lainnya : : 1. Masa manfaat (useful life) atau tingkat amostisasi (amortisation rate ) 2. amortisation method  u. ATB dg masa manfaat terbatas 3. Jumlah tercatat bruto ( gross carrying amount ) 4. Akm amortisasi & rugi penurunan nilai (accumulated amortisation and impairment losses ) 5. Item penting dlm Lap L/R dimana amortisasi ATB tmsk di dalamnya (line items in the income statement in which amortisation is included ) 6. Rekonsiliasi jumlah tercatat pd awal dan akhir periode menampakkan :  additions (business combinations separately)  assets held for sale (aset tersedia u/ dijual)  retirements & other disposals ( pemberhentian & pelepasan lain)  revaluations ( revaluasi)  impairments (penurunan nilai)

17  reversals of impairments (pembalikan dari penurunan nilai)  amortisation ( amortisasi)  foreign exchange differences ( perbedaan nilai tukar )  other changes (perubahan-2 l ain ) 7.Dasar penetapan bhw ATB berumur tidak terbatas ( basis for determining that an intangible has an indefinite life ) 8.Keterangan dan jumlah tercatat untuk ATB yang material sec individu (description and carrying amount of individually material intangible assets ) 9.Pengungkapan khusus tentang ATB yang diperoleh dari hibah pemerintah (certain special disclosures about intangible assets acquired by way of government grants) 10.Informasi mengenai ATB yang dibatasi ( information about intangible assets whose title is restricted ) 11.Perjanjian / komitmen kontraktual untuk memperoleh ATB (contractual commitments to acquire intangible assets)


Download ppt "By : Joicenda N.. OBJECTIVE (Tujuan) Tujuan dari IAS 38 : menentukan perlakuan akuntansi bagi aset tidak berwujud (ATB) yang tidak diatur secara khusus."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google