Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh : Ir. Ambar Rahayu, MNS Sekretaris Utama BKKBN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh : Ir. Ambar Rahayu, MNS Sekretaris Utama BKKBN."— Transcript presentasi:

1 Oleh : Ir. Ambar Rahayu, MNS Sekretaris Utama BKKBN

2 Outline Kondisi Kelembagaan Program KKB di Kab/Kota SDM Pengelola Advokasi dan KIE Below The Line Penerapan SPM Sinkronisasi Pembiayaan Pusat dan Daerah

3 Kondisi Kelembagaan NoBentuk KelembagaanJumlah Kabupaten/Kota 1.Dinas KB dan PP4 2.Dinas PP, KB dan PMD11 3.Badan KB23 4.Badan KB dan PP247 5.Badan KB, PP dan PMD132 6.Kantor KB7 7.Kantor KB dan PP51 8.Kantor KB, PP dan PMD9 JUMLAH484 A. Keadaan Awal 2013 Berdasarkan PP 41/2007

4 Kondisi Kelembagaan NoNo ProvinsiKab/Kota Nomenklatur No. Perda 1.Kep. Bangka Belitung1Kab. Bangka Sel.BKKBD5/2012 2Kab. Belitung TimurBKKBD5/2013 3Kab. Bangka BaratBKKBD17/ Maluku Utara4Kota TernateBPPKBD4/2010 5Kab. P. MorotaiBKKBD4/ Jawa Barat6Kab. SukabumiBKKBD25/ Sulawesi Utara7Kab. BolmutBKKBD dan PP1/2011 8Kota BitungBKKBD41/ Gorontalo9Kab. BoalemoBKKBD11/ Sumatera Selatan10Kab. Empat LawangBKBD16/ Kab. Muara EnimBKBPP dan PA5/2013 B. Pembentukan Sampai Akhir 2013 (Pasca ditetapkannya UU 52/2009)

5 Kondisi Kelembagaan NoNo ProvinsiKab/Kota Nomen- klatur No. Perda 7.Sumatera Utara12Kap. Tapanuli TengahBKBKS7/ Sulawesi Selatan13Kab. MarosBKKBD12/ Sulawesi Barat14Kab. MajeneBKKBD14/2013 Catatan: 1.Belum seragam dengan nomenklatur BKKBD 2.Pembentukan BKKBD merupakan amanat UU N0. 52/2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Pasal 57 ayat (3)) 3.Struktur yang ideal adalah terdiri dari Sekretariat dan 4 Bidang, yaitu Pengendalian Penduduk, KB, KS, Advokasi, Penggerakan dan Informasi 4.Sejak otonomi daerah, TFR stagnan 2,6 anak dalam satu dekade ( ) Lanjutan NoProvinsiKabupatenNomenklaturPerbup 1Papua 15 Kab. Paniai Badan Koordinasi KB Daerah 72 / Sulawesi Tenggara16Kab Kolaka TimurBKKBDProses Penomoran

6  Melemahnya komitmen pemerintah pusat dan daerah  11 kab/kota (pemekaran) belum membentuk kelembagaan  Anggaran APBD di kab/kota utk program KB belum mencukupi  masih sangat kecil dibanding prioritas pembangunan yang lain)  Bervariasinya kelembagaan (Dinas, Badan, Kantor)  Program KKB penting tapi tidak prioritas (dianggap konsumtif dan tidak menarik untuk isu politik  berdampak pada kebijakan pemda)  Lemahnya Kapasitas SDM Pengelola (PLKB, Kader/IMP)  SDM Penanggungjawab Program KKB (SKPD-KB), sangat variatif dalam penguasaan Program KKB

7  Jumlah PLKB menurun saat desentralisasi  Rasio desa/PLKB = 4:1, sehingga hasil yang dicapai kurang maksimal *  Jumlah tenaga lini lapangan (56,6 %) dari target SPM ** (1 PLKB Membina 2 Desa) Jumlah desa( ) : 2 = PLKB/PKB)  Sebagian pimpinan SKPD-KB belum memahami substansi KKB secara utuh * Kajian Pelaksaan SPM Bidang KB KS di 10 Kabupaten, BKKBN-UNFPA 2013 ** Sumber: Laporan Perwakilan BKKBN Provinsi, Nov 2013

8 WILAYAH JUMLAH DESA/K JUMLAH KK JUMLAH PLKB (PNS & NON PNS RASIO PLKB THP DESA N=2 RATIO PLKB THP KK N=1000 JML DESA TANPA PLKB PROYEK SI KEBUTU HAN PLKB N=2 JUMLAH PPKBD RASIO PPKBD THP DESA N=1 JAWA BALI ,53.850, , ,85 LUAR JAWA BALI I ,02.228, , ,03 LUAR JAWA BALI II ,11.766, ,55 TOTAL *) *22.481**3, , ,05 Kondisi Petugas Lapangan KB Keterangan : *) Pendataan Keluarga, 2012 **) Laporan Perwakilan BKKBN Provinsi, November 2013

9 Advokasi dan KIE Below The Line Advokasi dan KIE : sinergi antara, above the line, through the line dan below the line, dengan titik berat pada below the line melalui pendekatan komunikasi perubahan perilaku Karakteristik below the line: media dengan jangkauan dan penetrasi terbatas, lebih dekat dengan sasaran, local content (menggunakan tokoh, bahasa, simbol dan lambang sesuai norma dan budaya lokal).

10 Above Media Line Televisi, Radio, Surat Kabar/ Majalah, Website Through Media Line Billboard, Umbul-umbul, Spanduk, Roll-up Banner Below Media Line Poster, Leaflet, Booklet, KIP/K, Stiker, Plakat, Media Merchandise

11 SPM  3 jenis pelayanan dasar (9 INDIKATOR) Menjamin akses masyarakat untuk memperoleh pelayanan dasar Indikator  Sederhana, konkrit, mudah terukur, terbuka, terjangkau, dan dapat dipertanggung jawabkan (RPJMN ) PENERAPAN SPM

12 Kab/Kota menyelenggarakan pelayanan KB & KS berdasarkan SPM yang meliputi jenis pelayanan dasar beserta indikator kinerja dan target tahun meliputi : A. Pelayanan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) KB dan KS; B. Penyediaan Alat dan Obat Kontrasepsi; C. Penyediaan Informasi Data Mikro keluarga. DILENGKAPI DGN PETUNJUK TEKNIS

13 JENIS PELAYANAN DASAR INDIKATOR NILAI Batas waktu 1. Komunikasi, Informasi dan Edukasi Keluarga Berencana & Keluarga Sejahtera (KIE KB dan KS) 1.Ckpn PUS yg isterinya di bawah usia 20 tahun 3,5% 2.Ckpn Sasaran PUS jd peserta KB aktif 65% 3.Unmetneed 5% 4.Ckpn Anggota BKB ber-KB 70% 5.Ckpn anggota UPPKS ber-KB 87% 6. Ratio PLKB (PLKB/PKB) di setiap Desa/Kel ( 1 PLKB/2Desa) 7.Ratio Pembantu Pembina KB Desa (PPKBD) di setiap Desa/Kel 1PPKBD/Desa Penyediaan Alat dan Obat Kontrasepsi 8. Cakupan penyediaan alat dan obat kontrasepsi untuk memenuhi permintaan masyarakat 30% setiap tahun Penyediaan Informasi Data Mikro 9. Cakupan penyediaan informasi data mikro keluarga di setiap desa 100%

14 3 JUKNIS SPM 1.Juknis Perencananaan pembiayaan pencapaian SPM bidang KB dan KS di kabupaten/Kota (Perka BKKBN No. 231/HK- 010/B5/2010) 2.Juknis Pengembangan Kapasitas Tenaga Program KB dan KS (Perka BKKBN No. 232/HK-010/B5/2010) 3.Juknis Monitoring dan evaluasi penerapan dan Pencapaian SPM bidang KB dan KS di kabupaten/Kota (Perka BKKBN No. 281/PER/B4/2011)

15 PERMASALAHAN PENERAPAN SPM Dari hasil pemantauan yang dilakukan di 9 Provinsi terdapat beberapa permasalahan: Seringnya mutasi pengelola program KKB Persepsi Stakeholders beragam  Program KB belum menjadi program prioritas Kelemahan Regulasi di tingkat Kab/Kota dalam mendukung pelaksanaan SPM Belum optimalnya sinkronisasi perencanaan

16 PERMASALAHAN PENERAPAN SPM Dari 9 Indikator pada umumnya Kab/Kota belum mampu memenuhi indikator penyediaan kontrasepsi 30 % Masih banyak Kab/Kota yang berada diatas 3,5 % PUS Istrinya < 20 Tahun (indikator pertama) Masih banyak Kab/Kota yang berada diatas 5% Unmet Need (indikator ketiga) Rasio PLKB yang belum tercapai Lanjutan

17 SINKRONISASI PEMBIAYAAN PUSAT DAN DAERAH

18 Kondisi Penganggaran Program KKB Dari 15 kabupaten dan kota di Indonesia, rentang anggaran APBD di tingkat kabupaten dan kota untuk program KKB hanya berkisar antara: 0,04 % - 2 %* Program KKB merupakan urusan wajib terkait pelayanan dasar, namun pada umumnya belum menjadi program prioritas bagi pemerintah daerah, sehingga berpengaruh pada anggaran. *)Hasil asesmen Biro Perencanaan BKKBN, 2012 (UNFPA)

19 ALOKASI URUSAN KEPENDUDUKAN CATATAN SIPIL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA PROVINSI SELURUH INDONESIA TAHUN ANGGARAN 2013 dalam juta rupiah NODAERAH TOTAL BELANJA URUSAN KEPENDUDUKAN RASIO URUSAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN & PERLINDUNGAN ANAK RASIO URUSAN KELUARGA BERENCANA RASIO TOTALRASIO =4/367=6/389=8/3 10= =10/3 1Nanggroe Aceh Darussalam , ,840,13%22.887,390,19%0,000,00%38.369,230,33% 2Sumatera Utara ,25 0,000,00%0,000,00%0,000,00%0,000,00% 3Sumatera Barat ,75 0,000,00%7.724,420,23%963,270,03%8.687,680,26% 4Riau ,32 0,000,00%12.828,640,15%0,000,00%12.828,640,15% 5Kepulauan Riau , ,120,24%10.065,000,39%0,000,00%16.252,120,64% 6Jambi ,63 0,000,00%13.041,610,49%0,000,00%13.041,610,49% 7Bengkulu ,28 0,000,00% ,55 0,62%0,000,00%10.920,550,62% 8Sumatera Selatan ,90 0,000,00%4.970,430,09%180,000,00%5.150,430,09% 9Bangka Belitung ,66 0,000,00%8.881,150,47%0,000,00%8.881,150,47% 10Lampung ,85 470,000,01%2.630,000,06%0,000,00%3.100,000,07% 11DKI Jakarta , ,200,34%17.645,390,04%60.110,430,13% ,020,51% 12Jawa Barat ,42 0,000,00%25.179,950,14%0,000,00%25.179,950,14% 13Banten ,24 700,000,01%11.827,000,20%350,000,01%12.877,000,21% 14Jawa Tengah ,62 0,000,00%17.134,220,13%0,000,00%17.134,220,13% 15DI Yogyakarta ,43 0,000,00%11.712,820,48%0,000,00%11.712,820,48% 16Jawa Timur ,20 0,000,00%18.035,810,12%0,000,00%18.035,810,12% 17Kalimantan Barat , ,000,12%8.113,170,24%0,000,00%12.113,170,36% 18Kalimantan Tengah ,52 616,870,02%7.767,980,30%803,950,03%9.188,800,36% 19Kalimantan Selatan ,04 0,000,00%4.823,330,11%0,000,00%4.823,330,11% 20Kalimantan Timur , ,700,01%19.423,530,15%1.330,270,01%22.643,500,18% 21Sulawesi Barat ,90 0,000,00%0,000,00%0,000,00%0,000,00% 22Sulawesi Utara ,90 0,000,00%6.337,300,32%0,000,00%6.337,300,32% 23Gorontalo ,92 599,990,06%2.128,010,20%0,000,00%2.728,000,25% 24Sulawesi Tengah ,67 0,000,00%13.744,720,62%0,000,00%13.744,720,62% 25Sulawesi Selatan ,12 0,000,00%8.202,950,15%0,000,00%8.202,950,15% 26Sulawesi Tenggara ,27 0,000,00%5.638,350,28%0,000,00%5.638,350,28% 27Bali ,11 0,000,00%8.348,450,19%0,000,00%8.348,450,19% 28Nusa Tenggara Barat ,88 786,750,03%6.086,760,24%418,240,02%7.291,750,29% 29Nusa Tenggara Timur ,26 0,000,00% 0,00 0,00%0,000,00%0,000,00% 30Maluku ,43 150,000,01%1.986,310,13%150,000,01%2.286,310,15% 31Maluku Utara ,61 0,000,00%3.231,450,23%4.012,980,29%7.244,430,52% 32Papua , ,880,02%7.000,000,09%0,000,00%8.976,880,11% 33Papua Barat , ,580,43%26.142,200,61%0,000,00%44.268,781,04% Total Provinsi Se- Indonesia , ,930,10% ,88 0,15% ,13 0,03% ,95 0,28% Sumber data: Kemendagri

20 DUKUNGAN PENGANGGARAN PROGRAM KKB Sumber Dana KAB/KOTA dari DAU (APBD) Sumber Dana dari Pusat (APBN) : – Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang KB – Alkon – Dukungan Kegiatan

21 Sumber Pendanaan UU No. 33/2004 Pemerintah Pusat Pemerintah Daerah BelanjaBelanja Surplus/DefisitSurplus/Defisit PembiayaanPembiayaan Lain-lain Pendapatan yang Sah Pendapatan Transfer PAD UU No.28/2009 PAD APBNAPBN APBNAPBN Pembagian Urusan UU No. 32/2004 APBDAPBD Pelaksanaan Urusan HUBUNGAN KEUANGAN PUSAT & DAERAH DAK Dana Otsus DBH DAU Dana Penyesuaian Dana Hibah Dana Darurat Tugas Pembantuan Pemerintah Pusat kepada Daerah DekonsentrasiDekonsentrasi DesentralisasiDesentralisasi K/L K/L melimpahkan wewenang kepada Gubernur K/L K/L menugaskan wewenang kepada Gubernur/Bupati/ Walikota Hasil Penjualan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Pinjaman Daerah Penggunaan SILPA Pencairan Dana Cadangan 21

22 BELANJA YG DIARAHKAN (EARMARK) BELANJA YANG BERSIFAT MENGIKAT/WAJIB BELANJA YG DITENTUKAN PROSENTASENYA SESUAI AMANAT PER UU BELANJA PEMENUHAN URUSAN SESUAI SPM BELANJA LAIN-LAIN KEBIJAKAN PENGANGGARAN (Kemendagri) MELIPUTI :

23 DAK DBH - DR DBH CUKAI HASIL TEMBAKAU DANA OTSUS (Untuk Program) DANA BOS DANA INSENTIF DAERAH (DID) DANA PENYESUAIAN (Tunj. Fungsional, Tambahan Penghasilan Guru PNS, Sertifikasi Guru) BANTUAN KEUANGAN YG BERSIFAT KHUSUS BELANJA YG DIARAHKAN (EARMARK) BELANJA YANG BERSIFAT MENGIKAT/WAJIB : BELANJA PEGAWAI BELANJA BUNGA KEGIATAN DPA - L DUKUNGAN PROGRAM PRIORITAS NASIONAL (A.L. DANA PENDAMPING DAK, DDUB dan e-KTP)

24 BELANJA YG DITENTUKAN PROSENTASENYA SESUAI AMANAT PER UNDANG-UNDANGAN 24 BELANJA PEMENUHAN URUSAN SESUAI SPM : 26 URUSAN WAJIB (ada KB) (diluar pendidikan dan kesehatan) 8 URUSAN PILIHAN Dikaitkan dengan urusan yang menjadi kewenangan daerah (provinsi atau kab/kota) sesuai tugas dan fungsi SKPD BELANJA FUNGSI PENDIDIKAN 20% DARI TOTAL BELANJA BELANJA URUSAN KESEHATAN 10% DARI TOTAL BELANJA DILUAR GAJI ALOKASI DANA DESA (ADD) 10% DARI DANA PERIMBANGAN DBH PAJAK KEPADA KAB/KOTA BANTUAN PARPOL INSENTIF PEMUNGUTAN PAJAK BELANJA MODAL

25 UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA ALOKASI ANGGARAN LANGSUNG KE DESA PELUANG UNTUK MEMPERKUAT PELAKSANAAN PENGGERAKAN KKB DI LINI LAPANGAN PERLU PANGAWALAN : PADA JUKLAK/JUKNIS DARI BUPATI ADA MENU PENGGERAKAN KKB PENGAWALAN PADA PERENCANAAN MULAI PADA MUSRENBANGDES

26

27 Pelaksanaan SPM Bidang KB dan KS No Kabupaten/Kota % PUS Istrinya < 20 Tahun (3,5%) % Peserta KB Aktif (65%) % Unmet Need (5%) % PA Anggota BKB (70%) % PA Anggota UPPKS (87%) Rasio PLKB: Desa/ Kel. (2) Rasio PPKBD: Desa/ Kel. (1) Penye- diaan Alkon (30%) Cakupan Data Mikro Keluarga (100%) 1Bangka Belitung Pangkalpinang Bangka Barat Bangka Tengah Bangka Selatan Belitung Timur PROVINSI Prov. : BANGKA BELITUNG

28 Pelaksanaan SPM Bidang KB dan KS No Kabupaten/Kota % PUS Istrinya < 20 Tahun (3,5%) % Peserta KB Aktif (65%) % Unmet Need (5%) % PA Anggota BKB (70%) % PA Anggota UPPKS (87%) Rasio PLKB: Desa/ Kel. (2) Rasio PPKBD: Desa/ Kel. (1) Penye- diaan Alkon (30%) Cakupan Data Mikro Keluarga (100%) 1Bengkulu Utara Bengkulu Selatan Rejang Lebong Kota Bengkulu Mukomuko Kaur Seluma Kepahiang Lebong Bengkulu Tengah PROVINSI Prov. : BENGKULU

29 Pelaksanaan SPM Bidang KB dan KS No Kabupaten/Kota % PUS Istrinya < 20 Tahun (3,5%) % Peserta KB Aktif (65%) % Unmet Need (5%) % PA Anggota BKB (70%) % PA Anggota UPPKS (87%) Rasio PLKB: Desa/ Kel. (2) Rasio PPKBD: Desa/ Kel. (1) Penye- diaan Alkon (30%) Cakupan Data Mikro Keluarga (100%) 1Bantul Sleman Gunung Kidul Kulon Progo Kota Yogyakarta PROVINSI Prov. : DI YOGYAKARTA

30 Pelaksanaan SPM Bidang KB dan KS No Kabupaten/Kota % PUS Istrinya < 20 Tahun (3,5%) % Peserta KB Aktif (65%) % Unmet Need (5%) % PA Anggota BKB (70%) % PA Anggota UPPKS (87%) Rasio PLKB: Desa/ Kel. (2) Rasio PPKBD: Desa/ Kel. (1) Penye- diaan Alkon (30%) Cakupan Data Mikro Keluarga (100%) 1Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Selatan Jakarta Timur Kepulauan Seribu PROVINSI Prov. : DKI JAKARTA

31 Pelaksanaan SPM Bidang KB dan KS No Kabupaten/Kota % PUS Istrinya < 20 Tahun (3,5%) % Peserta KB Aktif (65%) % Unmet Need (5%) % PA Anggota BKB (70%) % PA Anggota UPPKS (87%) Rasio PLKB: Desa/ Kel. (2) Rasio PPKBD: Desa/ Kel. (1) Penye- diaan Alkon (30%) Cakupan Data Mikro Keluarga (100%) 1Boalemo Gorontalo Kota Gorontalo Pahuwato Bone Bolango Gorontalo Utara PROVINSI Prov. : GORONTALO

32 Pelaksanaan SPM Bidang KB dan KS No Kabupaten/Kota % PUS Istrinya < 20 Tahun (3,5%) % Peserta KB Aktif (65%) % Unmet Need (5%) % PA Anggota BKB (70%) % PA Anggota UPPKS (87%) Rasio PLKB: Desa/ Kel. (2) Rasio PPKBD: Desa/ Kel. (1) Penye- diaan Alkon (30%) Cakupan Data Mikro Keluarga (100%) 1Batanghari Bungo Kerinci Tanjab Barat Merangin Kota Jambi Muaro Jambi Tebo Tanjab Timur Sarolangun Kotai Sungai Penuh PROVINSI Prov. : JAMBI

33 Pelaksanaan SPM Bidang KB dan KS No Kabupaten/Kota % PUS Istrinya < 20 Tahun (3,5%) % Peserta KB Aktif (65%) % Unmet Need (5%) % PA Anggota BKB (70%) % PA Anggota UPPKS (87%) Rasio PLKB: Desa/ Kel. (2) Rasio PPKBD: Desa/ Kel. (1) Penye- diaan Alkon (30%) Cakupan Data Mikro Keluarga (100%) 1Cilacap Banyumas Purbalingga Banjarnegara Kebumen Purworejo Wonosobo Magelang Boyolali Klaten Sukoharjo Wonogiri Prov. : JAWA TENGAH

34 Pelaksanaan SPM Bidang KB dan KS No Kabupaten/Kota % PUS Istrinya < 20 Tahun (3,5%) % Peserta KB Aktif (65%) % Unmet Need (5%) % PA Anggota BKB (70%) % PA Anggota UPPKS (87%) Rasio PLKB: Desa/ Kel. (2) Rasio PPKBD: Desa/ Kel. (1) Penye- diaan Alkon (30%) Cakupan Data Mikro Keluarga (100%) 13Karanganyar Sragen Grobogan Blora Rembang Pati Kudus Jepara Demak Semarang Temanggung Kendal Prov. : JAWA TENGAH (Lanjutan)

35 Pelaksanaan SPM Bidang KB dan KS No Kabupaten/Kota % PUS Istrinya < 20 Tahun (3,5%) % Peserta KB Aktif (65%) % Unmet Need (5%) % PA Anggota BKB (70%) % PA Anggota UPPKS (87%) Rasio PLKB: Desa/ Kel. (2) Rasio PPKBD: Desa/ Kel. (1) Penye- diaan Alkon (30%) Cakupan Data Mikro Keluarga (100%) 25Batang Pekalongan Pemalang Tegal Brebes Magelang Surakarta Salatiga Semarang Pekalongan Tegal PROVINSI Prov. : JAWA TENGAH (Lanjutan)

36 Pelaksanaan SPM Bidang KB dan KS No Kabupaten/Kota % PUS Istrinya < 20 Tahun (3,5%) % Peserta KB Aktif (65%) % Unmet Need (5%) % PA Anggota BKB (70%) % PA Anggota UPPKS (87%) Rasio PLKB: Desa/ Kel. (2) Rasio PPKBD: Desa/ Kel. (1) Penye- diaan Alkon (30%) Cakupan Data Mikro Keluarga (100%) 1Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin Hulu Sungai Selatan Hulu Sungai Tengah Hulu Sungai Utara Tabalong Tanah Bumbu Balangan Banjarmasin Prov. : KALIMANTAN SELATAN

37 Pelaksanaan SPM Bidang KB dan KS No Kabupaten/Kota % PUS Istrinya < 20 Tahun (3,5%) % Peserta KB Aktif (65%) % Unmet Need (5%) % PA Anggota BKB (70%) % PA Anggota UPPKS (87%) Rasio PLKB: Desa/ Kel. (2) Rasio PPKBD: Desa/ Kel. (1) Penye- diaan Alkon (30%) Cakupan Data Mikro Keluarga (100%) 13Banjarbaru Prov. : KALIMANTAN SELATAN (Lanjutan)

38 Pelaksanaan SPM Bidang KB dan KS No Kabupaten/Kota % PUS Istrinya < 20 Tahun (3,5%) % Peserta KB Aktif (65%) % Unmet Need (5%) % PA Anggota BKB (70%) % PA Anggota UPPKS (87%) Rasio PLKB: Desa/ Kel. (2) Rasio PPKBD: Desa/ Kel. (1) Penye- diaan Alkon (30%) Cakupan Data Mikro Keluarga (100%) 1Maluku Tengah Maluku Tenggara Kota Ambon Maluku Tenggara Barat Buru Seram Bagian Barat Seram Bagian Timur Kepulauan Aru Kota Tual Maluku Barat Daya Buru Selatan PROVINSI Prov. : MALUKU


Download ppt "Oleh : Ir. Ambar Rahayu, MNS Sekretaris Utama BKKBN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google