Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat 1 2 3  Perda kab. Pacitan Nomor 13 Tahun 2006 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa  Perda Kab. Pacitan Nomor.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat 1 2 3  Perda kab. Pacitan Nomor 13 Tahun 2006 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa  Perda Kab. Pacitan Nomor."— Transcript presentasi:

1

2 Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat 1

3 2

4 3  Perda kab. Pacitan Nomor 13 Tahun 2006 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa  Perda Kab. Pacitan Nomor 9 Tahun 2008 tentang Pedoman Penataan Lembaga Kemasyarakatan  Peraturan Bupati Pacitan Nomor 42 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksanaan Penataan dan Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan Kab. Pacitan

5 4  Lembaga yang dibentuk oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan  Sebagai Mitra kerja Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan pembangunan  Lembaga tersebut antara lain : LPMD/K,RT,RW, PKK, Lembaga Adat, Karang Taruna,Lembaga Keuangan dll Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

6 5  Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Desa ditetapkan dalam Peraturan Desa dengan berpedoman pada Perda yang ada  Kepengurusan semua Lembaga kemasyarakatan ditetapkan dengan keputusan Kepala Desa.  Tata Hubungan Kerja antara Pemdes dengan Lembaga Kemasyarakatan adalah bersifat kemitraan, konsultatif dan koordinatif Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

7 6  Sumber dana Lembaga Kemasyarakatan Desa diperoleh dari : Swadaya masyarakat, APBDes, APBD Kab/Prop dan lainya yang sah dan tidak mengikat  Pembinaan dan pengawasan wajib dilakukan oleh Pemda dan camat  Semua Tupoksi dan ketentuan lainya tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa ada di Perbup Pacitan No. 42 / 2010 Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

8 7 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

9 8  Pemberdayaan Masyarakat adalah Suatu upaya untuk meningkatkan daya/kekuatan/potensi pada masyarakat dengan cara memberi dorongan / motivasi, peluang/kesempatan dengan tidak mengatur dan mengendalikan kegiatan masyarakat yang diberdayakan untuk mengembangkan potensinya sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan mengaktualisasi dirinya melalui berbagai aktivitas Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

10 9  Tujuan Pemberdayaan Masyarakat adalah untuk membentuk individu dan masyarakat yang mandiri dalam berfikir, bertindak dan mengendalikan apa yang mereka lakukan  Prinsip Pemberdayaan Masyarakat dengan mewujudkan prinsip dasar pendampingan yaitu ; 1. belajar dari masyarakat, 2. sebagai fasilitator 3.saling belajar ( menerima dan memberi ) Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

11 10  Mampu memahami diri dan potensinya  Mampu merencanakan dengan baik (mengantisipasi perubahan kedepan )  Mampu mengarahkan dirinya sendiri  Memiliki kekuatan untuk berunding  Memiliki power yang memadai dalam bekerja sama yang saling menguntungkan  Dan bertanggung jawab atas tindakanya. Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

12 11 Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

13 12 emosional Brutal.. Menang sendiriIndividual.. Mementingkan kelompok sendiri

14  Berjalan ditempat  Sudah berjalan namun lambat  Tidak berjalan sama sekali  Berjalan dengan baik 27 Maret Bagaimana dengan lingkungan kita ….. ???????

15 14 IQ EQ SQ Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

16  FUNGSI: memecahkan masalah- masalah kognitif, misalnya menganalisis, merencanakan, menghitung, dll.  IQ bersifat ‘genetik’ dioptimalkan ‘lingkungan’. 27 Maret Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

17 16 EMOSIONAL QUOTIENT (EQ ) Kekuatan di balik singgasana kemampuan intelektual. P. Patton Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat KE/EQ adalah kemampuan merasakan, memahami dan secara efektif menerapkan daya serta kepekaan emosi sebagai sumber energi, informasi, koneksi, dan pengaruh yang manusiawi. Salovey

18 17 PENGELOMPOKAN EMOSI EQ, Daniel Coleman, Amarah: beringas, mengamuk, benci. 2. Kesedihan: pedih, sedih, muram, ditolak. 3. Rasa takut: ngeri, gugup, takut. 4. Kenikmatan: senang, gembira, bahagia. 5. Cinta: penerimaan, persahabatan. 6. Terkejut: terkesiap, takjup, terpana. 7. Jengkel: hina, jijik, mual, benci. 8. Malu: rasa malu, kesal hati.

19 18  Emosi penting sebagai “Energi pengaktif” untuk nilai-nilai etika profesi.  Membangkitkan intuisi dan rasa ingin tahu untuk antisipasi masa depan.  Membantu IQ untuk pengambilan keputusan Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

20  KE berperan sebagai mesin giling kecerdasan manusia secara utuh, karena berkait langsung dengan integritas dan keunggulan pribadi seorang pemimpin, yang harus dikembangkan sejak dini dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan tempat kerja secara menyeluruh dan berkesinambungan. 19 Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

21  IQ relatif permanen  Logika dan analisis  20% berperan pd keberhasilan  Pengembangan EQ, usaha seumur hidup  Titik berat pd emosi dan biologi  > 80 % berperan pd keberhasilan Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

22  ADALAH Suatu kemampuan untuk memberi makna, menterjemahkan dan mewujudkan sesuatu pada puncak SPIRITUAL 21 Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

23 22 IQ, kemampuan intelektual, analisa, logika Contohnya, 2x2 EQ, kemampuan mendengar suara hati Contohnya seperti komitmen, loyalitas, dan kepekaan SQ, kemampuan memberi makna puncak spiritual Contohnya adalah spiritualisasi pekerjaan Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

24 23 IQEQSQHASIL BUTA HATI DIKTATORKORUPTOR PETAPA MANUSIAHARAPAN BAIK BURUK Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat

25 24 IQ EQSQHASIL MENGEN ASKAN BAIK BURUK Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat TERLALU

26 27 Maret Aktifitas Fisik IQ dan Emosi EQ harus mengorbit pada SQ sebagai pusat orbit

27 Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat 26 Untuk gagal, manusia bisa sendiri Tapi untuk berhasil, manusia perlu orang lain


Download ppt "Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat 1 2 3  Perda kab. Pacitan Nomor 13 Tahun 2006 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa  Perda Kab. Pacitan Nomor."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google