Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Disampaikan oleh: Hilman Tisnawan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Seminar Nasional Forum Manajemen Indonesia Ke 5 23 Oktober.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Disampaikan oleh: Hilman Tisnawan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Seminar Nasional Forum Manajemen Indonesia Ke 5 23 Oktober."— Transcript presentasi:

1 Disampaikan oleh: Hilman Tisnawan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Seminar Nasional Forum Manajemen Indonesia Ke 5 23 Oktober 2013

2 Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Barat (yoy) Sejalan dengan trend perlambatan perekonomian global dan nasional, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat juga menunjukkan adanya perlambatan. Perekonomian Kalimantan Barat Pangsa PDRB Penggunaan (yoy) Masyarakat masih cukup optimis terhadap penghasilan dan konsumsi Berbagai even perayaan masyarakat mendorong konsumsi masyarakat. Namun, konsumsi dibayangi oleh pelemahan daya beli. Sektor pertanian ditopang oleh sub sektor tabama khususnya padi dan sub sektor tanaman perkebunan. Kinerja sub sektor perkebunan secara tahunan masih belum optimal ditandai dengan penurunan produksi TBS dibandingkan tahun Sektor industri pengolahan juga dibayangi perlambatan, khususnya pada industri CPO dan karet. Pangsa PDRB Sektoral (yoy) Sumber : BPS Provinsi Kalimantan Barat, diolah

3 Impor LN Barang Modal Investasi yang tercermin pada Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (PMTB) pada triwulan II 2013 tumbuh melambat 1,83% (yoy). Pada triwulan III 2013, investasi diperkirakan masih terbatas. Perlambatan juga tercermin pada impor barang modal luar negeri yang menunjukkan perlambatan. Perlambatan tersebut al dipengaruhi oleh kinerja perekonomian baik di tingkat nasional maupun global sehingga pelaku usaha cenderung menahan investasi. Investasi di Kalimantan Barat juga masih dihadapkan pada infrastruktur yang belum optimal Investasi Kalimantan Barat 3 Investasi tumbuh melambat Penanaman Modal Asing (Juta USD) Penanaman Modal Domestik (Rp Miliar) Sumber : BKPM, diolah

4 VolumeNominal Ekspor Bauksit (95,81%) Karet mentah (1,18%) Kayu furniture(0,94%) Karet mentah (39,59%) Bauksit (38,77%) Kayu furniture (12,56%) Impor Kapur, semen dan material konstruksi (47,01%) Kapal (10,15%) Jagung (7,14%) Kapal (30,52%) Kertas (22,93%) Mesin uap (8,68%) Ekspor – Impor Luar Negeri Kalimantan Barat 4 KOMODITI UTAMA EKSPOR- IMPOR …gejolak ekonomi global masih berpengaruh minimal terhadap ekspor ditengah ketergantungan impor yang tinggi... Neraca Perdagangan Kalbar – LN Surplus rata-rata USD108,39juta/bulan KeteranganNegara Tujuan/Asal Nominal Ekspor China (55,18%) Jepang (16,58%) Korea Selatan (12,73%) India (4,04%) Volume Ekspor China (95,22%) Jepang (1,72%) Hongkong (0,70%) India (0,66%) Nominal Impor Jepang (78,74%) China (9,18%) Malaysia (4,21%) Singapura (2,05%) Volume Impor Vietnam (48,61%) China (17,14%) India (9,73%) Malaysia (5,97%) Harga Internasional Karet Sumber: Bloomberg Harga Internasional Karet Sumber: Bloomberg Secara nominal, ekspor LN Kalbar sampai Juli 2013 tercatat mencapai 805,41 juta USD, atau mengalami kontraksi 1,50% (yoy). Namun secara volume, masih tumbuh cukup baik menjadi sebesar 9,89 juta ton, yang ditopang oleh ekspor komoditas bauksit. Ekspor Kalbar masih dibayangi oleh kondisi permintaan dunia dan harga karet internasional yang relatif belum pulih. Ekspor LN komoditas utama Kalbar lainnya, yaitu CPO, tidak tercatat melalui Kalbar.

5 Rp 40,73 T ASET Rp 33,58 T DPK Rp 28,24 T KREDIT LB LDR : 84,09% NPLs : 1,55% NPLs UMKM: 2,30% LDR : 84,09% NPLs : 1,55% NPLs UMKM: 2,30% Rp 8,83 T K. UMKM Perbankan Kalimantan Barat Perkembangan indikator perbankan utama masih cukup baik, meskipun menunjukkan perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya. INDIKATOR FINANCIAL INCLUSION Dalam 3 tahun terakhir, kontribusi perbankan terhadap perekonomian Kalbar menunjukkan peningkatan. Akses penduduk terhadap perbankan (khususnya bank umum) juga semakin tinggi : 8,69% 2011 : 9,47% 2012 : 11,00% Rasio Rek Kredit/Jmlh Penduduk (Usia Produktif) 2010 : 64,98% 2010 : 64,98% 2011 : 73,25% 2012 : 87,32% Rp 26,94 T KREDIT LP Rasio Rek DPK/Jmlh Penduduk (Usia Produktif) JARINGAN KANTOR KPKC 2282 KCPKK UNITTotal

6 Kalimantan Barat Menghadapi MEA 2015 Daya Saing Produk Infrastruktur Hilirisasi Struktur Pasar Layanan Keuangan Terbatas Layanan Keuangan Terbatas Regulasi Sumber Daya Alam Kondisi Demografis Terbukanya perdagangan Daerah berbatasan langsung dengan Serawak Kinerja Perekonomian MEA 2015 Masuknya skilled labour Membanjirnya produk luar Kesiapan SDM Kapasitas Fiskal Daerah

7 7 1. Pariwisata Potensi Kalimantan Barat 13 kawasan yang tersebar di Kab. Sambas, Kab. Pontianak, Kab. Bengkayang, Kab. Sintang, Kab. Ketapang, Kota Singkawang, Kab. Kubu Raya & Kota Pontianak Potensi Batu Bara : Sintang Potensi Tenaga Air/Hidro : S. Kapuas Potensi tenaga surya Uranium: ton Singkawang Danau Sentarum Wisata Bahari Wisata Sungai Kuliner Penelitian Potensi Pariwisata Terhadap Upaya Peningkatan Perekonomian Daerah Kota Singkawang PSBI Lampu Hias Jembatan Kapuas I 2. Agropolitan & Minapolitan 3. Energi Nasional Sumber : Agropolitan & Minapolitan, 2012 Sumber : Potensi Energi Nasional Kalimantan Barat, Dirjen Listrik & Pemanfaatan Energi, Kementerian ESDM Blueprint Pengelolaan Energi Nasional Potensi Sumber Daya Mineral & Batu Bara Sumber Daya Potensi (Juta Ton) Granit 1,565, Andesit 1,040, Sirtu 110, Trakhit 97, Pasir 17, Gambut 12, Basalt 6, Bauksit 3, Ps Kuarsa Kaolin Batubara B e s i Sumber : NSD Mineral,Batubara,Panasbumi & Air tanah Prov Kalbar Tahun Perkebunan Sumber : Paparan Kepala Bappeda Prov Kalbar, “Kebijakan Pemprov Kalbar Dalam Mendorong Ekspor Daerah “,September ,2 juta ha Luas Lahan Karet 1,5 juta ha Luas Lahan Sawit

8 Kalimantan Barat Menghadapi MEA 2015 : Weakness Daya Saing Produk Infrastruktur Hilirisasi Struktur Pasar Layanan Keuangan Terbatas Layanan Keuangan Terbatas Regulasi MEA 2015 Kesiapan SDM Kapasitas Fiskal Daerah

9 Kalimantan Barat Menghadapi MEA 2015 : Upaya yang Harus Dilakukan PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PROGRAM KETAHANAN PANGAN MEA 2015 BLUEPRINT PENGEMBANGAN PARIWISATA KALIMANTAN BARAT PENATAAN HILIRISASI perlu keterlibatan Pemerintah Pusat, terutama dalam upaya pengembangan infrastruktur Fisik : Jalan, Bandara, Pelabuhan, Power SupplyNon Fisik PEMBIAYAAN?

10 Sosialisasi tabunganKu Sosialisasi Keaslian Uang Rupiah Kas Keliling (Kas Titipan) Mendorong perluasan jaringan kantor bank Kalimantan Barat Menghadapi MEA 2015 : Upaya yang Telah Dilakukan HILIRISASI Kawasan industri Mandor (Landak) – pembebasan lahan Kawasan Industri Tayan – Pengolahan Bauksit  alumina Smelter PT. Harita PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR MP3EI RPJMD Perumusan RTRW Alternatif sumber pembiayaan lain --??? REFORMASI BIROKRASI REVIEW REGULASI PERLUASAN LAYANAN KEUANGAN Inkubator UMKM Pengembangan Klaster Pengembangan Desa Binaan PENGEMBANGAN SEKTOR RIIL & UMKM PROGRAM KETAHANAN PANGAN MEA 2015 Kegiatan inisiatif KPw BI Prov. Kalbar

11 Program Ketahanan Pangan 11 Peningkatan nilai produk dari gabah menjadi beras Peningkatan dana kelolaan unit distribusi dari Rp. 175 juta menjadi Rp.250 juta Peningkatan dana kelolaan unit cadangan dari Rp. 20 juta menjadi Rp. 30 juta Program Padi Dalam Pot akan dijadikan Pilot Project pada tahun 2014 oleh Kementerian Pertanian RI di DKI Jakarta dan Kalimantan Barat Pengembangan Klaster Padi (Tahun 2014) Wilayah Surplus Beras Penguatan Kelembagaan Gapoktan Peserta LDPM (PSBI & Bantuan Teknis) Wilayah Defisit Beras Padi Dalam Pot dalam Rumah Pangan Lestari

12 Inkubator Bisnis UMKM Fase 1 Motivasi Fase 2 Membuka Usaha Fase 3 Produksi & Pengemasa n Fase 4 Pemasara n Fase 5 Adm. Keuangan Fase 6 Legalitas Usaha Fase 7 Wisuda 12 UMKM by accident Kelemahan UMKM Inkubator UMKM Pelatihan Pembinaan UMKM by design Akses Keuangan Tahapan Pelatihan SAK ETAP 19 Mei 2009 Rumusan standar minimum laporan keuangan dan business plan untuk UMKM Akses Pembiayaan Perbankan Kesiapan UMKM sbg entity usaha Daya Saing Tinggi Peluang Lap. Pekerjaan

13 13 1. Program Pengembangan Klaster Kelapa dan Klaster Bidai Program Pemberdayaan Sektor Riil & UMKM 2. Program Pengembangan Desa Binaan Kewirausahaan Pupuk Organik Konversi Energi

14 14 “Kapal sudah tiada; tak ada juga pilihan untuk lari dan pulang. Hanya ada laut di belakang, dan perang di depan kalian; dan satu cara tersisa: menangkan perang yang ada di depan!” – THARIQ BIN ZIYAD EPILOG

15 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Jl. Ahmad Yani No.2 Pontianak 15


Download ppt "Disampaikan oleh: Hilman Tisnawan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Seminar Nasional Forum Manajemen Indonesia Ke 5 23 Oktober."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google