Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bersama Media Inovasi Mandiri Semoga Sukses !! Selamat Belajar…

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bersama Media Inovasi Mandiri Semoga Sukses !! Selamat Belajar…"— Transcript presentasi:

1 Bersama Media Inovasi Mandiri Semoga Sukses !! Selamat Belajar…

2 FISIKA STATIKA FLUIDA

3 Adaptif Hal.: 3 Isi dengan Judul Halaman Terkait MASSA JENIS Massa jenis atau kerapatan suatu zat didefinisikan se- bagai perbandingan massa dengan volum zat tersebut Keterangan: ρ = massa jenis zat (kg/m 3 ) m = massa zat kg V = volum zat m 3 Satuan massa jenis zat sering juga dinyatakan dengan I g/cm 3 1 g/cm 3 = 1000 kg/m 3

4 Adaptif Hal.: 4 Isi dengan Judul Halaman Terkait TEKANAN Keterangan: p = tekanan (N/m 2 ) atau Pascal (Pa) F = gaya N A = luas bidang tekan m 2 F = w A Tekanan adalah gaya per satuan luas

5 Adaptif Hal.: 5 Isi dengan Judul Halaman Terkait TEKANAN HIDROSTATIS Tekanan zat cair dalam keadaan diam disebut tekanan hidrostatis Keterangan: ρ = massa jenis zat cair (kg/m 2 ) g = percepatan gravitasi bumi (m/s 2 ) h = kedalaman zat cair diukur dari permukaan- nya ke titik yang diberi tekanan (m) p = hydrostatic pressure (N/m 2 ) Berdasarkan rumus tekanan hidrostatis di atas, diketahui bahwa tekanan hidrostatis bergantung pada massa jenis zat cair, ketinggian atau kedalaman zat cair, serta percepatan gravitasi bumi h x air

6 Adaptif Hal.: 6 Isi dengan Judul Halaman Terkait TEKANAN HIDROSTATIS Kekuatan pancaran air atau pancaran zat cair ini ditentukan oleh besarnya tekanan dalam air atau zat cair tersebut. Hal ini berarti semakin dalam suatu tempat dalam air atau zat cair dari permukaannya, maka semakin besar tekanan hidrostatisnya Kegiatan ilmiah air lubang pancaran air

7 Adaptif Hal.: 7 Isi dengan Judul Halaman Terkait HUKUM POKOK HIDROSTATIS Source: Setiap titik yang terletak pada bidang datar di dalam suatu zat cair memiliki tekanan hidrostatis yang sama

8 Adaptif Hal.: 8 Isi dengan Judul Halaman Terkait HUKUM POKOK HIDROSTATIS hAhA hBhB minyak air AB Sebuah tabung berbentuk U berisi minyak dan air, seperti tampak pada gambar di bawah: Titik A dan titik B berada pada suatu bidang datar dan dalam suatu jenis zat cair. Berdasarkan hukum pokok hidrostatis maka kedua titik tersebut memiliki tekanan yang sama, sehingga: p A = p B ρ minyak g h A = ρ air g h B ρ minyak h A = ρ air h B Keterangan: ρ oil = massa jenis minyak ρ water = massa jenis air h A = tinggi kolom minyak h B = tinggi kolom air

9 Adaptif Hal.: 9 Isi dengan Judul Halaman Terkait HUKUM PASKAL Tekanan yang diberikan kepada zat cair di dalam ruang tertu- tup akan diteruskan ke segala arah dan semua bagian ruang tersebut dengan sama besar Contoh pemakaian hukum paskal Keterangan: F 1 = gaya pada A 1 (N) F 2 = gaya pada A 2 (N) A 1 = luas penampang 1 (m 2 ) A 2 = luas penampang 2 (m 2 ) A2A2 F2F2 A1A1 F1F1 Azas dongkrak hidrolik Source:

10 Adaptif Hal.: 10 Isi dengan Judul Halaman Terkait HUKUM ARCHIMEDES Sebuah benda yang tercelup sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair atau zat cair lain akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkannya F A = w bf Keterangan: F A = gaya ke atas w bf = berat zat cair yang dipindahkan F A = ρ f V bf g Keterangan: ρ f = massa jenis fluida V bf = volum zat cair yang dipindahkan g = percepatan gravitasi bumi

11 Adaptif Hal.: 11 Isi dengan Judul Halaman Terkait HUKUM ARCHIMEDES Benda tenggelam F A < w m f g < m b g V f ρ f g < V b ρ b g ρ f < ρ b Keterangan: m b = massa benda m f = massa zat cair yang dipindahkan V b = volum benda Vf = volum zat cair yang dipindahkan ρ b = massa jenis benda ρ f = massa jenis zat cair Sebuah benda dikatakan tenggelam jika benda tersebut tercelup seluruhnya dan berada di dasar suatu zat cair w FAFA air

12 Adaptif Hal.: 12 Isi dengan Judul Halaman Terkait HUKUM ARCHIMEDES Benda melayang F A = w m f g = m b g V f ρ f g = V b ρ b g ρ f = ρ b Sebuah benda dikatakan melayang jika benda tersebut tercelup seluruhnya tetapi tidak mencapai dasar dari zat cair tersebut w FAFA air Keterangan: m b = massa benda m f = massa zat cair yang dipindahkan V b = volum benda Vf = volum zat cair yang dipindahkan ρ b = massa jenis benda ρ f = massa jenis zat cair

13 Adaptif Hal.: 13 Isi dengan Judul Halaman Terkait Hukum archimedes Benda terapung Sebuah benda dikatakan terapung jika benda tersebut tercelup sebagian di dalam zat cair F A = w m f g = m b g V f ρ f g = V b ρ b g karena V f ρ b w FAFA water

14 Adaptif Hal.: 14 Isi dengan Judul Halaman Terkait TEGANGAN PERMUKAAN ZAT CAIR Gaya tarik-menarik antara partikel-partikel sejenis disebut kohesi; sedangkan gaya tarik tarik-menarik antara partikel- partikel yang tidak sejenis disebut adhesi. Tiap partikel dalam zat cair ditarik oleh gaya yang sama besar kesegala arah oleh partikel-partikel didekatnya, sehingga resultan gaya yang bekerja pada partikel sama dengan nol.

15 Adaptif Hal.: 15 Isi dengan Judul Halaman Terkait TEGANGAN PERMUKAAN ZAT CAIR Tegangan permukaan dapat diartikan sebagai besar gaya yang dialami pada permukaan zat cair per satuan panjang. Keterangan: w2w2 w1w1 Selapis air sabun oil

16 Adaptif Hal.: 16 Isi dengan Judul Halaman Terkait KAPILARITAS Peristiwa naik atau turunnya zat cair dalam pipa kapiler dinamakan kapilaritas kohesi > adhesi Air dalam pipa kapiler akan terus naik sampai tercapai keseimba- ngan, yakni berat air yang diangkat seimbang dengan gaya adhesi. Sedangkan peristiwa turunnya raksa di dalam pipa kapiler terjadi karena kohesi antara partikel-partikel raksa lebih besar daripada adhesi antara partikel raksa dengan partikel kaca. kohesi < adhesi raksaair

17 Adaptif Hal.: 17 Isi dengan Judul Halaman Terkait KAPILARITAS Banyaknya kenaikan atau penurunan zat cair pada pembuluh/pipa kapiler dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan berikut. Keterangan: h = kenaikan atau penurunan zat cair (m)  = tegangan permukaan (N/m) mm assa jenis zat (kg/m 3 )  = sudut kontak g = percepatan gravitasi (m/s 2 ) r = jari-jari pipa kapiler (m)

18 Adaptif Hal.: 18 Isi dengan Judul Halaman Terkait VISKOSITAS FLUIDA DAN HUKUM STOKES Ukuran kekentalan suatu fluida dinyatakan dengan viskositas. F f = k  v Keterangan: F f = gaya gesekan fluida (N) k = koefesien (tergantung pada geometrik benda)  = koefesien viskositas (Pa s) v = kecepatan gerak benda (m/s) Persamaan gaya gesekan fluida untuk benda berbentuk bola dapat dirumuskan sebagai berikut. F f = 6 k r  v

19 Adaptif Hal.: 19 Isi dengan Judul Halaman Terkait VISKOSITAS FLUIDA DAN HUKUM STOKES w = m g FAFA fFAFA arah gerak Perhatikan gambar di bawah ini! Pada saat benda bergerak dengan kecepatan terminal, pada benda tersebut bekerja tiga buah gaya, yaitu gaya berat, gaya ke atas yang dikerjakan fluida, dan gaya gesekan fluida  F = 0 + m g – F A – F f = 0 m g – F A = F f F f = m g – F f oil

20 Adaptif Hal.: 20 Isi dengan Judul Halaman Terkait VISKOSITAS FLUIDA DAN HUKUM STOKES Keterangan: v T = kecepatan terminal (m/s) vv iskositas fluida (Ns/m 2 )  b = massa jenis benda (kg/m 3 )  f = massa jenis benda (kg/m 3 ) g = percepatan gravitasi (m/s 2 ) r = jari-jari bola (m)

21 Adaptif Hal.: 21 Isi dengan Judul Halaman Terkait TERIMA KASIH


Download ppt "Bersama Media Inovasi Mandiri Semoga Sukses !! Selamat Belajar…"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google