Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SELASA, 4 FEBRUARI 2014 AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK. Latar belakang penyusunan sistem akuntansi sektor publik : Undang-Undang No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SELASA, 4 FEBRUARI 2014 AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK. Latar belakang penyusunan sistem akuntansi sektor publik : Undang-Undang No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintah."— Transcript presentasi:

1 SELASA, 4 FEBRUARI 2014 AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK

2 Latar belakang penyusunan sistem akuntansi sektor publik : Undang-Undang No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah yang direvisi menjadi UU No. 32 tahun 2004 dan diubah dengan Perpu No.3 tahun 2005 serta UU No. 25 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah yang direvisi menjadi UU No. 33 tahun 2004

3 Definisi Akuntansi Sektor Publik : Mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemen dibawahnya, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, LSM dan Yayasan Sosial, maupun pada proyek-proyek kerja sama sektor publik dan swasta.

4 Gambaran umum organisasi sektor publik Perbandingan dan karakteristik organisasi sektor publik dan organisasi sektor privat Karakteristik organisasi sektor publik

5 Tujuan : Untuk mensejahterakan masyarakat secara bertahap, baik dalam kebutuhan dasar dan kebutuhan lainnya baik jasmani maupun rohani Sumber Pembiayaan : Berasal dari dana masyarakat yang berujud pajak dan retribusi, laba perusahaan negara, pinjaman pemerintah serta pendapatan lain-lain yang sah dan tidak bertentangan dengan perundangan yang berlaku Aktivitas : Pelayanan publik (publik service) seperti dalam bidang pendidikan, kesehatan, keamanan, penegakan hukum, transportasi publik dan penyediaan pangan

6 Pola pertanggung- jawaban : Bertanggung jawab kepada masyarakat melalui lembaga perwakilan masyarakat seperti DPR, DPD, DPRD

7 Sistem pengelolaan keuangan daerah yang baik diperlukan untuk mengelola dana desentralisasi secara transparan, ekonomis, efisien, efektif dan akuntabel.

8 2. Sifat dan Karakteristik Sektor Publik Akuntansi sektor publik diarahkan untuk mencapai hasil tertentu yang harus memiliki manfaat bagi publik. Sifat organisasi sektor publik adalah organisasi nonlaba. Tujuannya hanyalah memberikan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kesejahteraannya.

9 Organisasi sektor publik bergerak dalam lingkungan yang sangat kompleks. Komponen lingkungan yang mempengaruhi sektor publik meliputi faktor ekonomi, politik, kultur, dan demografi.

10 Perbedaan dan Persamaan Sektor Publik dan Sektor Komersial Perbedaan sifat dan karakteristik sektor publik dengan sektor komersial dapat dilihat dengan membandingkan beberapa hal yakni tujuan organisasi, sumber pembiayaan, pertanggung jawaban, struktur organisasi, karakteristik anggaran, dan akuntansi keuangan. Tujuan sektor publik adalah memberi pelayanan kepada masyarakat dan mensejahterakan masyarakat. Misalnya pelayanan dalam bidang pendidikan, keamanan, kesehatan masyarakat, penegakan hukum, transportasi publik, penyediaan barang kebutuhan masyarakat dan sebagainya. Sementara itu, sektor komersial bertujuan mencari laba untuk meningkatkan kesejahteraan pemegang saham.

11 Perbedaan dan Persamaan Sektor Publik dan Sektor Komersial Sektor publik memperoleh biaya dari pajak, retribusi, laba BUMN dan BUMD, pinjaman luar negeri, obligasi, sumbangan, dana abadi, hibah, dan lainnya. Sedangkan sektor komersial memperoleh biaya dari modal pemilik dan laba yang ditahan, utang bank, obligasi, dan penerbitan saham baru.

12 Sektor publik dan sektor komersial memiliki persamaan, dimana keduanya adalah bagian yang saling berhubungan dari sistem ekonomi negara, dan sumber daya yang sama untuk mencapai tujuan organisasi. Keduanya juga menghadapi masalah yang sama yaitu kelangkaan sumber daya sehingga harus menggunakannya secara efektif dan efisien. Selain itu, keduanya memiliki manajemen yang sama, produk yang sama dan sama-sama terikat pada aturan yang berlaku.

13 SELASA, 11 FEBRUARI 2014

14 Tujuan Akuntansi Sektor Publik 1. Memberikan informasi yang diperlukan untuk mengelola secara tepat, efisien, dan ekonomis atas suatu operasi dan alokasi sumberdaya yang dipercayakan kepada organisasi. Tujuan ini terkait dengan management control. 2. Memberikan informasi yang memungkinkan bagi manajer sektor publik untuk melaporkan pelaksanaan tanggung jawab mengelola secara tepat dan efektif program dan penggunaan sumberdaya yang menjadi wewenangnya; dan memungkinkan bagi pegawai sektor publik untuk melaporkan kepada publik atas hasil operasi pemerintah dan penggunaan dana publik. Tujuan ini terkait dengan accountablity.

15 Komponen lingkungan yang mempengaruhi organisasi sektor publik meliputi : Faktor ekonomi meliputi antara lain : Pertumbuhan ekonomi Tingkat inflasi Tenaga kerja Nilai tukar mata uang Infrastruktur Pertumbuhan pendapatan per kapita (GNP/GDP)

16 Faktor politik meliputi antara lain : Hubungan negara dan masyarakat Legitimasi pemerintah Tipe rezim yang berkuasa Ideologi negara Kelembagaan

17 Faktor kultural meliputi antara lain : Keragaman suku, ras, agama, bahasa dan budaya Sistem nilai di masyarakat Historis Sosiologi masyarakat Karakteristik masyarakat Tingkat pendidikan Faktor demografi meliputi antara lain : Pertumbuhan penduduk Struktur usia penduduk Migrasi Tingkat kesehatan

18 Suatu barang dikategorikan sebagai barang swasta atau publik dalam kaitannya dengan tingkat excludability dan persaingannya. Tingkat excludability suatu barang ditentukan dengan kondisi dimana konsumen dan produsen barang atau pelayanan bisa memastikan bahwa orang lain tidak memperoleh manfaat dari barang tersebut. Apabila tingkat exc


Download ppt "SELASA, 4 FEBRUARI 2014 AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK. Latar belakang penyusunan sistem akuntansi sektor publik : Undang-Undang No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google