Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh : BAMBANG DWI RAHARDJO, SSos Pembina Sektor Industri dan Perdagangan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh : BAMBANG DWI RAHARDJO, SSos Pembina Sektor Industri dan Perdagangan."— Transcript presentasi:

1 Oleh : BAMBANG DWI RAHARDJO, SSos Pembina Sektor Industri dan Perdagangan

2 1.SEJARAH 2.PENGERTIAN WTO 3.TUJUAN & FUNGSI 4.KEANGGOTAAN 5.KELEMBAGAAN 6.STATUS & ANGGARAN WORLD TRADE ORGANIZATION

3 SEJARAH WTO berdiri dan memulai operasionalnya pada tgl. 1 Jan-1995 - lahir dari serangkaian perundingan yg dikenal dengan sebutan perundingan Putaran Uruguay (Uruguay Round negotitions) - Perundingan tesebut dimulai pada tahun 1986 di Punta del este, Uruguay dan berakhir dengan ditandatangani Agreement Establishing the WTO di Marrakesh, Maroko pada April 1994. - Sebelum thn 1995 berlaku General Agreement on Tariffs and trade 1947 (GATT 1947) yng merupakan cikal bakal dari pembentukan WTO. - GATT 1947 berisikan hasil perundingan penurunan tarif perdagang an antara negara anggota utk tdk mengeluarkan peraturan yang menghambat perdagangan. - Kelemahan dari GATT 1947 adalah tdk mempunyai kelembagaan yg tetap, sehingga dipandang perlu utk membentuk suatu lembaga yg pada akhirnya berbentuk WTO

4 PENGERTIAN WTO merupakan suatu tempat yg dituju oleh negara-negara anggotanya utk menyelesaikan masalah-masalah perdagangan yg mereka hadapi satu sama lain. Jantung dari WTO adalah berbagai persetujuan yg merupakan bagian dari Agreement Establishing the WTO yg telah dirundingkan dan ditanda – ta ngani oleh pemerintah mayoritas negara-negara di dunia. Berbagai persetu juan tersebut berisi peraturan-2 sebagai dasar hukum bagi perdagangan In ternasional antar negara anggotanya. Berbagai persetujuan tersebut pada intinya merupakan suatu kontrak yang mengikat pemerintah negara anggota utk menjaga agar kebijakan perdag – angan mereka tidak melewati batas-2 yg telah disepakati. Walau hanya mengikat pemerintah, tujuan dari berbagai persetujuan tsb adalah menolong para produsen barang & jasa,Eksportir dan Importir dlm menjalankan usahanya.

5 TUJUAN & FUNGSI WTO (1) Tujuan WTO (Preambule Agreement Establishing the WTO ) -Meningkatkan standard hidup,kesempatan kerja, pertumbuh – an dan perluasan ekonomi. Dengan : -memperhatikan perlindungan terhadap lingkungan hidup dan kebutuhan negara berkembang. - INSTRUMENT utk mencapai tujuan tersebut. : - berbagai persetujuan mengenai pengurangan hambatan perdagangan (trade barriers) yg merupakan bagian Agreement Estyablishing the WTO. - Penghapusan diskriminasi (prinsip non diskriminasi) PRINSIP NON DISKRIMINASI -Prinsip Most-Favoured-Nation(MNF) Tretment perlakuan khusus yang diberikan oleh suatu negara anggota kepada negara anggota tertentu harus diberikan kepada seluruh negara anggota. PRINSIP NATIONAL TREATMENT.

6 LANJUTAN : Tujuan WTO (2) PRINSIP NATIONAL TREATMENT -Perlakuan khusus yg diberikan atas produk barang/jasa domestik suatu negara anggota harus diberikan kepada produk barang / jasa dari seluruh negarta anggota masuk dipasar domestik negara anggota tsb. FUNGSI WTO (pasal III Agreement Establishing The WTO ) -Memfasilitasi implementasi berbagai persetujuan dalam agreement Establishing the WTO. -Sebagai forum negosiasi untuk negara anggota – Menyelesaikan sengketa perdagangan –Menelaah kebijakan perdagangan –Melakukan kerjasama dengan organisasi Internasional lainnya –Memberikan bantuan teknis kepada negara berkembang.

7 KEANGGOTAAN -Keanggotaan WTO meliputi hampir seluruh negara di dunia ( quasi – Uni versal ) -Negara-negara anggota WTO mewakili 92 % populasi global dan 95 % dari total perdagangan dunia. -Sampai saat ini anggota WTO berjumlah 157 negara. -Tidak hanya terdiri dari negara-negara. -Wilayah pabean terpisah (separate Cutoms territories ) dari negara anggota yng memiliki otonomi penuh dalam hal hubungan eksternal perdagangannya dan hal lain yng diatur dalam Agreement Establishing the WTO dapat juga menjadi anggota WTO. -Saat ini ada 3 anggota WTO yng bukan negara tetapi wilayah pabean terpisah, yaitu Hongkong-China; Macau-China, dan China Taipei. -Sekitar ¾ dari total jumlah anggota WTO merupakan negara berkem- bang.

8 Terima Kasih Atas Perhatian Anda Semoga Bermanfaat Mengucapkan


Download ppt "Oleh : BAMBANG DWI RAHARDJO, SSos Pembina Sektor Industri dan Perdagangan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google