Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

WHERE BONE MEET – SKELETAL JOINTS BIOLOGI XI IPA SMAN 46 / H. FAJAR HANDOKO, S.Pd.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "WHERE BONE MEET – SKELETAL JOINTS BIOLOGI XI IPA SMAN 46 / H. FAJAR HANDOKO, S.Pd."— Transcript presentasi:

1 WHERE BONE MEET – SKELETAL JOINTS BIOLOGI XI IPA SMAN 46 / H. FAJAR HANDOKO, S.Pd

2 ARTIKULASI/JOINTS Pertemuan antar tulang disebut sebagai artikulasi/joints. Artikulasi berdasarkan strukturnya dibedakan menjadi: Gomphosis 1.Artikulasi Fibrosa (Fibrous Joints) Pertemuan tulang dihubungkan oleh fibrosa. Tidak terdapat rongga/celah dalam persambungan tulangnya & tidak memungkinkan terjadinya pergerakan. Contoh:

3 ARTIKULASI/JOINTS 2.Artikulasi Kartilago (Cartilagous Joints) Pertemuan tulang dihubungkan oleh kartilago. Tidak terdapat rongga dalam persambungan tulangnya. Memungkinkan terjadinya sedikit pergerakan. Contoh: simfisisSynchondrosis

4 ARTIKULASI/JOINTS 3.Artikulasi Sinovial (Synovial Joints) Ujung/pangkal tulang dilapisi oleh lapisan kartilago. Terdapat kantung yang artikulasi ini. Terdapat cairan sinovial (Synovial fluid) yang melumasi artikulasi ini.

5 1.Artikulasi Sinartrosis Tidak memungkinkan terjadinya gerakan antar tulang 2.Artikulasi Amfiarthrosis Memungkinkan terjadi sedikit gerakan antar tulang 3.Artikulasi Diarthrosis Memungkinkan terjadinya gerakan bebas Artikulasi berdasarkan kemungkinan terjadinya gerakan: ARTIKULASI/JOINTS

6 Artikulasi berdasarkan kemungkinan terjadinya gerakan: S PERSENDIAN

7 Artikulasi berdasarkan kemungkinan terjadinya gerakan: SENDI ENGSEL: Sendi ini terjadi bila dua ujung tulang yang bergerak membentuk lekukan. Sendi engsel adalah persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan ke satu arah. Contohnya, Persendian pada tulang siku, lutut, dan antar tulang jari-jari. S PERSENDIAN

8 Artikulasi berdasarkan kemungkinan terjadinya gerakan: SENDI PUTAR: Sendi putar adalah persendian tulang yang satu mengitari tulang yang lain sehingga menimbulkan gerak rotasi. Contohnya, Tengkorak dengan tulang atlas dan radius dengan ulna. S PERSENDIAN

9 Artikulasi berdasarkan kemungkinan terjadinya gerakan: SENDI PELANA: Sendi pelana adalah persendian yang memungkinkan gerakan ke dua arah. Contohnya, Persendian pada hubungan antara tulang ibu jari dan tulang telapak tangan. S PERSENDIAN

10 Artikulasi berdasarkan kemungkinan terjadinya gerakan: SENDI PELURU: Sendi peluru adalah persendian tulang yang gerakannya paling bebas di antara persendian yang lain, yaitu dapat bergerak ke segala arah. Contohnya, Tulang lengan atas dengan gelang bahu dan tulang paha dengan gelang panggul. S PERSENDIAN

11 Artikulasi berdasarkan kemungkinan terjadinya gerakan: SENDI PELURU: Sendi peluru adalah persendian tulang yang gerakannya paling bebas di antara persendian yang lain, yaitu dapat bergerak ke segala arah. Contohnya, Tulang lengan atas dengan gelang bahu dan tulang paha dengan gelang panggul. S PERSENDIAN

12 Artikulasi berdasarkan kemungkinan terjadinya gerakan: SENDI LUNCUR: Sendi luncur adalah persendian tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan badan melengkung ke depan, ke belakang atau memutar. Contohnya, Skapula dengan klavikula dan karpal dengan metakarpal. S PERSENDIAN

13 Artikulasi berdasarkan kemungkinan terjadinya gerakan: SENDI GESER: Sendi geser adalah persendian yang gerakannya hanya menggeser, kedua ujung agak rata dan tidak berporos. Sendi geser disebut juga sendi kepat atau sendi avoid. Contohnya, Persendian pada hubungan antara ruas-ruas tulang belakang. S PERSENDIAN


Download ppt "WHERE BONE MEET – SKELETAL JOINTS BIOLOGI XI IPA SMAN 46 / H. FAJAR HANDOKO, S.Pd."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google