Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Psikogeriatri Sumber : Dr. Kuntjoro Z.S Mata Ajaran Masalah LANSIA Pokok Bahasan 5 1.Konsep Psikogeriatri 2.Prinsip-prinsip umum pelayanan Psikogeriatri.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Psikogeriatri Sumber : Dr. Kuntjoro Z.S Mata Ajaran Masalah LANSIA Pokok Bahasan 5 1.Konsep Psikogeriatri 2.Prinsip-prinsip umum pelayanan Psikogeriatri."— Transcript presentasi:

1 Psikogeriatri Sumber : Dr. Kuntjoro Z.S Mata Ajaran Masalah LANSIA Pokok Bahasan 5 1.Konsep Psikogeriatri 2.Prinsip-prinsip umum pelayanan Psikogeriatri 3.Prinsip-prinsip khusus 28/03/2015 1

2 1.Apakah Psikogeriatri itu ?  Psikogeriatri adalah sebuah cabang ilmu kedokteraan jiwa yang mempelajari masalah kesehatan jiwa Lanjut Usia, menyangkut aspek - aspek: promotof,preventif,kuratif, rehabilitatif serta psikososial yang dialami oleh orang2 yang usianya sudah lanjut.  Dlm Psikogeriatri terdapat beberapa rumusan kebijakan dan program pelayanan bagi lanjut usia secara umum dan pelayanan kesehatan secara khusus 28/03/20152

3 2. Prinsip-Prinsip Umum Pada tataran makro, sebenarnya ada 3 (tiga) prinsip umum yang penting dlm memotivasi masyarakat guna mencapai kesepakatan politis dlm pembinaan dan memberikan pelayanan kpd lansia di Indonesia Ketiga prinsip umum pembinaan dan pelayanan kepada Lansia itu, meliputi : 28/03/20153

4 Tiga Prinsip Umum I. Kebijakan Publik (di tingkat masyarakat) : Kebijakan yg menyangkut pembinaan dan pelayanan lansia merupakan cerminan tanggung jawab pemerintah dlm menjamin kelangsungan hidup lansia baik di keluarga maupun dlm masyarakat, serta Kebijakan yg menyangkut pembinaan dan pelayanan lansia merupakan cerminan tanggung jawab pemerintah dlm menjamin kelangsungan hidup lansia baik di keluarga maupun dlm masyarakat, serta Memberi tempat untuk kemuliaan hidup lansia. Contoh : KTP seumur hidup, akses ke fasum: reduksi transportasi, asuransi kesehatan dan jamsos. Memberi tempat untuk kemuliaan hidup lansia. Contoh : KTP seumur hidup, akses ke fasum: reduksi transportasi, asuransi kesehatan dan jamsos. 28/03/2015 4

5 Prinsip Umum (lanjutan) 2. Keberhasilan dalam mempertahankan hidup. Keberadaan lansia seharusnya dipandang sebagai keberhasilan pembangunan dalam peradaban abad 21 Keberhasilan pembangunan di bidang SDM,khususnya kesehatan menyebabkan angka harapan hidup penduduk meningkat dan berumur panjang  dan munculnya berbagai masalah Lansia 28/03/20155

6 Prinsip Umum (lanjutan) 3. Kamajuan Kemanusiaan. Setiap kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan harkat kemanusiaan (humanity)seharusnya bebas dari pandangan yg membeda kan ; ras, kelompok, Usia agama dan gender Artinya; lansia dan generasi yg lebih muda memiliki hak dan kewajiban yg sama, sesuai dgn kondisi masing2 6

7 10 Prinsip Khusus Psikogeriatri 1.Berbagai Keuntungan dari Kemajuan Masyarakat : Hal ini menyangkut, a.l.: Semua hak azasi dan kehormatan juga berlaku bagi kelompok Lansia, karena keberhasilan Pembangunan saat ini tidak lepas dari peran kelompok  yg sekarang ini disebut  usia lanjut (USIL) Semua hak azasi dan kehormatan juga berlaku bagi kelompok Lansia, karena keberhasilan Pembangunan saat ini tidak lepas dari peran kelompok  yg sekarang ini disebut  usia lanjut (USIL) 2. Individu Lansia (kondisi Usia Lanjut) Sebagai Individu,Lansia harus dilihat berbeda dengan segala keunikan masing-masing.Kebutuhan,kepribadi an dan ke khususan lainnya. Sebagai Individu,Lansia harus dilihat berbeda dengan segala keunikan masing-masing.Kebutuhan,kepribadi an dan ke khususan lainnya. 28/03/2015 7

8 Prinsip 3 dan 4 (lanjutan) 3. Kemandirian. Lansia perlu mendapat jaminan agar mereka tetap dapat mandiri dlm berbagai bidang pelayanan kesehatan,jaminan sosial,ekonomi,transportasi,perumahan, kesejahteraan sosial,dll (termasuk disable person) 4. Pilihan-Pilihan Lansia diberi jaminan agar mereka dpt ikut menentukan kebijakan Pemerintah dlm bid.Pelayanan Sosial dan Kesehatan,terutama yg jompo dan cacat 8

9 Prinsip 5. Psiko (lanjutan) 5. Pelayanan Melalui Keluarga (Home Care) Pelayanan bagi Lansia yang terbaik adalah di rumah sendiri.Mereka akan lebih nyaman,senang dan bahagia jika tinggal di rumah sendiri,dibanding di Panti Jompo Pelayanan bagi Lansia yang terbaik adalah di rumah sendiri.Mereka akan lebih nyaman,senang dan bahagia jika tinggal di rumah sendiri,dibanding di Panti Jompo  Tinggal di Panti Jompo (Wredha) adalah terpaksa dan merupakan alternatif terakhir 28/03/20159

10 Prinsip 6. (lanjutan) 6. Aksesibilitas ke Fasum. Pelayanan pada masyarakat di berbagai bidang perlu diatur dgn standard pelayanan minimal. Agar Para lansia dpt dengan mudah mengakses semua jenis pelayanan tadi. Kpd kelompok Lansia yg berjasa pd Negara perlu di bebaskan dari segala biaya pelayanan. 28/03/201510

11 Bidang Pelayanan Lansia BBBBidang-bidang Pelayanan kpd Lansia yg perlu diberikan reduksi dari segala biaya : 1. Pelayanan Kesehatan (mulai dari pemeriksaan Dokter, berkala  hingga operasi bedah)  ASKES/ASKESKIN 2. Pelayanan transportasi Umum (mulai Bus hingga Pesawat Terbang) 3. Pelayanan di Tempat Rekreasi, pusat perbelanjaan,Dinas2 dll 28/03/201511

12 Prinsip 7 (lanjutan) 7. Mengikut sertakan Lansia (Enganging the Elderley) (Enganging the Elderley) Pemerintah dan Masyarakat perlu mendorong ikatan antar generasi,semua anggota keluarga,tetangga,komunitas yg lebih luas, agar semuanya bersinergi membantu meningkatkan kesejahteraan Lansia.Sebaliknya, Lansia mampu berperan sebagai Kakek /nenek yg bijaksana dan diteladani bagi generasi yg lebih muda Pemerintah dan Masyarakat perlu mendorong ikatan antar generasi,semua anggota keluarga,tetangga,komunitas yg lebih luas, agar semuanya bersinergi membantu meningkatkan kesejahteraan Lansia.Sebaliknya, Lansia mampu berperan sebagai Kakek /nenek yg bijaksana dan diteladani bagi generasi yg lebih muda 28/03/201512

13 Prinsip 8 (lanjutan) 8. Mobilitas. Penurunan kondisi fisik dan berbagai penyakit degeneratif sering membatasi gerak dan mobilitas para Lansia (kelompok tertentu) untuk mobile. Penurunan kondisi fisik dan berbagai penyakit degeneratif sering membatasi gerak dan mobilitas para Lansia (kelompok tertentu) untuk mobile. Karena itu, perlu ada prioritas yg memberi peluang bagi Lansia untuk lebih bebas bergerak dan beraktifitas sesuai fungsinya Karena itu, perlu ada prioritas yg memberi peluang bagi Lansia untuk lebih bebas bergerak dan beraktifitas sesuai fungsinya 28/03/201513

14 Prinsip 9 (lanjutan) 9. Produktivitas Kenyataan menunjukkan bhw, ada sebagian besar Lansia terjaga tingkat kesehatannya dengan baik, apakah di desa atau dikota. Untuk itu mereka perlu didorong dan diberi fasilitas produktif agar tetap dapat memberikan kontribusinya dlm kehidupan bermasyarakat 28/03/201514

15 Contoh Aktivitas Lansia Beberapa Contoh aktivitas Produktif untuk kelompok Lansia tertentu, a.l.: Bagi Lansia Perempuan; kegiatan berkebun yg menghasilkan produk pasar dapat dikreasi sesuai dgn kondisi setempat.(membuat makanan ringan, handicraft,dll) Bagi Lansia Perempuan; kegiatan berkebun yg menghasilkan produk pasar dapat dikreasi sesuai dgn kondisi setempat.(membuat makanan ringan, handicraft,dll) Bagi Lansia Pria; kegiatan produktif yg dapat dikreasi misalnya,budi daya ternak,anggrek senam lansia, berspeda,melukis,kerajinan grabah,dll. Bagi Lansia Pria; kegiatan produktif yg dapat dikreasi misalnya,budi daya ternak,anggrek senam lansia, berspeda,melukis,kerajinan grabah,dll. 28/03/201515

16 Prinsip 10 (lanjutan) 10.Memelihara Diri Sendiri dan Dipelihara Keluarga. Menyertakan para Lansia dalam upaya pemeliharaan Kesehatan dirinya serta membantu keluarga yang memiliki Lansia, agar ikut aktif merawat Lansia di rumah sendiri. Perlu perubahan mindset agar muncul kepedulian,respek thd lansia. 28/03/201516

17 Penutup TUGAS: Lakukan pengamatan dlm keluarga yg punya lansia Berikan komen atas interaksi antar generasi 28/03/201517

18 fisip11.web.unair.ac.id 28/03/201518


Download ppt "Psikogeriatri Sumber : Dr. Kuntjoro Z.S Mata Ajaran Masalah LANSIA Pokok Bahasan 5 1.Konsep Psikogeriatri 2.Prinsip-prinsip umum pelayanan Psikogeriatri."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google