Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENDIDIKAN INKLUSIF: KAPAN TERWUJUD? Irwanto LPPM-Unika Atma Jaya (Jkt) PUSKA Disabilitas – FISIP-UI Presentasi untuk Seminar yang diselenggarakan oleh.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENDIDIKAN INKLUSIF: KAPAN TERWUJUD? Irwanto LPPM-Unika Atma Jaya (Jkt) PUSKA Disabilitas – FISIP-UI Presentasi untuk Seminar yang diselenggarakan oleh."— Transcript presentasi:

1 PENDIDIKAN INKLUSIF: KAPAN TERWUJUD? Irwanto LPPM-Unika Atma Jaya (Jkt) PUSKA Disabilitas – FISIP-UI Presentasi untuk Seminar yang diselenggarakan oleh UPC Roda untuk Kemanusiaan bekerja sama dengan LPPM Unika Atma jaya dan Puska Disabilitas – FISIP UI JAKARTA, 29 JUNI 2009

2 DEKLARASI BANDUNG: INDONESIA MENUJU PENDIDIKAN INKLUSI SUDAH SAMPAI DI MANAKAH GERANGAN KEMAJUANNYA? APA FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBATNYA? APAKAH DIPERLUKAN STRATEGI KHUSUS UNTUK ANAK-ANAK DENGAN KECACATAN?

3 PENDIDIKAN INKLUSIF SEMUA ANAK – TANPA KECUALI - BERHAK ATAS PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS SISTEM YANG HARUS DISESUAIKAN DENGAN ANAK, BUKAN ANAK YANG MENYESUAIKAN DIRI DENGAN SISTEM SERING TERHAMBAT KARENA ALASAN SISTEMIK (KURANG DANA, KURANG MAMPU, BELUM PRIORITAS PEMBANGUNAN, DLL.) SERING TERHAMBAT KARENA ALASAN SISTEMIK (KURANG DANA, KURANG MAMPU, BELUM PRIORITAS PEMBANGUNAN, DLL.) CRPD ART 24 CRC/KHA MDG UUD 1945 (PS27[2]) UU 39/1999 UU20/2003 CRPD ART 24 CRC/KHA MDG UUD 1945 (PS27[2]) UU 39/1999 UU20/2003

4 Menekankan bahwa Negara harus bertanggung jawab atas pendidikan anak dengan kecacatan dan harus: a) mempunyai kebijakan yang jelas, b) mempunyai kurikulum yang fleksibel, c) memberikan materi yang berkualitas, menyelenggarakan pelatihan guru dan memberikan bantuan yang berkelanjutan. INKLUSI DIDUKUNG DENGAN BEBERAPA KONDISI UTAMA; HARUS DIDUKUNG DENGAN SUMBER-SUMBER YANG TEPAT DAN DENGAN KUALITAS TINGGI – BUKAN ‘PILIHAN YANG MURAH’. PERATURAN STANDAR TENTANG PERSAMAAN KESEMPATAN BAGI ORANG DENGAN KECACATAN (1993)

5 UU 20/2003 SISDIKNAS PENDIDIKAN NASIONAL BERFUNGSI MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN DAN MEMBENTUK WATAK SERTA PERADABAN BANGSA YANG BERMARTABAT DALAM RANGKA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA, BERTUJUAN UNTUK BERKEMBANGNYA POTENSI PESERTA DIDIK AGAR MENJADI MANUSIA YANG BERIMAN DAN BERTAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA, BERAKHAK MULIA, SEHAT, BERILMU, CAKAP, KREATIF, MANDIRI, DAN MENJADI WARGA NEGARA YANG DEMOKRATIS SERTA BERTANGGUNG JAWAB

6 RENSTRA DIKNAS VISI-MISI PENDIDIKAN NASIONAL VISI:

7

8 MENDIKNAS "Indonesia adalah laboratorium terbesar dan paling menarik untuk (menghadapi) permasalahan dan tantangan pendidikan inklusif karena inilah negara kepulauan yang terbesar di dunia dengan jumlah pulau lebih dari ," kata Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo pada Konferensi Asia Pasifik Pendidikan Inklusif di Hotel Sanur Paradise Plasa, Denpasar, Bali, Kamis (29/05/2008).

9 Mendiknas menyampaikan, pendidikan inklusif bukan hanya ditujukan untuk anak-anak cacat atau ketunaan, tetapi juga bagi anak-anak yang menjadi korban HIV/AIDS, anak-anak yang berada di lapisan strata sosial ekonomi yang paling bawah, anak- anak jalanan, anak-anak di daerah perbatasan dan di pulau terpencil, serta anak-anak korban bencana alam. "Anak-anak ini yang harus dilayani dengan Pendidikan Layanan Khusus (PLK)," katanya. erita&next=1&IDNYA=330

10 ADA SEKITAR 7-8% ANAK INDONESIA BERUSIA 7-12 TAHUN SETIAP TAHUNNYA YANG BELUM MENGENYAMPENDIDIKAN DASAR 9 TAHUN SIAPAKAH MEREKA?

11 APA YANG ANDA PELAJARI DARI TABEL INI? < 1%

12 KALAU YANG INI?

13 SIAPAKAH MEREKA? MEREKA YANG KARENA ALASAN EKONOMI DAN OPPORTUNITY COSTS – TIDAK MENYEKOLAHKAN ANAK DI SEKOLAH FORMAL MEREKA YANG KARENA ALASAN GEOGRAFIS DAN EKONOMI SEKALIGUS TIDAK MAMPU MENGIRIM ANAK KE SEKOLAH MEREKA YANG KARENA ALASAN LAIN-LAIN TIDAK MENYEKOLAHKAN ANAK  TERMASUK JIKA ANAK CACAT

14 KENDALA SOSIAL, POLITIK, EKONOMI, DAN KULTURAL BANYAK ALASAN UNTUK MENDISKRIMINASI ANAK: ALASAN-ALASAN UMUMMAKSUDNYA ALASAN POLITIK KEPERCAYAANGOLONGAN KEPERCAYAAN YANG DIANGGAP BIDAAH ATAU MENYIMPANG – TIDAK LAYAK DIBERI KESEMPATAN ALASAN POLITIK EKONOMIYANG SUDAH MAJU JANGAN DIBERI KESEMPATAN LAGI ALASAN PRAGMATIK EKONOMI (UTILITARIAN) TAKUT REPOT, TAMBAH ONGKOS, TIDAK PENTING  ANAK DENGAN KECACATAN ALASAN (OPORTUNISTIK) BIROKRATIK BUKAN PENDUDUK DI WILAYAH KITA, TIDAK PUNYA BUKTI-BUKTI KEPENDUDUKAN ANAK DENGAN KECACATAN MENGALAMI HAMBATAN PRAGMATIK EKONOMI DAN BIROKRATIK SEKALIGUS KARENA SERING TIDAK TERDAFTAR SEBAGAI PENDUDUK

15 KENDALA-KENDALA LAIN YANG PERLU DIATASI KEKHAWATIRAN AKAN HILANGNYA CAPTIVE MARKET UNTUK PENDIDIKAN KHUSUS (LUAR BIASA) KEKHAWATIRAN AKAN LEBIH BURUKNYA KEHIDUPAN ORANG DENGAN KECACATAN JIKA TIDAK ADA PENDIDIKAN KHUSUS SCALING-UP BERJALAN LAMBAT KARENA PELATIHAN DAN PENDIDIKAN GURU TIDAK MAKSIMAL DATA YANG BURUK (KARENA STIGMATISASI SOSIAL BUDAYA) DAN KURANGNYA OUTREACH/ PENJANGKAUAN AKTIF

16 SURVEY DEPSOS, 2008 (?)

17

18

19

20

21

22

23

24 APA YANG PERLU DILAKUKAN TALK TO TALK - WALK TO WALK: STOP OMDO SASARAN-SASARAN PRIORITAS: – REGISTRASI KEPENDUDUKAN – REGISTRASI SUKARELA UNTUK ANAK DENGAN KECACACATAN  MEMPERMUDAH PERENCANAAN DAN PERLUASAN PENYEDIAAN SARANA DAN PRASARANA YANG DIBUTUHKAN – PENDIDIKAN KEGURUAN – PERSIAPAN UNTUK ANAK DENGAN KEBUTUHAN KHUSUS – SEMUA GURU DAPAT PERSIAPAN DASAR – PUBLIK – DIBUKA RUANG PARTISIPASI UNTUK MERUMUSKAN KEBIJAKAN INKLUSI SEHINGGA MENGURANGI RASA TAKUT – IMPLEMENTASI UU DAN KESEPAKATAN INTERNASIONAL – REKAM BEST-PRACTICES DAN SEDIAKAN STIMULUS YANG MENARIK

25 HAKEKAT PEMBANGUNAN DEVELOPMENT IS FREEDOM – AMARTYA SEN HANYA WARGA YANG SEHAT, TERAMPIL DAN MANDIRI YANG DAPAT BERTANGGUNG JAWAB ATAS DIRINYA SENDIRI DAN ORANG LAIN KESEMPATAN BUKAN MILIK PERORANGAN, TETAPI MILIK SELURUH KEMANUSIAAN – ALAM INI HIDUP DAN DIREGULASI OLEH KESEMPATAN

26 TERIMA KASIH GADIS LUAR BIASA: QIAN HONG YAN, CHINA


Download ppt "PENDIDIKAN INKLUSIF: KAPAN TERWUJUD? Irwanto LPPM-Unika Atma Jaya (Jkt) PUSKA Disabilitas – FISIP-UI Presentasi untuk Seminar yang diselenggarakan oleh."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google