Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Memahami Struktur dan Kaidah Teks Anekdot 1 1. Anekdot 2. Negosiasi 3. Pemodelan:  Anekdot  Eksposisi/Teks Prosedur Komplek  Laporan Hasil Observasi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Memahami Struktur dan Kaidah Teks Anekdot 1 1. Anekdot 2. Negosiasi 3. Pemodelan:  Anekdot  Eksposisi/Teks Prosedur Komplek  Laporan Hasil Observasi."— Transcript presentasi:

1

2 Memahami Struktur dan Kaidah Teks Anekdot 1

3 1. Anekdot 2. Negosiasi 3. Pemodelan:  Anekdot  Eksposisi/Teks Prosedur Komplek  Laporan Hasil Observasi  Negosiasi 2

4  Kritik  Humor  Layanan Publik Tugas : a. Sebutkan nama atau jenis layanan publik ! b. Golongkan masing-masing sesuai bidangnya! c. Buatlah Anekdot dari salah satu bidang layanan publik tsb! 3

5 1. Rumah sakit 2. Pusat kesehatan masyarakat 3. Terminal 4. Balai desa 5. ….. 6. …….. 7. ……… 8. …. 9. …… ……. (minimal 15 nama layanan publik) 4

6  Bidang kesehatan : rumah sakit, balai pengobatan, ….  Bidang transpotasi : terminal, jalan, bus, ….  Bidang agama : masjid, gereja, mushola… dll.  …….  ……(Minimal 7 bidang) 5

7  Buatlah anekdot sendiri atau bisa yang disadur dari buku atau media lain kemudian ditulis dengan bahasa sendiri dengan mengganti bagian partisipan, latar atau masalah krisisnya!  Jawablah pertanyaan berikut!(Buku Paket Hal ) 1.Teks anekdot mengandung unsur lucu. Betulkah setiap cerita lucu dapat ;digolongkan ke dalam anekdot? 2.Lawak juga mengandung unsur lucu. Apakah teks anekdot sama dengan teks lawak? 3. Siapakah yang biasanya menjadi tokoh/partisipan dalam anekdot? Apakah tokoh atau partisipan yang dimaksud harus selalu orang yang terkenal? 4. Di media apa sajakah teks anekdot dapat ditemukan ? Coba sebutkan jenis medianya dan contoh anekdot tersebut! 5. Contoh anekdot yang Anda susun di bidang apa? Bidang apa sajakah kalian dapat menemukan teks anekdot? 6

8 1.1 Mensyukuri anugerah Tuhan akan keber- adaan bahasa Indonesia dan mengguna- kannya sesuai dengan kaidah dan konteks untuk mempersatukan bangsa 2.1 Menunjukkan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk membuat anekdot mengenai permasalahan sosial, lingkungan, dan kebijakan publik. 7

9  Cerita singkat yang menarik,  Karena lucu dan mengesankan  Biasanya mengenai orang(tokoh) penting atau terkenal  Dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya  Bisa juga berupa cerita rekaan yang tidak harus berdasarkan kenyataan yang terjadi di masyarakat  tokoh/partisipan dalam cerita tidak harus orang penting  Isinya kelucuan dan kekonyolan untuk menyindir atau mengkritik suatu kondisi. 8

10  Berisi peristiwa-peristiwa yang membuat jengkel, atau konyol bagi partisipan yang mengalaminya.  Perasaan jengkel & konyol merupakan krisis yang ditanggapi dengan reaksi dari persoalan  pertentangan antara nyaman & tidak nyaman. Puas dan frustrasi serta  Antara tercapai dan gagal  Menggunakan partisipan/pelaku 9

11  Lucu /humor/jenaka ◦ Konyol/semena-mena  Frustrasi  Tidak Nyaman  Bodoh  Sial (kemalangan)  menjengkelkan 10

12 AbstraksiOrientasiKrisisReaksi Koda 11

13  Abstrak adalah diawal bagian paragraph yang berfungsi memberi gambaran tentang isi teks. Biasanya bagian ini menunjukkan hal unik yang akan ada didalam teks.  Orientasi adalah bagian yang menunjukkan awal kejadian cerita atau latar belakang bagaimana peristiwa terjadi. Penulis biasanya bercerita dengan detail dibagian ini.  Krisis adalah bagian dimana terjadi hal atau masalah yang unik atau tidak biasa yang terjadi pada si penulis atau orang yang diceritakan.  Reaksi adalah bagian bagaimana cara penulis atau orang yang ditulis menyelesaikan masalah yang timbul dibagian krisis tadi.  Coda adalah bagian akhir dari cerita unik tersebut. Bisa juga dengan memberi kesimpulan tentang kejadian yang dialami penulis atau orang yang ditulis. 12

14 Abtraksi Nasrudin mendatangi seorang hakim untuk mengurus surat perjanjian Orientasi Nasrudin kesal karena hakim selalu mengatakan tidak punya waktu untuk menandatangani perjanjiannya Krisis -Nasrudin menyogok hakim menggunakan gentong berisi kotoran sapi yang diolesi mentega di atasnya. -Hakim bersedia menandatangani perjanjian Nasrudin Reaksi Nasrudin mengatakan, “Sesuai ucapan Tuan sendiri, jangan terlalu dalam.” koda Nasrudin pergi meninggalkan hakim 13

15  Menggunakan konjungsi (kata penghubung)  Menggunakan majas  Memiliki pertanyaan retoris  Menggunakan kata/tanda seru  Menggunakan kalimat perintah 14

16 Pasti pernah kan, denger pertanyaan dari seseorang yang sebenarnya itu gak harus dijawab, karena, jawaban dari pertanyaan itu sudah hampir pasti 99% kita tau. Ya, itulah namanya pertanyaan retorik. Jadi pertanyaan retoris adalah pertanyaan yang sebenarnya tidak harus dijawab karena jawabannya sudah kita ketahui Contoh : Apakah Anda tahu bahwa laut selatan itu dalam dan berombak besar? 15

17  Teks Anekdot Monolog  Teks Anekdot Dialog 16

18 Empat Kali Tujuh  “Empat kali tujuh adalah dua puluh delapan,” Kata seorang pria. “Empat kali tujuh adalah dua puluh tujuh,” kata seorang yang lain. Dua orang itu bertengkar sampai menjadi jengkel lalu berkelahi, dan dibawa menemui hakim setempat yang memerintahkan agar orang pertama dipenjara. Orang itu berteriak memperotes. “Kamu sangat bodoh” kata hakim itu dengan tenangnya, “sampai bertengkar dengan seseorang yang dengan tololnya mengatakan bahwa empat kali tujuh adalah dua puluh tujuh. Bukankah kamu yang seharusnya dihukum?” Orang itu akhirnya mengangguk setuju dan mengakui bahwa hakim benar.  (Sumber : Kisah-Kisah Kebijaksanaan China Klasik, Refleksi bagi Para Pemimpin karya Michael C Tang) 17

19  Paijo Dikerjai Polisi  Paijo yang sedang asik mengendarai sepeda motor dihentikan pak polisi karena tidak menyalakan lampu depan pada malam hari, kebetulan TKP nya di Jl. Jend. Sudirman.  Polisi : Priiitttt !! “selamat malam, coba perlihatkan surat-surat kendaraan anda !!  Paijo : “Maaf pak, salah saya apa ya ?”  Polisi : “Anda tidak menyalakan lampu depan pada malam hari !!”  Paijo : (berusaha ngeles kaya bajaj) “Bapak ini gimana, liat dong sekeliling tempat ini dimana2 lampu terang benderang. Ini kan jalan Sudirman pak, sana lampu sini lampu. Jadi buat apa saya nyalakan lampu ?”  Polisi : (tidak bisa ngomong) tetapi lalu ia berjongkok dan mencabut kedua pentil ban sepeda motor Paijo hingga kempes.  Paijo : “Wahh pak polisi ini kriminal ya, kenapa ban saya dikempesin ? dua2 nya lagi !!”.  Polisi : “Siapa yang ngempesin ban ? saya cuma ngeluarkan angin yang ada dalam ban saudara. Coba saudara rasakan malam ini banyak sekali angin, disini angin disana angin. Jadi buat apa saudara nyimpen angin dalam ban ??”  Paijo : (kena deh gw dikerjain pak Polisi) ggrrrhhhhh ! 18

20  Kerjakan meneruskan dan mengisi dialog yang rumpang sesuai pola/formula pada tugas 5 buku paket !  Tugas 5 ada di buku paket hal pada buku tugas Anda!  Kumpulkan di meja guru setelah selesai mengerjakan!  Selamat mengerjakan! 19

21 Itu Sampah atau Apa? Karya Aditya Yuda Kencana Siswa, tinggal di Indramayu, Jawa Barat Beri tahu aku jika kau lihat Itu sampah atau apa? Di jalanan ada sampah Di selokan penuh sampah Di laci meja ada sampah Di bus, truk, dan angkot ada sampah 20

22 Negeri kita ini apakah negeri sampah? Lautan sampah? Gunung sampah? Atau tong sampah Di kursi restoran ada sampah Di hotel berbintang ada sampah Bahkan di meja direkturnya pun ada sampah Di tempat penyeberangan ada sampah Di bawah pos satpam ada sampah Itu sampah atau apa? 21

23 Di ruang sidang ada sampah Di ruang tunggu rumah sakit ada sampah Di atas pot bunga sekolahan ada sampah Sampah merajalela Di istana presiden apakah ada sampah? Siang itu aku mencoba masuk Dan aku telusuri setiap sudutnya Ternyata! Sampah ada di bawah tiang bendera merah putih Di balik gerbang masuk MPR ada sampah Aku bingung, apakah di kursi-kursi parlemen ada sampah pula? Coba lihat! 22

24 Apa? Kau tak berani? Sungguh! Sampah sudah menjadi bunga- bunga nusantara Di mana-mana ada sampah Apakah di mulut manusia ada sampah? Periksa sekarang! Cepat! Tak ada, syukurlah! Manusia sombong! Membuang sampah seenaknya! Jangan biarkan negeri kita sebagai tong sampah terbesar! Ingat itu! 23

25 24

26  Siapa menanam, dialah yang akan menuai.  Siapa membuat dia akan mendapat manfaat dari hasil karyanya.  Siapa yang bekerja/berbuat dengan sungguh-sungguh dan ikhlas, maka dia akan mendapat hasil yang tiada terduga! 25

27  Dialog berdasarkan Teks “Anekdot Hukum Peradilan”  Keluarga pemilik pedati : Yang Mulia Hakim, saya kehilangan pedati beserta kuda 26

28 1. Teks Anekdot mengandung unsur lucu. Betulkah setiap cerita lucu dapat digolongkan ke dalam anekdot? 2. Lawak juga mengandung unsur lucu. Apakah teks anekdot sama dengan teks lawak 3. Siapakah yang biasanya menjadi tokoh atau partisipan dalam anekdot? Apakah tokoh atau partisipan yang dimaksud harus selalu orang yang terkenal? 4. Di media apa sajakah teks anekdot ditemukan ? Sebutkan jenis medianya dan contoh anekdot yang dimaksud! 5. Contoh anekdot yang Anda temukan terjadi di bidang layanan publik apa? Di bidang layanan publik apa sajakah kalian dapat menemukan teks anekdot? 27

29 1. Semua anekdot mengandung unsur lucu atau konyol. Unsur lucu/konyol tersebut merupakan salah satu kaidah teks anekdot. 2. Tidak semua teks yang lucu merupakan teks anekdot. Teks selain anekdot yang mengandung unsur lucu antara lain: parodi, komedi, dan lain-lain. Parodi dan komedi tersebut bukan merupakan anekdot. 3. Anekdot dibuat antara lain untuk : a. mengabadikan cerita lucu dan mengesankan yang dilihat atau dialami b. menuangkan gagasan dan imajinatif tentang suatu hal maupun peristiwa yang dilihat/dialami c. mengkritisi suatu permasalahan yang dilihat atau dialami d.memberikan pengajaran akan suatu hal berdasarkan permasalahan dan peristiwa yang diceritakan. 1. Partisipan dalam anekdot antara lain : orang-orang penting/terkenal, penulis anekdot itu sendiri maupun masyarakat umum. 28

30 4. …..patisipan dalam anekdot tidak selalu orang yang terkenal dan memiliki posisi penting meskipun anekdot dengan partisipan orang terkenal dan penting tersebut sering kita temukan. 5. Anekdot tersebut tergolong dalam bidang …….(hukum). Anekdot juga banyak terdapat dalam bidang : sosial, pendidikan, lingkungan, budaya, olahraga, administrasi, kesehatan dan pemerintahan. 29


Download ppt "Memahami Struktur dan Kaidah Teks Anekdot 1 1. Anekdot 2. Negosiasi 3. Pemodelan:  Anekdot  Eksposisi/Teks Prosedur Komplek  Laporan Hasil Observasi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google