Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Ditjen DIKTI PERAN DAN KEBIJAKAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DALAM MENDUKUNG PERGURUAN TINGGI MENUJU WORLD CLASS UNIVERSITY Hendarman Direktur.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Ditjen DIKTI PERAN DAN KEBIJAKAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DALAM MENDUKUNG PERGURUAN TINGGI MENUJU WORLD CLASS UNIVERSITY Hendarman Direktur."— Transcript presentasi:

1 Ditjen DIKTI PERAN DAN KEBIJAKAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DALAM MENDUKUNG PERGURUAN TINGGI MENUJU WORLD CLASS UNIVERSITY Hendarman Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Depdiknas Disampaikan pada Seminar Potensi UII menuju World Class University, Yogyakarta: 26 Juni 2009

2 Ditjen DIKTI mutu dan daya saing...

3 Persandingan Global Competitiveness Index Beberapa Negara Tahun 2005 dan Tahun 2008 Sumber: Porter, Michael E., Klaus Schwab, 2008 NoNegara GCI 2005GCI 2008 Peringkat Score 1Singapore Malaysia Thailand Indonesia Phillippines China Vietnam

4 RANKING DAYA SAING INDONESIA ( ) Tahun TahunIndonesiaPhilippinesSingapuraThailandMalaysia Jumlah Negara Pada Saat Disurvei Sumber: IMD World Competitiveness Yearbook 4

5 Diolah dari ADB, Perbandingan Produktivitas Pekerja di 5 Negara ASEAN

6 DIMENSI Umur panjang dan sehat Pengetahuan Standar hidup yang Layak INDIKATORUmur harapan hidup saat lahir (1/3) Angka melek aksara penduduk dewasa (MA) (2/3) Gabungan APK SD s/d PT (APK) (1/3) Pendapatan per kapita/Purchasing Power Parity (1/3) INDEKS DIMENSI Indeks Umur Harapan Hidup (1/3) Indeks Pendidikan (1/3) Indeks Pendapatan (1/3) INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA Cara Menghitung HDI Perbandingan Antarnegara Indeks MAIndeks APK 6

7 RANKING HUMAN DEVELOPMENT INDEX BEBERAPA NEGARA TAHUN NEGARA TAHUN Thailand Malaysia Philipina Indonesia Cina Vietnam

8 8 What are in World Class Universities?

9 9 What are in world-class universities? 1. World reputation 2. Research performance 3. Prominent graduates 4. International participation

10 10 What are in world-class universities? 1.World reputation Third-party Endorsement Little room for engineering World Ranking

11 11 Ranking Global Ranking: 1. Time Higher Education Supplement 2. Shanghai Jiaotong World Universities Ranking 3. Webometrics Ranking of World Universities

12 12 Ranking Global Ranking: Time Higher Education Supplement Peer review (5,101)40% Employer review (1,471) 10% Student/teacher ratio 20% Citation index20% International teachers 5% International students 5%

13 13 Ranking Global Ranking: Shanghai Jiaotong Academic Ranking of World Universities Alumni as Nobel Laureate10% Faculty as Nobel Laureate20% Highly-cited researchers 20% Articles in Nature and Science 20% Articles in SCI20% Size10%

14 14 Ranking Global Ranking: Webometrics Ranking of World Universities Web size20% Rich files15% Scholar (Google)15% Visibility (Link)50%

15 15 Ranking Global Ranking: 1. Time Higher Education Supplement HKU: Shanghai Jiaotong World Universities Ranking HKU: Webometrics Ranking of World Universities HKU: 156

16 16 What are in world-class universities? 2.Research performance Research output Research Assessment Exercises Dominance of Anglo-Saxon research culture Strategic capacity building Concentration of resources on selected areas Concentration of talents

17 17 What are in world-class universities? 3. Prominent graduates Celebrities of national culture Community leaders International figures

18 18 WORLD CLASS UNIVERSITIES (THES) NEGARATOP USA CANADA6554 UK BELANDA47-1 JERMAN PERANCIS23448 EROPA BARAT LAINNYA AUSTRALIA(NZ)8(1)4(2)6(2)3(1)- JEPANG47498 CINA (HK)3 (2)3 (1)1 (1)14 SINGAPR (TAIWAN) 2(-) -(1) -(2) -(3) -(4) THAILAND--2-3 MALAYSIA--131 INDONESIA---33 PHILIPINA---11 INDIA (PAKISTAN)--216(2) MX(BR) [LAIN2 AM LATIN]-1(1) [1](1) [-]2 (1) [1]1(1) [3] RUS (ER-TIM) [AFSEL]--() [-]2(-) [2]2(-) [-]2(4) [2]

19 Pendekatan Copyright © 2008 QS Intelligence Unit 19 World Class University? Research Quality Graduate Employabili ty Internationa l Outlook Teaching Quality

20 Indonesia Results THE - QSWebometrics 1 University of Indonesia (287) 1Universitas Gadjah Mada (623) 2 Bandung Institute of Technology (315) 2Bandung Institute of Technology (676) 3 Universitas Gadjah Mada (316=) 3University of Indonesia (906) 4 Airlangga University (501+) 4Gunadarma University (1604) 5 Bogor Agricultural University (501+) 5Institut Teknologi Sepuluh Nopember (1762) 6 University of Brawijaya (501+) 6Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (1960) 7 Diponegoro University (501+) 7Petra Christian University (2013) 8Bogor Agricultural University (2063) 9University of Brawijaya (2152) 10Sebelas Maret University (2159) 11Airlangga University (2672) 12Universitas Padjadjaran (2730) 13 Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya (3016) 14Bina Nusantara University (3026) 15Diponegoro University (3138) Copyright © 2008 QS Intelligence Unit 20

21 2008 Faculty Level - Indonesia Arts & Humanities Engineering & IT Life Sciences & Biomedicine Natural Sciences Social Sciences Indonesia (173) Gadjah Mada (178=) Bandung ( ) Airlangga ( ) Diponegoro ( ) Bogor ( ) Brawijaya (501+) Bandung (90) Indonesia (206) Gadjah Mada (234) Diponegoro ( ) Bogor ( ) Airlangga ( ) Brawijaya (501+) Gadjah Mada (106) Indonesia (207) Bandung (210) Airlangga ( ) Diponegoro ( ) Brawijaya ( ) Bogor (501+) Bandung (143) Gadjah Mada (220) Indonesia ( ) Bogor ( ) Diponegoro (500+) Brawijaya (501+) Airlangga (501+) Indonesia (131) Gadjah Mada (167) Bandung ( ) Airlangga ( ) Diponegoro ( ) Bogor ( ) Brawijaya (501+) Copyright © 2008 QS Quacquarelli Symonds Limited (www.qsnetwork.com) 21

22 World University Ranking (Times Higher Education) ‏ UGM ITB UI UNDIP UNAIR IPB UNIBRAW500+

23 Webometrics Ranking PERGURUAN TINGGI SEA RANKING WORLD RANKING 2008 Januari UGM ITB UI UNIBRAW UK PETRA STT TELKOM IPB ITS UNHAS Univ. BINA NUSANTARA Univ. GUNADARMA UK PARAHYANGAN UNAIR UK DUTA WACANA UNS2159

24 PERGURUAN TINGGI SEA RANKING WORLD RANKING 2008 Januari UNPAD2730 Poli Elektronika3016 UNDIP3138 USU3254 UNY3310 Univ. Budi Luhur3338 UPI3347 Univ. Sanatadharma3467 UNILA3491 UNIKA Duta Wacana3669 UII3821 UNUD3950 UNIKA Maranatha3983 Webometrics Ranking

25 PERGURUAN TINGGI SEA RANKINGWORLD RANKING 2008 Januari Universitas Riau4160 Universitas Mercubuana4430 Universitas Jendral sudirman 4572 Universitas atmajaya4623 Universitas Jember4780 Universitas Negeri Semarang4800 Universitas Muhammadiyah malang 5347 Universitas Muhammadiyah Surakarta 5423 STMIK Amicom5538 Universitas Sriwijaya5857 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 5960 Universitas Atma Jaya Jogjakarta 5963

26 Keunggulan Lokal menuju Perguruan Tinggi Bertaraf Internasional – UGM STUDENT TEACHER AESTHETIC ROLE-SHARING (STARS) – pembelajaran berpusat pada mahasiswa Budaya lokal Menyenangkan, interaktif, kolaboratif Efektif dan efisien 1

27 Joined by 6 countries, 9 universities in Asia and Europe: D ongseo University Korea,INHOLLAND University International Christian University and St. Andrew’s University, Hongkong Baptist University, Chinese University of Hong Kong, Polytechnic University of Hong Kong, Soochow University PENGABDIAN MASYARAKAT 2 bertaraf INTERNASIONAL UK PETRA - SURABAYA Menyediakan learning experience bagi mahasiswa dalam international community untuk mengembangkan social skills dan leadership mereka melalui belajar hidup bersama masyarakat desa

28 PENGEMBANGAN SOFT-SKILLS DAN KARAKTER MAHASISWA BERBASIS ASRAMA UNIVERSITAS ANDALAS Aktivitas mahasiswa (UKM/BEM) semakin marak dan dinamis Jumlah mahasiswa yang aktif meningkat (berkat SAPS-BBMK) Jumlah UKM di tingkat Universitas bertambah Jumlah yang mengikuti kuliah umum kewirausahaan meningkat. Lulusan LKMM tingkat dasar dan menengah bertambah Motivasi mahasiswa baru meningkat untuk aktif di ormawa Mahasiswa UNAND memiliki kepribadian, kedisplinan dan tanggungjawab yang tinggi Aksesibilitas lulusan pada dunia kerja diduga akan meningkat. 3

29 Bina Nusantara , website BINUS penghargaan I2BC e-Award sebagai "The Best Indonesian Net Company" 2002, BINUS penghargaan Bubu Awards 2002 untuk kategori pendidikan, 2002, Website BINUS juga meraih penghargaan APICTA , binusmaya.binus.ac.id mendapatkan penghargaan internasional APEC Digital Opportunity Center ICT Award 2006 (Taiwan) 2006, penghargaan "The Best E-Learning“ 2007, The Indonesian Most Admire Knowledge Enterprise (MAKE Award) 2008, Best of the best in smart campus for connectivity and application contents.

30 30...turning biomass...into clove oil the team...using simple tools...

31 31 Bringing clean water from underground river using hydraulic pump powered by solar panel

32 32 Bringing clean water from underground river

33 33 students from Adgers University, Norway, join KKN-PPM UGM

34 34 Giving added value to local product – casava home industry

35 35 students from Hanseo University, Korea, join KKN-PPM UGM

36 Jumlah Judul Hibah Penelitian ( )

37

38 Pendidikan S2/S3 Luar Negeri melalui APBN S20193 S /29/2015Direktorat Ketenagaan Sandwich782

39 Program S2/S3 melalui Dana Grant dengan Fasilitas Dikti 2008 ADS/Ausie150 NESO/Belanda90 DAAD/Jerman12 Aminef/USA12 Mombusho/Jepang30 Asia Uninet10 3/29/2015Direktorat Ketenagaan39

40 Perkembangan Jumlah Beasiswa BPPS Baru S S /29/2015Direktorat Ketenagaan40

41 Dukungan terhadap PTN/PTS Kecil Magang bagi Dosen Muda 5075 Detasering Dosen Senior 5050* *) semula target 75 orang di blokir menjadi 50 3/29/2015Direktorat Ketenagaan41

42 Peningkatan mutu dan relevansi dosen Pelatihan: 1.KBK 2.Soft Skills dalam pembelajaran 3. Technopreneurship

43 1. PENGEMBANGAN QUALITY ASSURANCE Penumbuhan Budaya Mutu (Quality Assurance) Peningkatan Mutu Berkelanjutan Mendorong PT menuju WCU 2005: Penyusunan Pedoman Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi : Kesadaran pentingnya peningkatan mutu Terbentuknya lembaga penjaminan mutu di PT Technical Assistance, 120 PT Launching 60 PT implementor QA terbaik 2006:Panduan Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Pedoman Pengelolaan Standar Mutu Pendidikan TAHAP APLIKATIF

44 2. PENINGKATAN KUALITAS KEMANFAATAN LAB 15 bidang Fisika, T.Elektro, T.Sipil, T.Pertanian, T.Mesin, Arsitektur, T.Industri, T.Kimia, Matematika, Biologi, Farmasi, Akuntansi, Komunikasi, T.Informatika dan Perikanan Pertambangan, T.Lingkungan, B.Perancis, B.Inggris, Psikologi, Statistika Arsitektur, Teknologi Pertanian, Teknik Mesin, Fisika, Teknik Sipil, Matematika, Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Komunikasi standar minimal laboratorium kompetensi lulusan S1

45 3. PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN Menuju Perpustakaan PT Bertaraf International Buku Pedoman Perpustakaan PT, Sosialisasi 360 PT SOP Perpustakaan, Sosialisasi 120 PT Seminar Perpustakaan International, 50 PT Workshop: Digital Library 100 PT Digital Library Technical Assistance 120 PT Launching 60 Perpustakaan PT bertaraf Int. (potensial mendukung capaian WCU)

46 WILAYAHJUMLAH PT SUMATERA15 JAWA83 BALI, NTT & NTB9 KALIMANTAN6 SULAWESI16 PAPUA & AMBON9 TOTAL138

47 JUMLAH MAHASISWA ASING BELAJAR DI INDONESIA (TAHUN 2007 – 2008) No.Negara PTNPTSPTNPTS 1Malaysia2, , Timor Leste511, ,097 3China Korea Jepang Jerman Australia Thailand Turki Vietnam Lain-Lain (80 Negara) SUB TOTAL2,9222,3882,6822,706 TOTAL 5,3105,388

48 WADAH PENINGKATAN PENALARAN MAHASISWA Lingkungan hidup seni Pemikiran kritis IPA, IPS, PENDIDIKAN 289 MAKALAH 295 MAKALAH 548 MAKALAH 24 MAKALAH pimnas

49 Ditjen DIKTI perluasan dan pemerataan akses

50 Keadaan APK Pendidikan Tinggi di Beberapa Negara Tahun * Indonesia tahun 2007

51 Perkembangan APK Pendidikan Tinggi Tahun Komponen 17,26 % 16,91 % 15,26 % APK (%) UT PTAI PTK PTS PTN Jumlah Mahasiswa PENDUDUK USIA %

52 Komponen Tahun 2005 Tahun 2006Tahun 2007Tahun 2008 L PLPLPLP Penduduk Usia Jumlah Mahasiswa PTN PTS PTK PTAI UT APK (%) 15,2515,2616,8516,9717,5516, Keadaan APK Pendidikan Tinggi 2008 Menurut Gender

53 Pemerataan dan Perluasan Akses melalui Pendidikan S1-PGSD PJJ- ICT LPTK Mahasiswa /29/2015Direktorat Ketenagaan53

54 Ditjen DIKTI Program 2009

55 1.1. Perluasan Akses Perguruan Tinggi;  Pengembangan Perguruan Tinggi/Fakultas/Jurusan/Program Studi baru oleh masyarakat untuk pendidikan tinggi akademik (umum).  Pengembangan pendidikan vokasi dan pendidikan profesi pada perguruan tinggi yang sudah ada.  Peningkatan dan perluasan sarana dan prasana pendidikan tinggi akademik dalam rangka menambah daya tampung.  Peningkatan kesempatan yang sama bagi semua peserta didik dari berbagai golongan masyarakat yang berbeda baik secara sosial ekonomi, gender, lokasi tempat tinggal dan tingkat kemampuan intelektual serta kondisi fisik. Beasiswa Pemerintah Beasiswa Pemerintah  Program beasiswa (scholarship). - Bantuan Belajar mahasiswa - Bantuan Belajar mahasiswa - Peningkatan Prestasi Akademik - Peningkatan Prestasi Akademik - Peningkatan Prestasi Ekstrakurikuler - Peningkatan Prestasi Ekstrakurikuler - Bantuan Khusus Mahasiswa - Bantuan Khusus Mahasiswa - Bantuan Mahasiswa Unggulan (BMU) - Bantuan Mahasiswa Unggulan (BMU) I. Pemerataan dan Perluasan Akses (1)

56 1.2. Pemanfatan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai sarana Pembelajaran Jarak Jauh;  Pengembangkan sistem pembelajaran jarak jauh (distance learning) di perguruan tinggi untuk mendukung perluasan dan pemerataan pendidikan tinggi Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Perluasan Akses PT;  Peningkatan peran masyarakat dalam memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta didik dari berbagai golongan masyarakat yang berbeda baik secara sosial ekonomi, gender, lokasi tempat tinggal dan tingkat kemampuan intelektual serta kondisi fisik melalui beasiswa  Peningkatan peran masyarakat dalam pengembangan perguruan tinggi, terutama PTS. I. Pemerataan dan Perluasan Akses (2)

57 II. Peningkatan Mutu, Relevansi, dan Daya Saing (1) 2.1. Implementasi dan Penyempurnaan Standar Nasional Pendidikan  Penataan dan pengembangan berbagai aspek Standar Nasional Pendidikan yang menunjang perbaikan mutu Pengawasan dan Penjaminan Mutu secara Terpogram dengan Mengacu pada SNP  Pengembangan sistem pengawasan dan penjaminan mutu secara berkelanjutan melalui kegiatan utamanya antara lain:  Pengembangan Internal Quality Assurance Unit di PT  Pengembangan Sistem Monitoring dan Evaluasi di PT  Pengembangan Evaluasi Diri di PT

58 2.3. Pengembangan Pendidikan Guru Profesional;  Pengembangan Pendidikan profesi guru dan sistem sertifikasi profesi pendidik baik untuk calon guru (pre service) maupun untuk guru yang sudah bekerja / dalam jabatan (in service).  Peningkatan Kualifikasi Guru Dalam Jabatan dengan memperhatikan ketentuan bahwa guru tidak boleh meninggalkatan tempat tugas dan pengalaman yang dimilikinya (hasil belajar melalui pengalaman / recognition of prior learning II. Peningkatan Mutu, Relevansi, dan Daya Saing (2) 2.4. Pengembangan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Dosen, dan Pengelola )  Peningkatan Kualitas Dosen sesuai tuntutan kurikulum dan perkembangan ilmu pengetahuan  Beasiswa Pendidikan Pasca Sarjana di Dalam dan Luar Negeri  Pendidikan Non Gelar di dalam dan Luar negeri  Peningkatan kualitas pengelola pendidikan Peningkatan Kualitas melalui pendidikan gelar dan non gelar. Peningkatan Kualitas melalui pendidikan gelar dan non gelar.

59 2.5. Peningkatan dan Pengembangan Sarana dan Prasarana Perguruan Tinggi;  Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan untuk memenuhi standar mutu penyelenggaraan pendidikan  Pengadaan buku pelajaran dan buku penunjang laboratorium, perpustakaan, dan Jurnal.  Pembangunan dan pemeliharaan ruang kelas, laboratorium, praktek, sarana olah raga, sarana ibadah, dan sarana pendidikan lainnya sesuai dengan SNP Perluasan Pendidikan Kecakapan Hidup;  Pengembangan pendidikan kecakapan hidup yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik agar keluaran pendidikan memiliki keterampilan untuk menghadapi tantangan kehidupan yang terus berkembang secara mandiri.  Peningkatan kualitas kelembagaaan, penelitian dan kreatifitas mahasiswa  Peningkatan Kreatifitas Mahasiswa  Peningkatan karya ilmiah/penelitian Mahasiswa II. Peningkatan Mutu, Relevansi, dan Daya Saing (3)

60 2.7. Mendorong Jumlah Jurusan di PT yang Masuk dalam 100 Besar Asia  Peningkatan kualitas jurusan sesuai standard Internasional.  investasi yang signifikan pada sumber-sumber daya pendidikan yang utama seperti dosen, laboratorium, penelitian dan pengembangan, publikasi, perpustakaan yang memadai, serta manajemen pelayanan yang efektif dan akuntabel.  Peningkatan kerjasama PT dengan mitranya dalam & luar negeri  Penelitian Bersama, Pertukaran Tenaga Ahli dan Mahasiswa dsb Akselerasi Jumlah Program Studi Vokasi, dan Profesi;  Penguatan pendidikan vokasi dan profesi untuk memenuhi tuntutan lapangan kerja, standar kualifikasi kerja, profesionalisme, dan produktifitas kerja yang terus berubah/ berkembang dalam memenuhi standar nasional dan internasional.  Pengembangan dan penataan Program Studi II. Peningkatan Mutu, Relevansi, dan Daya Saing (4)

61 2.9 Peningkatan Jumlah dan Mutu Publikasi Ilmiah dan HAKI;  Peningkatan peran perguruan tinggi dalam melakukan penelitian dan pengembangan untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat, baik untuk kepentingan pembangunan maupun untuk pengembangan pengetahuan. Berbagai jenis penelitian di perguruan tinggi Berbagai Jenis pengabdian kepada Masyarakat Berbagai jenis tindaklanjut Penelitian Peningkatan pemanfaatan Teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan;  Pengembangan sistem, metode, dan materi pembelajaran dengan menggunakan ICT  mengembangkan infrastruktur dan SDM untuk kepentingan manajemen pendidikan maupun proses pembelajaran. II. Peningkatan Mutu, Relevansi, dan Daya Saing (5)

62 3.1 Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Aparat Dalam Perencanaan dan Penganggaran  Pengembangan sistem Perencanaan berbasis kinerja.  Penataan pengelolaan anggaran sesuai sistem akuntasi pemerintah.  Penataan Pengelolaan Barang Milik Pememrintah 3.2 Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Managerial Aparat  Peningkatan dan pengembangan kapasitas para pengelola pendidikan pada tingkat pusat dan perguruan tinggi dalam rangka menfasilitasi/meningkatkan layanan pendidikan yang efektif, inovatif, efisien, dan akuntabel. III. Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas, dan Pencitraan Publik

63 3.3. Penataan Kelembagaan dan Regulasi Pengelolaan Pendidikan;  Penguatan kapasitas pendidikan tinggi untuk mewujudkan kesehatan organisasi dan otonomi masing-masing perguruan tinggi.  Pengembangan sistem, mekanisme, norma-norma, dan standar yang relevan yang dapat dijadikan acuan bagi masing-masing perguruan tinggi untuk meningkatkan kesehatan institusinya.  Pengembangan dan penyempurnaan peraturan perundang-undangan, kebijakan, pedoman, standar, termasuk aturan pelaksanaan teknisnya  Pengembangan perangkat hukum operasional dalam perubahan perguruan tinggi untuk mencapai status BHP.  Penataaan Kelembagaan Tingkat Pusat dan Perguruan Tinggi. III. Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas, dan Pencitraan Publik

64 3.4. Peningkatan Pencitraan Publik  Peningkatan fungsi kontrol dari stakeholder pendidikan dalam rangka meningkatkan efisiensi layanan pendidikan dan mewujudkan manajemen pendidikan yang transparan dan akuntabel melalui penerapan ICT 3.5. Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Pengelola Pendidikan;  Peningkatan kualitas pengelola pendidikan di tingkat perguruan tinggi melalui berbagai bentuk dan model pendidikan dan pelatihan.  Mengembangkan sistem pengawasan Internal di PT menuju hasil audit wajar tanpa pengecualian 3.6. Pelaksanaan Inpres No. 5 Tahun 2004 Tentang Percepatan Pemberantasan KKN; (Non PT)  Pengembangan sistem monitoring dan evaluasi dalam rangka Percepatan Pemberantasan Korupsi sesuai dengan Surat Mendiknas No. 027/P/ Pengembangan Aplikasi SIM secara Terintegrasi III. Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas, dan Pencitraan Publik

65 Peningkatan Mutu dan Relevansi serta Dayasaing 2009 Pengembangan Pendidikan Tinggi Seni Pengembangan Pendidikan Bidang Pertanian Pengembangan Pendidikan Bidang MIPA Pengembangan Teaching Hospital Penguatan Politeknik Baru Pemda(Rp. 255 M) Penguatan 26 Politeknik (Rp. 660 M) Percepatan pembentukan lembaga internal QA di Perguruan Tinggi Peningkatan mutu dan relevansi asosiasi profesi mahasiswa

66 Pendidikan S-1 Guru Dalam Jabatan Undang-Undang No 14 Tahun 2005 mewajibkan guru memiliki kualifikasi akademik S-1/D-IV Undang-Undang No 20 Tahun 2003 Pasal 15: Pendidikan Profesi, pendidikan tinggi setelah program Sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian tertentu Permendiknas No 58 Tahun 2008 tentang Pendidikan S-1 Kependidikan bagi Guru Dalam Jabatan: Pendidikan Guru Dalam Jabatan dengan Multimoda 3/29/2015Direktorat Ketenagaan66

67 Pendidikan Profesi Guru Undang-Undang No 14 Tahun 2005 Pasal 10(1): kompetensi guru sebagai agen pembelajaran diperoleh melalui pendidikan profesi Undang-Undang No 20 Tahun 2003 Pasal 15: Pendidikan Profesi, pendidikan tinggi setelah program Sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian tertentu Permendiknas No 8 Tahun 2009 tentang Pendidikan Profesi Pra-Jabatan (Dimulai tahun 2009 sebagai kelanjutan PGSD dalam Jabatan) 3/29/2015Direktorat Ketenagaan67

68 Pendidikan S2/S3 Luar Negeri melalui APBN VolumeDana(M)VolumeDana(M) S , ,8 S /29/2015Direktorat Ketenagaan68

69 Total Alokasi Dana Beasiswa Dosen Tahun 2008 Rp. 562 M

70

71 Hibah Judul 2008 Dana 2008 Judul 2009 Dana 2009 Multi Years , ,08 hibah kompetensi Hibah Prioritas Nasional10 1, ,5 Unggulan Nasional20 Publ Internasional Potensi Pendidikan176 17,6 Disertasi Doktor ,1 Peneliti Perekayasa TOTAL125, ,28 Penelitian 2008 – 2009

72 NoSkim Pengabdian Penerapan IPTEK Program Voucher Vucer Multi Tahun Budaya Kewirausahaan Sibermas UJI3940 7KKN-PPM3656 JUMLAH Pengabdian kpd Masyarakat Dana pengabdian th 2008 Rp23,764M, pada th 2009 menjadi Rp 64M

73

74

75 Penugasan ( Rp Milliar)

76 ALOKASI BEASISWA BAGI MAHASISWA (TAHUN 2009) NoJenis Beasiswa Jumlah (dalam Rp jutaan ) 1Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) Bantuan Khusus Mahasiswa (BKM) Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) Bantuan Mahasiswa Unggulan (BMU)5.000 TOTAL Tahun 2008 : Total beasiswa bagi mahasiswa Rp. 466 M

77 NO.URAIAN KEGIATANBiaya PROGRAM PRIORITAS NASIONAL 1Kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa1 M 2Kegiatan Pengembangan Minat, Bakat, kegiatan akademik dan pengembangan kompetensi Mahasiswa 500 Jt 3Langganan E-Jurnal500 Jt 4 Peningkatan keamanan (safety), keselamatan, kenyamanan, keindahan dan kebersihan Campus 2 Milyar 5Penghijauan Kampus dan dukungan terhadap penghijauan Kota/Wilayah 500 JT 6Pengembangan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) (Olah raga, seni, KSRPMI, Mapala, Pramuka, Menwa, Pers Kampus, Kerohanian Dll) 1 M Total5,5 M/PT DANA YANG DIALOKASIKAN PADA DIPA UNIV/INST/ST TAHUN 2009

78 NO.URAIAN KEGIATANBiaya PROGRAM PRIORITAS NASIONAL 1Pengembangan Program Kewirausahaan Mahasiswa PTS 1 Milyar 2Pengembangan Program Akademik1 Milyar 3Peningkatan EPSBED250 Jt PROGRAM REGULER KOPERTIS 1Peningkatan Tupoksi KOPERTIS3 Milyar Total5.25 Milyar DANA YANG DIALOKASIKAN PADA DIPA KOPERTIS TAHUN 2009

79 NO.URAIAN KEGIATANBiaya PROGRAM PRIORITAS NASIONAL 1Kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa2 M 2Kegiatan Pengembangan Minat, Bakat, kegiatan akademik dan pengembangan kompetensi Mahasiswa 500 Jt 3Langganan E-Jurnal1 M 4 Peningkatan keamanan (safety), keselamatan, kenyamanan, keindahan dan kebersihan Campus 2 Milyar 5Penghijauan Kampus dan dukungan terhadap penghijauan Kota/Wilayah 500 JT 6Pengembangan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) (Olah raga, seni, KSRPMI, Mapala, Pramuka, Menwa, Pers Kampus, Kerohanian Dll) 1 M Total7 Milyar DANA YANG DIALOKASIKAN PADA DIPA PT BERTARAF INTER TAHUN 2009

80 NO.URAIAN KEGIATANBiaya PROGRAM PRIORITAS NASIONAL 1Kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa500 Jt 2Kegiatan Pengembangan Minat, Bakat, kegiatan akademik dan pengembangan kompetensi Mahasiswa 500 Jt 3Langganan E-Jurnal500 Jt 4 Peningkatan keamanan (safety), keselamatan, kenyamanan, keindahan dan kebersihan Campus 1 Milyar 5Penghijauan Kampus dan dukungan terhadap penghijauan Kota/Wilayah 500 JT 6Pengembangan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) (Olah raga, seni, KSRPMI, Mapala, Pramuka, Menwa, Pers Kampus, Kerohanian Dll) 500 Jt Total3,5 Milyar DANA YANG DIALOKASIKAN PADA DIPA POLITEKNIK TAHUN 2009

81 Ditjen DIKTI terima kasih...


Download ppt "Ditjen DIKTI PERAN DAN KEBIJAKAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DALAM MENDUKUNG PERGURUAN TINGGI MENUJU WORLD CLASS UNIVERSITY Hendarman Direktur."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google