Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MENGETAHUI PENGARUH DIAMETER DAN TINGGI STEK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ASOKA MERAH (ixora cocineae) OLEH : ROSTINI RASYID NIM : 2008 15 184 PEMBIMBING.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MENGETAHUI PENGARUH DIAMETER DAN TINGGI STEK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ASOKA MERAH (ixora cocineae) OLEH : ROSTINI RASYID NIM : 2008 15 184 PEMBIMBING."— Transcript presentasi:

1 MENGETAHUI PENGARUH DIAMETER DAN TINGGI STEK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ASOKA MERAH (ixora cocineae) OLEH : ROSTINI RASYID NIM : PEMBIMBING I : Ir. Alwi Smith, M.Si PEMBIMBING I : Ir. Alwi Smith, M.Si PEMBIMBING II : Yati Tuasamu, S.Pt, M.Si PEMBIMBING II : Yati Tuasamu, S.Pt, M.Si

2 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Asoka merah (Ixora cocineae) merupakan tanaman hias yang cukup populer dikalangan hobi tananam hias. Selain unik, bentuk dan jenisnya pun beragam. Ada yang asli berasal dari dalam negeri yaitu asoka jawa (Ixorajavanica), selain macamnya yang beragam, tanaman hias ini mempunyai multifungsi. Artinya tidak hanya untuk tanaman indoor saja namun juga bisa untuk tanaman autdoor terutama untuk pembatasan pagar, maupun untuk mengisi sudut rumah. Dengan multifungsi serta didukung penangan yang relatif mudah membuatnya disejajarkan dengan tanaman hias lain seperti mawar, atherium, krisan dan lainnya. Bahkan dengan perawatan yang teratur, tanaman ini bisa bertahan sampai beberapa tahun.(Widjajati, 2012) Asoka merah (Ixora cocineae) merupakan tanaman hias yang cukup populer dikalangan hobi tananam hias. Selain unik, bentuk dan jenisnya pun beragam. Ada yang asli berasal dari dalam negeri yaitu asoka jawa (Ixorajavanica), selain macamnya yang beragam, tanaman hias ini mempunyai multifungsi. Artinya tidak hanya untuk tanaman indoor saja namun juga bisa untuk tanaman autdoor terutama untuk pembatasan pagar, maupun untuk mengisi sudut rumah. Dengan multifungsi serta didukung penangan yang relatif mudah membuatnya disejajarkan dengan tanaman hias lain seperti mawar, atherium, krisan dan lainnya. Bahkan dengan perawatan yang teratur, tanaman ini bisa bertahan sampai beberapa tahun.(Widjajati, 2012)

3 Teknik perbanyakan secara vegetative untuk menghasilkan bahan tanam berkualitas merupakan hal penting bagi pengembangan tanaman, sehingga perbanyakan vegetative dengan stek batang akan diperoleh hasil perbanyakan tanaman yang memiliki karakter identik dengan tanaman induknya. Panjang dan diameter stek yang baik untuk masing- masing jenis tanaman berbeda satu dengan lainnya.Umumnya semakin menjauh dari pucuk maka diameter batang semakin membesar dan perbedaan diameter berpengaruh langsung terhadap kemampuan stek membentuk akar, dikarenakan adanya perbedaan pada tipe dan variabelitas karbohidrat dan bahan tersimpan lainnya.( Hartmann et al, 2002). Teknik perbanyakan secara vegetative untuk menghasilkan bahan tanam berkualitas merupakan hal penting bagi pengembangan tanaman, sehingga perbanyakan vegetative dengan stek batang akan diperoleh hasil perbanyakan tanaman yang memiliki karakter identik dengan tanaman induknya. Panjang dan diameter stek yang baik untuk masing- masing jenis tanaman berbeda satu dengan lainnya.Umumnya semakin menjauh dari pucuk maka diameter batang semakin membesar dan perbedaan diameter berpengaruh langsung terhadap kemampuan stek membentuk akar, dikarenakan adanya perbedaan pada tipe dan variabelitas karbohidrat dan bahan tersimpan lainnya.( Hartmann et al, 2002). Ukuran bahan stek seperti tinggi dan diameter batang stek harus menjadi pertimbangan dalam perbanyakan secara vegetative, karena ukuran bahan stek terkait dengan keberadaan bahan cadangan makanan, yang umumnya karbohidrat. Semakin pendek ukuran stek atau semakin kecil diameter batang semakin rendah yang lebih banyak pada bahan stek akan mendukung perakaran yang lebih baik dibandingkan bahan stek yang sedikit kandungan karbohidratnya. ( Leakey, 1999) Ukuran bahan stek seperti tinggi dan diameter batang stek harus menjadi pertimbangan dalam perbanyakan secara vegetative, karena ukuran bahan stek terkait dengan keberadaan bahan cadangan makanan, yang umumnya karbohidrat. Semakin pendek ukuran stek atau semakin kecil diameter batang semakin rendah yang lebih banyak pada bahan stek akan mendukung perakaran yang lebih baik dibandingkan bahan stek yang sedikit kandungan karbohidratnya. ( Leakey, 1999) Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka penulis merasa tertarik untuk melakukan suatu penelitian dengan judul “ Pengaruh Diameter Batang dan Tinggi Stek Terhadap Pertumbuhan Tanaman Asoka (Ixora cocineae). Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka penulis merasa tertarik untuk melakukan suatu penelitian dengan judul “ Pengaruh Diameter Batang dan Tinggi Stek Terhadap Pertumbuhan Tanaman Asoka (Ixora cocineae).

4 1.2. Rumusan Masalah Apakah terdapat pengaruh diameter dan tinggi stek batang terhadap Apakah terdapat pengaruh diameter dan tinggi stek batang terhadap pertumbuhan tanaman asoka merah pertumbuhan tanaman asoka merah 1.3. Tujuan Penelitian Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh diameter dan tinggi stek terhadap pertumbuhan tanaman asoka diameter dan tinggi stek terhadap pertumbuhan tanaman asoka merah(ixora cocineae). merah(ixora cocineae) Manfaat Penelitian a. Bagi Peneliti a. Bagi Peneliti Untuk menambah dan memperluas pengetahuan serta pengalaman Untuk menambah dan memperluas pengetahuan serta pengalaman peneliti khususnya yang berkaitan dengan pengaruh diameter dan peneliti khususnya yang berkaitan dengan pengaruh diameter dan tinggi stek terhadap pertumbuhan pembungaan tanaman asoka tinggi stek terhadap pertumbuhan pembungaan tanaman asoka merah (ixora cocineae), sebagai saranauntuk mengaplikasi ilmu merah (ixora cocineae), sebagai saranauntuk mengaplikasi ilmu pengetahuan yang diperoleh dalam bangku perkuliahan, khususnya pengetahuan yang diperoleh dalam bangku perkuliahan, khususnya yang berkaitan dengan penyetekan asoka merah (ixora cocineae). yang berkaitan dengan penyetekan asoka merah (ixora cocineae).

5 b. Bagi Institusi Terkait b. Bagi Institusi Terkait 1. Universitas Darusalam, sebagai bahan masukan atau bahan bacaan 1. Universitas Darusalam, sebagai bahan masukan atau bahan bacaan dan dapat dijadikan landasan atau referensi untuk melakukan dan dapat dijadikan landasan atau referensi untuk melakukan penelitian lanjutan bagi yang berkepentingan khususnya pihak penelitian lanjutan bagi yang berkepentingan khususnya pihak Universitas Darusalam. Universitas Darusalam. 2. Dinas Pertanian, sebagai bahan masukan atau informasi yang dapat 2. Dinas Pertanian, sebagai bahan masukan atau informasi yang dapat diteruskan kepada masyarakat demi meningkatkan usaha pertanian diteruskan kepada masyarakat demi meningkatkan usaha pertanian masyarakat itu sendiri dan kelancaran kegiata Dinas Pertanian. masyarakat itu sendiri dan kelancaran kegiata Dinas Pertanian Penjelasan Istilah Pengaruh : Daya kekuatan yang datang dari suatu kekuatan Pengaruh : Daya kekuatan yang datang dari suatu kekuatan (Trisnawati Dkk,1993:19) (Trisnawati Dkk,1993:19) Pertumbuhan : Peristiwa perubahan biologis pada makhluk hidup yang Pertumbuhan : Peristiwa perubahan biologis pada makhluk hidup yang berupa pertambahan ukuran (volume, massa, tinggi, dan berupa pertambahan ukuran (volume, massa, tinggi, dan sebagainya), (Widianto 2006). sebagainya), (Widianto 2006). Diameter adalah ruas garis yang melewati pusat dan link dua titik Diameter adalah ruas garis yang melewati pusat dan link dua titik berlawanan dari lingkaran, permukaan bola atau kurva berlawanan dari lingkaran, permukaan bola atau kurva tertutup. (Rukmana, 1995) tertutup. (Rukmana, 1995) Stek adalah bagian yang digunakan untuk memperbanyak tanaman Stek adalah bagian yang digunakan untuk memperbanyak tanaman (Asoka) (Rahmat, 1994). (Asoka) (Rahmat, 1994).

6 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Tipe Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh diameter eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh diameter dan tinggi stek batang pada tanaman asoka. dan tinggi stek batang pada tanaman asoka Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Penelitian 1. Waktu Penelitian Penelitian ini direncanakan akan di laksanakan setelah proposal Penelitian ini direncanakan akan di laksanakan setelah proposal ini di seminarkan dan direncanakan selama 2 bulan ini di seminarkan dan direncanakan selama 2 bulan 2. Tempat Penelitian 2. Tempat Penelitian Tempat pelaksanaan penelitian ini bertempat di Negeri Lima Tempat pelaksanaan penelitian ini bertempat di Negeri Lima Kabupaten Maluku Tengah. Kabupaten Maluku Tengah Variabel Penelitian a. Variabel bebas (x) : Diameter dan tinggi stek. a. Variabel bebas (x) : Diameter dan tinggi stek. b. Variabel terikat (y) : pertumbuhan tanaman asoka b. Variabel terikat (y) : pertumbuhan tanaman asoka indikator Pertumbuhan: - Tinggi tanaman indikator Pertumbuhan: - Tinggi tanaman - Diameter batang - Diameter batang - Jumlah tunas - Jumlah tunas

7 3.4. Objek Penelitian Objek penelitian yaitu satu batang asoka diambil dari satu tanaman Objek penelitian yaitu satu batang asoka diambil dari satu tanaman asoka dari Negeri Negeri Lima dengan jumlah 12 stek. asoka dari Negeri Negeri Lima dengan jumlah 12 stek Alat dan Bahan 1. Alat : 1. Alat : - Plastik/ polibag - Plastik/ polibag - Parang/ pisau - Parang/ pisau - Penggaris - Penggaris - Gayung - Gayung - Jangka Sorong - Jangka Sorong 2. Bahan : 2. Bahan : - Batang Asoka - Batang Asoka - Tanah - Tanah - Air - Air - Pupuk Organik - Pupuk Organik

8 3.6. Rancangan Penelitian Rancangan ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak Rancangan ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor yaitu diameter batang asoka lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor yaitu diameter batang asoka tinggi stek batang asoka yang terdiri dari 4 perlakuan dan diulang tinggi stek batang asoka yang terdiri dari 4 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali ulangan sehingga total unit pengamatan dalam sebanyak 3 kali ulangan sehingga total unit pengamatan dalam penelitian ini adalah 12 unit. penelitian ini adalah 12 unit. B1 : Diameter 1 cm + tinggi stek 10 cm. B1 : Diameter 1 cm + tinggi stek 10 cm. B2 : Diameter 1 cm + tinggi stek 15 cm B2 : Diameter 1 cm + tinggi stek 15 cm B3 : Diameter 1 cm + tinggi stek 20 cm B3 : Diameter 1 cm + tinggi stek 20 cm B4 : Diameter 1 cm + tinggi stek 25 cm B4 : Diameter 1 cm + tinggi stek 25 cm

9 3.7. Desain Penelitian Tabel, 3.1 Desain Penelitian Perlakuan UlanganJumlahRata-rata 123 B1B2B3B4B1B2B3B4 B11B21B31B41B11B21B31B41 B12B22B32B42B12B22B32B42 B13B23B33B43B13B23B33B43

10 3.8. Prosedur Penelitian a. Pilih tanaman asoka dengan batang atau cabang yang a. Pilih tanaman asoka dengan batang atau cabang yang sehat pertumbuhannya dari induk tanaman yang telah sehat pertumbuhannya dari induk tanaman yang telah berbunga. berbunga. b. Potong batang atau cabang dibagian tengah yang rata b. Potong batang atau cabang dibagian tengah yang rata & dipilih sepanjang 20 cm dengan diameter batang 1 cm & dipilih sepanjang 20 cm dengan diameter batang 1 cm c. Potong tangkai daun yang terdapat dibagian bawah c. Potong tangkai daun yang terdapat dibagian bawah setinggi 15 cm,sisakan 2 tangkai daun bagian atasnya. setinggi 15 cm,sisakan 2 tangkai daun bagian atasnya. d. Setelah dipotong, getah yang keluar dicuci dengan air d. Setelah dipotong, getah yang keluar dicuci dengan air bersih. bersih. e. Selanjutnya siapkan media tanah sebanyak 5 kg dan e. Selanjutnya siapkan media tanah sebanyak 5 kg dan siapkan kantong polybag berukuran 20 x 25 cm yang telah diisi siapkan kantong polybag berukuran 20 x 25 cm yang telah diisi media tanam yang akan digunakan untuk menanam bahan stek. media tanam yang akan digunakan untuk menanam bahan stek. Media semai yang digunakan adalah campuran tanah, pasir, dan Media semai yang digunakan adalah campuran tanah, pasir, dan pupuk kompos dengan perbandingan 1 : 1 : 1 pupuk kompos dengan perbandingan 1 : 1 : 1 f. Siram media tanam hingga kapasitas lapang. f. Siram media tanam hingga kapasitas lapang. g. Tanam stek ke dalam media tanam sambil ditekan – tekan media g. Tanam stek ke dalam media tanam sambil ditekan – tekan media tanamnya supaya padat. tanamnya supaya padat.

11 h. Letak bibit tanaman (stek) pada tempat yang terang dan teduh, h. Letak bibit tanaman (stek) pada tempat yang terang dan teduh, hindarkan dari sinar matahari langsung. hindarkan dari sinar matahari langsung. i. Penyiraman dilakukan pada pagi dan sore hari dengan volume yang i. Penyiraman dilakukan pada pagi dan sore hari dengan volume yang sama untuk mempertahankan kelembaban media tanam. sama untuk mempertahankan kelembaban media tanam. j. Pengukuran pertumbuhan tanaman akan dilakukan setiap 1 minggu j. Pengukuran pertumbuhan tanaman akan dilakukan setiap 1 minggu sekali selama 2 bulan, baik itu untuk tinggi tanaman, diameter sekali selama 2 bulan, baik itu untuk tinggi tanaman, diameter batang, jumlah tunas. batang, jumlah tunas Analisis Data Data yang diambil dari penelitian ini di analisis dengan menggunakan Data yang diambil dari penelitian ini di analisis dengan menggunakan analisis varians (anova). Jika ada pengaruh dilakukan uji lanjut analisis varians (anova). Jika ada pengaruh dilakukan uji lanjut dengan uji BNJ (Beda Nyata Jujur). dengan uji BNJ (Beda Nyata Jujur).

12 SEKIAN& TERIMA KASIH


Download ppt "MENGETAHUI PENGARUH DIAMETER DAN TINGGI STEK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ASOKA MERAH (ixora cocineae) OLEH : ROSTINI RASYID NIM : 2008 15 184 PEMBIMBING."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google