Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Mata Kuliah Ilmu Pengetahuan Sosial Dosen Pengampu: Denison Wicaksono, MA PERTEMUAN II: Proses Sosial dan Interaksi Sosial.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Mata Kuliah Ilmu Pengetahuan Sosial Dosen Pengampu: Denison Wicaksono, MA PERTEMUAN II: Proses Sosial dan Interaksi Sosial."— Transcript presentasi:

1 Mata Kuliah Ilmu Pengetahuan Sosial Dosen Pengampu: Denison Wicaksono, MA PERTEMUAN II: Proses Sosial dan Interaksi Sosial

2

3

4 Can you see “the strange in familiar” ?

5

6

7 :

8 Pertanyaan Menurut anda, apakah yang dikeluhkan oleh bapak tersebut kepada MT itu benar ? Terlepas dari benar/salah nya, apakah boleh seorang warga berpendapat demikian ? Fakta : dalam suatu masyarakat (yang didalamnya ada interaksi antar individu) terdapat pandangan- pandangan yang berbeda satu sama lain.

9

10 Proses Sosial Proses sosial adalah cara-cara berhubungan yang dilihat apabila orang-perorangan dan kelompok- kelompok sosial saling bertemu dan menentukan sistem. Proses sosial dapat diartikan sebagai pengaruh timbal- balik antara pelbagai segi kehidupan bersama, misalnya pengaruh-mempengaruhi (interaksi) antara sosial dengan politik, politik dengan ekonomi, ekonomi dengan hukum, dst.

11 Interaksi Sosial Interaksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan sosial, karena tanpa interaksi sosial tak akan mungkin ada kehidupan bersama.

12 Interaksi Sosial Faktor pendorong: Simpati, Empati, Imitasi, Sugesti, Identifikasi, Motivasi Syarat terjadinya interaksi sosial: Kontak Sosial : Dapat berlangsung 3 bentuk: antar individu, antar kelompok, individu dengan kelompok Komunikasi: Komunikator mengirimkan pesan kepada komunikan dan kemudian komunikan memberikan respon kepada komunikator (komunikasi efektif)

13

14

15

16

17 Bagaimana kita mempelajari Interaksi Sosial ? Sosiologi menyediakan “Pisau Bedah” Teori! Perspektif !

18 Teori ?

19 Teori Secara umum, teori adalah sebuah sistem konsep abstrak yang mengindikasikan adanya hubungan diantara konsep-konsep tersebut yang membantu kita memahami sebuah fenomena Suatu teori adalah suatu kerangka kerja konseptual untuk mengatur pengetahuan dan menyediakan suatu “cetak biru” untuk melakukan beberapa tindakan selanjutnya Teori = Tools of Analysis

20 Teori Teori sangat berkaitan dengan data (sebagai bagian dari fakta) karena teori merupakan penjelasan berdasarkan data Teori tanpa Data = omong kosong Data tanpa Teori = tidak bermakna apa-apa

21 Perspektif ? Perspektif : Kejadian yang berkembang di alam semesta oleh para ilmuwan diasumsikan memiliki tertib, keteraturan dan pola/keajegan yang jelas. Anggapan dan asumsi inilah yang kemudian disebut: Perspektif/Pendekatan/Paradigma. Sebuah Perspektif dalam Sosiologi belum tentu menggambarkan kondisi kehidupan masyarakat secara keseluruhan, namun lebih kepada “memotret” (capture) masyarakat dari salah satu sudut pandang

22 Teori - Perspektif Dalam suatu Perspektif terdapat teori-teori Teori-teori yang memiliki kemiripan kajian dapat digabungkan dalam suatu perspektif

23 George Ritzer “Sociology is a Multiple Paradigm Science”

24

25

26 Perspektif !

27

28

29

30

31

32

33 Hitung jumlah titik yang berwarna hitam!

34

35 Perspektif Sosiologi Sebagai mata kuliah pengantar, pembahasan teori dan perspektif akan ditekankan pada Sosiologi Modern, dimana Sosiologi memperoleh “Kemapanannya” antara tahun an Pada dasarnya, periodesasi perkembangan perspektif dan teori Sosiologi dibagi menjadi 3: Sosiologi Klasik Sosiologi Modern Sosiologi Postmodern

36 Ruang Lingkup Perspektif Sosiologi Makro Memusatkan perhatian pada fenomena-fenomena kolektif/skala besar contoh: kapitalisme, korupsi, terorisme Mikro Memusatkan perhatian pada fenomena-fenomena individual/skala kecil contoh: pergeseran nilai, persepsi, simbol-simbol, bahasa gaul dlsb

37 Perspektif Utama dalam Sosiologi Modern Perspektif Evolusionis Perspektif Struktural Fungsional Perspektif Konflik Perspektif Interaksionisme Simbolik

38 Perspektif Utama dalam Sosiologi Modern Perspektif Evolusionis Dikembangkan dari gagasan Comte ( ) dan Spencer ( ) Mencoba memahami bagaimana masyarakat tumbuh dan berkembang Comte: dari teologis menjadi positifistik Spencer: survival of the fittest

39 Perspektif Utama dalam Sosiologi Modern Perspektif Struktural Fungsional Masyarakat dipahami sebagai jaringan kelompok yang bekerjasama secara terorganisir dan teratus menurut norma dan nilai yang berlaku Penjelasan selalu mengenai keteraturan sosial Peraturan adalah alat untuk mengkoordinasikan kegiatan dalam upaya mencapai tujuan bersama Perubahan akan mengganggu keseimbangan. Namun demikian perubahan yang terjadi akan muncul keseimbangan yang baru.

40 Perspektif Utama dalam Sosiologi Modern Perspektif Konflik Perspektif ini menjelaskan bahwa masyarakat selalu dalam keadaan konflik terus menerus, baik antar individu maupun kelompok. Ketidak setaraan kepemilikan alat produksi menyebabkan ketimpangan dan penindasan Masyarakat harus berjuang untuk mentiadakan ketidaksetaraan

41 Persepsi TentangFungsionalisKonflik 1. MasyarakatSistem yang stabil saling bekerjasama Sistem yang tidak stabil dan saling bertentangan 2.Kelas/Kelompo k Sosial Merupakan posisi yang berkembang dari isi, perasaan dan kelompok yang berbeda Memiliki kepentingan ekonomi, kekuasaan yang berkembang dari hasil eksploitas kelompok lain 3. Perbedaan SosialTidak terhindarkan, karena masing-masing memiliki kontribusi yang berbeda bersifat tidak adil sebagai akibat dari perbedaan kekuasaan 4. Perubahan Sosial muncul dari kebutuhan fungsional yang mengalami perubahan dilaksanakan oleh kelas penguasa untuk kepentingan penguasa tersebut 5. Tertib sosialsebagai hasil yang bersifat otomatis dalam melakukan kegiatan produktif Dihasilkan dan dipertahankan oleh kelompok dominan atau penguasa 6. Nilai sosialhasil konsensus dalam mempersatukan masyarakat akbiat adanya perbedaan kepentingan 7. Lembaga sosialsebagai media untuk mena-namkan nilai dan kesetiaan pada segenap anggotanya sebagai media untuk menanamkan nilai dan kesetiaan pada golongan 8. Hukum dan Pemnerintahan melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan hasil konsensus masyarakat melaksanakan kegiatan yang dipaksakan oleh kelompok dominan

42 Perspektif Utama dalam Sosiologi Modern Perspektif Interaksionisme Simbolik Memfokuskan pemahamannya pada interaksi yang dilakukan orang. Interaksi yang dilakukan oleh manusia dengan menggunakan simbol, tanda, kata, dan isyarat  lewat tulisan/lisan William I. Thomas menyebutkan bahwa manusia bertindak tepat manakala telah tahu sifat dan situasinya (the definition of the situation)

43 Menggunakan Perspektif Sosiologi

44 Perspektif Sosiologi dalam melihat fenomena Mario Teguh Perspektif Evolusionis Perspektif Evolusionis : Fenomena “motivator” yang bermunculan pada akhir- akhir ini menunjukkan bahwa saat ini lebih banyak orang-orang “galau” daripada masa lalu Bisnis motivator merupakan bisnis yang menjanjikan di masa kini, kemungkinan masa depan akan lebih tumbuh lagi apabila tren “galau” terus ada di masyarakat Penghasilan MT ketika menjadi VP sebuah bank mungkin sekitar Juta per bulan. Saat menjadi motivator, biaya untuk mengundang MT bisa Juta per 1,5 Jam

45 Perspektif Sosiologi dalam melihat fenomena Mario Teguh Perspektif Fungsionalis Perspektif Fungsionalis MT mempunyai peranan “mengobati” orang-orang yang sakit galau agar bisa bersemangat kembali dan bekerja menjalankan sistem sosial yang ada MT melakukan mobilitas pekerjaan (dari VP sebuah bank ke Motivator) dan membawanya kepada posisi yang lebih “dibutuhkan” oleh masyarakat sehingga memiliki “harga” dan posisi tawar yang tinggi MT menjadi teladan bagi masyarakat yang membutuhkan sosok teladan

46 Perspektif Sosiologi dalam melihat fenomena Mario Teguh Perspektif Interaksionis Perspektif Interaksionis Masyarakat yang menjadi penggemar MT adalah masyarakat yang membutuhkan penjelasan-penjelasan yang menenangkan batinnya Sejauh mana masyarakat terpengaruh oleh kharisma MT? Nilai-nilai apa yang disampaikan oleh MT? Bagaimana cara MT mempengaruhi pemirsa?

47 Perspektif Sosiologi dalam melihat fenomena Mario Teguh Perspektif Konflik Perspektif Konflik : Makin banyak orang galau, MT akan semakin kaya. Apabila kegalauan seseorang berhasil disembuhkan, maka orang tersebut akan kembali bekerja mendukung sistem (yang bisa jadi menindas dirinya) Masyarakat tidak butuh penjelasan-penjelasan yang “menentramkan batin” tapi masyarakat harus bertindak untuk memperbaiki keadaan Sabda-sabda MT tidak lebih dari sekedar candu bagi masyarakat (dianalogikan dengan agama dari perspektif Marxis)

48 Kunci Membuat Analisis Berdasar Perspektif Sosiologis Perspektif Evolusionis perbandingan dulu, sekarang dan prediksi esok Fungsionalis seperti apa fungsi/peranan pihak berwenang dlm menjaga keharmonisan ? Konflik siapa yang diuntungkan? Siapa yang dirugikan? Interaksionis bagaimana bentuknya? Apa maknanya ? Siapa yang mengakuinya?

49 Metode Analisis Berasal dari bahasa latin: “methodus” Meta : Dengan Hodous : Jalan Dalam keilmuan sosial dimaknai sebagai: “cara yang mengandung susunan sistematis”

50 Metode dalam Sosiologi Metode berpikir Induktif dan Deduktif Skema Wallace: Logic of Science in Sociology Hipotesis Data Generalisasi Empirik Teori Teori  Data = Deduktif Data  Teori = Induktif

51 Berpikir Deduktif Semua mahluk hidup pasti mati Manusia adalah mahluk hidup Maka manusia pasti mati. Semua Burung Punya Sayap Ayam adalah jenis burung Maka ayam punya sayap

52 Berpikir Induktif Empat bilangan genap habis dibagi dua Enam bilangan genap habis dibagi dua Delapan bilangan genap habis dibagi dua Semua bilangan genap habis dibagi dua Ayam punya sayap tapi tidak bisa terbang Merpati punya sayap dan bisa terbang Tidak semua makhluk bersayap bisa terbang

53 Metode dalam Sosiologi Metode Analisis Metode Kuantitatif Menggunakan angka-angka statistik untuk memberikan penjelasan suatu fenomena sosial Metode Kualitatif Menggunakan penjelasan komprehensif melalui transkripsi, penggambaran dengan kata-kata

54 Remarks! Sosiologi merupakan ilmu yang bersifat multi- paradigma Interaksi sosial dapat kita lihat dari berbagai sudut perspektif sosiologi Setidaknya sebagai pengantar, pahamilah karakteristik perspektif Evolusionis, Fungsionalis, Konflik, dan Interaksionis.

55 Tugas Kelompok (4 orang) Buatlah Review tentang teori/perspektif sosiologi Evolusionis Fungsionalis Konflik Interaksionis Kemudian berilah contoh kasus pada setiap teori/perspektif tersebut !

56 Evolusionis (perbandingan dulu, sekarang dan prediksi esok) Fungsionalis (seperti apa fungsi/peranan pihak berwenag dlm menjaga keharmonisan ?) Konflik (siapa yang diuntungkan? Siapa yang dirugikan?) Interaksionis (bagaimana bentuknya? Apa maknanya ?)


Download ppt "Mata Kuliah Ilmu Pengetahuan Sosial Dosen Pengampu: Denison Wicaksono, MA PERTEMUAN II: Proses Sosial dan Interaksi Sosial."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google