Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) Oleh : KUNTJOJO D3 Kebidanan Kediri, Poltekes Malang 2008 Oleh : KUNTJOJO D3 Kebidanan Kediri, Poltekes Malang 2008 3/29/20151.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) Oleh : KUNTJOJO D3 Kebidanan Kediri, Poltekes Malang 2008 Oleh : KUNTJOJO D3 Kebidanan Kediri, Poltekes Malang 2008 3/29/20151."— Transcript presentasi:

1 ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) Oleh : KUNTJOJO D3 Kebidanan Kediri, Poltekes Malang 2008 Oleh : KUNTJOJO D3 Kebidanan Kediri, Poltekes Malang /29/20151

2 A. PENGERTIAN APE APE : Sarana yang dapat merangsang aktivitas anak untuk mempelajari sesuatu tanpa anak menyadarinya, baik menggunakan teknologi modern, konvensional, dan tradisional. 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri2

3 B. KATEGORI APE 1.Diperuntukkan bagi anak balita Yakni mainan yang memang sengaja dibuat untuk merangsang berbagai kemampuan dasar pada balita. 2.Multifungsi Dari satu mainan bisa didapat berbagai variasi mainan sehingga stimulasi yang didapat anak juga lebih beragam. 1.Diperuntukkan bagi anak balita Yakni mainan yang memang sengaja dibuat untuk merangsang berbagai kemampuan dasar pada balita. 2.Multifungsi Dari satu mainan bisa didapat berbagai variasi mainan sehingga stimulasi yang didapat anak juga lebih beragam. 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri3

4 3.Melatih problem solving Dalam memainkannya anak diminta untuk melakukan problem solving. Dalam permainan pasel misalnya, anak diminta untuk menyusun potongan-potongannya menjadi utuh. 4.Melatih konsep-konsep dasar Lewat permainan ini, anak dilatih untuk mengembangkan kemampuan dasarnya seperti mengenal bentuk, warna, besaran, juga melatih motorik halus. 3.Melatih problem solving Dalam memainkannya anak diminta untuk melakukan problem solving. Dalam permainan pasel misalnya, anak diminta untuk menyusun potongan-potongannya menjadi utuh. 4.Melatih konsep-konsep dasar Lewat permainan ini, anak dilatih untuk mengembangkan kemampuan dasarnya seperti mengenal bentuk, warna, besaran, juga melatih motorik halus. 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri4

5 5.Melatih ketelitian dan ketekunan Dengan mainan edukatif, anak tak hanya sekadar menikmati tetapi juga dituntut untuk teliti dan tekun ketika mengerjakannya. 6.Merangsang kreativitas Permainan ini mengajak anak untuk selalu kreatif lewat berbagai variasi mainan yang dilakukan. Bila sejak kecil anak terbiasa untuk menghasilkan karya, lewat permainan rancang bangun misalnya, kelak dia akan lebih berinovasi untuk menciptakan suatu karya, tidak hanya mengekor saja 5.Melatih ketelitian dan ketekunan Dengan mainan edukatif, anak tak hanya sekadar menikmati tetapi juga dituntut untuk teliti dan tekun ketika mengerjakannya. 6.Merangsang kreativitas Permainan ini mengajak anak untuk selalu kreatif lewat berbagai variasi mainan yang dilakukan. Bila sejak kecil anak terbiasa untuk menghasilkan karya, lewat permainan rancang bangun misalnya, kelak dia akan lebih berinovasi untuk menciptakan suatu karya, tidak hanya mengekor saja 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri5

6 C. MANFAAT APE 1.Melatih kemampuan motorik Stimulasi untuk motorik halus diperoleh saat anak menjumput mainannya, meraba, memegang dengan kelima jarinya, dan sebagainya. Sedangkan rangsangan motorik kasar didapat anak saat menggerak-gerakkan mainannya, melempar, mengangkat, dan sebagainya. 1.Melatih kemampuan motorik Stimulasi untuk motorik halus diperoleh saat anak menjumput mainannya, meraba, memegang dengan kelima jarinya, dan sebagainya. Sedangkan rangsangan motorik kasar didapat anak saat menggerak-gerakkan mainannya, melempar, mengangkat, dan sebagainya. 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri6

7 2.Melatih konsentrasi Mainan edukatif dirancang untuk menggali kemampuan anak, termasuk kemampuannya dalam berkonsentrasi. Saat menyusun pasel, katakanlah, anak dituntut untuk fokus pada gambar atau bentuk yang ada di depannya -- ia tidak berlari-larian atau melakukan aktivitas fisik lain sehingga konsentrasinya bisa lebih tergali. Tanpa konsentrasi, bisa jadi hasilnya tidak memuaskan. 2.Melatih konsentrasi Mainan edukatif dirancang untuk menggali kemampuan anak, termasuk kemampuannya dalam berkonsentrasi. Saat menyusun pasel, katakanlah, anak dituntut untuk fokus pada gambar atau bentuk yang ada di depannya -- ia tidak berlari-larian atau melakukan aktivitas fisik lain sehingga konsentrasinya bisa lebih tergali. Tanpa konsentrasi, bisa jadi hasilnya tidak memuaskan. 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri7

8 3.Mengenalkan konsep sebab akibat Contohnya, dengan memasukkan benda kecil ke dalam benda yang besar anak akan memahami bahwa benda yang lebih kecil bisa dimuat dalam benda yang lebih besar. Sedangkan benda yang lebih besar tidak bisa masuk ke dalam benda yang lebih kecil. Ini adalah pemahaman konsep sebab akibat yang sangat mendasar. 3.Mengenalkan konsep sebab akibat Contohnya, dengan memasukkan benda kecil ke dalam benda yang besar anak akan memahami bahwa benda yang lebih kecil bisa dimuat dalam benda yang lebih besar. Sedangkan benda yang lebih besar tidak bisa masuk ke dalam benda yang lebih kecil. Ini adalah pemahaman konsep sebab akibat yang sangat mendasar. 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri8

9 4.Melatih bahasa dan wawasan Permainan edukatif sangat baik bila dibarengi dengan penuturan cerita. Hal ini akan memberikan manfaat tambahan buat anak, yakni meningkatkan kemampuan berbahasa juga keluasan wawasannya. 4.Melatih bahasa dan wawasan Permainan edukatif sangat baik bila dibarengi dengan penuturan cerita. Hal ini akan memberikan manfaat tambahan buat anak, yakni meningkatkan kemampuan berbahasa juga keluasan wawasannya. 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri9

10 5.Mengenalkan warna dan bentuk Dari mainan edukatif, anak dapat mengenal ragam/variasi bentuk dan warna. Ada benda berbentuk kotak, segiempat, bulat dengan berbagai warna; biru, merah, hijau, dan lainnya. 5.Mengenalkan warna dan bentuk Dari mainan edukatif, anak dapat mengenal ragam/variasi bentuk dan warna. Ada benda berbentuk kotak, segiempat, bulat dengan berbagai warna; biru, merah, hijau, dan lainnya. 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri10

11 JENIS-JENIS APE PUZZLE KNOB GEO Fungsi: Membantu anak mengembangkan motorik halus melatih pengenalan bentuk geometri dan warna untuk usia 1-3 tahun PUZZLE KNOB GEO Fungsi: Membantu anak mengembangkan motorik halus melatih pengenalan bentuk geometri dan warna untuk usia 1-3 tahun 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri11

12 KERETA ANGKA TARIK Fungsi: Untuk mengenalkan konsep angka dan urutan melatih lokomotorik anak melatih keseimbangan untuk usia 2-4 tahun KERETA ANGKA TARIK Fungsi: Untuk mengenalkan konsep angka dan urutan melatih lokomotorik anak melatih keseimbangan untuk usia 2-4 tahun 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri12

13 HANOI TOWER Fungsi: Untuk melatih logika, konsentrasi, pemecahan masalah (untuk anak 5 – 12 tahun) HANOI TOWER Fungsi: Untuk melatih logika, konsentrasi, pemecahan masalah (untuk anak 5 – 12 tahun) 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri13

14 MAZE PREWRITING Fungsi: mengembahgkan motorik halus, mengenal warna, dan pola garis untuk melatih keterampilan menulias (untuk anak usia 1 – 3 tahun). MAZE PREWRITING Fungsi: mengembahgkan motorik halus, mengenal warna, dan pola garis untuk melatih keterampilan menulias (untuk anak usia 1 – 3 tahun). 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri14

15 LUNCURAN KELERENG Fungsi: Untuk mengenalkan konsep kemiringan konsep jalur dan laju fun untuk anak (untuk anak usia 3-5 tahun LUNCURAN KELERENG Fungsi: Untuk mengenalkan konsep kemiringan konsep jalur dan laju fun untuk anak (untuk anak usia 3-5 tahun 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri15

16 D. JENIS-JENIS APE 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri16

17 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri 17

18 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri18

19 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri19

20 3/29/2015Designed by Kuntjojo, UNP Kediri20


Download ppt "ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) Oleh : KUNTJOJO D3 Kebidanan Kediri, Poltekes Malang 2008 Oleh : KUNTJOJO D3 Kebidanan Kediri, Poltekes Malang 2008 3/29/20151."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google