Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROFIL DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI BANTEN Oleh : KEPALA DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI BANTEN Drs. OPAR.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROFIL DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI BANTEN Oleh : KEPALA DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI BANTEN Drs. OPAR."— Transcript presentasi:

1 PROFIL DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI BANTEN Oleh : KEPALA DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI BANTEN Drs. OPAR SOHARI, M.Pd DALAM ACARA SOSIALISASI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN TENTANG UJI TIPE KENDARAAN BERMOTOR TAHUN 2014

2 VISI DAN MISI TERWUJUDNYA PENYELENGGARAAN PELAYANAN PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA YANG HANDAL  VISI :

3 Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia aparatur menuju tata pemerintahan yang baik, bersih dan profesional yang berorientasi pada pelayanan publik. Meningkatkan pelayanan perhubungan yang handal, aman, nyaman, terjangkau dan ramah lingkungan. Meningkatkan pelayanan komunikasi dan informatika yang handal, aman, terjangkau dan ramah lingkungan.  MISI :

4 Tugas Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Provinsi Banten adalah membantu Gubernur melaksanakan kewenangan desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas di bidang Perhubungan komunikasi dan informatika.  TUGAS DAN FUNGSI :

5 sedangkan fungsinya adalah :  Menyelenggarakan sebagian tugas pemerintahan di bidang perhubungan, komunikasi dan informatika;  Menyusun kebijakan pengembangan sistem perhubungan, komunikasi dan informatika;  Menyusun rencana program dan kegiatan serta melaksanakan koordinasi di bidang perhubungan, komunikasi dan informatika;  Melaksanakan pemberian bimbingan dan pengawasan teknis kepada kabupaten/kota di bidang perhubungan, komunikasi dan informatika;  Menyelengggarakan pemberian perijinan dan pembinaan kepengusahaan atas penyelenggaraan pelayanan perhubungan, komunikasi dan informatika lintas kabupaten/kota;  Menyelenggarakan bimbingan dan pengawasan teknis, serta pengendalian dan evaluasi atas pelaksanaan tugas di bidang perhubungan, komunikasi dan informatika;  Melaksanakan pembinaan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD);  Menyelenggarakan pengelolaan administrasi umum, keuangan, kepegawaian, urusan umum dan rumah tangga kantor;  Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai tugas dan fungsinya;  Melaksanakan konsultasi dengan unit kerja terkait.

6  PROGRAM APBD : 1. Program Pengelolaan dan Penyelenggaraan Transportasi Darat, Laut, Udara dan Perkeretaapian; 2. Program Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Telematika; 3. Program Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah; 4. Program Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur; 5. Program Penyediaan Data Pembangunan Daerah.

7  STURKTUR ORGANISASI DAN SDM

8 SEKRETARIS Ir. HERDI JAUHARI, DEA KEPALA SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN YAYU RAHAYU, SE KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL KEPALA DINAS Drs. H. OPAR SOHARI, M.Pd KEPALA SUB BAGIAN KEUANGAN PURWA BADRIL MUNIR, S.Sos KEPALA SUB BAGIAN PROGRAM, EVALUASI DAN PELAPORAN SOFYAN NURYAMAN, SH KEPALA BIDANG PERHUBUNGAN DARAT ENTIS BASARI ILYAS, S.Pd, MM KASI ANGKUTAN PENUMPANG H. ROSYIDI, SH, MM KASI ANGKUTAN BARANG ACHMAD NAJIULLAH, ST KASI TEKNIK SARANA DAN PRASARANA KHOLID KEPALA BIDANG PERHUBUNGAN LAUT DAN UDARA AHMAD ROHILI, ATD, M.Eng KASI KEPELABUHANAN NANANG SUTISNA, S.Pd, M.Si KASI ANGKUTAN DAN KESELAMATAN PELAYARAN RUDIANSYAH, MM KASI PERHUBUNGAN UDARA RINTO YUWONO, ST, MM KEPALA BIDANG KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DWI YUDO SISWANTO, S.Kom, MMSI KASI TELEKOMUNIKASI DAN TELEMATIKA Drs. HALILUDIN KASI SARANA TELEKOMUNIKASI DAN DESIMINASI INFORMASI MAULANA CHAIDIR MALIK, ST BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DINAS PERHUBUNGAN DAN KOMINFO PROVINSI BANTEN KASI INFORMASI PUBLIK DAR ES SALAM, S.Kom KEPALA BIDANG PENGENDALIAN OPERASIONAL DAN REKAYASA LLJ H. FALAH FARDINA, ST, MM KASI MANAJEMEN DAN REKAYASA LLJ EKO PRIHATIK SETYO P, S.SIT KASI PEMBINAAN & PENGENDALIAN LLJ EDDY HARYADI, ST KASI PEMBINAAN KESELAMATAN LLJ BASAR KASORI, S.STP LAMPIRAN XII PERATURAN DAERAH PROVINSI BANTEN NOMOR: 3 Tahun 2012 TANGGAL: 8 Agustus 2012 KEPALA UPT PELAYANAN PERHUBUNGAN DARAT SERANG Drs. SUSKA DESWIANTO KEPALA UPT PELAYANAN PERHUBUNGAN DARAT TANGERANG H. DADANG SAFRUDIN KASI PENDAFTARAN DAN PENETAPAN BERLINA PASARIBU, S.IP, M.Si KASI PENERIMAAN DAN PENYETORAN BANGBANG IRAWAN, S.IP KASUBAG TATA USAHA YUDHI YUNIARDHI, SE KASI PENDAFTARAN DAN PENETAPAN KHALIL RAKHMAN, SE KASI PENERIMAAN DAN PENYETORAN ZULFIKAR, SE KASUBAG TATA USAHA HERU ISWANTO, ST

9 REKAPITULASI DATA BERDASARKAN JABATAN NOUNIT KERJA JUMLAH STRUKTURALNON STRUKTURAL 1DISHUBKOMINFO III.AII.BIII.AIII.BIVFUNG. KHUSUSFUNG. UMUM REKAPITULASI DATA BERDASARKAN GOLONGAN RUANG NOUNIT KERJAJUMLAH GOLONGAN RUANG IV/dIV/cIV/bIV/aIII/dIII/cIII/bIII/aII/dII/cII/bII/aI/dI/cI/b 1DISHUBKOMINFO REKAPITULASI DATA BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN NOUNIT KERJAJUMLAH TINGKAT PENDIDIKAN SDSLTPSLTAD.1D.IID.IIISARMUDD.IVS.1S.2S.3 1DISHUBKOMINFO

10 EKSISTING PERMASALAHAN MODA TRANSPORTASI

11 1. GEOGRAFI Luas Wilayah8.651,20 Km 2 Pembagian Wilayah Administrasi 4 Kabupaten dan 4 kota 154 Kecamatan 262 Kel. & Desa Desa/Kel Letak Wilayah ’11” ’’12” BT ’50” ’01” LS Batas WilayahUtara : Laut Jawa Timur : DKI Jakarta & JABAR Selatan : Samudra Hindia Barat : Selat Sunda Panjang Pantai: 517,42 Km Jumlah Pulau Kecil: 61 pulau 2. DEMOGRAFI Jumlah Penduduk : jiwa LPP : 2,78 % Keadatan Penduduk: jiwa/ Km² terhadap luas wilayah 8.651,20 Km 2 11 SEKILAS PROVINSI BANTEN

12 TRANSPORTASI PENYEBERANGAN BANDARA SOEKARNO HATTA LAPTER PONDOK CABE BANDARA BUDIARTO CURUG LAPTER TNI-AU GORDA PELABUHAN LABUAN PELABUHAN MERAK PELABUHAN CIGADING PELABUHAN MERAK MAS PELABUHAN ANYER PELABUHAN CIWANDAN TERMINAL PORISPLAWAD TERMINAL PAKUPATAN TERMINAL LABUAN TERMINAL KADUAGUNG TERMINAL MERAK STASIUN KA RANGKAS STASIUN KA MERAK STASIUN KA SERPONG PELABUHAN KARANGANTU TRANSPORTASI LAUT TRANSPORTASI UDARA TRANSPORTASI JALAN TRANSPORTASI KERETA API SIMPUL TRANSPORTASI NASIONAL STASIUN KA TANGERANG STASIUN KA SERANG

13  Masih terdapat kendaraan angkutan barang yang beroperasi di jalan raya belum memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan  Tingginya jumlah pelanggaran muatan angkutan barang yang menyebabkan percepatan kerusakan jalan  Tingginya jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada ruas Jalan Tol Jakarta-Merak disebabkan oleh kondisi prasarana jalan  Kemacetan lalu lintas pada jalan arteri primer (jalan nasional) disebabkan rendahnya kapasitas jalan, sehingga terkonsentrasi menggunakan Jalan Tol Tangerang-Merak  Jaringan jalan lintas utara dan lintas selatan yang melingkar pesisir pantai belum terintegrasi  Jalan arteri dalam kota mengalami penurunan fungsi disebabkan belum tersedianya jalan ring road EKSISTING PELAYANAN TRANSPORTASI  Transportasi Jalan :

14 SERANG TANGERANG Merak CILEGON Cikande Palima PANDEGLANG Saketi Labuan Cibaliung Sumur Muarabinuangeun Malingping Bayah Cigelung Bojonegara Anyer RANGKASBITUNG Tanjung Lesung Picung Curug Kopo Serpong Cinangka Jalan Tol Jalan Propinsi LEGENDA Jalan Nasional  Tol Batas DKI Jakarta-Tangerang 19,00 KM  Tol Tangerang-Merak 73,00 KM  Tol Serpong-Pondok Aren 7,25 KM KONDISI EKSISTING JARINGAN JALAN  Jalan Nasional 490,40 KM  Jalan Tol 99,25 KM  Jalan Provinsi 794,61 KM

15 RENCANA PENGEMBANGAN JARINGAN JALAN JL. CINCIN UTARA JL. POROS TENGAH VERTIKAL JL. POROS TENGAH HORIZONTAL JL. RANGKASBITUNG- TIGARAKSA-SP. GAPLEK (BTS DKI) JL. CINCIN BARAT JL. CINCIN SELATAN JL. PICUNG- MUNJUL- PANIMBANG- CIKEUSIK JL. CARINGIN- MENGGER JL. CIPANAS-WR. BANTEN JL. BAYAH- CIKOTOK-BTS JABAR

16 TERMINAL PORISPLAWAD TERMINAL MANDALA TERMINAL PAKUPATAN TERMINAL KADUBANEN TERMINAL LABUHAN TERMINAL MERAK LOKASI TERMINAL LOKASI TERMINAL

17 REVITALISASI TERMINAL BUS (TIPE A) (MELALUI DANA APBN) 1. TERMINAL PAKUPATAN – KOTA SERANG ( ) 2. TERMINAL TERPADU MERAK - KOTA CILEGON ( )

18 PENGAWASAN DAN PENGAMANAN JALAN 1. SARANA & PRASARANA POS JEMBATAN TIMBANG STATIS (EKSISTING) CIMANUK (PANDEGLANG) CIKANDE (SERANG) BATU CEPER (TANGERANG) POS JEMBATAN TIMBANG PORTABLE (EKSISTING) CIWANDAN (CILEGON) CISAUK (TANGERANG) KOPO (SERANG) PETIR (SERANG) RENCANA PEMBANGUNAN JEMBATAN TIMBANG STATIS GEREM (CILEGON) CIWANDAN (CILEGON) KOPO (SERANG)

19 2.PENGENDALIAN KESELAMATAN PERHUBUNGAN MELALUI PENEGAKAN HUKUM PENERTIBAN ANGKUTAN PENUMPANG (AKDP, TAXI, BUS KARYAWAN, DLL) PENERTIBAN ANGKUTAN BARANG PENERTIBAN DIMENSI KENDARAAN 3. MANAJEMEN & REKAYASA LALU LINTAS PENYEDIAAN PRASARANA (TRAFFIC CONE, BARRIER, PERAMBUAN, RAMBU PROTABLE) REKAYASA LALU LINTAS ( U-TURN, PORTAL, BARRIER, DLL) PENGATURAN ARUS LALU LINTAS (ANGKUTAN LEBARAN, NATAL & TAHUN BARU, EVENT TERTENTU, DLL)

20 PENERBITAN SRUT

21  Jalur KA lebih panjang (melingkar) jika dibandingkan dengan jalan arteri, sehingga waktu tempuh perjalanan lebih lama  Jalur KA tergantung pada sistem jaringan KA di DKI Jakarta yang lalu lintasnya sudah padat (KA terputus di Stasiun Tanah Abang)  Terbatasnya jaringan KA yang menyentuh langsung lokasi bangkitan perjalanan (pelabuhan, bandar udara)  Terbatasnya jaringan KA pada koridor padat angkutan komuter seperti lintas Tangerang-Jakarta  Terbatasnya frekwensi dan jenis pelayanan angkutan KA pada lintas utama Merak-Jakarta  Banyaknya perlintasan sebidang yang tidak terjaga dan tidak dilengkapi pintu  Adanya jalur KA yang tidak dioperasikan (lintas Rangkasbitung-Labuan, lintas Cilegon-Anyer Kidul, lintas Saketi-Bayah)  Jaringan KA belum terpadu dengan moda transportasi lain  Transportasi Kereta Api :

22 NOTRACK/LINTASAN PANJANG (KM) KONDISISPUR 1TANAH ABANG – MERAK 129,3AKTIFDouble Track lintasan Tanah Abang s/d Maja, Direncanakan akan sampai Stasiun Rangkas Bitung 2DURI – TANGERANG6,80AKTIFSingle Track 3KRENCENG – CIGADING 11,34AKTIFSingle Track 4CIGADING – ANYER KIDUL 5,96TIDAK AKTIF Single Track 5RANGKAS BITUNG – LABUAN 56,50TIDAK AKTIF Single Track 6SAKETI – BAYAH96,00TIDAK AKTIF Single Track JUMLAH305,9 KM KONDISI JARINGAN KERETA API DI PROVINSI BANTEN

23 Ke Parung Panjang Rencana Double Track KA Merak-Jakarta Ke Karang Hawu Ke Cisolok/Sukabumi Rencana Jalan KA Link Bandara Soetta Rencana jalan KA Serang-Cikande-Serpong Rencana Jalan KA Cilegon-Anyer Kidul Rencana Jalan KA Cilegon -Bojonegara Rencana Jalan KA Labuan-Saketi-Rangkasbitung Rencana Jalan KA Saketi-Malingping- Bayah Rencana Jalan KA Bayah-Sukabumi RENCANA JALAN KERETA API PROVINSI BANTEN

24 PROGRAM KEGIATAN Pengembangan Sarana Pengembangan Prasarana 1.Penambahan KRL 2.Retrofit KRL 3.Perawatan KRL  Balai Yasa Depok 1.Jalur Ganda Maja – Citeras – Rangkasbitung 2.Jalur Ganda Duri – Tangerang 3.Jalur KA Bandara 4.Rencana Elektrifikasi Jalur KA Program Lain-lain1.Pembangunan Fly Over dan Underpass 2.Penanganan fasilitas perlintasan sebidang 3.Peningkatan akses menuju stasiun KA PROGRAM STRATEGIS PENINGKATAN PERKERETAAPIAN

25 Penyebab Antrian Kendaraan : 1.Jumlah kapal yang beroperasi berkurang karena kapal doking bersamaan dan perawatan rutin (kapal usia tua)  kapal yang beroperasi 16 s/19 kapal per hari (+ 62 s/d 65 trip/hari) 2.Pengecekan kapal lebih ketat (Adpel) sebelum diterbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) guna keselamatan pelayaran 3.Pendataan manifest penumpang secara manual dan pemeriksaan muatan kendaraan (PT ASDP) 4.Kondisi cuaca kurang baik menyebabkan tingginya ombak sehingga dapat memperlambat kapal berlayar dan sandar  Transportasi Penyeberangan :

26 RENCANA STRATEGIS TRANSPORTASI

27 DIFOKUSKAN DALAM RANGKA MENDUKUNG : PENINGKATAN KESELAMATAN DAN KELANCARAN PENYELENGGARAAN TRANSPORTASI MELALUI PEMENUHAN SARANA DAN PRASARANA PERHUBUNGAN. KESTABILAN KONDISI KONSTRUKSI JALAN DAN JEMBATAN MELALUI PENGENDALIAN MUATAN ANGKUTAN BARANG. OPTIMALISASI PELAYANAN PADA SIMPUL TRANSPORTASI (TERMINAL, KERETA API, PELABUHAN DAN BANDARA). PENGENDALIAN KESELAMATAN DAN KELANCARAN PERHUBUNGAN MELALUI PENEGAKAN HUKUM DAN PERIJINAN. PENGEMBANGAN TRANSPORTASI MASSAL DI PERKOTAAN DAN KETERSEDIAAN PELAYANAN TRANSPORTASI TERUTAMA PADA DAERAH TERPENCIL DAN TERISOLIR. PENDAYAGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK LAYANAN INFORMASI DAN MENDUKUNG PELAYANAN TRANSPORTASI.  KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PERHUBUNGAN

28 PROGRAM STRATEGIS PERHUBUNGAN  TRANSPORTASI DARAT o PENGEMBANGAN PRASARANA LLAJ : PEMENUHAN KEBUTUHAN FASILITAS KESELAMATAN LLAJ (PENERANGAN JALAN UMUM, PERAMBUAN, MARKA, MEDIAN, DLL); PEMBANGUNAN & REVITALISASI JEMBATAN TIMBANG; PEMBANGUNAN & REVITALISASI TERMINAL & INTER MODA; PENGEMBANGAN AKSESIBILITAS KE BANDARA SOETTA (JALAN TOL DAN JALAN ALTERNATIF); PENGEMBANGAN AKSESIBILITAS (JALAN UMUM ATAU TOL) KE KAWASAN STRATEGIS LAINNYA. o PENGEMBANGAN SARANA LLAJ : PENGEMBANGAN ANGKUTAN MASSAL; TERSEDIANYA SARANA ANGKUTAN PERINTIS. o PROGRAM LAIN-LAIN : PENATAAN PELAYANAN TRANSPORTASI MELALUI DIBENTUKNYA OTORITA TRANSPORTASI JABODETABEK (OTJ); PENGENDALIAN KESELAMATAN DAN KELANCARAN PERHUBUNGAN MELALUI PENEGAKAN HUKUM DAN PERIJINAN; PENERAPAN MANAJEMEN REKAYASA LALU LINTAS UNTUK MENGURAI KEMACETAN & MINIMALISASI KECELAKAAN PADA LOKASI TERTENTU.

29 o PENGEMBANGAN PRASARANA KA : JALUR GANDA MAJA – CITERAS – RANGKASBITUNG; JALUR GANDA DURI – TANGERANG; JALUR KA BANDARA; RENCANA ELEKTRIFIKASI JALUR KA. o PENGEMBANGAN SARANA PENAMBAHAN DAN RETROFIT KRL; PERAWATAN KRL  BALAI YASA DEPOK; PENYEDIAAN KRL KOMUTER BANTEN; PENYEDIAAN KRL CEPAT (KHUSUS PENUMPANG MENUJU BANDARA). o PROGRAM LAIN-LAIN PEMBANGUNAN FLY OVER DAN UNDERPASS; PENANGANAN FASILITAS PERLINTASAN SEBIDANG; PENINGKATAN AKSES MENUJU STASIUN KA DAN PARK & RIDE; PENGAKTIFAN KEMBALI JALUR KA BANTEN SELATAN.  PERKERETAAPIAN

30 o PENGEMBANGAN PRASARANA : REVITALISASI BANDARA SOETTA; PEMBEBASAN TANAH UNTUK PENGEMBANGAN BANDARA SOETTA; PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN BANDARA SOETTA; PEMBANGUNAN BANDARA PERIWISATA DI BANTEN SELATAN. o PROGRAM LAIN-LAIN : REOPTIMALISASI NOTA KESEPAHAMAN ANTARA PEMERINTAH PROVINSI BANTEN DENGAN STAKEHOLDER TERKAIT; PENANGANAN DAN PENERTIBAN ANGKUTAN PENUMPANG, PENATAAN PARKIR, SERTA DAMPAK SOSIAL LAINNYA; PENATAAN PERIZINAN ANGKUTAN PENUMPANG DI BANDARA SOETTA.  TRANSPORTASI UDARA

31 o PENGEMBANGAN PRASARANA : MELANJUTKAN PEMBANGUNAN PELABUHAN INTERNASIONAL BOJONEGARA; PEMANFAAT PELABUHAN BOJONEGARA SEBAGAI DERMAGA PENYEBERANGAN ALTERNATIF KE BAKAUHENI (DENGAN MENGGUNAKAN KAPAL LCT); PEMBANGUNAN DERMAGA PENYEBERANGAN PERINTIS. o PROGRAM LAIN-LAIN PENGENDALIAN KESELAMATAN DAN KELANCARAN TRANSPORTASI LAUT MELALUI PENEGAKAN HUKUM DAN PERIJINAN; PENGADAAN SARANA KAPAL PENYEBERANGAN PERINTIS.  TRANSPORTASI LAUT

32 o PENGEMBANGAN PRASARANA : PENGEMBANGAN BANTEN ONLINE & MENARA BERSAMA SISTEM “RESOURCE SHARING”; PENGEMBANGAN TIK SEBAGAI PUSAT SISTEM SELURUH SKPD; PENGEMBANGAN TIK UNTUK MENDUKUNG SISTEM TRANSPORTASI (DATABASE ONLINE, PEMASANGAN CCTV PADA POS JEMBATAN TIMBANG, ATCS, DLL). o PROGRAM LAIN-LAIN PENGEMBANGAN LAYANAN INFORMASI MELALUI PORTAL DAN PPID; PENGEMBANGAN MASYARAKAT TELEMATIKA MELALUI PEMBENTUKAN KOMUNITAS TIK; PENGEMBANGAN INDONESIA GO OPEN SOURCE (IGOS) PROVINSI BANTEN.  PENDAYAGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI

33 PEMBANGUNAN PLTU LABUAN PENGEMBANGAN PLTU SURALAYA PEMBANGUNAN PLTU LONTAR RENCANA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PUSAT KEGIATAN DAN JARINGAN TRANSPORTASI DI PROVINSI BANTEN JEMBATAN SELAT SUNDA (JSS) KEK BOJONEGARA  USULAN JALAN TOL SERANG- PANIMBANG BANDARA PANIMBANG USULAN JALAN TOL SERPONG- BALARAJA USULAN JALAN TOL SERPONG – KUNCIRAN – TELUKNAGA USULAN JALAN TOL TANGERANG- RANGKASBITUNG BENDUNGAN KARIAN KA DOUBLE TRACK JAKARTA-MERAK KA SERPONG- TNGERANG- BANDARA SOETTA KA CILEGON- BOJONEGARA KA CILEGON- LABUAN, LABUAN- SUMUR BENDUNGAN SINDANG HEULA

34 Sekian & Terima Kasih DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI BANTEN Jl. Syech Nawawi Al – Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Blok F, No. 1 Curug – Serang – Banten, Phone (0254) / , Fax. (0254) Website : dishubkominfo.bantenprov.go.id


Download ppt "PROFIL DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI BANTEN Oleh : KEPALA DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI BANTEN Drs. OPAR."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google