Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ASET TETAP DAN PROPERTI INVESTASI. Defenisi Aset tetap adalah aset berwujud yang: Dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ASET TETAP DAN PROPERTI INVESTASI. Defenisi Aset tetap adalah aset berwujud yang: Dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau."— Transcript presentasi:

1 ASET TETAP DAN PROPERTI INVESTASI

2 Defenisi Aset tetap adalah aset berwujud yang: Dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa, utnuk direntalkan kepada pihak lain atau untuk tujuan administratif. Diharapkan untuk digunakan lebih dari periode.

3 PENGAKUAN Biaya perolehan aset tetap akan diakui jika: 1.Besar kemungkinan manfaat ekonomis dimasa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke entitas. 2.Biaya perolehan aset dapat diukur dengan andal.

4 Pengukuran Tanggal 1 Desember 2009 PT Semesta mengikat kontrak dengan PT konstruksi untuk membangun pabrik yang akan digunakan PT Semesta untuk pengembangan usahanya. Pabrik tersebut dibangun diatas tanah yang dimiliki oleh PT Semesta. Nilai kontrak pembangunan pabrik tersebut adalah 2,55 miliar. PT Semesta memiliki beberapa pinjaman, antara lain:

5 CARA MEMPEROLEH ASET TETAP Menyewa Membangun sendiri Membangun sendiri (biaya sendiri dan pinjaman)

6 Lanjutan… Pinjaman secara khusus untuk pembangunan pabrik tersebut: Utang bank dengan bunga 12% Rp 1,2 miliar ( Entitas memperoleh penghasilan Rp 30 Juta dari investasi sementara pinjaman khusus ini) Pinjaman umum : Wesel bayar tingkat bunga 15%Rp 1,5 miliar Obligasi tingkat bunga 10%Rp 1,8 miliar. Berikut pembayaran yang dilakukan oleh entitas untuk pinjaman tersebut: 1 Januari ,000,000 1 April ,000,000 1 Agustus ,000,000 1 Desember ,000,000 Total1,550,000,000

7 Lanjutan…. Pembangunan pabrik tersebut tealh selesai Tgl 31 Desember Pengeluaran yang terjadi adalah sebagai berikut: TglPengeluaranPinjaman khusus Pinjaman umum Rata-rata tertimbang 1 Jan 1 April 1 Agustus 1 Des 500,000, ,000, ,000, ,000, ,000, ,000, ,000, ,000,000 x 9/12 600,000,000 x 5/12 600,000,000 x 1/12 412,500,000

8 RATA-RATA BIAYA PINJAM (Dari pinjaman umum) Wesel bayar bunga 15%Rp 1,5 Milyar x 15% = 225,000,000 Obligasi bunga 10%Rp 1,8 Milyar x 10% = 180,000,000 Total 405,000,000 Rata-rata tertimbang = 405,000,000 : 3,3 milyar = 12,27 persen Biaya pinjaman dapat dikapitalisasi: Pinjaman spesifik12% x 1,2 miliarRp 144,000,000 Pinjaman umum12,27% x 412,500,000Rp 50, 610,000 TotalRp 154,610,000 Dikurang: Penghasilan investasiRp (30,000,000) Total Pinjaman DikapitalisasiRp 114,610,000

9 AYAT JURNALNYA 1 Jan 2010 bangunan500,000,000 Kas 500,000,000 1 April 2010Bangunan 850,000,000 Kas850,000,000 1 Agst 2010Bangunan 600,000,000 Kas600,000,000 1 Des 2010Bangunan kas600,000,000 Kas600,000, Dese 2010 Kas30,000,000” Bangunan114,610,000 Beban Bunga404,390,000 Kas* 549,000,000 “ Kas yang diperoleh dari investasi *Total beban bunga dibayarkan selama tahun 2010 = 144,000, ,000,000 = 549,000,000.

10 PEROLEHAN ASET TETAP SECARA GABUNGAN / BORONGAN Maka biaya perolehan harus dipisahkan ke masing-masing jenis aset, karena tiap aset memiliki masa manfaat berbeda dan perlu disusutkan terpisah. Pemisahan dilakukan berdasarkan proporsi nilai wajar dari aset yang diperoleh.

11 Contoh Entitas membeli tanah, bangunan, dan mesin dengan total biaya Rp 800,000,000. nilai wajar dari masing- masing aset tersebut adalah: Tanah350,000,000 Bangunan500,000,000 Mesin150,000,000 Total1,000,000,000

12 Lanjutan… Total harga perolehan sebesar Rp 800,000,000 dialokasikan sebagai berikut: Tanah350 : 1,000 x 800,000,000 = 280,000,000 Bangunan500 : 1,000 x 800,000,000 = 400,000,000 Mesin150 : 1,000 x 800,000,000 = 120,000,000 = 800,000,000 Jurnalnya : Tanah280,000,000 Bangunan400,000,000 Mesin120,000,000 Kas800,000,000.

13 PERTUKARAN MEMILIKI SUBSTANSI KOMERSIAL PT A Menukar sebidang tanah dengan nilai buku Rp 400 Juta dengan kas Rp 800 juta dan mesin dengan nilai 1,000 juta. Nilai wajar dari tanah diestimasi sebesar Rp 1,800,000. transaksi tersebut memiliki substansi komersial. Pencatatannya: Mesin1,000,000,000 Kas800,000,000 Tanah400,000,000 Keuntungan dari pelepasan tanah1,400,000,000.

14 PERTUKARAN TIDAK MEMILIKI SUBSTANSI KOMERSIAL PT A menukarkan mobil jenis dengan nilai Rp 130 Juta (Harga perolehan Rp 120 juta) dan akumulasi penyusutan Rp 70 juta) dan nilai wajar Rp 130 juta untuk kas Rp 1,5 juta dan mobil jenis Y dengan nilai wajar Rp 131 juta. Mobil jenis X dan Y tersebut memiliki fungsi yang sama bagi PT X. Kas 1,500,000 Mobil Y128,500,000 Akumlasi Penyusutan Mobil X 70,000,000 Mobil X200,000,000

15 MODEL REVALUASI Model Revaluasian adalah nilai wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal revaluasi. Frekuensi revaluasi tergantung pada pergerakan nilai wajar dari aset tetap.

16 Contoh PT B Memiliki peralatan dengan biaya perolehan Rp 780 juta yang diperoleh tanggal 1 Desember Masa manfaat peralatan tersebut adalah 6 tahun tanpa nilai sisa. PT B memilih metode revaluasi untuk perlatan tersebut. Pada tanggal 31 Desember 2011 nilai wajar aset tersebut adalah Rp 800 juta.

17 JURNALNYA Jan 2010 Peralatan780,000,000 Kas 780,000, Des 10 Beban Penyusutan 130,000,000 Akm Penyusutan130,000,000 (780,000,000 x/ 6 tahun = 130,000,000) 31 Des 011 Beban Penyusutan130,000,000 Akm Penyusutan130,000,000 Nilai buku peralatan 31 des 2011 = 780 juta – ( 130 juta x 2 tahun) = 520 juta, Seliisih surplus revaluasi = Rp 800 juta -520 juta = 280 juta.

18 PENGHENTIAN PENGAKUAN Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya saat: 1.Dilepaskan atau.. 2.Tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari pelepasan aset tetap harus dimasukan dalam laba rugi komprehensif saat aset tersebut dihentikan pengakuannya.

19 Contoh PT Mara membeli mesin tanggan 1 Juli 2007 dengan harga perolehan Rp 200 Juta. Aset tersebut memiliki masa manfaat 10 tahun dan nilai sisa Rp 40 juta. Tanggal 1 Januari 2010 entitas menjual aset tersebut dengan harga 162, juta. Penyusutan pertahun = (200Juta-40Juta)/10 th = 16 juta Akum penyustan sampai tgl 1 jan 2010 = 16 juta x 2,5 th = 40 juta. Nilai tercatat tgal 1 jan 2010 = 200 juta – 40 juta = 160 juta Keuntungan penjualan aset tetap RP 162 juta-160 juta = 2 juta.

20 JURNALNYA Kas 162,000,000 Akum Penyusutan40,000,000 Mesin200,000,000 Keuntungan dr Penjualan aset2,000,000

21 PENURUNAN NILAI Penurunan nilai menurut PSAK 48 Rev 2009 : Suatu aset mengalami penurunan nilai jika nilai tercatatnya lebih besar dibandingkan nilai terpulihkan (Recovable amount). Nilai terpulihkan adalah nilai tertinggi diantara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual (Fair value less cot to sell) dan nilai pakai (value in use).

22 CONTOH Tanggal 31 Desember 2010 PT Mentawau menetapkan ada indikasi penurunan nilai dari bangunan yang dimiliki perusahaan. Nilai tercatat bangunan adalah Rp 870 juta. Sedangkan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai dari bangunan masing- masing 825 juta dan 840 juta. Nilai terpulihkan adalah 840 juta yang merupakan nilai tertinggi antara nilai wajar dengan dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. Nilai tercatat sebesar 870 juta lebih tinggi dibandingkan nilai terpulihkan Ro 840 juta sehingga penurunan nilainya Rp 30 juta.

23 JURNALNYA Rugi penurunan nilai30,000,000 Akum Rugi Penurunan nilai30,000,000


Download ppt "ASET TETAP DAN PROPERTI INVESTASI. Defenisi Aset tetap adalah aset berwujud yang: Dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google