Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BADAN INTELIJEN KEAMANAN POLRI.  PEMILU YG TERDIRI DARI PEMILUKADA, PILEG & PILPRES / WAPRES MERUPAKAN SALAH SATU SARANA DLM PEMBANGUNAN SISTEM POLITIK.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BADAN INTELIJEN KEAMANAN POLRI.  PEMILU YG TERDIRI DARI PEMILUKADA, PILEG & PILPRES / WAPRES MERUPAKAN SALAH SATU SARANA DLM PEMBANGUNAN SISTEM POLITIK."— Transcript presentasi:

1 BADAN INTELIJEN KEAMANAN POLRI

2  PEMILU YG TERDIRI DARI PEMILUKADA, PILEG & PILPRES / WAPRES MERUPAKAN SALAH SATU SARANA DLM PEMBANGUNAN SISTEM POLITIK DEMOKRASI YG BERTUJUAN UTK MEMILIH WAKIL-2 RAKYAT & PIMPINAN NASIONAL BAIK DITINGKAT PUSAT MAUPUN DAERAH SESUAI DGN AZAS PEMILU MELIPUTI LANGSUNG, UMUM, BEBAS, RAHASIA, JUJUR DAN ADIL.  PENYELENGGARAAN PEMILU SCR LANGSUNG DI INDONESIA SEJAK THN 1999 MENDAPATKAN APRESIASI & PENGAKUAN DR DUNIA INTERNASIONAL SEHINGGA PERLU DI JAGA & DI KAWAL AGAR BISA BERJALAN SESUAI DGN ARAH PADA PELAKS PROGRAM PEMBANGUNAN NASIONAL.  DINAMIKA POLITIK SANGAT BERPENGARUH THD PERKEMB SITUASI KAMTIBMAS YG DIPREDIKSI AKAN SEMAKIN MENINGKAT ESKALASINYA, SEHINGGA PERLU DILAKUKAN ANTISIPASI OLEH APARAT INTELIJEN NEGARA DLM RANGKA CIPTA STABILITAS POL & KAM PD PENYELENGGARAAN PEMILU I. PENDAHULUAN LATAR BELAKANG

3 DASAR  UU RI NO. 2 TH 2002 TTG POL NEG RI  UU NO 32 TH 2004 TTG PEMERINTAH DAERAH SBGMN TLH DIUBAH DGN UU NOMOR 12 TH 2008 TTG PERUBAHAN KEDUA ATAS UU NOMOR 32 TH  UU NO 34 TH 2004 TTG TENTARA NAS INDONESIA.  UU NO. 17 TH 2011 TTG INTELIJEN NEG.  UU NO 7 TH 2012 TTG PENANGANAN KONFLIK SOSIAL.  PERATURAN PRESIDEN R.I NOMOR 47 TH 2009 TTG PBTK DAN ORGN KEMENTERIAN NEG.  INPRES RI NO. 2 TH 2013 TTG PENANGANAN GANGGUAN KAM DLM NEGERI.  PERMENDAGRI NO 16/2011 TTG PERUBAHAN ATAS PERMENDAGRI NO 11/2006 TTG KOMINDA  OPS MANTAP BRATA POLRI TTG PAM PEMILU 2014  SURAT MENDAGRI NOMOR: 896/3073/D.II TGL 21 AGUSTUS 2013 TTG NARASUMBER DLM RAKORNAS KOMINDA  UU RI NO. 2 TH 2002 TTG POL NEG RI  UU NO 32 TH 2004 TTG PEMERINTAH DAERAH SBGMN TLH DIUBAH DGN UU NOMOR 12 TH 2008 TTG PERUBAHAN KEDUA ATAS UU NOMOR 32 TH  UU NO 34 TH 2004 TTG TENTARA NAS INDONESIA.  UU NO. 17 TH 2011 TTG INTELIJEN NEG.  UU NO 7 TH 2012 TTG PENANGANAN KONFLIK SOSIAL.  PERATURAN PRESIDEN R.I NOMOR 47 TH 2009 TTG PBTK DAN ORGN KEMENTERIAN NEG.  INPRES RI NO. 2 TH 2013 TTG PENANGANAN GANGGUAN KAM DLM NEGERI.  PERMENDAGRI NO 16/2011 TTG PERUBAHAN ATAS PERMENDAGRI NO 11/2006 TTG KOMINDA  OPS MANTAP BRATA POLRI TTG PAM PEMILU 2014  SURAT MENDAGRI NOMOR: 896/3073/D.II TGL 21 AGUSTUS 2013 TTG NARASUMBER DLM RAKORNAS KOMINDA 2013.

4  MAKSUD UNTUK BERIKAN GAMBARAN KPD PESERTA RAKORNAS KOMINDA 2013 TTG PERKEMBANGAN SITUASI KAMTIBMAS YANG PERLU DIWASPADAI MENJELANG PEMILU  TUJUAN UTK DPT DIJADIKAN SALAH SATU BAHAN MASUKAN DLM PENGELOLAAN SITKAM DALAM RANGKA MENCIPTAKAN SITUASI YANG KONDUSIF PADA PEMILU 2014.

5 TATA URUT I.PENDAHULUAN II.KONDISI KAM PEMILU III.PENGARUH BANG LINGSTRA. IV.PREDIKSI KERAWANAN GANGGUAN KAMTIBMAS PEMILU V.PAM PEMILU 2014 VI.PENUTUP

6 1. PEMILUKADA KET : PROV : 15 KAB. : 106 KOTA : 31 (*) PSU PUT MK 9. KAB. PAMEKASAN 22. KAB. BONE 22. PROV. SULSEL 22. KOTA PALOPO 23. KOTA PAGAR ALAM 24. KAB. KAPUAS (*) 26. KAB ACEH SELATAN 29. PROV. PAPUA 31. KAB. TULUNGAGUNG 14. KAB. PUNCAK 17. KAB. BANYUMAS 24. PROV. JABAR 24. KOTA CIREBON 24. KOTA SUKABUMI 24. KAB SUMEDANG 24. KAB. KONAWE 3. KAB. PASURUAN 5. KAB MUARA ENIM 5. KOTA PRABUMULIH 7.PROV. SUMUT 13. KAB. MOROWALI (PSU) 18.PROV. NTT 18. KAB. SIKKA 25. KAB MERANGIN 27. KOTA PALOPO (PUT 2) 28. KAB. KAYONG UTR 28. KOTA GORONTALO 30. KOTA PAGAR ALAM (PUT 2) 3. KAB. HULU SUNGAI SLTN 3. KAB. PANIAI (*) 4. KAB. KATINGAN 4. KAB. SERUYAN 4. KAB. SUKAMARA 4. KAB. LAMANDAU 4. KAB. PULANG PISAU 4. KAB. MURUNG RAYA 4. KAB. BARITO TIMUR 7. KOTA PALEMBANG 17. KAB. SINJAI 17. KAB. BANTAENG 24. KAB. MAGETAN 25. KAB. TANAH LAUT 25. KAB. PANAJAM PASUT 6. KAB. BONDOWOSO 8.KAB. BOLMONG UTR 12. KAB. KONAWE (PUT 2) 13. KOTA BIMA 13. KAB. LOMBOK TIMUR 13. PROV. NTB 15. PROV. BALI 16. KOTA SAWAHLUNTO 19. KAB. BANDUNG BARAT 22. PROV. NTT (PUT 2) 22. KAB. SIKKA (PUT 2) 23. KOTA MALANG 26. PROV. JATENG 26. KAB. KUDUS 26. KAB. TEMANGGUNG 29. KAB. LUMAJANG 5. KOTA PALANGKARAYA 5. KAB. BARITO UTR 5. KAB. JOMBANG 5.KAB. SITARO 6. PROV. SUMSEL 6. KAB BANYUASIN 6. KAB EMPAT LAWANG 6. KAB LAHAT 6. KAB OGAN KOMERING ILIR 6.KAB. MAMASA 11. PROV. MALUKU 11. KOTA TUAL 11. KAB. MALUKU TENGGARA 13. KAB. MINAHASA TENGGARA 13. KAB. KATINGAN (PUT 2) 19. KAB. MADIUN 23. KOTA BANDUNG 24. KOTA KOTAMABAGU 26. KOTA PANGKAL PINANG 26. KAB BANGKA 29. KOTA JAMBI 1. PROV. MALUT 4. KOTA PADANG PANJANG 6. KAB. PARIGI MOUTONG 8. KAB. NAGEKEO 29. KAB. JAYAWIJAYA 5. KAB. ALOR 5. KAB.SUMBA TENGAH 5. KAB. SUMBA BRT DAYA 5. KAB. MANGGARAI TIMUR 5. KAB. ROTE NDAO 14. KAB PADANG LAWAS UTR 23. KAB. KLUNGKUNG 26. PROV. MALUT (PUT 2) 28. KOTA BANJAR 29. PROV. JATIM 29. KOTA MOJOKERTO 29. KOTA PROBOLINGGO 29. KOTA KEDIRI 29. KOTA MADIUN 29. KOTA PARE-PARE 29. KAB. ENREKANG 29. KAB. NAGEKEO (PUT 2) 31. KAB LEBAK 31. KOTA TANGERANG 2. PROV. LAMPUNG 3. KAB PIDIE JAYA 3. KOTA SUBUSSALAM 6. KAB. CIREBON 6. KAB. MIMIKA 7. KAB TIMTENG SELATAN 9. KAB BELITUNG 9. KAB. POLEWALI MANDAR 10.KAB. TAPANULI UTR 13. KAB. BELU 16. KAB. LANGKAT 20. KAB. KOLAKA 21. KAB. ENDE 23. KAB. DELI SERDANG 27. KAB. TEGAL 27. KOTA TEGAL 27. KAB. MAGELANG 29. KAB. KARANGANYAR 29. KAB. KEP TALAUD 30. KAB. TABALONG 30. KOTA PADANG 4. KOTA PANGKAL PINANG (PUT 2 ) 4. KOTA PARIAMAN 4. PROV. RIAU 4. PROV. SUMSEL (PSU) 4. KAB INDRAGIRI ILIR 4. KAB. DONGGALA 5. KAB. GUNUNG MAS 5. KOTA SERANG 5. KAB. KUPANG 8. KAB. SUBANG 8. KAB. GARUT 8. KAB. BOGOR 8. KAB KERINCI 9. KAB LAMPUNG UTR 10. PROV. KALTIM 10. KOTA TARAKAN 10. KAB. BIAK NUMFOR 11. KAB. PADANG LAWAS 14. KOTA BOGOR 15. KAB. KUNINGAN 15. KAB. MAJALENGKA 18. KAB. SIDENRANG RAPPANG 18. KAB. JANEPONTO 18. KAB. WAJO 18. KAB. LUWU 18. KAB. PINRANG 18. KOTA MAKASSAR 19. KOTA PONTIANAK 19. KAB BATU BARA 19. KAB. SANGGAU 19. KAB. KUBU RAYA 19. KAB. PONTIANAK 21. KAB. GORONTALO UTR 22. KAB. CIAMIS 23. KAB. LOMBOK BARAT 28. KAB. DAIRI 30. KAB. BOGOR JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGS SEP OKT NOV DES II. KONDISI KEAMANAN PEMILU JADWAL PEMILUKADA 2013

7 SITUASI PENYELENGARAAN PEMILUKADA PROV 15 PROV 15 KAB 106 KAB 106 KOTA 31 KOTA DAERAH PROV 7 PROV 7 KAB 58 KAB 58 KOTA 18 KOTA DAERAH 83 DAERAH THN 2013  PELEMPARAN BOM MOLOTOV (SULSEL)  AKSI ANARKIS & RUSAK KANTOR PEMDA SERTA FASILITAS PUBLIK (KAB. PALOPO, KAB EMPAT LAWANG, KAB. MALUKU TENGGARA, KAB BANYUASIN, KOTA GORONTALO, KOTA PALEMBANG, KOTA BIMA & KOTA PROBOLINGGO)  BENTROK MASSA MD 4 ORG (PAPUA & SUMBA BRT DYA )  PENUNDAAN PEMILUKADA (KAB. MADIUN) THN 2012  PENEMBAKAN & TEROR BOM ( ACEH).  AKSI ANARKHIS RUSAK & BAKAR KANTOR & RANMOR DINAS ( GAYO LUWES, DOGIYAI, PDG SIDEMPUAN)  BENTROK MASSA KORBAN MD 11 ORG (TOLIKARA)  AKSI MASSA DUDUKI KANTOR KPUD (BANGKALAN)  ISSU SARA & BLACK CAMPAIGN ( DKI ) JAN S/D AGUST 2013 TLH TERSELENGGARA 96 PILKADA (12 PROV, 58 KAB & 26 KOTA) = 63%

8 KEGIATANJADWAL PENYUSUNAN TATA KERJA KPU PROV/ KAB/ KOTA SELEKSI ANGGOTA KPU PROV/KAB/KOTA PENYUSUNAN PEDOMAN PENGELOLAAN DATA & INFORMASI DISTRIBUSI LOGISTIK & PERLENGKAPAN PUNGUT SUARA 9 JUNI JUNI 2013 JAN - DES JUNI MARET JUNI - 8 APR 2014 PENDAFTARAN PARPOL PESERTA PEMILU VERIFIKASI & PENETAPAN/ PENGUMUMAN PARPOL PESERTA PEMILU PENGUNDIAN & PENETAPAN NO.URUT PARPOL PENYELESAIAN SENGKETA TATA USAHA NEGARA PEMUTAKHIRAN / PENYUSUNAN & PENGUMUMAN DPT PENYUSUNAN & PENETAPAN DPT DI LN PENATAAN & TAP DAPIL DAFTAR CALON ANGGOTA DPR, DPD DAN DPRD PROV/KAB/KOTA VERIFIKASI & PENGUMUMAN DCT ANGGOTA DPD VERIFIKASI & PENGUMUMAN DCT ANGGOTA DPR & DPRD PENYELESAIAN SENGKETA TAP DCT ANGGOTA DPR,DPD & DPRD KAMPANYE 1.PERTEMUAN TERBATAS, TATAP MUKA & PASANG ALAT PERAGA 2.RAPAT UMUM & IKLAN DI MEDIA MASSA MASA TENANG PUNGUT & HITUNG SUARA REKAP HASIL PUNGUT SUARA TAP HASIL PEMILU & PARPOL PENUHI AMBANG BATAS TAP PEROLEHAN KURSI & CALON TERPILIH : 1.DPR & DPD 2.DPRD PROV / KAB/ KOTA PENGUCAPAN SUMPAH / JANJI CALEG TERPILIH : 1.DPRD KAB / KOTA 2.DPRD PROV 3.DPR & DPD 9 AGUST - 7 SEP AGUST JAN JAN JAN – 13 MEI SEP- 9 APR APR - 8 OKT DES MAR APR APR - 31 AGUST APR - 25 AGUST AGUST – 14 NOV JAN APR MAR - 5 APR APR APR APR - 7 MEI MEI MEI 2014 JULI - OKT 2014 AGUST - OKT 2014 OKT 2014 PERSELISIHAN HSL PEMILU PENYUSUNAN LAP PENYELENGGARAAN PEMILU PENYUSUNAN LAP KEUANGAN MEI OKT - 1 NOV JULI - 31 DES 2014 THP PERSIAPANTHP PENYELENGGARAAN THP PENYELESAIAN 2. PEMILU LEGISLATIF 2014

9 PENYELENGGARAAN TAHAPAN PILEG 2014 HINGGA SAAT INI DPT BERJALAN DGN LANCAR DLM SIT POL & KAM YG KODUSIF, PENYELENGGARA PEMILU ( KPU, BAWASLU, DKPP,) DLM PELAKS TUGASNYA TLH TERINTEGRASI DGN INTANSI TERKAIT & MENDAPAT DUK POSITIF DARI PESERTA PEMILU, SESUAI DGN UU NO. 8 THN UNRAS PENOLAKAN PEMBERLAKUAN PARLEAMENTARY TRESHOULD (PT) SEBESAR 3,5% SCR NAS ( BUND HI ) UNRAS SEBANYAK 4 KALI PD TAHAP VERIFIKASI PARPOL DI KANTOR KPU RI, YG TERDIRI DR 3 KALI UNRAS DAMAI & 1 KALI DISERTAI DGN RUSAK PAGAR KPU (ANARKHIS) GUGATAN 17 PARPOL KE MK TTG PEMBERLAKUAN PT & VERIFIKASI PARPOL  DGN PUTUSAN MK MEWAJIBKAN SELURUH PARPOL DI VERIFIKASI & PEMBERLAKUKAN PT (3,5%) HANYA UTK NAS (DPR RI) GUGATAN PARPOL YG TDK LOLOS VERIFIKASI KE PTUN & DKPP-  YG MENGHASILKAN PUTUSAN MELOLOSKAN 2 PARPOL MJD PESERTA PEMILU ( PKPI & PBB ) PRO KONTRA PERSYARATAN CALEG DCS KE DCT & DPS KE DPT YG BERKAITAN DGN E-KTP HASIL

10  PEMBAHASAN/REVISI UU NO 42/2008 TTG PILPRES RI POLEMIK PENENTUAN BESARAN PRESIDENTIAL THRESHOLD ANTAR PARPOL/FRAKSI DI DPR RI. 3. PEMILU PRESIDEN THN 2014  PENYUSUNAN JADWAL TAHAPAN PELAKS PILPRES OLEH KPU MSH DALAM PEMBAHASAN MENUNGGU PENETAPAN/PENGESAHAN UU PILPRES YANG BARU  BBRP PARPOL TLH MENDEKLARASIKAN CAPRES MASING-2, MLL GIAT KONSOLIDASI PARTAI & MEDIA MASSA  ISSU CAPRES 2014 YG TERSEBAR DI MEDIA MASSA

11 HENTI TETAP HENTI SEMENTARA PERINGATAN REHABILITASI JUMLAH 31 Org Org 25 Org 57 Org - 8 Org- 63 Org 253 Org 74 Org381 Org

12 III. PENGARUH PERKEMBANGAN LINGSTRA  DEMOKRATISASI  H A M  LINGK HIDUP  CLIMATE CHANGE  IPTEK  TERRORISME  PERDAGANGAN BEBAS  PENYELUDUPAN MANUSIA  KERAWANAN THD TAHAPAN PENYELENGARAAN PEMILU 2014 (LEGISLATIF & PRESIDEN)  TUNTUTAN BURUH TERKAIT HOSTUM, BPJS & UMP  POLITISASI KASUS KORUPSI (CENTURY, WISMA ATLIT, HAMBALANG & SIMULATOR SIM)  OTSUS PAPUA & ACEH, PRO KONTRA EMPLEMANTASI PELAKS OTSUS, QANUN TTG WALI NANGROE, LAMBANG & BENDERA ACEH  GANGUAN KAM DIDAERAH PASCA KONFLIK (ACEH, MALUKU, POSO & PAPUA)  PRO KONTRA PEMBENTUKAN DAERAH OTONOMI BARU (DOB)  PELEMAHAN NILAI TUKAR RUPIAH THD DOLLAR  MASALAH AGAMA ( AHMADIYAH, SYIAH, PENDIRIAN TEMPAT IBADAH)  AKSI TEROR TERHADAP INSTITUSI NEGARA DAN APARAT  KRISIS POLITIK MIDDLE EAST (ISRAEL-PALESTINA, SURIAH,MESIR & LEBANON)  POTENSI KONFLIK DISEMENANJUNG KOREA  KEBIJAKAN AUSTRALIA TENTANG IMIGRAN  KRISIS ROHINGYA  TKI  PERBATASAN NEGARA TETANGGA

13  PROTES DARI ANGGOTA MASY YG TDK TERDAFTAR SEBAGAI PEMILIH  PROTES DR ELEMEN MASY/PARPOL THDP DATA KPU YANG TIDAK AKURAT  PROTES DARI ANGGOTA MASY YG TDK TERDAFTAR SEBAGAI PEMILIH  PROTES DR ELEMEN MASY/PARPOL THDP DATA KPU YANG TIDAK AKURAT  DISTRIBUSI LOGISTIK TERLAMBAT  PERALATAN/PERLENGKAPAN DICURI, DIGANDAKAN, DIPALSUKAN & DISABOTASE  KORUPSI PENGADAAN BARANG/JASA LOGISTIK PEMILU  DISTRIBUSI LOGISTIK TERLAMBAT  PERALATAN/PERLENGKAPAN DICURI, DIGANDAKAN, DIPALSUKAN & DISABOTASE  KORUPSI PENGADAAN BARANG/JASA LOGISTIK PEMILU PENGELOLAAN DATA & INFORMASI LOGISTIK PEMILU

14  MASY PEMILIH TIDAK TERDAFTAR & PEMILIH GANDA  UNRAS DARI MASY YG TIDAK TERDAFTAR SBG PEMILIH  UNRAS DR MASSA PESERTA PEMILU 2014 TTG DPS & DPT TERKAIT E-KTP  MASY PEMILIH TIDAK TERDAFTAR & PEMILIH GANDA  UNRAS DARI MASY YG TIDAK TERDAFTAR SBG PEMILIH  UNRAS DR MASSA PESERTA PEMILU 2014 TTG DPS & DPT TERKAIT E-KTP PEMUTAHIRAN DATA PEMILIH & SUSUN DAFTAR PEMILIH  PROTES PARPOL KPD PENYELENGGARA PEMILU & PARPOL LAINNYA  BLACK CAMPAIGN  RUSUH MASSA  BENTROK ANTAR PENDUKUNG PARPOL MAUPUN CALEG  SABOTASE, TEROR, INTIMIDASI THD CALEG & PENDUKUNGNYA  TP PEMILU & KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA  PELANGGARAN, KEMACETAN & LAKA LANTAS  PROTES PARPOL KPD PENYELENGGARA PEMILU & PARPOL LAINNYA  BLACK CAMPAIGN  RUSUH MASSA  BENTROK ANTAR PENDUKUNG PARPOL MAUPUN CALEG  SABOTASE, TEROR, INTIMIDASI THD CALEG & PENDUKUNGNYA  TP PEMILU & KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA  PELANGGARAN, KEMACETAN & LAKA LANTAS KAMPANYE  SABOTASE, TEROR, INTIMIDASI, BLACK CAMPAIGN,  KAMPANYE TERSELUBUNG & MONEY POLITIC  PROTES PESERTA PEMILU THD ALAT PERAGA YG MASIH TERPASANG  PENYEBARAN ISU SARA  TP PEMILU & KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA  SABOTASE, TEROR, INTIMIDASI, BLACK CAMPAIGN,  KAMPANYE TERSELUBUNG & MONEY POLITIC  PROTES PESERTA PEMILU THD ALAT PERAGA YG MASIH TERPASANG  PENYEBARAN ISU SARA  TP PEMILU & KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA MASA TENANG  PROTES & UNRAS ATAS ISSU KECURANGAN  SABOTASE, TEROR & INTIMIDASI THDP PENYELENGGRA PEMILU  MANIPULASI / PENGGELEMBUNGAN SUARA  INTIMIDASI & PEMAKSAAN THD MASY PEMILIH  UNRAS / PROTES THD HSL HITUNG SUARA PEMILU  TP PEMILU & KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA  PROTES & UNRAS ATAS ISSU KECURANGAN  SABOTASE, TEROR & INTIMIDASI THDP PENYELENGGRA PEMILU  MANIPULASI / PENGGELEMBUNGAN SUARA  INTIMIDASI & PEMAKSAAN THD MASY PEMILIH  UNRAS / PROTES THD HSL HITUNG SUARA PEMILU  TP PEMILU & KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA PUNGUT & HITUNG SUARA  PROTES DR PARPOL, CALEG & PENDUKUNGNYA  INTIMIDASI, TEROR & SABOTASE  MONEY POLITIC  MANIPULASI / PENGGELEMBUNGAN SUARA  UNJUK RASA  TP PEMILU & KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA  PROTES DR PARPOL, CALEG & PENDUKUNGNYA  INTIMIDASI, TEROR & SABOTASE  MONEY POLITIC  MANIPULASI / PENGGELEMBUNGAN SUARA  UNJUK RASA  TP PEMILU & KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA REKAP PENGHITUNGAN SUARA  PENOLAKAN HASIL PEMILU OLEH PESERTA PEMILU  PENGERAHAN MASSA, UNRAS, TEROR DAN SABOTASE  TP PEMILU & KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA  PENOLAKAN HASIL PEMILU OLEH PESERTA PEMILU  PENGERAHAN MASSA, UNRAS, TEROR DAN SABOTASE  TP PEMILU & KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA TAP HASIL PEMILU SCR NAS  UNJUK RASA PENOLAKAN TERHADAP CALEG YG TERPILIH  SABOTASE, TEROR, PENGANCAMAN & PENCULIKAN  TP PEMILU & KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA  UNJUK RASA PENOLAKAN TERHADAP CALEG YG TERPILIH  SABOTASE, TEROR, PENGANCAMAN & PENCULIKAN  TP PEMILU & KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA PENGUCAPAN SUMPAH & JANJI CALEG TERPILIH

15  UNRAS MASSA PARPOL PESERTA PEMILU YG BERSENGKETA  MANIPULASI DATA / DOK DLM PROSES PENYELESAIAN SENGKETA PEMILU  UNRAS /PROTES THD PUTUSAN SENGKETA PEMILU  INTIMIDASI, TEROR & SABOTASE  KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA  UNRAS MASSA PARPOL PESERTA PEMILU YG BERSENGKETA  MANIPULASI DATA / DOK DLM PROSES PENYELESAIAN SENGKETA PEMILU  UNRAS /PROTES THD PUTUSAN SENGKETA PEMILU  INTIMIDASI, TEROR & SABOTASE  KEJAHATAN KONVENSIONAL LAINNYA  PRO KONTRA THD HSL /KINERJA PENYELENGGARA PEMILU  UNRAS.  SABOTASE THD SARPRAS & DOK  PENGGUNAAN DATA FIKTIF  PRO KONTRA THD HSL /KINERJA PENYELENGGARA PEMILU  UNRAS.  SABOTASE THD SARPRAS & DOK  PENGGUNAAN DATA FIKTIF PERSELISIHAN HASIL PEMILU PENYUSUNAN LAP PELAKS & KEUANGAN PENYELENGGARAAN PILEG 2014

16 POLRI DGN DIDUKUNG OLEH TNI, INSTANSI TERKAIT & MITRA KAMTIBMAS LAINNYA MENGGELAR OPERASI KEPOLISIAN TERPUSAT DENGAN SANDI “MANTAP BRATA-2014”, DALAM RANGKA PAM TAHAP INTI PELAKS PEMILU TAHUN 2014 SELAMA 224 HARI MULAI DARI “KAMPANYE, MASA TENANG, PEMUNGUTAN SUARA DAN PENGHITUNGAN SUARA, PEMILU LEGISLATIF & PRES/WAPRES PUTARAN PERTAMA & PUTARAN KEDUA SAMPAI PENETAPAN HASIL PEMILU, PENETAPAN KURSI DAN CALON, PENGUCAPAN SUMPAH JANJI/PELANTIKAN ANGGOTA DPR, DPD DAN DPRD SERTA PELANTIKAN PRES/WAPRES” DGN MENGEDEPANKAN GIAT PRE-EMPTIF DAN PREVENTIF DIDUKUNG INTELIJEN DAN GAKKUM SEHINGGA TERWUJUD SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF TUJUAN OPERASI MENJAMIN RASA AMAN PARA PENYELENGGARA DAN PESERTA PEMILU 2014 SERTA MASYARAKAT DAPAT HADIR KE TPS UNTUK MENGGUNAKAN HAK PILIHNYA DENGAN TENANG DAN TERBEBAS DARI RASA TAKUT AKAN ANCAMAN DALAM BENTUK APAPUN

17 DAERAH PAM PEMILU 2014 “OPS MANTAP BRATA 2014”  PROVINSI:33 DAERAH  KABUPATEN:350 DAERAH  KOTA: 91 DAERAH  KECAMATAN:5.524 DAERAH  DESA: DAERAH  KELURAHAN:7.188 DAERAH  JML PDDK: JIWA

18  BIN SBG KOORDINATOR UNSUR-UNSUR INTELIJEN NEGARA ( YG TERDIRI DARI BIN, KESBANGLINMAS DEPDAGRI, BAIS, BIK, INTEL KEJAKSAAN & INTEL DARI INSTANSI LAINNYA ).  PARA PENGEMBAN FUNGSI INTELIJEN NEGARA SCR SINERGIS MELAKS DETEKSI DINI & CEGAH DINI THD ANCAMAN PEMILU 2014 & ANCAMAN LAINNYA YG DPT MENGGANGGU KESELAMATAN & KEUTUHAN NKRI  INTELIJEN POLRI (BIK) BESERTA JAJARANNYA TERGABUNG DLM SATGAS DETEKSI OPS MANTAP BRATA 2014 DGN TUGAS MELAKS GIAT INTELIJEN MELIPUTI LIDIK, PAM, GAL, DG LANGKAH’S DETEKSI, IDENTIFIKASI & PENILAIAN DL RANGKA PENAJAMAN TARGET PAM GUNA ANTISIPASI KEMUNGKINAN ADANYA PIHAK2 YG AKAN MENGGANGGU PELAKS RANGKAIAN GIAT PEMILU– 2014 DI SEL INDONESIA PERAN INTELIJEN NEGARA DLM PAM PEMILU 2014

19  SCR UMUM SIT KAMTIBMAS JELANG PEMILU 2014 RELATIF AMAN & KONDUSIF.  PERKEMB LINGSTRA BERPOT MEMPENGARUHI STABILITAS POL & KAMDAGRI.  SUHU POLITIK MENJELANG PENYELENGGARAAN PEMILU 2014 CENDERUNG MENINGKAT SEJALAN DGN INTENSITAS & FREKWENSI GIAT PARPOL PESERTA PEMILU  PELAKS PEMILUKADA 2013 YG TLH BERLANGSUNG DI BBRP DAERAH BERJALAN AMAN & LANCAR WALAUPUN ADA BBRP DAERAH YG MENGALAMI GUAN KAM YG BERSIFAT ANARKIS.  PREDIKSI KERAWANAN PEMILU JIKA TDK DIKELOLA DGN BAIK DPT BERKEMBANG MJD GUAN KAMTIBMAS, SHG PERLU MEMANTAPKAN SINERGITAS PENYELENGGARA INTELIJEN NEGARA DLM MENGANTISIPASI SEGALA BENTUK ANCAMAN YG DAPAT GANGGU PENYELENGGARAAN PEMILU 2014  AGAR TETAP MENJAGA NETRALITAS POLRI & TNI DLM PELAKS PEMILU 2014  PERLU PEMANTAPAN IMPLEMENTASI INPRES NO 2 THN 2013 TTG PENANGANAN KONFLIK SOSIAL SCR KONSISTEN &TERUKUR  PERLU PENINGKATAN KEWASPADAAN APARAT INTELIJEN NEGARA DGN MELAKS SISTEM DETEKSI DAN EARLY WARNING SESUAI DGN UU & PERMENDAGRI NO 16/2012

20 BAINTELKAM POLRI


Download ppt "BADAN INTELIJEN KEAMANAN POLRI.  PEMILU YG TERDIRI DARI PEMILUKADA, PILEG & PILPRES / WAPRES MERUPAKAN SALAH SATU SARANA DLM PEMBANGUNAN SISTEM POLITIK."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google