Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

OPINI PUBLIK DAN POLLING OPINI PUBLIK BY : GUNA PUTRA MANIK, SS (NRS : 092) DIKSUSKIM II.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "OPINI PUBLIK DAN POLLING OPINI PUBLIK BY : GUNA PUTRA MANIK, SS (NRS : 092) DIKSUSKIM II."— Transcript presentasi:

1 OPINI PUBLIK DAN POLLING OPINI PUBLIK BY : GUNA PUTRA MANIK, SS (NRS : 092) DIKSUSKIM II

2  Makalah ini menyajikan beberapa pengamatan pada opini publik dan jajak pendapat publik yang saat ini dilakukan  Pengamatan tidak sepanjang garis dari apa yang tampaknya menjadi minat terhadap mahasiswa polling opini publik, yakni, perbaikan internal teknik mereka.  Sebaliknya, pengamatan dirancang untuk mengundang perhatian apakah polling opini publik benar-benar berhubungan dengan opini publik.

3  Pembelajaran saat ini tentang opini publik yaitu melalui polling dan mengabaikan hal-hal yang bersifat logis.  Hal ini dapat dilihat melalui tiga pengamatan, yaitu :  Pertama, tidak ada upaya untuk mencoba mengidentifikasi atau untuk mengisolasi opini publik.  Kedua, ada ketiadaan, menggunakan studi khusus untuk menguji proposisi umum tentang opini publik, ini menunjukkan bahwa siswa tidak mempelajari objek generik.  Ketiga, jika tidak tidak lengkap, generalisasi tentang opini publik harus diselesaikan, menurut penilaian, bahwa saat ini polling opini publik belum berhasil mengisolasi opini publik sebagai objek generik studi.  Pembelajaran saat ini tentang opini publik yaitu melalui polling dan mengabaikan hal-hal yang bersifat logis.  Hal ini dapat dilihat melalui tiga pengamatan, yaitu :  Pertama, tidak ada upaya untuk mencoba mengidentifikasi atau untuk mengisolasi opini publik.  Kedua, ada ketiadaan, menggunakan studi khusus untuk menguji proposisi umum tentang opini publik, ini menunjukkan bahwa siswa tidak mempelajari objek generik.  Ketiga, jika tidak tidak lengkap, generalisasi tentang opini publik harus diselesaikan, menurut penilaian, bahwa saat ini polling opini publik belum berhasil mengisolasi opini publik sebagai objek generik studi.

4  Saya merujuk ke posisi operasionalis sempit bahwa opini publik terdiri dari apa jajak pendapat publik.  Di atas serangkaian pengamatan logis telah dibuat, ternyata hanya untuk menekankan tidak adanya pertimbangan objek generik oleh mereka yang terlibat dalam polling opini publik.  Hal tersebut adalah berdasarkan adanya pertimbangan bahwa mereka terjebak dengan sifat fungsional dari opini publik di masyarakat kita sehingga patut dipertanyaan apakah teknik mereka cocok untuk fungsional secara alamiah.  Dalam hal ini saya bermaksud untuk menilai kecocokan polling opini publik sebagai sarana belajar opini publik. Hal ini harus dilakukan dari sudut pandang apa yang kita ketahui dari opini publik masyarakat kita.

5  Ada enam fitur yang harus diperhatikan dalam melakukan polling opini publik, yaitu :  1. Opini publik harus jelas diakui sebagai suatu hal yang memiliki pengaturan dalam masyarakat dan sebagai fungsi dari masyarakat itu dalam suatu operasi. Ini berarti, yang mendapat opini publik adalah bentuk dari kerangka sosial yang bergerak, dan dari proses sosial dalam bermain, juga bahwa fungsi dan peran opini publik ditentukan oleh bagian yang dimainkannya dalam operasi masyarakat. Jika opini publik yang akan dipelajari dalam arti realistis penggambaran harus sejalan dengan karakter empiris. Tidaklah berlebihan bahwa dirasa perlu untuk mengatakan bahwa karakter empiris opini publik diwakili oleh komposisi dan cara berfungsi sebagai bagian dari masyarakat dalam suatu operasi.

6  2. Karena setiap sosiolog harus tahu dan karena setiap orang awam tidak tahu, masyarakat memiliki sebuah organisasi. Sebuah masyarakat terdiri dari beragam jenis kelompok fungsional. Dalam masyarakat Amerika kita ilustrasikan kelompok fungsional adalah sebuah perusahaan,sebuah asosiasi perdagangan, serikat pekerja, kelompok etnis, organisasi petani. Untuk sebagian besar kehidupan keseluruhan kolektif kita terdiri dari tindakan dan aksi kelompok tersebut. Kelompok-kelompok yang berorientasi pada arah yang berbeda karena kepentingan khusus. Kelompok-kelompok ini berbeda dalam hal posisi strategis mereka dalam masyarakat dan dalam hal kesempatan untuk bertindak. Dengan demikian, mereka berbeda dalam hal prestise dan kekuasaan. Sebagai kelompok fungsional, yaitu sebagai kelompok bertindak secara individu dalam arti perusahaan atau kesatuan, kelompok-kelompok tersebut tentu harus memiliki beberapa organisasi beberapa kepemimpinan, beberapa pembuat kebijakan, beberapa individu yang berbicara atas nama kelompok, dan beberapa orang yang mengambil inisiatif dalam bertindak atas nama kelompok.

7  3. Kelompok fungsional tersebut, ketika mereka bertindak, harus bertindak melalui saluran yang tersedia dalam masyarakat. Jika nasib tindakan yang diusulkan tergantung pada keputusan individu atau kelompok yang berada di titik- titik strategis di saluran tindakan, maka pengaruh dan tekanan dibawa untuk menanggung langsung atau tidak langsung pada individu atau kelompok tersebut yang membuat keputusan. Jika tindakan mewujudkan kepentingan kelompok fungsional seperti organisasi petani tergantung untuk realisasinya pada keputusan Kongres atau biro administrator, maka usaha-usaha atas nama tindakan yang akan berusaha untuk mempengaruhi anggota Kongres tersebut, biro, atau administrator. Karena dalam setiap masyarakat sampai tingkat tertentu, dan dalam masyarakat Amerika untuk tingkat besar, ada individu, komite, penimbun, legislator, administrator, dan eksekutif yang harus membuat keputusan yang mempengaruhi hasil dari tindakan kelompok fungsional terhadap tekanan langsung dan tidak langsung.

8  Orang-orang tertentu yang dimaksud harus membuat keputusan penting yang pasti dihadapkan dengan perlunya menilai berbagai pengaruh, tuntutan, desakan, dan tekanan yang dibawa untuk dibebankanada mereka. Sejauh mereka responsif dan bertanggung jawab mereka terikat untuk melakukan penilaian tersebut dalam proses keputusan. Di sini saya ingin membuat pernyataan klise yang dalam membuat penilaian mereka orang-orang tersebut memperhitungkan apa yang mereka nilai untuk menjadi layak diperhitungkan.

9  5. Opini publik terbentuk dan dinyatakan dalam ukuran besar melalui cara-cara operasi sosial. Hal ini memerlukan elaborasi. Pembentukan opini publik terjadi sebagai fungsi dari masyarakat dalam operasi. Opini publik tidak terjadi melalui interaksi individu yang berbeda yang berbagi sama dalam proses. Sebaliknya pembentukan opini publik mencerminkan komposisi fungsional dan organisasi masyarakat. Pembentukan opini publik terjadi dalam ukuran besar melalui interaksi kelompok. Sebagian besar interaksi terjadi dimana opini publik terbentuk melalui benturan kelompok pandangan-pandangan tertentu. Banyak mungkin acuh tak acuh tentang hal itu, banyak mungkin berbagi pandangan hanya sebagian, dan banyak sebenarnya tidak dapat berbagi pandangan tapi masih tidak menentang terhadap perwakilan kelompok yang mengungkapkan pandangan.

10  6. Fitur terakhir dari opini publik adalah bahwa dalam setiap opini publik rasa realistis terdiri dari pola pandangan beragam dan posisi pada masalah yang datang ke individu yang harus bertindak dalam menanggapi opini publik. Opini publik yang merupakan tampilan belaka, atau dalam bentuk ekspresi, atau yang tidak pernah datang ke perhatian orang-orang yang harus bertindak pada opini publik akan menjadi tidak berfungsi. Sejauh opini publik yang efektif pada tindakan sosial menjadi begitu hanya dengan memasuki lingkup siapa pun, seperti legislator, eksekutif, administrator, dan pembuat kebijakan, harus bertindak atas opini publik.

11  Penting untuk dicatat bahwa individu yang harus bertindak pada opini publik harus menilai opini publik tersebut secara intensif, karena opini publik datang kepadanya dalam berbagai pandangan dan biasanya menentang.  Sejauh ia responsif terhadap opini publik dia harus mempertimbangkan pandangan masing-masing. Bagaimana penilaian ini dibuat adalah suatu hal yang tidak jelas. Tapi satu generalisasi meskipun klise, dapat dibuat dengan aman, yakni, bahwa individu memperhitungkan pandangan yang berbeda hanya sejauh mana pandangannya.  Dalam arti ini, organisasi masyarakat dengan diferensiasi prestise dan kekuasaan, masuk ke dalam karakter opini publik. Seperti yang telah dijelaskan di atas, orang yang memiliki kunci untuk bertindak atas opini publik biasanya dikenakan berbagai presentasi, importunities, tuntutan, kritik, dan saran yang datang kepadanya melalui berbagai saluran dalam struktur komunikatif masyarakat.

12 SELESAI TERIMA KASIH


Download ppt "OPINI PUBLIK DAN POLLING OPINI PUBLIK BY : GUNA PUTRA MANIK, SS (NRS : 092) DIKSUSKIM II."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google