Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KONTRIBUSI PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C PADA WARGA BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN HIDUPNYA DI KECAMATAN JUWANGI KABUPATEN BOYOLALI Disusun oleh:

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KONTRIBUSI PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C PADA WARGA BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN HIDUPNYA DI KECAMATAN JUWANGI KABUPATEN BOYOLALI Disusun oleh:"— Transcript presentasi:

1 KONTRIBUSI PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C PADA WARGA BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN HIDUPNYA DI KECAMATAN JUWANGI KABUPATEN BOYOLALI Disusun oleh: SUYATNO PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Di daerah Juwangi kebanyakan masyarakat bermata pencaharian sebagai petani, buruh harian lepas, dan pekerja musiman. Hal ini terjadi karena rendahnya pendidikan mereka sehingga mereka tidak dapat memasuki lowongan pekerjaan yang ada. Dalam rangka mningkatkan kesejahteraan rakyat maka pemerintah berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan cara meningkatkan pendidikan mereka. Di daerah Juwangi kebanyakan masyarakat bermata pencaharian sebagai petani, buruh harian lepas, dan pekerja musiman. Hal ini terjadi karena rendahnya pendidikan mereka sehingga mereka tidak dapat memasuki lowongan pekerjaan yang ada. Dalam rangka mningkatkan kesejahteraan rakyat maka pemerintah berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan cara meningkatkan pendidikan mereka.

3 Upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Boyolali dalam mensejahterakan warga maka pemerintah membuka pendidikan kejar paket C yang ternyata banyak diminati oleh warga masyarakat. Hal ini terbukti dari banyaknya warga belajar di kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali sebanyak 82 warga belajar. Mereka termotivasi belajar di kejar paket C karena mereka ingin mendapatkan pendidikan yang setara dengan SMA dan juga ingin mendapatkan ketrampilan untuk mendapatkan bekal hidup dan mencari nafkah. Di kejar paket C mereka mendapatkan ketrampilan salah satunya cara membuat dompet dari kulit. Upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Boyolali dalam mensejahterakan warga maka pemerintah membuka pendidikan kejar paket C yang ternyata banyak diminati oleh warga masyarakat. Hal ini terbukti dari banyaknya warga belajar di kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali sebanyak 82 warga belajar. Mereka termotivasi belajar di kejar paket C karena mereka ingin mendapatkan pendidikan yang setara dengan SMA dan juga ingin mendapatkan ketrampilan untuk mendapatkan bekal hidup dan mencari nafkah. Di kejar paket C mereka mendapatkan ketrampilan salah satunya cara membuat dompet dari kulit.

4 B. Identifikasi Masalah Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya kesejahteraan masyarakat Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali karena pendidikan dan pengetahuan yang masih rendah. Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya kesejahteraan masyarakat Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali karena pendidikan dan pengetahuan yang masih rendah.

5 C. Pembatasan Masalah Penelitian ini hanya meneliti mengenai kesejahteraan warga belajar kehar paket C di Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Penelitian ini hanya meneliti mengenai kesejahteraan warga belajar kehar paket C di Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Penelitian ini hanya meneliti mengenai pendidikankejar paket C di Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Penelitian ini hanya meneliti mengenai pendidikankejar paket C di Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali.

6 D. Perumusan Masalah Apakah pendidikan kejar paket C di UPT Dikdas dan LS Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali dapat meningkatkan kesejahteraan belajar? Apakah pendidikan kejar paket C di UPT Dikdas dan LS Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali dapat meningkatkan kesejahteraan belajar? E. Tujuan Untuk mengetahui kontribusi pendidikan kejar paket C terhadap peningkatan kesejahteraan di Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Untuk mengetahui kontribusi pendidikan kejar paket C terhadap peningkatan kesejahteraan di Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali.

7 F. Manfaat 1. Manfaat Teoritis 1. Manfaat Teoritis sebagai pengembangan keilmuan terutama berkenaan dengan adanya pendidikan kesetaraan dan meningkatkan mutu pembelajaran pada kelompok kejar paket C serta kajian penelitian lebih lanjut. sebagai pengembangan keilmuan terutama berkenaan dengan adanya pendidikan kesetaraan dan meningkatkan mutu pembelajaran pada kelompok kejar paket C serta kajian penelitian lebih lanjut. 2. Manfaat Praktis 2. Manfaat Praktis bagi UPT Dikdas dan LS Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali dalam rangka memerangi kebodohan dan meningkatkan mutu pendidikan kesetaraan serta teknik perekrutan tenaga pengajar tetap yang dapat memahami karakteristik siswa kelompok belajar kejar paket C secara optimal. bagi UPT Dikdas dan LS Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali dalam rangka memerangi kebodohan dan meningkatkan mutu pendidikan kesetaraan serta teknik perekrutan tenaga pengajar tetap yang dapat memahami karakteristik siswa kelompok belajar kejar paket C secara optimal.

8 G. Kajian Teori 1. Pengertian Pendidikan Luar Sekolah Pendidikan Luar Sekolah ini menurut UU No. 20/2003 meliputi pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja, pendidikan kesetaraan (Kejar Paket A. B, dan C) serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didika/warga belajar. Pendidikan Luar Sekolah ini menurut UU No. 20/2003 meliputi pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja, pendidikan kesetaraan (Kejar Paket A. B, dan C) serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didika/warga belajar.

9 2. Perbedaan Pendidikan Luar Sekolah Pendidikan Luar Sekolah memiliki perbedaan dengan pendidikan sekolah UNESCO (1972) dalam Sudjana (2001: 15-16) menjelaskan bahwa pendidikan luar sekolah mempunyai derajad keketatan dan keseragaman yang lebih rendah dibanding dengan tingkat keketatan dan bentuk dan isi program yang bervariasi, sedangkan pendidikan sekolah, pada umumnya, memiliki bentuk dan isi program yang seragam untuk tiap satuan, jenis, dan jenjang pendidikna. Pendidikan Luar Sekolah memiliki perbedaan dengan pendidikan sekolah UNESCO (1972) dalam Sudjana (2001: 15-16) menjelaskan bahwa pendidikan luar sekolah mempunyai derajad keketatan dan keseragaman yang lebih rendah dibanding dengan tingkat keketatan dan bentuk dan isi program yang bervariasi, sedangkan pendidikan sekolah, pada umumnya, memiliki bentuk dan isi program yang seragam untuk tiap satuan, jenis, dan jenjang pendidikna.

10 3. Pendekatan Taksonomik dalam Pendidikan Luar Sekolah Taksonomi adalah klasifikasi atas dasar hirarkhi. Pengelompokannya dapat dilakukan menurut tingkatan yaitu dimulai dari tingkatan yang mudah sampai dengan tingkatan yang lebih luas, atau sebaliknya. Taksonomi ini dilakukan melalui kegiatan menghimpun, menggolong- golongkan dan menyajikan infoemasi program- program pendidikan luar sekolah, sehingga pada akhirnya dapat diketahui berbagai kelompok program pendidikan tersebut. Taksonomi adalah klasifikasi atas dasar hirarkhi. Pengelompokannya dapat dilakukan menurut tingkatan yaitu dimulai dari tingkatan yang mudah sampai dengan tingkatan yang lebih luas, atau sebaliknya. Taksonomi ini dilakukan melalui kegiatan menghimpun, menggolong- golongkan dan menyajikan infoemasi program- program pendidikan luar sekolah, sehingga pada akhirnya dapat diketahui berbagai kelompok program pendidikan tersebut.

11 4. Komponen, Proses, dan Tujuan Pendidikan Luar Sekolah Komponen, proses, dan tujuan pendidikan luar sekolah. Perbedaan komponen pendidikan luar sekolah dan pendidikan sekolah terutama pada program pendidikan yang terkait dengan dunia kerja, dunia usaha, dan program yang diintegrasikan ke dalam gerakan pembangunan masyarakat (integrated community development) ialah adanya dua komponen tambahan yaitu masukan lain dan pengaruh hubungan fungsional antara kompoen, proses, dan tujuan pendidikan luar sekolah. Komponen, proses, dan tujuan pendidikan luar sekolah. Perbedaan komponen pendidikan luar sekolah dan pendidikan sekolah terutama pada program pendidikan yang terkait dengan dunia kerja, dunia usaha, dan program yang diintegrasikan ke dalam gerakan pembangunan masyarakat (integrated community development) ialah adanya dua komponen tambahan yaitu masukan lain dan pengaruh hubungan fungsional antara kompoen, proses, dan tujuan pendidikan luar sekolah.

12  Undang-Undang Dasar 1945  Undang-UndangNo. 20 tahun 2003 tentang Sisten Pendidikan Nasional  Peraturan Pemerintah  Instruksi Presiden No. 1 tahun 1944 tentang Pelaksanaan Wajib Belajar Pendidikan Dasar  Keputusan Menteri  Deklarasi Dakkar: Education for All (Dakkar, 2000)

13 H. Kesejahteraan Sejahtera berarti aman sentosa dan makmur, selamat (terlepas dari segala macam gangguan. Dari sumber yang sama, sentosa diartikan sebagai bebas dari segala kesukaran dan bencana; aman dan tenteram, sejahtera. Sedangkan untuk kata makmur, terdapat tiga arti: 1) banyak hasil, 2) banyak penduduk dan sejahtera, serta 3) serba kecukupan, tidak kekurangan. Dari sini, kita mendapatkan beberapa pengertian sejahtera. Pengertian umum untuk kesejahteraan menurut ensiklopedi bebas tersebut, menunjuk ke keadaan yang baik, kondisi manusia dimana orang-orangnya dalam keadaan makmur (Purwodarminto, 1996: 125). Sejahtera berarti aman sentosa dan makmur, selamat (terlepas dari segala macam gangguan. Dari sumber yang sama, sentosa diartikan sebagai bebas dari segala kesukaran dan bencana; aman dan tenteram, sejahtera. Sedangkan untuk kata makmur, terdapat tiga arti: 1) banyak hasil, 2) banyak penduduk dan sejahtera, serta 3) serba kecukupan, tidak kekurangan. Dari sini, kita mendapatkan beberapa pengertian sejahtera. Pengertian umum untuk kesejahteraan menurut ensiklopedi bebas tersebut, menunjuk ke keadaan yang baik, kondisi manusia dimana orang-orangnya dalam keadaan makmur (Purwodarminto, 1996: 125).

14 I. Hipotesis Pendidikan kesetaraan paket C memiliki kontribusi positif terhadap kesejahteraan warga belajar di kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Pendidikan kesetaraan paket C memiliki kontribusi positif terhadap kesejahteraan warga belajar di kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali.

15 Metode penelitian 1. Kerangka pemikiran Kejar paket C (X) 1. Materi Pembelajaran (X1) 2. Ketrampilan yang diajarkan (X2) 3. Metoda pembelajaran (X) 4. Kemampuan warga belajar (X4) Kesejahteraan warga belajar kejar paket C

16 2. Populasi dan Sampel a. Objek penelitian Warga belajar paket C Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali dan lulusan kejar paket C dari seluruh umum tanpa membedakan jenis kelamin, umur, dan pekerjaan. Warga belajar paket C Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali dan lulusan kejar paket C dari seluruh umum tanpa membedakan jenis kelamin, umur, dan pekerjaan. b. Populasi populasi dalam penelitian ini adalah semua warga belajar kejar paket C dan alumni kejar paket C di Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali yang kurang lebih 80 orang. populasi dalam penelitian ini adalah semua warga belajar kejar paket C dan alumni kejar paket C di Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali yang kurang lebih 80 orang. c. Sampel Penelitian ini akan diambil 80 warga belajar kejar paket C dan alumni kejar paket C di Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Penelitian ini akan diambil 80 warga belajar kejar paket C dan alumni kejar paket C di Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali.

17 3. Jenis dan sumber data a. Data primer b. Data sekunder c. Penyusunan skala 4. Metode pengumpulan data a. Kuesioner b. Studi pustaka c. Wawancara d. Observasi

18 5. Metode analisis data  Metode deskriptif  Uji validitas dan uji reliabilitas  Analisis regresi linier berganda  Uji statistik 1) Uji t 2) Uji F 3) Uji Koefisien Determinasi e. Uji asumsi klasik 1) Uji Normalitas 2) Uji multikolinearitas 3) Uji heterokedastisitas


Download ppt "KONTRIBUSI PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C PADA WARGA BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN HIDUPNYA DI KECAMATAN JUWANGI KABUPATEN BOYOLALI Disusun oleh:"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google