Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Chapter 4 Motivasi konsumen. ©2000 Prentice Hall 4.1 Gambar Model proses motivasi Belajar Keinginan tak terpenuhi kebutuhan dan hasrat Ketegang an Pemenuhan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Chapter 4 Motivasi konsumen. ©2000 Prentice Hall 4.1 Gambar Model proses motivasi Belajar Keinginan tak terpenuhi kebutuhan dan hasrat Ketegang an Pemenuhan."— Transcript presentasi:

1 Chapter 4 Motivasi konsumen

2 ©2000 Prentice Hall 4.1 Gambar Model proses motivasi Belajar Keinginan tak terpenuhi kebutuhan dan hasrat Ketegang an Pemenuhan tujuan atau kebutuhan Berkendar a Perilaku Proses kognitif Pengurang an ketegangan

3 ©2000 Prentice Hall Jenis kebutuhan Kebutuhan bawaan –Kebutuhan fisiologis (atau biogenik secara langsung) yang dianggap kebutuhan utama atau motif. Kebutuhan Diperoleh –Umumnya psikologis (atau psychogenic) kebutuhan yang dianggap kebutuhan sekunder atau motif.

4 ©2000 Prentice Hall Kebutuhan bawaan Kebutuhan fisiologis untuk makanan, air, udara, pakaian, tempat penampungan dan seks. Juga dikenal sebagai biogenik secara langsung atau dasar kebutuhan.

5 ©2000 Prentice Hall Kebutuhan Diperoleh Kebutuhan yang dipelajari dalam menanggapi budaya atau lingkungan (seperti kebutuhan untuk harga, prestige, kasih sayang, atau kekuasaan). Juga dikenal sebagai psychogenic atau sekunder kebutuhan.

6 ©2000 Prentice Hall Tujuan Tujuan umum –Kategori Umum tujuan yang konsumen lihat sebagai cara untuk memenuhi kebutuhan mereka. –Misalnya, "saya ingin membeli kendaraan”. Tujuan khusus produk –Khusus bermerek produk atau jasa yang konsumen pilih sebagai tujuan mereka. –Misalnya, "saya ingin membeli Mercedes"

7 ©2000 Prentice Hall ayam alat musik merasa bahagia Tabel 4.1 berarti akhir analisis rendah kalori rendah gula kesehatan yang baik bersantai hot tub diet cola menyembuhkan sakit kepala menjaga gigi kebersihan membunuh kuman sikat gigi mesin cuci piring bunga belajar tentang kesehatan kesehatan mental televisi buku anggur merah pereda nyeri mulai hari Sarapan diet yang baik apel

8 ©2000 Prentice Hall Pemilihan tujuan Tujuan yang dipilih oleh seorang individu tergantung pada mereka: –Pengalaman pribadi. –Kemampuan fisik. –Nilai-nilai dan norma-norma budaya yang berlaku. –Sasaran aksesibilitas dalam lingkungan sosial dan fisik

9 ©2000 Prentice Hall Tujuan pengganti Tujuan yang menggantikan individu tujuan utama ketika tujuan tidak dapat dicapai atau diperoleh.

10 ©2000 Prentice Hall Motivasi positif Kekuatan pendorong terhadap beberapa objek atau kondisi.

11 ©2000 Prentice Hall Motivasi negatif Kekuatan dari beberapa objek atau kondisi.

12 ©2000 Prentice Hall Pendekatan tujuan Tujuan (umumnya) positif ke arah mana perilaku diarahkan.

13 ©2000 Prentice Hall Penghindaran tujuan Tujuan (umumnya) negatif yang perilaku diarahkan pergi.

14 ©2000 Prentice Hall Rasional Versus motif emosional Rasionalitas menyiratkan bahwa konsumen memilih cita-cita yang didasarkan pada kriteria benar-benar objektif seperti ukuran, berat, harga atau mil per galon. Emosional motif menyiratkan pemilihan tujuan sesuai dengan kriteria pribadi atau subjektif.

15 ©2000 Prentice Hall Sifat dinamis dari motivasi Kebutuhan tidak pernah sepenuhnya puas. Kebutuhan-kebutuhan baru muncul sebagai kebutuhan tua puas. Orang-orang yang mencapai tujuan mereka menetapkan tujuan baru dan lebih tinggi untuk diri mereka sendiri.

16 ©2000 Prentice Hall Mekanisme pertahanan Metode yang orang mental mendefinisikan situasi frustasi untuk melindungi mereka citra diri dan harga diri mereka.

17 ©2000 Prentice Hall Mekanisme pertahanan untuk Counter frustrasi Agresi Rasionalisasi Regresi Penarikan Proyeksi Autism Identifikasi Represi

18 ©2000 Prentice Hall Gairah motif Fisiologis gairah Emosional gairah Gairah kognitif Lingkungan gairah

19 ©2000 Prentice Hall Pernah mengenyam prihatin dengan ledakan motif Behaviorist School – Perilaku merupakan respon terhadap stimulus – Unsur-unsur pikiran sadar akan diabaikan – Konsumen tidak bertindak, tetapi bereaksi Sekolah kognitif – Perilaku diarahkan pada pencapaian tujuan – Perlu untuk mempertimbangkan kebutuhan, sikap, keyakinan, dll dalam memahami perilaku konsumen

20 ©2000 Prentice Hall Jenis dan sistem kebutuhan Hirarki kebutuhan Sebuah Trio Kebutuhan – Kebutuhan daya – Kebutuhan Afiliasi –Perlu untuk Prestasi (Pencapaian)

21 ©2000 Prentice Hall Daftar Tabel 4.2 Murray kebutuhan Psychogenic KEBUTUHAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN BENDA MATI AcquisitionRetention ConservancyConstruction Order KEBUTUHAN YANG MENCERMINKAN AMBISI, KEKUASAAN, PRESTASI, DAN PRESTISE SuperiorityInviolacy (inviolate attitude) AchievementInfavoidance (to void shame, failure, humiliation, ridicule) RecognitionDefendance (defensive attitude) ExhibitionCounteraction (counteractive attit.) KEBUTUHAN TENAGA MANUSIA KHAWATIR WIH DominanceAutonomy DeferrenceContrarience (to act differently from others) Similance (suggestible attitude)

22 ©2000 Prentice Hall Tabel 4.2 Terus KEBUTUHAN MASOKIS SADO Agresi Perendahan KEBUTUHAN PRIHATIN DENGAN AFECTION ANTARA ORANG AffiliationRejection Succorance (to seek aid protection, Play or sympathy) Nurturance (to nourish, aid, or protect the helpless) KEBUTUHAN MEMENTINGKAN HUBUNGAN SOSIAL (KEBUTUHAN UNTUK BERTANYA DAN MEMBERITAHU) Kesadaran (inquiring sikap) Eksposisi (expositive sikap) Sumber: Diadaptasi dari Henry A. Murray, "Jenis kebutuhan manusia," di David C. McClelland, studi motivasi (New York: Appleton-abad ke-Crofts, 1955):

23 ©2000 Prentice Hall Hirarki kebutuhan Kebutuhan fisiologis Kebutuhan keselamatan Kebutuhan sosial Kebutuhan egois Perlunya aktualisasi diri

24 ©2000 Prentice Hall Kebutuhan fisiologis (Makanan, air, udara, tempat penampungan, seks) Keselamatan dan keamanan kebutuhan (Perlindungan, urutan, stabilitas) Kebutuhan sosial (kasih sayang, persahabatan, milik) Hirarki Maslow 4.8 angka kebutuhan Ego Needs (Prestige, status, self esteem) Aktualisasi diri (Pemenuhan diri)

25 ©2000 Prentice Hall Evaluasi kebutuhan hirarki Muncul untuk mencerminkan diasumsikan motivasi dari orang-orang dalam masyarakat kita. Cukup generik untuk mencakup sebagian besar kebutuhan. Ada cara untuk menguji dan mengukur hirarki Tampaknya budaya dan time-bound.

26 ©2000 Prentice Hall Trio kebutuhan Kekuatan –Individu yang keinginan untuk kontrol lingkungan. Afiliasi –Kebutuhan untuk persahabatan, penerimaan, dan milik. Prestasi –kebutuhan untuk prestasi pribadi. –terkait erat dengan egois dan aktualisasi diri kebutuhan.

27 ©2000 Prentice Hall Motivasi penelitian Riset kualitatif dirancang untuk mengungkap motivasi konsumen bawah sadar atau tersembunyi. Premis dasar dari motivasi penelitian adalah bahwa konsumen tidak selalu menyadari, atau mungkin tidak ingin untuk pembaruan, alasan dasar yang mendasari tindakan mereka.

28 ©2000 Prentice Hall Tabel 4.3 dipilih produk profil kepribadian yang ditemukan oleh motivasi penelitian Baking Ekspresi feminitas dan ibu, baking membangkitkan kenangan nostalgia yang menyenangkan bau yang meresapi rumah ketika anak sedang memanggang. Manusia, seorang wanita adalah sadar dan secara simbolis akan melalui tindakan melahirkan ketika baking kue, dan saat ini paling subur terjadi ketika produk dipanggang ditarik keluar dari oven. Es krim Es krim dikaitkan dengan cinta dan kasih sayang. Itu berasal potensi tertentu dari masa kecilku kenangan, ketika itu diberikan kepada anak untuk menjadi "baik" dan ditahan sebagai alat hukuman. orang merujuk es krim sebagai sesuatu yang mereka "cinta" untuk makan. Es krim adalah simbol kelimpahan; orang lebih suka bulat Kemasan dengan ilustrasi yang berjalan di sekitar box panel karena hal itu menunjukkan jumlah tak terbatas.

29 ©2000 Prentice Hall Tabel 4.3 terus Alat-alat listrik Alat-alat listrik adalah simbol kejantanan. Mereka mewakili maskulin keterampilan dan kompetensi dan sering membeli lebih untuk nilai simbolis dari permohonan do-it-yourself aktif. Kepemilikan alat listrik baik atau circular saw menyediakan seorang pria dengan perasaan kemahakuasaan. Bir Bagi kebanyakan orang, bir adalah aktif minuman sensual yang menyediakan peminum dengan perasaan aman. Orang umumnya menggambarkan bir mereka seperti "hidup," "berbusa", dan "berkilau", dan tidak menyukai merek sebagai "datar," "mati", atau "basi."

30 ©2000 Prentice Hall Mengevaluasi penelitian motivasi Berdasarkan teori psikoanalitik Freud Dipertanyakan kehandalan dan keabsahan Terlalu banyak alasan (biasanya seksual) eksotis untuk umum pembelian


Download ppt "Chapter 4 Motivasi konsumen. ©2000 Prentice Hall 4.1 Gambar Model proses motivasi Belajar Keinginan tak terpenuhi kebutuhan dan hasrat Ketegang an Pemenuhan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google