Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Desyawati Utami, S.Pi, M.KKK UKURAN-UKURAN DAMPAK.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Desyawati Utami, S.Pi, M.KKK UKURAN-UKURAN DAMPAK."— Transcript presentasi:

1 Desyawati Utami, S.Pi, M.KKK UKURAN-UKURAN DAMPAK

2 Ukuran-ukuran dampak 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 2 Ukuran perbedaan dampak/efek Perbedaan risiko = Risk Difference (RD) = Attributable Risk (AR) = Excess Risk (ER) = Absolute Risk (AR) [Risiko pada kelompok terpajan] – [Risiko pada kelompok tidak terpajan] Berguna untuk mengukur besarnya masalah kesehatan masyarakat yang disebabkan oleh suatu pemajan bermanfaat untuk penilaian prioritas untuk aksi kesehatan masyarakat (Public Health Action)

3 Ukuran-ukuran dampak/efek Ukuran perbedaan efek Attributable Risk (AR) Percent = AR% 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 3

4 Ukuran-ukuran dampak 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 4 Ukuran perbedaan dampak/efek Perbedaan insidens kumulatif = Cumulative Incidence Difference= CID [IK pada kelompok terpajan] - [IK pada kelompok tidak terpajan] IK = Insidens Kumulatif

5 Ukuran-ukuran dampak 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 5 Ukuran perbedaan efek Perbedaan rate/ perbedaan densitas insidens (IDD = Insidence Density Difference) IDD = [Densitas insidens dalam kelompok terpajan] - [Densitas insidens pada kelompok tidak terpajan] Perbedaan prevalens (PD = Prevalence Differrence) PD = [Prevalens dalam kelompok terpajan] - [Prevalens dalam kelompok tidak terpajan]

6 Ukuran-ukuran dampak Ukuran dampak Fraksi atributabel = fraksi etiologik = Etiologic Fraction (EF) = attributable fraction = AF Dinyatakan sebagai pembagian risk difference dengan rate kejadian pada populasi yang terpajan. Proporsi penyakit yang akan dieliminasi jika tidak ada pemajan pada populasi yang tertentu 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 6

7 Ukuran-ukuran dampak Ukuran dampak Fraksi atributabel dalam kelompok terpajan (AFE = attributable Fraction in exposed) proporsi rate (tingkat) insidens penyakit di antara terpajan yang akan direduksi jika eksposur dieliminasi 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 7

8 Ukuran-ukuran dampak Fraksi yang dicegah dalam populasi = Fraction Prevented in population = PF proporsi jumlah beban penyakit dalam populasi yang telah dicegah oleh faktor eksposur 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 8

9 Ukuran-ukuran dampak Fraksi yang dicegah dalam kelompok terpajan (PFE = Prevented Fraction in the Exposed) 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 9

10 Ukuran-ukuran dampak Population Attributable Risk (PAR) = Attributable Fraction (population) atau Etiologic Fraction (population) = Population Attributable Risk Proportion = Population Attributable Risk Fraction Proporsi (atau fraksi) rate penyakit pada seluruh populasi yang mewakili rate penyakit dalam kelompok terpajan Rumus PAR 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 10

11 Ukuran-ukuran dampak Population Attributable Risk Percent (PARP)  attributable fraction (population) atau etiologic fraction (population) Berarti proporsi kasus baru yang dapat dicegah jika pada semua orang yang tidak terpajan Rumus PAR% 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 11

12 Contoh 1 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 12 Pada suatu wabah terdapat 40 orang laki-laki menderita penyakit hepatitis, dan 20 orang perempuan menderita hepatitis. Berapa proporsi perempuan yang menderita hepatitis? Berapa rasio penderita laki-laki : penderita perempuan?

13 Jawaban contoh 1. Proporsi penderita perempuan Rasio penderita laki-laki : perempuan = 40:20 = 2:1 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 13

14 Contoh 2. 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 14 Ada 1200 kasus baru terjadi dalam periode 3 tahun pada suatu kota yang berpenduduk 4 juta orang. Berapa tingkat insidensnya (Incidence Rate =IR) penyakit tersebut ?

15 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 15 Jawaban contoh 2.

16 Contoh 3. 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 16 Dalam suatu wilayah diestimasikan bahwa penduduk pada pertengahan tahun orang, kemudian dilaporkan ada 40 kasus malaria selama tahun Berapakah tingkat insidensnya?

17 Jawaban contoh 3. 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 17 Tingkat insidens ini dapat juga dinyatakan dengan: 0,002 kasus/100 orang-tahun 0,2 kasus/1000 orang-tahun 2 kasus / orang-tahun

18 Contoh 4. 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 18 Pada tanggal 1 Juni 2004 ada 120 orang menderita (kasus) TBC paru-paru di suatu wilayah yang diperkirakan ada penduduk. Berapakah prevalens (point of prevalence) dari penyakit TBC paru-paru?

19 Jawaban contoh 4. 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 19 = 0,06 kasus per 100 orang penduduk pada 1 Juni 1996 = 0,6 kasus per 1000 orang penduduk = 6 kasus per orang penduduk

20 Contoh 5. 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 20 Tabel 1. Kaitan antara merokok dan angka insidens stroke dalam suatu kohort. Kategori merokokJumlah kasus stroke Orang-tahun observasi (lebih dari 8 tahun) Tingkat insidens stroke (per orang tahun) Tidak pernah merokok ,7 Mantan perokok ,9 Perokok ,6 Total ,2 Sumber: diterjemahkan dari:Beaglehole et al. Basic Epidemiology. WHO

21 Contoh 5. Pertanyaan untuk tabel 1. 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi Berapa Risk difference (perbedaan risiko) = attributable risk = excess risk/absolute risk antara kelompok yang terpajan (perokok) dengan yang tidak terpajan (tidak pernah merokok)?. 2. Berapa nilai Attributable Fraction = Etiological Fraction ? 3. Berapa nilai Population Attributable Risk (PAR) dan PAR%?

22 Jawaban contoh 5.1 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 22 AR = [(49,6 – 17,7) per orang-tahun] = 31,9 per orang-tahun. Risk difference (perbedaan risiko) = Attributable Risk = AR = excess risk/absolute risk antara kelompok yang terpajan (perokok) dengan yang tidak terpajan (tidak pernah merokok)

23 Jawaban contoh 5.2 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 23 Attributable Fraction = Etiological Fraction = AR% Artinya: Diharapkan akan terjadi pengurangan risiko sebesar 64% untuk terkena stroke di antara perempuan yang merokok, jika mereka berhenti merokok, dengan asumsi bahwa merokok adalah penyebab dan dapat dicegah.

24 Jawaban contoh 5.3 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 24 Population Attributable Risk (PAR)

25 Jawaban contoh 5.3 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 25 Population attributable risk (PAR) Percent = PAR% = Etiologic Fraction in population Berarti bahwa 41,4% kasus baru dapat dicegah jika semua individu tidak terpajan

26 Ringkasan 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 26 Risk Difference (RD) = Attributable Risk (AR) = Excess Risk (ER) = Absolute Risk (AR) Attributable Risk (AR) Percent = AR% = Attributable Fraction in exposed = AF E = Etiologic Fraction in exposed = EF E

27 Ringkasan 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 27 Risk Difference (RD) in Population = Population Attributable Risk (PAR) = Excess Risk (ER) in population Population Attributable Risk Percent (PARP) = PAR% = Attributable Fraction in population = AF P = Etiologic Fraction in population= EF P

28 Contoh 6. 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 28 Tabel 2. Kaitan antara kadar kolesterol dan angka insidens penyakit jantung koroner dalam suatu kohort (Data hipotetis) Kategori kadar kolesterol Jumlah kasus stroke Orang-tahun observasi Tingkat insidens stroke (per orang tahun) rendah ,0 Tinggi ,0 Total ,4 Sumber: diterjemahkan dari:Beaglehole et al. Basic Epidemiology. WHO

29 Pertanyaan contoh 6. 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 29 Hitunglah nilai 1. RR 2. RD 3. AR% 4. PAR 5. PAR% 6. PF E 7. PF P

30 Jawaban contoh 6.1 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 30

31 Jawaban pertanyaan contoh 6.2 – 6.3 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 31 (2) (3)

32 Jawaban pertanyaan contoh 6.4 – 6.5 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 32 (4) (5)

33 Jawaban pertanyaan contoh 6.6 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 33 (6)

34 Jawaban pertanyaan contoh 6.7 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 34 (7)

35 Rumus lain untuk PF P (Prevented Fraction in the Population) 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 35 P c = fraksi kasus terpajan untuk faktor pencegah

36 Keterkaitan antar rumus antara ukuran-ukuran 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 36 AFE = Attributable Fraction in Exposed RD = Risk Difference = Excess Risk = Absolute Risk RR = Risk Ratio = Relative Risk = Risiko Relatif

37 Keterkaitan antar rumus antara ukuran-ukuran 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 37 PF E = Prevented Fraction in Exposed. AF P = Attributable Fraction in Population ER P = Excess Risk in Population

38 Cara lain menghitung PARP (Population Attributable Risk Percent) Cara 1. Hitung Attributable Risk (AR) Lalu kalikan AR dengan Prevalens faktor risiko Kemudian dibagi dengan tingkat (rate) Insidens di populasi, setelah itu kalikan 100% 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 38

39 Cara lain menghitung PARP (Population Attributable Risk Percent) Cara 2. Kalikan AR dengan Prevalens faktor risiko dengan (RR-1) Kemudian [P x (RR-1)] dibagi [P x (RR-1)]+1} 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 39 Cara 2 ini menggunakan RR, sangat berguna karena dengan metode ini kita dapat menghitung estimasi risiko relatif dari dua studi (kasus kontrol dan kohort). Metode ini disebut Odds Ratio untuk studi kasus kontrol)

40 Cara lain menghitung PARP (Population Attributable Risk Percent) Cara 3. Hitung Population Attributable Risk (PAR) Kemudian dibagi dengan tingkat (rate) Insidens di populasi, setelah itu kalikan 100% 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 40

41 Ringkasan ukuran Tipe Kuantitas Matematis Tanpa denominator Enumerasi Hitung, angka mutlak Dengan denominator RasioProporsiRate 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 41

42 Ringkasan ukuran Tipe Kuantitas Matematis EnumerasiRasio RR OR IDR Proporsi % AR% PAR% Rate Crude Spesific Adjusted 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 42

43 Ringkasan ukuran Ukuran dalam epidemiologi Ukuran Frekuensi Penyakit Ukuran asosiasi Ukuran efek /dampak 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 43

44 Ukuran frekuensi penyakit Ukuran frekuensi Penyakit Insidens Kumulatif Incidence Density Prevalens titik Prevalens periode Mortalitas 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 44

45 Ukuran frekuensi penyakit Ukuran Rasio Risk Ratio Odds Rasio Insidence Density Ratio Prevalence Ratio 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 45

46 Ukuran frekuensi penyakit Ukuran Efek /dampak Perbedaan efek RD AR ER PAR Fraksi Efek AR%PAR%PF 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi 46 RD = Risk Difference AR = Attributable Risk ER = Excess Risk PAR = Population Attributable Risk PF = Prevented Fraction

47 Bahan Rujukan 3/30/2015 Ukuran-ukuran frekuensi yang digunakan dalam epidemiologi Page RM, Cole GE, Timmreck TC. Basic Epidemiological Methods and Biostatistics. A Practical Guidebook. John and Barlett Publisher. Boston, London CDC. Principles of Epidemiology 2 nd. An Introduction to Applied Epidemiology and Biostatistics Szklo M, Nieto FH. Epidemiology Beyond the Basics. AN Aspen Publication.Gaithersburg. Maryland Lilienfeld DE, Stolley PD. Foundations of Epidemiology. 3 rd. New York, NY: Oxford University Oress; Gordis L. Epidemiology. Philadelphia. WB Saunders Rothman KJ, Greenland S. Modern Epidemiology. 2 nd. Philadelphia. Lippincott-Raven Publishers; 1998.


Download ppt "Desyawati Utami, S.Pi, M.KKK UKURAN-UKURAN DAMPAK."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google