Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sensus Penduduk 2010: Post Enumeration Survey Oleh Direktorat Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sensus Penduduk 2010: Post Enumeration Survey Oleh Direktorat Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei."— Transcript presentasi:

1 Sensus Penduduk 2010: Post Enumeration Survey Oleh Direktorat Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei

2 Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei Isi Lampiran Analisis Kesalahan Isian Analisis Kesalahan Cakupan Ruta Analisis Kesalahan Cakupan Penduduk Metodologi 2

3 METODOLOGI Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 3

4 Pendahuluan (1) Sampling Error (Kesalahan berkaitan dengan teknik sampling untuk mengestimasi suatu populasi). Sumber kesalahan dalam survei Nonsampling error (kesalahan yang bukan disebabkan oleh teknik sampling) 4

5 Pendahuluan (2) Nonsampling error Kesalahan saat pengolahan Kesalahan responden (salah jawab, salah isi) Kesalahan petugas (salah cakup) Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 5

6 Pendahuluan (3) PES SP2010 Agar dapat mereduksi nonsampling error Penyem- purnaan tahap keg. survei Adanya nonsampling error 6

7 Pendahuluan (4) Tujuan Mengetahui tingkat ketelitian cakupan (coverage) rumah tangga (ruta) dan penduduk, mengetahui tingkat ketelitian isian (content) karakteristik penduduk, memberikan pandangan (insight) lebih mendalam tentang kualitas dan keterbatasan data sensus, menyediakan dasar yang lebih baik untuk proyeksi demografi. Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 7

8 Pendahuluan (5) Blok sensus (BS) blok sensus (BS) 33 provinsi Penduduk yang bertempat tinggal tetap, pada rumah tangga biasa, Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei Cakupan: Biasa merujuk pada waktu 6 bulan,: -Tamu yang menginap di suatu tempat selama 6 bulan atau lebih, -Tamu yang menginap kurang dari 6 bulan tetapi bermaksud menetap (diwilayah itu), tengah bepergian ke wilayah lain kurang dari 6 bulan dan tidak bermaksud menetap di wilayah tujuan. 8

9 Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei Jadwal Kegiatan PES SP2010 Metodologi, kuesioner, pelatihan Persiapan Pencacahan rumah tangga & penduduk Pelaksanaan Matching, rekonsiliasi, penghitungan stat, Pengolahan Analisis & laporan Output Jan – Okt 2010 Jan-Juli Juli Juli - Sept Sept – Okt 9

10 Metodologi Penelitian (1) Ruta biasa & ART/pendududk Sampel penduduk yang karakteristiknya diperoleh pada saat PES SP2010 Sampel penduduk pada BS yang sama, yang karakteristiknya diperoleh pada saat SP2010 Daftar BS yang dilengkapi dengan jumlah ruta hasil listing SP2010 (RBL1) Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei Unit analisis E- sample Sampling frame P- sample 10

11 Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei Metodologi Penelitian (2) Tahap 1 Tahap 2 Memilih sejumlah kecamatan di setiap provinsi secara pps wr systematic sampling dengan size jumlah ruta hasil listing SP2010. Memilih sejumlah BS di kecamatan terpilih secara pps systematic sampling, dengan size jumlah ruta hasil listing SP

12 Metodologi Penelitian (3)  Karakteristik yang dikumpulkan: 1)nama, 2)hubungan dengan KRT, 3)jenis kelamin, 4)umur, 5)ijazah/STTB tertinggi yang dimiliki, 6)status perkawinan, 7)jumlah anak laki-laki masih hidup dan tinggal di dalam ruta, 8)jumlah anak perempuan masih hidup dan tinggal di dalam ruta, 9)jumlah anak laki-laki masih hidup dan tinggal di luar ruta, dan 10)jumlah anak perempuan masih hidup dan tinggal di luar ruta Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 12

13 Metodologi Penelitian (4) Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei matching Memasangkan setiap ART dg informasi yang bersesuaian dari SP2010, secara manual. Diperoleh status “match”, dan “mungkin match”. rekonsiliasi Mencari informasi tambahan pada kasus yang “mungkin match”, sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan status matching akhir. 13

14 Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei Metode Analisis Metode Analisis PES Coverage Error Text Content Error Text 14

15 Coverage Error (1) Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 15 mengetahui adanya kesalahan cakupan rumah tangga, mengetahui adanya kesalahan cakupan penduduk (anggota rumah tangga). Tujuan lewat cacah/kurang cacah akibat petugas hanya mencacah sebagian wilayah BS, rumah tangga yang tercacah ganda/kelebihan cacah akibat petugas melewati batas blok sensus. kesalahan cakupan

16 Coverage Error (2)  Coverage error  error dalam menghitung orang/penduduk atau ruta yang dihasilkan dari kasus “terlewat” atau salah hitung. 1)Terlewat (omission) Terjadi karena ruta terlewat sehingga seluruh ART terlewat cacah, Petugas salah batas wilayah kerja, Responden tidak dapat menyebutkan beberapa ART. 2)Duplikasi (duplication) terjadi karena petugas tidak mengenali batas-batas wilayah tugas sehingga menyebabkan kesalahan listing 3)Salah cakup (erroneous inclusions) Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 16

17 Ukuran 2 Coverage Error Ukuran 2 statistik tingkat coverage error Gross error Net error UE SP 2010 UE PES CCBCMRPMR Tingkat Match SP2010 Tingkat Match PES Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei Chandra Deming Uttam Chand David Bateman I David Bateman II Dual-system estimation model 17

18  Analisis kesalahan cakupan yang digunakan dalam PES SP2010 adalah metode dual-system estimation model.  Metode ini merupakan metode terkini, dan telah diterapkan di berbagai negara.  Asumsi yg digunakan:  kegiatan SP2010 dan PES SP2010 independen  estimasi populasi ruta & penduduk hasil PES merupakan perkiraan yang akurat Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 18

19 Ukuran kesalahan cakupan dg metode dual system estimation Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 19

20 Ukuran 2 Content Error (1)  Content error  error dalam mencatat karakteristik orang/penduduk atau ruta yang dicacah pada saat sensus. 1) Net Difference Rate Perbedaan antara jumlah kasus di SP2010 dan jumlah kasus di PES pada setiap kategori respons, relatif terhadap total jumlah orang yang matched untuk seluruh kategori respons. 2) Index of Inconsistency Jumlah relatif kasus yang reponsnya bervariasi antara SP2010 dan PES 3) Agregate Index of Inconsistency Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 20

21 Ukuran 2 Content Error (2) 5) Gross Difference Rate jumlah diskrepansi antara jawaban SP dan PES relative terhadap jumlah orang yang match. 6) Rate of Agreement Komplemen dari GDR, nilai RoA yg rendah menunjukkan tingkat variabilitas yang tinggi, dan sebaliknya. Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 21

22 Ukuran 2 Content Error (3) Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei UkuranRendahSedangTinggi (1)(2)(3)(4) Index of Inconsistency<2020 – 50>50 Aggregate Index of Inconsistency <2020 – 50>50 Nilai Absolut NDR relatif terhadap rata-rata atau proporsi (NDR/P) <0,010,01 – 0,05>0,05 Interpretasi Ukuran 2 Content Error 22

23 PENDUDUK Analisis Kesalahan Cakupan Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 23

24 Analisis kesalahan Cakupan Penduduk Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 24  Tingkat cakupan nasional: rasio antara populasi yang match terhadap populasi PES.  Yang tercakup dalam populasi yang match adalah penduduk tetap yang match dan estimasi pendatang baru yang match.  Yang tercakup dalam populasi PES adalah penduduk tetap dan pendatang baru

25 Estimasi Tingkat Cakupan Penduduk Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 25 Ukuran Kesalahan CakupanEstimasi tingkat nasional (1)(2) Tingkat Cakupan (Coverage rate) 94,00 Tingkat Lewat Cacah (Omission rate) 6,00 Tingkat Salah Cakup (Erroneous inclusion rate) 2,60 Tingkat Kesalahan Cakupan Kotor (Gross coverage error rate) 8,50 Tingkat Kesalahan Cakupan Neto (Net coverage error rate) 3,56 Link ke Estimasi Tingkat Cakupan Sensus untuk ART Menurut Provinsi

26 Estimasi Populasi Penduduk Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 26 Link ke Estimasi Populasi Penduduk PES dan Sensus Menurut Provinsi

27 Estimasi Dual-system untuk Total Populasi Penduduk Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 27 Catatan: Penjumlahan mengandung kesalahan pembulatan Melalui proses matching Turunan matematis berdasarkan asumsi independensi

28 Distribusi Cakupan Populasi Penduduk Hasil Sensus Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 28 Ketercakupan Penduduk Pencacahan Sensus (1) (2) Total tidak termasuk salah cakup Tercakup dalam PES Tidak tercakup dalam PES Salah cakup Total termasuk salah cakup

29 Distribusi Cakupan Populasi Penduduk yang Sebenarnya Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 29 Populasi PES Pencacahan Sensus Tercakup Tidak Tercakup Total (1) (2)(3)(4) Tercakup Tidak tercakup Total tidak termasuk salah cakup

30 Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 30 Peluang Sensus Tercakup Tidak Tercakup Total PES Tercakup 0,8914 0,05720,9486 Tidak Tercakup 0,04830,00310,0514 Total0,93970,06031 Peluang Penduduk Tercakup & Tidak Tercakup Peluang tercakup dan tidak tercakupnya seorang penduduk berdasarkan angka awal (preliminary) Estimasi Dual-System

31 Net Undercount Rate  Net undercount rate nasional untuk penduduk adalah 3,56. Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 31  Net undercount rate dirumuskan dengan :  Link ke Tabel Net Undercount Rate Penduduk Menurut Provinsi. Link ke Tabel Net Undercount Rate Penduduk Menurut Provinsi.  Link ke Tabel Net Undercount Rate Rumah Tangga Menurut Provinsi. Link ke Tabel Net Undercount Rate Rumah Tangga Menurut Provinsi.

32 RUMAH TANGGA Analisis Kesalahan Cakupan Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 32

33 Cakupan Sensus  Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 33

34 Estimasi Tingkat Cakupan Ruta Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 34 Ukuran Kesalahan CakupanEstimasi tingkat nasional (1)(2) Tingkat Cakupan (Coverage rate)97,500 Tingkat Lewat Cacah (Omission rate)2,500 Tingkat Salah Cakup (Erroneous inclusion rate) 1,100 Tingkat Kesalahan Cakupan Kotor (Gross coverage error rate) 3,470 Tingkat Kesalahan Cakupan Neto (Net coverage error rate) 2,460 Link ke Estimasi Tingkat Cakupan Sensus untuk Ruta Menurut Provinsi

35 Estimasi Populasi Ruta Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 35 Link ke Estimasi Populasi Ruta PES dan Sensus Menurut Provinsi

36 Estimasi Dual-system untuk Total Populasi Ruta Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 36 Catatan: Penjumlahan mengandung kesalahan pembulatan Melalui proses matching Turunan matematis berdasarkan asumsi independensi

37 Distribusi Cakupan Populasi Sensus Ruta Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 37 Rumah Tangga Pencacahan Sensus (1) (2) Total tidak termasuk salah cakup Tercakup dalam PES Tidak tercakup dalam PES Salah cakup Total termasuk salah cakup

38 Distribusi Cakupan Populasi Ruta yang Sebenarnya Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 38 Populasi PES Pencacahan Sensus Tercakup Tidak Tercakup Total (1) (2)(3)(4) Tercakup Tidak tercakup Total tidak termasuk salah cakup

39 Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 39 Peluang Sensus Tercakup Tidak Tercakup Total PES Tercakup 0,9029 0,03280,9357 Tidak Tercakup 0,06200,00230,0643 Total0,96490,03511 Peluang Ruta Tercakup & Tidak Tercakup Peluang tercakup dan tidak tercakupnya suatu rumah tangga berdasarkan angka awal (preliminary) Estimasi Dual-System

40 KARAKTERISTIK PENDUDUK Analisis Kesalahan Isian (Content Error) Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 40

41 GDR, RoA, dan AIoI Variabel Gross Difference Rate (%) Rate of Agreement (%) Aggregate Index of Inconsistency (%) (1)(2)(3)(4) 1. Jenis kelamin 1,4398,572,85 2. Hubungan dg KRT 7,7592,2510,87 3. Umur 18,3581,6519,95 4. Status perkawinan 6,5993,419,95 5. Ijazah/STTB tertinggi yang dimiliki 28,8871,1235,38 6. Jumlah anak laki-laki masih hidup & tinggal di dalam ruta 3,389,6211,35 7. Jumlah anak perempuan masih hidup & tinggal di dalam ruta 3,3496,6611,84 8. Jumlah anak laki-laki masih hidup & tinggal di luar ruta 3,6396,3724,73 9. Jumlah anak perempuan masih hidup & tinggal di luar ruta 3,8596,1525,5 41

42 NDR & IoI Variabel Jenis kelamin Karakteristik Net Difference Rate (%) Index of Inconsistency (%) (1)(2)(3) Laki-laki 0, , Perempuan -0, , Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 42

43 NDR & IoI Variabel hubungan dengan KRT Karakteristik Net Difference Rate (%) Index of Inconsistency (%) (1)(2)(3) 1. KRT 0, , Istri/suami 0, , Anak kandung -0, , Anak adopsi/tiri 0, , Menantu -0, , Cucu -0, , Orang uta/mertua -0, , Famili lain -0, , Pembantu/sopir/tukang kebun -0, , Lainnya 0, , Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 43

44 NDR & IoI Variabel kelompok umur Karak- teristik (tahun) NDRIoI Karak- teristik (tahun) NDRIoI (1)(2)(3)(1)(2)(3) 0 – 4 0, , – 39-0, , – 9 -0, , – 440, , – 14 -0, , – 490, , – 19 -0, , – 54-0, , – 24 -0, , – 59-0, , – 29 -0, , , , – 34 0, ,887489≥ 65-0, , Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 44

45 NDR & IoI Variabel status perkawinan Karakteristik Net Difference Rate (%) Index of Inconsistency (%) (1)(2)(3) 1. Belum kawin -0, , Kawin -0, , Cerai hidup 0, , Cerai mati -0, , Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 45

46 NDR & IoI Variabel ijazah/STTB tertinggi yang dimiliki Karakteristik Net Difference Rate (%) Index of Inconsistency (%) (1)(2)(3) 1. Tdk/blm tamat SD -1, , Tamat SD/MI/sederajat 0, , Tamat SLTP/MTs/sederajat 0, , Tamat SLTA/MA/sederajat 0, , Tamat SM Kejuruan -1, , Tamat Diploma I/II 0, , Tamat Diploma III/Akademi -0, , Tamat Diploma IV/S1 -0, , Tamat S2/S3 -0, , Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 46

47 NDR & IoI Variabel anak laki-laki masih hidup & tinggal di dalam ruta Karak- teristik (orang) NDRIoI Karak- teristik (orang) NDRIoI (1)(2)(3)(1)(2)(3) 0 1, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 47

48 NDR & IoI Variabel anak perempuan masih hidup & tinggal di dalam ruta Karak- teristik (orang) NDRIoI Karak- teristik (orang) NDRIoI (1)(2)(3)(1)(2)(3) 0 1, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 48

49 NDR & IoI Variabel anak laki-laki masih hidup & tinggal di luar ruta Karak- teristik (orang) NDRIoI Karak- teristik (orang) NDRIoI (1)(2)(3)(1)(2)(3) 0 2, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 49

50 NDR & IoI Variabel anak perempuan masih hidup & tinggal di luar ruta Karak- teristik (orang) NDRIoI Karak- teristik (orang) NDRIoI (1)(2)(3)(1)(2)(3) 0 2, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 50

51 Tabel-tabel lampiran  Tabel Gross Difference Rate (%), Rate of Agreement (%), dan Agregate Index of Inconsistency (%) per Provinsi Tabel Gross Difference Rate (%), Rate of Agreement (%), dan Agregate Index of Inconsistency (%) per Provinsi Dir. Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 51  Tabel Net Difference Rate (%) dan Index of Inconsistency (%) per Provinsi Tabel Net Difference Rate (%) dan Index of Inconsistency (%) per Provinsi

52


Download ppt "Sensus Penduduk 2010: Post Enumeration Survey Oleh Direktorat Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google