Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pendidikan Kewarganegaraan 1. Latar belakang Berkembangnya proses globalisasi telah melahirkan neolibralisme dan kapitalisme yang di alami negara-negara.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pendidikan Kewarganegaraan 1. Latar belakang Berkembangnya proses globalisasi telah melahirkan neolibralisme dan kapitalisme yang di alami negara-negara."— Transcript presentasi:

1

2 Pendidikan Kewarganegaraan

3 1. Latar belakang Berkembangnya proses globalisasi telah melahirkan neolibralisme dan kapitalisme yang di alami negara-negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Disatu sisi, hal ini membawa pengaruh yang positif bagi indonesia. Dimana bangsa asing bebas menanamkan modal infestasinya di Indonesia, bebas mendirikan perusahaan, dll. Hal ini sangat menguntungkan bagi bangsa Indonesia terutama didalam pendapatan negara karena negara bisa memungut pajak perusahaan asing tersebut, selain itu juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat kita. Pendidikan kewarganegaraan

4 Namun disisi lain globalisasi juga membawa dampak negatif yang merugikan bangsa kita sendiri, dengan adanya kebebasan bangsa lain masuk ke indonesia, sedikit banyak mereka juga membawa kebudayaan dan cara berprilaku mereka di negara asalnya,sehingga identitas nasional kita agak sedikit terpengaruhi, dimana bangsa kita yang dulunya dikenal sopan dalam berpakaian, sekarang tidak lagi, kita sudah banyak meniru kebudayaan dan cara berpakaian orang barat. Sehingga tak lagi mencerminkan Identitas Nasional kita. Pendidikan kewarganegaraan Namun disisi lain globalisasi juga membawa dampak negatif yang merugikan bangsa kita sendiri, dengan adanya kebebasan bangsa lain masuk ke indonesia, sedikit banyak mereka juga membawa kebudayaan dan cara berprilaku mereka di negara asalnya,sehingga identitas nasional kita agak sedikit terpengaruhi, dimana bangsa kita yang dulunya dikenal sopan dalam berpakaian, sekarang tidak lagi, kita sudah banyak meniru kebudayaan dan cara berpakaian orang barat. Sehingga tak lagi mencerminkan Identitas Nasional kita. Pendidikan kewarganegaraan

5 A. MENURUT KAMUS B. MENURUT AHLI Menurut KBBI 2002, “ Identitas” adalah: ciri-ciri atau keaadan khusus seseorang, jati diri. Sedangkan “Nasional” bersifat kebangsaan, berkenaan atau berasal dari bangsa sendiri, meliputi suatu bangsa, cita-cita, perusahaan, tarian. Menurut Wibisiono Koeno,” Identitas Nasional” merupakan manifestasi nilai- nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan nation (bangsa) dengan ciri-ciri yang khas tadi suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam hidup dan kehidupannya.(Wibisiono Koeno,2005) Pendidikan Kewarganegaraan

6  Safrijal”identitas nasional adalah suatu karakter yang hanya dimiliki satu negara dan tidak ada yang menyerupainya”(2010)  Jaswadi”identitas nasional adalah totalitas hasil kebudayaan masyarakat suatu bangsa yang menjadi kepribadian bangsanya dalam bergaul, sehingga mempunyai ke khasan tersendiri”(2010)  Rekmon”identitas nasional adalah suatu ciri atau kepribadian suatu bangsa sebagai dasar kreativitas budaya”(2010) Pendidikan Kewarganegaraan

7  Juraidah”identitas nasional adalah nilai-nilai yang dimiliki setiap bangsa yang berkembang dan tumbuh sehingga memiliki ciri-ciri yang khas yang menjadikan perbedaan antara satu bangsa dengan bangsa yang lainnya”(2010)  Renny Noer Fajri”identitas nasional adalah hal-hal yang dimiliki suatu bangsa yang menjadi pengenal bangsa tersebut dan menjadikannya berbeda dari bangsa yang lain’’(2010)  Desy Wulandari “identitas nasional adalah jati diri suatu negara secara nasional dan mempunyai suatu karakter yang berbeda- beda dengan bangsa yang lain’’(2010). Pendidikan kewarganegaraan  Juraidah”identitas nasional adalah nilai-nilai yang dimiliki setiap bangsa yang berkembang dan tumbuh sehingga memiliki ciri-ciri yang khas yang menjadikan perbedaan antara satu bangsa dengan bangsa yang lainnya”(2010)  Renny Noer Fajri”identitas nasional adalah hal-hal yang dimiliki suatu bangsa yang menjadi pengenal bangsa tersebut dan menjadikannya berbeda dari bangsa yang lain’’(2010)  Desy Wulandari “identitas nasional adalah jati diri suatu negara secara nasional dan mempunyai suatu karakter yang berbeda- beda dengan bangsa yang lain’’(2010). Pendidikan kewarganegaraan

8 Jadi, dapat disimpulkan bahwa identitas nasional itu menunjukan karakter suatu bangsa yang berbeda dari bangsa yang lainnya, sehingga identitas nasional menunjukan eksistensi sebuah bangsa atau negara. Oleh karena itu, Unsur-unsur identitas nasional perlu dilestarikan dari generasi ke generasi lainnya agar suatu bangsa atau negara tetap menjadi bagian dari bangsa-bangsa atau negara-negara yang tetap diakui oleh dunia internaional. Pendidikan kewarganegaraan

9 A. Menurut buku Kata identitas berasal dari bahasa Inggris identity yang memiliki pengertian harfiah ciri-ciri,tanda-tanda atau jati diri,yang melekat pada seseorang atau sesuatu,yang membedakanya dengan yang lain. Dalam term antropologi, identitas nasional adalah sifat khas yang menerangkan dan sesuai dengan kesadaran diri pribadi sendiri,golongan sendiri,kelompok sendiri,komunitas sendiri atau negara sendi. Pendidikan Kewarganegaraan

10 Sedangkan kata nasional merupakan identitas yang melekat pada kelompok-kelompok yang lebih besar yang di ikat oleh kesamaan-kesamaan,baik fisik seperti budaya,agama dan bahasa maupun nonfisik seperti keinginan, cita-cita, dan tujuan. Himpunan kelompok-kelompok inilah yang kemudian disebut dengan istilah identitas bangsa atau Identitas Nasional yang pada akhirnya melahirkan tindakan kelompok (collective action) yang diwujudkan dalam bentuk organisasi atau pergerakan-pergerakan yang diberi atribut-atribut nasional.(pendidikan kewargaan,demokrasi,hak asasi manusia, masyarakat madani: 23-24). Pendidikan kewarganegaraan Pendidikan Kewarganegaraan

11 pengertian identitas nasional suatu bangsa tidak dapat dipisahkan dengan pengertian “peoples character”, “national character” atau “national identity”.Hal ini mengingat bangsa Indonesia terdiri atas beberapa macam unsur etnis, ras, suku, kebuyaan, agama, serta karakter yang sejak asal nya memiliki suatu perbedaan. Oleh karena itu kepribadian bangsa Indonesia sebagai identitas nasional secara historis berkembang dan menemukan jati dirinya setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus Pendidikan Kewarganegaraan

12 Budaya merupakan salah satu identitas nasional Indonesia, contohnya budaya Melayu. Budaya Melayu disosialisasikan ke sekolah internasional, ini merupakan upaya untuk mempertahan kan dan melestarikan identitas nasional, dimana sekitar 200 pelajar yang berasal dari berbagai sekolah internasionsl di Jakarta yang mayoritas warga asing, menyaksikan penyebarluasan kebudayaan melayu Riau kepafa negara-negara sahabat yang dilakukan hari minggu 24 oktober 2010 di Anjungan Riau TMII. Pendidikan Kewarganegaraan

13 Acara yang menyuguhkan berbagai kebudayaan yang di miliki Riau seperti tari zapin dan lagu melayu itu, disaksikan oleh keluarga Dubes negara sahabat seperti, Afganistan, Palestina, Jepang, Australia, dan Singapura. Dengan demikian ucap Tarmizi, pelajar sebagai generasi muda yang berasal dari mancanegara tentunya bisa mengenal bagaimana budaya melayu Riau walaupun yang ditampilkan hanya sebatas tarian dan lagu melayu. Sehingga pada saat mereka kembali kenegaranya masing-masing, akan menceritakan mengenai kebudayaan kita. sehingga diharapkan sutu saat nanti ada keinginan untuk mengunjungi Indonesia kembali terutama Riau. Pendidikan Kewarganegaraan

14 RRevitalisasi pancasila sebagai pemberdayaan Identitas Nasional upaya pemberdayaan Identitas Indonesia melalui revutalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Pembukaan UUD 1945 sebagai staatfundamentalnorm, dieksplorasikan pada dimensi: a. Realitas : nilai-nilai diaplikasikan secara konkrit dalam kehidupan secara objektif. Pendidikan kewarganegaraan

15 B. IDEALISC. FLEKSIBELITAS Secara prospektif mempertahankan dan mengembangkan identitas nasional melalui berbagai pergerakan baik dari kalangan akademik, masyarakat ataupun pemerintahan. Pancasila untuk memenuhi kebutuhan zaman terus dikembangkan dengan semangat Bhineka Tunggal Ika secara berkesinambungan dalam pembinaan moral terutama penegakan hukum secara kondisif dan supermatif. Pendidikan Kewarganegaraan

16 a. Wawasan: spiritual, berlandaskan etika, estetika, dan regiusitas sebagai dasar dan arah pengembangan profesi. b. Akademis, menyiapkan SDM untuk pembangunan nasional. c. Kebangsaan, menumbuhkan kesadaran nasionalisme untuk mendirikan jati diri bangsa. d. Mondial, sadar dan mampu beradaptasi dengan perubahan yang dibawa globalisasi dan mampu mengatasi, menangkap tantangan dan memanfaatkan peluang untuk berbangsa dan bernegara. Pendidikan Kewarganegaraan

17  Jadi, yang dimaksud dengan Identitas Nasional Indonesia adalah ciri-ciri atau sifat-sifat khas bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Pendidikan Kewarganegaraan

18 1. Bahasa Nasional atau Bahasa Persatuan yaitu Bahasa Indonesia 2. Bendera negara yaitu Sang Merah Putih 3. Lagu Kebangsaan yaitu Indonesia Raya 4. Lambang Negara yaitu Pancasila 5. Semboyan Negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika 6. Dasar Falsafah negara yaitu Pancasila 7. Konstitusi (Hukum Dasar) negara yaitu UUD Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat 9. Kebudayaan daerah yang telah diterima sebagai Kebudayaan Nasional. Pendidikan Kewarganegaraan

19


Download ppt "Pendidikan Kewarganegaraan 1. Latar belakang Berkembangnya proses globalisasi telah melahirkan neolibralisme dan kapitalisme yang di alami negara-negara."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google