Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERSPEKTIF GLOBAL PGSD SEMESTER V / SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2014/2015.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERSPEKTIF GLOBAL PGSD SEMESTER V / SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2014/2015."— Transcript presentasi:

1 PERSPEKTIF GLOBAL PGSD SEMESTER V / SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2014/2015

2 1. Hakikat perspektif global 2. Manfaat perspektif global 3. Pendidikan dalam perspektif global 4. Kesehatan dalam perspektif global 5. Human trafficking 6. Teknologi, informasi, dan komunikasi di era globalisasi 7. Budaya dan multikulturalisme 8. Asasi Manusia dalam perspektif global 9. Lingkungan hidup dan sumber daya alam

3 10. Kelaparan dan bahan pangan 11. Prasangka dan diskriminasi 12. Perdamaian dan keamanan 13. Global Warming 14. Profesionalisme guru dalam perspektif global

4 Hakikat Perspektif global

5 Manfaat Perspektif global

6 Pendidikan dalam perspektif global

7 Kesehatan dalam perspektif global

8 Human Traficking

9 PENGERTIAN FAKTOR PENYEBAB PROSES DAMPAK

10 PENGERTIAN UN PROTOCOL TO PREVENT, SUPPRESS AND PUNISH, TRAFFICKING IN PERSONS, ESPECIALLY WOMEN AND CHILDREN, SUPLEMENTING THE UNITED NATIONS ONVENTION AGAINST TRANSNATIOAL ORGANIZED CRIME TAHUN 2002 : SEBUAH PROSES PEREKRUTAN MAUPUN PEMINDAHAN SESEORANG DENGAN MENGGUNAKAN CARA-CARA MELIBATKAN KEKUASAAN UNTUK TUJUAN EKSPLOITASI

11 JENIS EKSPLOITASI Seksual Kerja paksa tanpa upah Pembunuhan untuk pengambilan organ tubuh Kerja di pertambangan, di jalan, pemulung sampah, di industri rumah tangga

12 FAKTOR PENYEBAB EKONOMI : KEMISKINAN SOSIAL : Perbedaan gender : stereotipe laki- laki dan perempuan, diskriminasi IDEOLOGI : PATRIARKI: menempatkan posisi laki/laki atau ayah lebih tinggi dan pengambil keputusan GEOPOLITIK : adanya konflik, perang, atau operasi militer : menyebabkan pemerkosaan atau perdagangan Kurangnya pendidikan dan informasi

13 Terjerat hutang Kehancuran keluarga (broken home) Keinginan untuk kaya

14 ADA 3 UNSUR DALAM PERDAGANGAN MANUSIA PROSES CARA TUJUAN

15 UNSUR PERDAGANGAN MANUSIA INFORMANPROSESCARATUJUAN DIRADIANGKUT DN DIPINDAHKAN PENYALAHGUN AAN KEKUASAAN EKSPLOITASI SEKSUAL DI SEBUAH LOKALISASI DI TRETES, JAWA TIMUR RINADIREKRUT, DIANGKUT, DIKIRIM, DAN DIPINDAHKAN PENIPUANEKSPLOITASI SEKSUAL DI SEBUAH LOKALISASI DI RIAU INDAHDIPINDAHKANPENYALAHGUN AAN KEKUASAAN DAN PENJERATAN HUTANG PERNIKAHAN DAN EKSPLOITAS DALAM PERNIKAHAN

16 DIRA : MENCARI PEKERJAAN YANG LEBIH BAIK DI TRETES, DITAWARI UNTUK MENJADI PEKERJA SEKS, LALU MENGALAMI EKSPLOITASI SEKSUAL RINA : DIREKRUT DENGAN TUJUAN UNTUK DIPEKERJAKAN DI SEBUAH LOKALISASI DI RIAU, LALU MENGALAMI EKSPLOITASI SEKSUAL INDAH : DIMINTA ORANG TUANYA UNTUK MAU DINIKAHKAN AGAR DAPAT MELUNASI HUTANG ORANG TUANYA, LALU MENDAPAT KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

17 Faktor kemiskinan dapat menyebabkan seseorang tidak dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan sulit mendapatan pekerjaan Akhirnya, memilih jenis pekerjaan yag buruk dan dianggap mudah serta cepat, seperti pekerja seks, pencari rumput, buruh tani

18 Menurut ILO (International Labor Organization) tahun 2005 : Jumlah korban trafficking mencapai 2, 45 juta orang di seluruh dunia dengan kisaran keuntungan 32 milyar dollar AS 2,4-3,7 juta perempuan beresiko terjerumus kerja paksa dan trafficking di mana mereka bekerja sebagai buruh migran, pembantu rumah tangga, atau pekerja seks

19 Di Indonesia dari terjadi 80 kasus UNICEF memperkirakan setiap tahun jumlah kasus bertambah khususnya pada anak dan perempuan yang dijadikan pekerja seks komersil usia 18 tahun ke bawah bahkan ada yang berusia 10 tahun Diperkirakan juga ada sampai anak menjadi korban eksploitasi seks dan sekitar anak diperdagangkan tiap tahun 13 kebanyakan dari anak-anak baik laki-laki maupun perempuan yang diperdagangkan adalah untuk eksploitasi seks atau sebagai pelacur kecil, pengemis, pengamen maupun pencopet.

20 ANAK YANG RENTAN DIPERDAGANGKAN Anak yang memiliki permasalahan di sekolah Drop out Anak yang mengalami kekerasan di rumah atau lingkungan Anak yang merasa bosan hidup didesa Anak yang berfikiran hidup di kota lebih baik dari di desa Masih berusia muda; Anak yang berjenis kelamin perempuan lebih rentan Anak yang tidak memiliki akte kelahiran Anak yang konsep dirinya rendah Anak yang menjadi korban gaya hidup konsumerisme

21 DAMPAK CHILD TRAFFICKING FISIK PSIKOLOGIS SOSIAL

22 DAMPAK FISIK Luka-luka Terkena penyakit menular Kerusakan organ reproduksi Kekurangan gizi

23 DAMPAK PSIKOLOGIS Trauma Depresi Paranoid Kehilangan harga diri Kepercayaan diri rendah

24 DAMPAK SOSIAL Selalu curiga pada orang lain Minder, sulit bergaul Mendapat label negatif dari orang lain

25 PERAN GURU Memberikan kemampuan mengatasi permasalaha sehari-hari Memberikan ketrampilan dalam menghadapi situasi sehari-hari dan kepercayaan diri

26 JENIS KETRAMPILAN Mengatasi stres Berkomunikasi Berpikir kritis/kreatif

27 Peran guru dalam pembelajaran Guru berbicara dengan bahasa yang sangat sederhana Guru memberikan kesempatan bertanya Guru selalu berupaya mengaktifkan peserta didik Guru memberikan dukungan verbal Guru bertindak sebagia fasilitator Guru berpikir kreatif Berpikir dan bersikap optimis Memberikan penghargaan pada peserta didik yang aktif, seperti banyak bertanya, berargumen

28 Teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi

29 Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat, dan tepat waktu yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan.

30 TIK berkembang pesat, diimplementasi instansi pemerintah maupun swasta dengan cara mengembangkan sistem informasi berbasis komputer (compuer based information system/CBIS), baik dalam sistem kecil, menengah, besar, lingkup lokal, nasional, regional, maupun internasional Di pemerintahan di kenal dengan e-government.

31 Manfaat teknologi informasi untuk mendapatkan berbagai informasi untuk memenuhi kebutuhan pribadi maupun profesi Kebutuhan pribadi : hobi, tempat rekreasi, kesehatan, informasi mengenai agama Kebutuhan profesi : sesuai dengan bidang pekerjaan Dapat sebagai sarana kerja sama E-Life

32 TIK pada hakekatnya adalah alat untuk mendapatkan nilai tambah dalam menghasilkan suatu informasi yang cepat, lengkap, akurat, transparan, dan mutakhir Penerapan TIK menjadi salah satu kebijakan Departemen Pendidikan Nasional Melalui TIK memungkinkan terciptanya lingkungan belajar yang dikelilingi oleh berbagai sumber belajar dan layanan belajar elektronik

33 Salah satu kontribusi TIK adalah teknologi internet, sebagai media informasi untuk menyampaikan data dan fakta atau untuk memperoleh informasi Di Amerika dan Indonesia dalam dunia pendidikan mulai tumbuh di lingkungan akademis Di Indonesia, dimulai dari UI dan ITB Teknologi informasi berkontribusi dalam e- learning, distance learning(belajar jarak jauh), virtual school dan virtual university (pendidikan yang dapat diakses oleh orang banyak)

34 Bagaimana pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di SD ? LCD Video Power point Augmented Reality

35 Augmented Reality (AR) Teknologi yang menggabungkan dunia maya ke dalam dunia realiti dan pengguna boleh berinteraksi dengan obyek maya tersebut secara nyata Dapat dilihat dari berbagai sudut

36 TEKNOLOGI Pengertian Jenis-jenis teknologi Perkembangan teknologi Penggunaan teknologi di berbagai sektor Penggunaan teknologi dalam bidang pendidikan

37 Pengertian Teknologi Benda maupun bukan benda yang diciptakan melalui suatu perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai

38 Jenis-jenis Teknologi Teknologi informasi Teknologi Informasi dan komunikasi Teknologi pangan Teknologi dan industri pangan Teknologi pertanian Teknologi benih Teknologi pendidikan

39 Perkembangan teknologi Dimulai dari pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana Misal : api untuk pengolahan makanan Roda untuk membantu di dalam perjalanan Mesin cetak Telepon, handpone Internet dll

40 Teknologi Pendidikan Teknologi pendidikan merupakan proses yang kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide,peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah,mencari jalan pemecahan, melaksanakan, mengeva-luasi, dan mengelola pemecahan masalah yang menyangkut semua aspek belajar manusia.

41 Teknologi pendidikan dapat dipandang sebagai disiplin ilmu, bidang garapan, dan profesi Peningkatan teknologi pendidikan sebagai ilmu dan profesi ditentukan oleh kawasan dan bidang garapan. Bidang garapan mengembangkan, menerapkan,membuktikan dan memperbaiki teori berdasarkan masukan dari lapangan Mencakup semua faktor di dalam proses pendidikan

42 Dalam arti sempit, diartikan sebagai media pendidikan : hasil teknologi sebagai alat bantu dalam pendidikan agar berhasil guna, efisien dan efektif. Dalam arti luas, diartikan proses yang kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan dan organisasi untuk menganalisis masalah, mencari jalan pemecahan, melaksanakan e valuasi dan mengelola pemecahan masalah yang menyangkut semua aspek belajar manusia.

43 Tujuan teknologi pendidikan Untuk memecahkan masalah Untuk meningkatkan kinerja pembelajaran Misalnya : mengajar menggunakan LCD dengan Kapur lebih efektif menggunakan LCD Mengajarkan proses terjadinya hujan melalui video

44 Contoh teknologi pendidikan Media gambar Media lingkungan Augmented Reality Metode pembelajaran

45 Budaya dan multikulturalisme

46 Hak Asasi Manusia (Human Rights) dalam perspektif global

47 Pengertian Hak dasar yang dimiliki setiap individu sejak lahir sebagai anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa Jack Donnely : hak yang dimiliki manusia, semata-mata karena ia manusia John Locke : hak yang secara kodrati telah melekat pada tubuh manusia dan tidak dapat diganggu gugat sebab merupakan anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa

48 Sejarah Perkembangan HAM Dimulai dari lahirnya Magna Charta di Inggris tahun 1215, di mana raja yang sebelumnya memiliki kekuasaan absolut (menciptakan hukum tetapi raja tidak terikat dengan hukum) kemudian dibatasi kekuasaannya dan mulai dapat diminta pertanggung jawabannya di hadapan umum

49 Bill of Rights tahun 1689 : manusia sama di muka hukum John Locke dan Thomas Jefferson : hak-hak kebebasan dan persamaan hak The Declaration of Independence : manusia itu sudah merdeka sejak di dalam perut ibunya sehingga tidak logis bila setelah lahir, ia dibelenggu

50 The French Declaration tahun 1789 : tidak boleh ada penangkapan dan penahanan semena-mena, termasuk ditangkap tanpa ada alasan atau ditahan tanpa ada surat perintah Presumption of innovence : orang2 yang ditangkap dan ditahan dinyatakan tidak bersalah sampai adanya keputusan pengadilan yang menyatakan bahwa ia bersalah Freedom of expression : bebas memgeluarkan pendapat

51 Freedom of Religion : bebas menganut agama/keyakinan The right of property : perlindungan terhadap hak milik

52 The universal declaration of human rights tahun 1948 Memiliki 2 makna : makna ke luar dan ke dalam Makna ke luar : setiap negara memiliki komitmen untuk saling menghormati dan menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa lain Makna ke dalam : Deklarasi tersebut sebagai kriteria di dalam mengambil kebijakan oleh pemerintah

53 Jenis-jenis hak asasi Hak negatif/hak klasik : hak hidup, keutuhan jasmani, kebebasan bergerak, kebebasan berpikir, beragama, dll yang sifatnya lebih pada pribadi dan negara tidak boleh ikut campur terhadap hak tersebut. (freedom from/bebas dari) Hak positif : kebutuhan makan sampai kebutuhan akan kesehatan di mana negara diminta untuk ikut campur di dalam mengurus hak ini (right to / hak atas)

54 Hak bersama : hak atas bangunan, perdamaian, lingkungan, warisan budaya

55 3 elemen hak (Harry Purwanto, 2000) Kebebasan (freedom) Integritas manusia (human integrity) Kesamaan (equality)

56 Hak Istri dari Suami Hak Agama Hak Harta Hak Batin

57 Lingkungan hidup

58 Kemiskinan dan Kelaparan

59 Kriminalitas

60 Terorisme Terorisme harus dibedakan dengan kejahatan Kejahatan lebih diperuntukkan untuk kepentingan pribadi untuk memperoleh uang yang dapat dilakukan dengan kekerasan, penculikan, perampokan, penembakan, pembakaran, pembunuhan, dll.

61 Terorisme memiliki ciri-ciri : Menunjukkan kehendak politik dalam tujuan atau motifnya Menggunakan atau mengamncam dengan kekerasan Tujuan yang ingin dipai adalah jauh ke depan atau mengharapkan pantulan cahaya di luar korbannya Dilakukan oleh suatu organisasi yang tidak diketahui rantai komandonya (Lilik Purwastuti)

62 Terorisme dirancang khusus untuk menimbulkan rasa takut di luar korbannya Merancang kegiatannya dengan kejutan sehingga menimbulkan kesan guna meyakinkan hasil kerjanya dan diekspos di media

63 Karakteristik terorisme disamakan dengan kejahatan terhadap kemanusiaan Kejahatan biasanya dilakukan secara drsmstis dan sistematis Kejahatan menimbulkan banyak korban yang sifatnya acak Merupakan pelanggaran terhadap ius cogens dan inhuman act

64 Dalam terorisme, anak dapat dilibatkan, sebab : Kondisi anak yang masih labil Orang / musuh tidak akan menyangka bahwa anak akan melakukan kejahatan sehingga lengah dalam mengantisipasi Para penggerak terorisme memahami konstruksi pertanggung jawaban pidana ank baik di level nasional maupun internasional

65 Anak yang diikutkan dalam tindak kejahatan adalah anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan, kondisi ekonomi lemah, lingkungan keluarga yang tidak kondusif.

66 Kriminalitas dan kebijakan ekonomi Kegiatan ekonomi : seluruh kegiatan untuk memenuhi kehidupan Tiga kegiatan ekonomi Produksi Distribusi Konsumsi

67 Kemajuan teknologi menimbulkan berbagai penyimpangan melalui berbagai kejahatan, seperti : Tranfer uang lintas negara Pelanggaran dalam etika bisnis

68 Kode etik bisnis Jujur dan dapat dipercaya Tidak melakukan praktek suap Menjalin hbungan dengan itikad baik Salng menghormati

69 Pelanggaran terhadap kode etika bisnis Dinamakan unfair business practice : menipu, mencuri, menggelapkan, bersekongkol, menyalahgunakan, merugikan

70 Hukum pidana ekonomi Bagian dari hukum pidana Merupakan ultimum remedium : hukum pidana digunakan untuk kepentingan ekonomi

71 Penanggung jawa pidana ekomomi : negara Negara berfungsi untuk menciptakan situasi kondusif Pelanggaran etika bisnis dapat merupakan pidana atau perdata (mis : perijinan)

72 Anak memperoleh perlindungn hukum yang di atur di dalam undang-undang Pasal 1 UU no. 23 tahun 2002 Pasal 13 UU no 23. tahun 2002 ayat 1 Pasal 15 UU no. 23 tahun 2002 Pasal 16, 17, 18, 60, 62, 63,64 UU no 23 tahun 2002 Inti dari pasal-pasal tersebut adalah :

73 Anak yang perlu mendapat perlindungan hukum adalah : anak mulai dari dalam kandungan sampai anak berusia 18 tahun Anak yang terlibat dalam tindakan kejahatan, terorisme, kenakalan, penyalahgunaan obat- obatan dan narkotika, mengalami kerusuhan, korban bencana alam, dalam situasi bersenjata, anak prnyandang cacat, dalam penelantaran, tereksploitasi, diperdagangkan

74 Anak yang terlibat dalam kenakalan atau kejahatan, minimal dihukum 1 hari dan maksimal 10 tahun Anak berhak mendapat perlindungan baik di dalam lembaga maupun di luar lembaga Anak berhak memperoleh rehabilitasi

75 Global warming

76 Profesionalisme guru dalam perspektif global


Download ppt "PERSPEKTIF GLOBAL PGSD SEMESTER V / SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2014/2015."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google