Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Elektromagnetik Blood Flowmeter SUBHAN RIVAI D411 05 044.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Elektromagnetik Blood Flowmeter SUBHAN RIVAI D411 05 044."— Transcript presentasi:

1 Elektromagnetik Blood Flowmeter SUBHAN RIVAI D

2 Elektromagnetik Blood Flowmeter Fungsi dari Elektromagnetik Blood Flowmeter Desain dari Flow Transduser Tipe-tipe flowmeter elektromagnetik

3 Fungsi dari Elektromagnetik Blood Flowmeter Mengukur aliran darah pada pembuluh darah manusia

4 Desain dari Flow Transduser

5 Dalam prakteknya, bahan tranduser elektromagnetik terbuat dari bahan nonmagnetik untuk memastikan agar fluksmagnetik tidak melewati aliran dan jatuh ke dasar alat. Bahan transduser terbuat dari material yang dapat menjaga dari short circuit dari induksi emf, misalnya dari bahan stainless stell atau platinum. Penggunaan tranduser disesuaikan dengan ukuran dari pembuluh darah.

6 Menurut Wyatt (1966) ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam konstruksi transduser, yaitu: Inti Magnet Isolasi berkualitas tinggi Platinization dari elektroda untuk meminimalkan inpedansi elektrode ketelitian dari elektrostatis yang dihasilkan oleh kumparan magnet dari rangkaian elektroda. kontruksi dari kepala elektroda harus simetris dengan kumparan magnet.

7 Tipe-tipe flowmeter elektromagnetik Pada dasarnya semua flowmeter terdiri dari pembangkit arus AC, prope rakitan, kapasitansi seri amplifier gandeng, penguat DC, dan perangkat perekam/pencatat. Bentuk dari arus waveform yang dibangkitkan untuk elektromagnetik bisa sinusoidal atau gelombang pulsa.

8 A. Flowmeter gelombang sinus Magnet probe dibangkitkan oleh gelombang sinus, akibatnya tegangan yang diinduksikan juga akan sinusoidal. Masalahnya adalah pada tipe ini pembuluh darah dan mineral/fluida yang terdapat didalamnya bertindak sebagai kumparan sekunder transformator pada saat magnet probe dibangkitkan. Akibatnya, ada tegangan artefact induksi yang secara umum mengacu pada ‘tegangan transformator’. ‘Tegangan transformator ‘ lebih besar dibandingkan tegangan arus induksi dan berbeda fasa 90 o. Hal ini juga menyebabkan baseline drift yang menghasilkan kestabilan fasa yang tinggi.

9 B. Flowmeter elektromagnetik gelombang pulsa Berbeda dengan flowmeter gelombang sinus dalam hal pembangkitan tegangan yang diberikan pada magnet yaitu gelombang pulsa, sehingga tegangan induksi juga merupakan gelombang pulsa. Flowmeter gelombang pulsa memiliki kestabilan fasa yang kurang dibandingkan dengan tipe gelombang sinus yang dapat menekan relatif lebih mudah tegangan quadrature. Selain itu, lebih mudah mengendalikan ukuran magnitude dan gelombang arus pembangkitan dalam sistem gelombang pulsa.

10 Dalam hal ini, tegangan induksi transformator hanyalah sebagai spike, yang mengalami superimpose diawal tegangan aliran induksi gelombang pulsa. Pemisahan dari dua tegangan ini akan menjadi lebih mudah pada saat penguatan dari gate hanya pada saat priode pendek. Dalam flowmeter gelombang pulsa, blanking diperlukan hanya pada saat arus magnet membalik dan penguat bekerja pada saat flat porsion gelombang pulsa.Gelombang pulsa adalah amplitudo yang dimodulasikan oleh variasi aliran darah dan memerlukan demodulasi sebelum diberikan pada pencatat.

11

12 Transduser: Aliran transduser terdiri dari elektromagnetik yang memberikan medan magnet yamg tegak lurus dengan arah aliran darah dan terletak antara medan dan elektroda pick-up yang sumbunya tegak lurus pada kedua sumbu medan dan aliran. Elektrodanya mungkin berhubungan dengan mengalirnya darah atau permukaan luar pembuluh darah dimana darah mengalir. Bentuk ini disebut ‘cannulating flowmeter’ dan kemudian disebut ‘cuff lowmeter’.

13 Preamplifier Tegangan yang diinduksikan diambil oleh elektroda kemudian diberikan pada penguat diferensial noise rendah melalui capacitive coupling. Preamplifier harus memiliki common mode ferection ratio (CMRR) tinggi dan impidansi masukan yang tinggi pula. Preamplifier yang digunakan oleh Goodman (1969a) memiliki CMRR 106dB(200,000:1) dengan impedansi masukan mode bersama 150MΩ. Penguatan preamplifier Preamplifier juga harus menggabungkan fasilitas untuk ‘probe balance’ yang oleh sinyal sefasa da arus magnet dapat dipilih pada tegangan backgound seimbang dalam fasa dengan aliran tegangan. Sinyal kalibrasi dengan amplitudo 30μV dapat dihubungkan dengan preamplifier dengan menambahkan saklar pemilih.

14 Rangkaian Gating Bandpass amplifier Detektor Low Pass Filter dan Tahapan keluaran Magnet current drive Zero Flow Reference Line

15 Daftar Pustaka kuliah/elektronikabiomedik/Elektromagnetik Blood Flowmeter

16 SELESAI Terima Kasih


Download ppt "Elektromagnetik Blood Flowmeter SUBHAN RIVAI D411 05 044."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google