Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelompok 3. by Fandy Septian Nugroho Muhammad Habibie Philips Lawrence Zesyara Melati Auzriani Ghaniyya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelompok 3. by Fandy Septian Nugroho Muhammad Habibie Philips Lawrence Zesyara Melati Auzriani Ghaniyya."— Transcript presentasi:

1 Kelompok 3

2 by Fandy Septian Nugroho Muhammad Habibie Philips Lawrence Zesyara Melati Auzriani Ghaniyya

3 The Smith Chart

4

5 Koefisien refleksi dapat juga dinyatakan dalam: Besar dari koefisien refleksi Ditentukan oleh nilai dari normalisasi impedansi beban z L dan konstan untuk semua lokasi sepanjang lossless TL.  L adalah sudut fasa berkaitan dengan koefisien refleksi .

6 Impedansi input dari sebuah TL tergantung dari impedansi bebannya, karakteristik impedansi, dan jarak antara beban dengan titik tinjau. Nilai dari input impedansi ini bervariasi. Impedansi input dapat ditemukan dengan Smith chart. Normalisasi dari impedansi pada sembarang titik adalah kompleks dan dapat ditemukan dengan: Di mana Penggunaan SmithChart digunakan dengan mengasumsikan bahwa TL adalah lossless. Karakterisitik impedansinya riil. (9.50.1) (9.50.2) (9.50.3)

7 Koefisien refleksinya kompleks: Titik pusat lingkaran dan jari-jarinya ditentukan oleh r dan x.

8 8 Sumbu Impedansi riil Sumbu Impedansi Imajiner

9 K. A. Connor RPI ECSE Department Mendekati Generator Menjauhi Generator Lingkaran konstant koefisien refleksi Skala dalam Panjang Gelombang

10 Untuk r=1, jari-jari lingkaran menjadi = ½ dan titik pusat lingkaran berada pada  re =1/2 dan  im =0 Untuk x=1, jari-jari lingkaran menjadi = 1 dan titik pusat lingkaran berada pada  re =1 dan  im =1

11 Lingkaran konstan r: 1.Titik pusatnya pada sumbu horizontal – bagian riil pada koefisien refleksi. 2.Jari-jari lingkaran mengecil ketika nilai r naik. 3.Semua lingkaran konstan r melalui titik  r =1,  i = 0. 4.Normalisasi resistansi pada r =  yaitu pada titik  r =1,  i = 0.

12 Untuk lingkaran konstan x: 1.Titik pusat semua lingkaran konstan x berada pada garis  r =1. Lingkaran dengan x > 0 (reaktansi induktif) berada di atas sumbu  r ; Lingkaran dengan x < 0 (kapasitif) berada di bawah sumbu  r. 2. Jari-jari lingkaran mengecil ketika nilai absolut dari r naik. 3. Normalisasi reaktansi pada r =  yaitu pada titik  r =1,  i = 0.

13 Contoh pelokasian z pada smith chart.

14

15

16

17

18 z L = 2-j2 Drill 6.12 A long Z o = 50  T-line is terminated in a load Z L = 100-j100 . Use the smith chart to find: Z in,, VSWR, dan Voltage minima yang pertama.

19 Perhatikan Smith Chart pada buku anda untuk mencari VSWR dan voltage minima

20 IMPEDANCE MEASUREMENT

21

22 Sebuah beban yang tidak diketahui ditempel dengan sebuah slotted coaxial air line yang memiliki impedansi Zo = 50  Steps: - Terminasi garis pada TL dishort circuit. Tentukan guide wavelength dan lokasi voltage minima. Pilih salah satu dari lokasi tersebut sebagai referensi Garis biru muda pada gambar menunjukkan amplitudo medan pada garis yang dishortcircuit. Tegangan minima terletak pada 5,2 cm, 20,1 cm, dan 35 cm kemudian kita akan memilih titik 5 cm sebagai titik referensi kita. Dari pengertian kita terhadap Smith Chart, kita tahu bahwa jarak antara 2 minima = /2. Kita tahu bahwa jarak antara 2 minima dari grafik ialah 15 cm sehingga = 2 (15cm) = 30 cm. dan f = c/ = 1GHz - IMPEDANCE MEASUREMENT

23 -Terminasi garis pada beban. Tentukan VSWR dan gambar lingkaran konstan |  |. Tentukan juga lokasi tegangan minima. Garis biru tua pada grafik menunjukkan medan yang diplot pada beban, dari grafik kita tahu bahwa tegangan maksima = 3 dan tegangan minima = 1 sehingga VSWR = 3/1 = 3. ini digunakan untuk menggambar lingkaran konstan |  | pada smith chart. Kemudian, dari grafik kita melihat bahwa tegangan minima dengan beban terletak pada 1.5, 15.5, dan 30.5 cm.

24

25 - Bergerak dari salah satu minima beban kepada titik referensi beban Dari Smith chart, kita dapat memulai pada tegangan minima pada 15.5 cm (titik a). Bila kita pindah ke titik referensi (5cm), maka kita akan memiliki = 10.5 cm atau 10.5/30/ =0.35 menuju beban (toward the load). Ini adalah titik b pada lingkaran |  | di mana z L = j1.0, atau ZL=Z o z L = 40 + j50

26

27 Matching impedance yaitu upaya untuk mencocokkan impedansi input (Z in ) dengan impedansi karakteristik (Z 0 ). Tujuannya:  Menghasilkan VSWR = 1  Mentransmisikan daya tanpa dipantulkan  Efisiensi transmisi optimum

28

29

30

31  Didapat jarak dari 0,076λ sampai 0,0188λ yaitu 0,112λ  Agar Z in = Z 0, maka z in = (1 + j2) – j2 = 1 = z 0 (matched!!)  Maka ditambahkan reaktansi = -j100 Ω  Hasil keseluruhan terlihat di figure 6.24b

32

33 Contoh soal  Problem 6.31

34  Admitansi Y L = 1 / Z L Dalam hubung pararel, Y tot = Y L1 + Y L2

35  Dalam smith chart, y L adalah pencerminan z L terhadap pusat chart

36  Untuk shunt stub, pergerakan z in dan y in di keliling chart  Shorted shunt stub pergerakan y in clockwise dari 0.25λ (figure 6-27)  Open ended shunt stub pergerakan y in clockwise dari 0λ

37

38

39

40 Contoh soal  Problem 6.34

41

42

43 Contoh soal  Problem 6.35


Download ppt "Kelompok 3. by Fandy Septian Nugroho Muhammad Habibie Philips Lawrence Zesyara Melati Auzriani Ghaniyya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google