Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Representasi Sinyal Sinyal : Besaran Fisik yang dapat dideteksi, yang mengandung Informasi tentang Perilaku dari Suatu Fenomena 2 Tipe Dasar dari Sinyal.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Representasi Sinyal Sinyal : Besaran Fisik yang dapat dideteksi, yang mengandung Informasi tentang Perilaku dari Suatu Fenomena 2 Tipe Dasar dari Sinyal."— Transcript presentasi:

1

2 Representasi Sinyal Sinyal : Besaran Fisik yang dapat dideteksi, yang mengandung Informasi tentang Perilaku dari Suatu Fenomena 2 Tipe Dasar dari Sinyal 2 Tipe2 Tipe Sinyal Waktu Kontinyu Sinyal Waktu Diskrit Sinyal Periodik dan Non Periodik x(t) =x(t+kT) → k = 1, 2, 3, …, T = periode Dasar x(t) =A Sin (ω o t + φ) → T=2π/ω o Penjumlahan 2 sinyal periodik dpt menghasilkan sinyal periodik jk rasio msg2 periodenya berupa blgn rasional. Perkalian 2 sinyal periodik akan menghasilkan periode dengan periode dasar berbeda Sin 5πt → ω o = 5π → T= 2π/5π=2/5

3 TRANSFORMASI VARIABEL BEBAS Pergeseran x(t-t 0 ) → x(t) yg diseser sebesar t 0 t 0 > 0 → sinyal didelay sebesar t 0 t 0 < 0 → sinyal diforward sebesar t 0 Pencerminan x(-t) → sinyal x(t) yang direfleksikan thdp t=0 Gabungan Pergeseran&Pencerminan X(3-t) = x(-t+3)=x(-(t-3)) X(t) direfleksikan thd t=0 kmdn digeser kekanan 3 satuan. X(-t-3) = x(-(t+3)) X(t) direfleksikan thd t=0 kmdn digeser kekiri 3 satuan Penskalaan Waktu → x(  Gambar Gambar |  | > 1 → x(  t) mytkn x(t) yg disusutkn interval wktnya |  | < 1 → x(  t) mytkn x(t) yg dikembangkn interval wktnya

4 Sinyal wAktu Kontinyu Elementer Gambar Gambar –Fungsi Tangga satuan, u(t)=1 utk t>0, u(t) = 0 utk t<0 –Fungsi Ramp Satuan, r(t)=0 utk t 0 –Fungsi Impulse Satuan,  (t)=1 utk t=0,  (t)=0 utk t lain Sinyal Waktu Diskrit Elementer Gambar Gambar –Fungsi Impulse dan Tangga Satuan u[n]=1 utk n>0, u[n] = 0 utk n<0  [n]=1 utk n=0,  [n]=0 utk n lain –Sekuen Eksponensial x[n]= C.e (j.o.n), x[n]=x[n+N) o.N = m.2∏ → o/2∏ = m/N –X[n] akan periodik hanya jk o/2∏ berupa bil rasional Sinyal-Sinyal Elementer (Dasar)

5 Representasi Sistem Arti umum sebuah Sistem : Kumpulan elemen2 yg bekerja sama utk mencapai suatu tujuan tertentu Sistem bisa besaran fisik atau nonfisik Contoh Sistem non fisik adalah suatu “barisan Operasi matematis” yang direalisasikan pada komputer (perangkat lunak) Ditinjau dari Pemrosesan Sinyal Sistem : Alat (fisik/non fisik) yang melakukan operasi pada suatu Sinyal Contoh : Sitem Filterisasi Alat (fisik) : Filter Operasi yang dilakukan adalah mengurangi noise dan interferensi yang mengganggu sinyal informasi Sistem : Sistem wkt kontinyu & Sistem wkt diskrit Hubungan Antar Sistem Seri / Kaskade, Paralel dan Seri Paralel Cascade Paralel

6 Sistem Linier & Non Linier Gambar Gambar Sistem Time Invariant & Time Varying Sistem dg Memory & Tanpa Memori Sistem causal dan Non Causal gambar gambar Sistem Stabil dan tidak Stabil KLASIFIKASI SINYAL

7 3 Macam Representasi Sistem 1.Model Matematik  Konvolusi Integral, Persamaan differensial (Persamaan beda), persamaan ruang-keadaan (state-space), fungsi alih (tranfer function) 2.Diagram Blok (gambar)(gambar)  Sebab akibat antara Input dan Output 3.Grafik Aliran Sinyal  Menggambarkan persamaan simultan suatu sistem terdiri dari node yang menyatakan wariabel sistem dan garis berarah (cabang) yang menyatakan fungsi transisi / penguatan sinyal

8 Diagram Blok Sistem LTI Diskrit Direct-form II (Orde 2) Direct-form I (Orde 2) Kembali

9 Time Shifting &Time Scaling Pergeseran Penskalaan wkt Kembali

10 Dua Tipe Dasar Sinyal Sinyal Waktu Kontinyu Sinyal Waktu Diskrit Kembali

11 Sinyal wAktu Kontinyu Elementer Sinyal Tangga Satuan Sinyal Ramp Satuan Kembali Sinyal Impulse

12 Dua Tipe Dasar Sinyal Sinyal Waktu Kontinyu Sinyal Waktu Diskrit Kembali

13 Sinyal wAktu Diskrit Elementer Sinyal Impulse Sinyal Tangga Satuan Kembali

14 Non Causal Kembali In this non-causal system, an output is produced due to an input that occurs later in time.

15 Linier KEmbali H(kf(t) ) =kH(f(t) ) H(f1(t) +f2(t) ) =H(f1(t) ) +H(f2(t) ) H(k1f1(t) +k2f2(t) ) =k2H(f1(t) ) +k2H(f2(t) )


Download ppt "Representasi Sinyal Sinyal : Besaran Fisik yang dapat dideteksi, yang mengandung Informasi tentang Perilaku dari Suatu Fenomena 2 Tipe Dasar dari Sinyal."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google